. JENDELA PUISI: Juli 2013
RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Rabu, 24 Juli 2013

BAGAIMANA MENULIS PUISI ?

Sebagaimana kita ketahui bahwa puisi itu adalah karya sastra.Puisi memerlukan daya imaginasi yang tinggi disamping memiliki perbendaharaan kata dengan bahasa yang digunakan dalam penulisan sebuah puisi.Menulis sebuah puisi bukan berdasarkan penyairnya berasal dari fakultas sastra jurusan sastra,apakah sastra Indonesia,sastra Inggris atau sastra lainnya tetapi tergantung pada daya imaginasi dan kreatifnya sebagai seorang pengarang puisi. Sebagai contoh bahwa banyak penyair Indonesia menulis puisi dalam bahasa Indonesia maupun Inggris bukan berasal dari fakultas sastra seperti Sutarji Goulsum Bahri,Mustahari Sembiring,Soetan Radjo Pamoentjak,
dan penyair-penyair lainnya.

Menulis sebuah puisi bukan suatu hal yang gampang karena puisi itu memerlukan
sikap,metodologi,pengetahuan teoritis tentang puisi dan terutama sekali kreatif disamping memiliki daya imaginatif yang tinggi dalam mengekspresikan ide dalam menuangkan tema puisi yang ditulis.Dalam penulisan puisi,penyair harus bersifat konsisten dalam menentukan tema dengan diksi yang tepat disamping penyairnya konsisten mempertanggungjawabkan aspek-aspek berkaitan dalam penulisan puisi sebabagai hasil kreasinya.

Pada prinsipnya,seorang penulis (1). Harus berani dan memiliki bakat(talent) dalam penulisan puisi; (2). Seorang penulis puisi memiliki perbendaharaan kata yang banyak dengan bahasa digunakan dalam penulisan puisi; (3). Seorang penulis puisi paling tidak memiliki pengetahuan teoritis tentang puisi;(4). Seorang harus banyak membaca puisi-puisi yang ditulis oleh penyair lain;(5).Banyak berlatih menulis puisi supaya mahir dalam pengungkapan kata-kata yang digunakan untuk menulis puisi yang dimaksud;(6).Sebelum memulai menulis puisi, seorang harus konsentrasi dan meresapi sesuatu yang hendak ditulis,diekspresi mengacu pada tema dengan pemilihan diksi yang tepat berdasarkan objek sesuatu benda berupa gambar atau sesuatu yang menyentuh perasaan dan lain sebagainya bila perlu.

Contoh : Seorang ingin menulis sebuah puisi dengan tema"Kasih Sayang".Dalam hal ini, penyair harus memikirkan apa yang menjadi topik puisi dengan tema yang dimaksud seiring dengan pemilihan kata yang sesuai dengan tema tersebut di atas.Dalam hal ini, penyair harus tahu :(1).Mengapa dia menulis puisi dengan tema yang dimaksud ?;(2).Pilihan kata atau diksi apa yang tepat digunakan dalam penulisan puisi itu?;(3).Apa tujuan dan objekif penulisan puisi dimaksud?

Oleh : Siamir Marulafau

KATAKAN DENGAN BAHASA DIAM

Katakanlah dengan bahasa diam,
dalam rangkaian gerak dan perbuatan,

Saat semua lelaku telah menyatu,
kejernihan kalbu yang hakiki subur disirami keikhlasan.....

Dari butir-butir keyakinan yang ranum matang,
tuailah buah-buah kebenaran sebuah tekad

Sempurnalah segala sesuatunya digaris kehidupan,
ketika dua hati menyatu dalam satu janji menyatakan diri
selebihnya, biarlah Sang Pangeran Welas Asih mengatur
menggenapi segala sesuatu pada waktunya, amin.

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
(JT) Geliat pagi batavia, Jumat 19 July 2013.
Jakarta

BANYAK HAL YANG BELUM KU TAHU

Banyak aksara yang belum ku eja maknanya
Banyak kata yang belum ku baca artinya
Banyak hal yang belum ku tau itu apa
Hapalanku belum tuntas
Kajiku belum khatam
Pengertianku belum dalam
Pandanganku belum tajam
pemahamanku masih sedikit
Ilmuku masih sekelumit
Aku masih buta, meraba dan menduga
Keterpaksaan memaksaku untuk menyadarinya
Tuhan...
Kusebut namaMu disetiap waktu
Di setiap aku membutuhkanMu
Di setiap aku ragu
dan setiap aku menjadi sesuatu
yang aku tak mampu dan tak tau
ada KAMU penunjuk jalanku
Bimbing aku dalam kebimbangan
tuntun aku dalam kesesatan
dan maafkan aku dalam kesalahan
dan aku yakin...
ada sesuatu yang indah dibalik ini semua.

Senin, 22072013
By : Maia Syifa
Tanjungbalai,Sumatera Utara

MENITI PEMATANG BERDURI

sungguh iba
terasa bagai ujung sembilu yang mengoyak dan mencabik ulu hatiq nak...

Melihatmu terjengkang dan jatuh bangun diatas pematang penuh duri
melihatmu kadang dgn wajah memelas
meminta belas kasihan

tapi kau harus tahu nak
inilah hidup yg keras
kau harus belajar meniti pematang berduri ini
jika kau ingin jadi pelari hebat dijalan raya.

Masita shanti.
Takalar-22-07-2013

INI AIRMATA ATAU KERINGAT ?

Bulir2 peluh dan air mata
jatuh berhamburan mengiringi
beratnya perjuangan ini
jadi saksi betapa bahagia tak mudah tuk kita raih dalam genggaman.
jangan bertanya pada ibu nak...
Ini air mata atau keringat
karena jawab yang akan kau temukan
hanya seulas senyum.
yang mungkin tak pernah kau tahu
dibalik senyum itu pernah tergores ribuan perih...

Masita shanti
Takalar.22-07-2013

KEINDAHAN KOTA MALANG

Tak sedikit orang yang tidak mengenal akan kota malang
Keindahan itu yang asri di jadikan pusat pariwisata
Para manca negara yang berkunjung lalu lalang di sana
tempat nya yang sejuk mnjadi cir khas tersendiri bagi yzng telah datang kesana
Banyak tempat tempat menjadi nyaman nan elok
Lihat lah dari kota batu kita bisa menjumpai
Tempat rekreasi Seperti songgoriti.
JATIM PARK 1, JATIM PARK 2,SELEKTA,
daerah pinggiran seperti PAYUNG yang terkenal romantis nya buat anak muda
Sekaling yang terkensl dengan pemandianya
CANGAR tempatnya yag harus melewati perkebunan sayur mayur ini terkenal dengan air hangat nya yang natural sebagai pemandian yang sangat indah sekali
begitu banyak yang keindahan kota malang
Senaputra yang juga pemandian juga
Menndhit yang terkenal dengan alam nya
Karang kates yang terkenal dengan bendunganya
Pantai ngliyep yang mungkin tak asing lagi bagi kita
Pantai BALI KAMBANG yang terkenal dengan puRe nya
Dan masih banyak lagi tempat tempat yang juga asri
OH. kota indah yang jadi kenangan
Antara kau dan aku
Antara ada dan tiada
Kau kini tinggal kenangan
Namun Romantis nya Kota malang yang akan selalu aku kenang
Tanah kelahiran ku
Yang wajib sku bangga kan
Yang wajib aku lestarikan
Sebagai kota yang mempunyai potensi
Dalam pariwisata pendidikan dan para pengusaha nya
Andae saja lebih di lestarikan
Andae saja lebih di kedepan kan
Andae saja tidak mementingksn individu nya
Mungkin. engkau akan semakin terkenal oleh dunia
Kau begitu indah
Kau begitu asri
Kau begitu memikat
Apalagi kalo kita jumpai masjid Drop mungkin seperti kita memasuki masjidil haram
Subbannallah masjid nan indah dan megah
Bahkan seluruh pelosok negri berdatangan ingin melihat masjid itu
Semua seperti di alam mimpi
Bangunnya nan indah kokoh dan sangat menakjubkan bagi yang mendatangi nya
Sungguh besar kuasa mu
Sungguh terpesona manja negara melihat wajah mu
Oh kota malang
Oh bumi pertiwi ku
Kau akan ku kenang sampai titikdarah penghabisan
Seperti mana kala para pejuang ku waktu itu
Terus maju
Terus lestarikan duhai kota ku
Kota tercinta Malang

BY SONIAA VERONICHA ITU AG

WAGIR NGALAM
puisi ini buat tanah kelahiran ku kota malang

PADA MULAH HATIKU AKAN KULABUHKAN

Duhai angin malam
Duhai kabut malam
Duhai setetes embun
Duhai yang merasakan getaran hatiku
Betapa aku ingin bertemu
Walo cuma khayalan bagiku
Namun wajah mu selalu menghias didepan ku
Mungkin kah kau yang disana juga merasakan hal yang ku rasakan
Oh angin,,,
Oh bintang
Oh rembulan
Katakan lah hati ini
Cinta ini ,sayang ini hanya untuk nya
Ingin ku mencurah kan getaran hatiku
Ingin ku bercerita tentang diriku
Ingin ku dia menemaniku duduk di samping ku
Dalam suka maupun duka ku
Dalam waktu yang tak akan pernah berlalu
Akan kah dia seperti ku
Wahai kau puja'an hatiku
Kududuk membayangkan indah nya crita kita
Ku melamun kan diri mu sa'at teringat sa'at canda tawa mu
Ku tertawa sa'at melihat foto ku yang diam diam ku simpan dalam lemariku
Ku kagumi pribadi mu karena kau yang telah mampu mengetar kan hati ku
Mungkin kah dirimu juga sama seperti ini sayang
Andae jarak dan waktu yang tak memisah kanya
Andae hari dan waktu cepat berlalu
Andae kerinduan ini tak menghantui ku
Aku ingin semua ini berlalu
Aku ingin. bersandar dalam curahan hatimu
Tapi pada siapa
untuk siapa
Dan mampu kah aku menolak getaran hatiku untuk nya
Duhai puja,an hatiku
Jujur hati ini tak mampu berkata
Jujur pandangan mata ini tak mampu menolaknya
Jujur bagiku kau adalah yang selama ini ku damba
Dalam diam mu tersirat hati mu padaku
Betapa semakin hari semakin bergejolak rasa. yang ada padaku
Akan kah kau mau menerima labuhan hatiku
Akan kah kau menerima getaran jiwaku
Akan kah kau mau menerima rasa ini untuk mu
Duhai pemilik hatiku
Duhai puja'an hatiku
Sanggup kah aku melalui ini sampai kita bertemu
Sanggup kah aku menjalani hari hariku tanpa canda tawamu
Sanggup ku ku membasuh air mata ini tanpa kehadiran mu
Sanggup kah aku tanpa mendegar suaramu
Oh puja'an hatiku
Jangan lah kau diam seperti keras nya batu karang
Jangan kau membisu apabila dirimu sendiri tak mampu
Jangan kau tutupi kalao dirimu juga merinduiku
Ku ingin suatu hari kita bertemu
Ku ingin suatu hari penuh canda tawa mu
Ku ingin suatu hari hanya takdir yang memisahkan kita
Ku ingin suatu hari suka dan duka ku selalu menemani mu
Duhai yang kurindui
Duhai yang ku kasihi
Duhai pemilik hati ku ini
Siapa kah sodok dirimu ini
Yang mampu mengetarkan hati dan rinduku ini
bayangan mu selalu hadir dalam setiap sepi ku
Apakah engkau duhai tulang rusuku
Apakah engkau yang akan menemani.perjalanan hidup
Apakah engkau yang akan membasuh jiwaku ini
Kata kan betapa kau juga merindui tulang rusuk mu
Dalam kehinangan malam ku selalu mengagumi mu
semoga kita bisa bertemu
Dalam indah nya bersama mu
Dalam indah nya dekapan mu
Dalam indah nya tali ikatan itu
Semoga hari hariku akan ku lewati indahnya dalam canda tawamu,sendau gurau mu
hanya nyawa yang dapat memisahkan akan takdir ku
Kasih dan doa ku selama nya hanya untuk mu
Yang jauh di sebrang
Ku sini merindui mu dalam labuhan hatiku yang kian hari merindui mu

BY SONIAA VERONICHA ITU AG

WAGIR NGALAM

KERINDUAN YANG MENDALAM

Di tepi pantai ku duduk seorang diri
ku bayangkan wajahmu yang berseri
Kuterdiam seakan ini mimpi
Didepan ku engkau telah berdiri
Menemui ku dan berkata aku hanyak milik mu

Seakan kau tersenyum kecil melihatku
Seakan kau tak mau melepas kan gengaman tangan ku
Seakan kau selalu berkata aku sangat mencintaimu
Ini kah ysng di namakan kerinduan
Inikah yang di nama kah jatuh cinta
Dan inikah yang di namakan getaran asmara
Bagaikan mimpi
Bahagaikan khayalan seraya kau tiba tiba datang menjelma
Awan yang menjadi saksi kita
Sore senja menjadi cerita kita
kicauan burung burung yang terdengar merdunya
Begitupun kau mengatakan itu padaku
Ingin ku mengulang masa masa itu
Ingin ku merasa kan candamu itu
Ingin ku melihat mu tersenyum hanya untuku
Kapan kah kau akan menemui ku
Kapan kah kau akan memberi kabar untuku
duhai angin senja
Aku di sini yang selalu terpesona akan wajah nya
Aku di sini ysng merasakan getaran cinta
ku yakin dia mampu menjadi yang terbaik
ku yakin dia mampu menjadi kebangga'an
Walo kadang perbeda'an itu ada
Walo kadang rasa itu hambar Ku tak msmpu bila jauh dari nya
Ku tak akan mampu untuk melepas kanya
batin ini jiwa ini teramat tersiksa karena nya
Semakin dia mnghilang entah kemana
semakin hati ini kuat pada nya
cinta kah aku
sayang kah aku
Sanggup aku tanpa sendau guranya
Oh angin di sore hari
sampaikan lah pada dia ku sini merindui
Sampai kan lah ku disini selalu setia menanti
sampai kapan dia datang dan membawa cerita cinta ini
Terindah senyum mu bak mutiara
Terindah keindahan akhlaq mu yang mnyejuk kan hatiku
Teringat akan ciri khas mu dengan rambut yang aduh hai
Sungguh ku terpesona di buat nya
Sungguh ku tak ingin berpisah denganya
Egkau lah mutiara jiwaku
Engkau lah permata hati ku
Oh dewA hati ku
Yang telah msmpu menakhluk kan hatiku
Akan ku sambut kedatangan mu disetiap detik nafas ku
Aku tak akan lelah menunggu mu
Sampai engkau mengerti aku lah pemilik hati dan cintamu
Gengam lah tangan ku dan lihat lah lautan di depan kita
Dia telah melihat kita dan tersenyum malu
Seakan senja ini hanya milik kita Selama nya dalam dekapan jiwa yang penuh rasa dan cinta
untuk mu sayangku
jiwa raga ku hanya milik mu

BY SONIAA VERONICHA ITU AG

WAGIR NGALAM.

WASSALAM

Lelah ku Kian Membebani,
Kantuk Ku Menjelajahi Urat2 mata,
Namun aku Tak Bosan,
Namun Aku Masih Ingin,
Walau Aku Kadang Gelisah,
Kala Bimbang Itu Hadir Menyapa,
Dalam Setiab Pamit yang ku Persembahkan.

Hembusan Angin kini Menusuk Tulang,
Hilangkan Keseimbangan Jarak Pandang,
Dan Aku Ingi Beranjak Segera Pulang,
Lepaskan jenuh Yang telah Datang Bertandang.

Namun Tergores Juga Kata Hati,
Berikan Salam Di Tengah Malam,
Untuk Kita Nanti Menyambut Pagi,
Ku Undurkan Diri Dengan Kata Wassalam.

By LUmbang KAyung

KOTAKATIK CINTA

Entar Dulu Ah,
Lagi Bingung Memang,
Otak ku Semberaut Kacau Balau,
Mau Mikir apa,
Yang Kepikir Itu2 juga,
Entah Apa yang Harus Ku Lakukan,
Untuk mu.

Alasan demi alasan Berentetan,
Kenapa kau tak Percaya Juga,
Semberaut Penyesalan Kalang Kabut Sudah,
Mana Mf Untuk ku yang Ke 7 Kalinya,
Bukakan Pintu MF mu Untuk Yang Terakhir,
Bukan kah Ini Bulan Penuh Kemaafan,
Berikan ku Mulianya Hati mu.

Aku Lelah Tidakkan menyerah,
Masih Bisa ku Membuka Pintu Hatimu,
Tetap ku Kotakkatik Pikiran Ini,
Dan Di Malam Ini,
Malam Bulan Suci,
Disini Ku Meminta Mf mu,
Yang Ke 7 kali nya,
Sebelum Mf Di Hari Lebran Ku Meminta Lagi.

By LUmbang Kayung

SAMA GILANYA

Wakakakakaka,,,,,,,,
Terdengar Suara Wanita,
Aku Tertunduk Bingung dan Malu,
Suar lambu Mesin2 Gentayangan,
Bersama serunai kelekson Yang menambah Pusing,
Tujuh Keliling Mikir2 Merintih,
Yang Memang Tadinya Lagi Cari angin.

Wakakakakaka,,,,,,,
Semangkin ber Gemuruh emosi,
Tak ter Dengar gelegar amarah,
Seakan Hati Malu Tak Berdaya.

Wakakakakaka,,,,,,
Sakit ini Kian terasa,
Ingin Rasanya Berkata Lantang,
Namun Sukma Terpesona,
Gadis Cantik itu Asik Tertawa,
Bersama Tubuh ini di antara Selokan Berantakan,
Namun Akhirnya Aku Tertawa Juga.

Wakakakakaka,,,,,
Akupun Sama Gilanya,
Dalam Cacian ku ter Pesona,
Cewek Cantik Tertawa Ompong Giginya,
Kini Menjadi Dia yang Tercinta.

By LUmbang KAyung

BERSAMA KERINDUAN

Semelir Angin Malam ini,
Menemani Tamaran Rembulan dan Bintang,
Bersama Gemersik Swara Dedaunan,
Menetes Perlahan Embun 2 Malam,
Di Penanti Impian ku Terhenti,
Dan Kemilau Cahaya Cinta pun kian Memudar.

Ku Coba menatap Bayang,
Cahaya Lentera ku Bergoyang,
Tak lagi Terlukis Ke Indahan,
Simponi Cinta Ku pun Merajuk,
Dari Setiab Mimpi Malam yang Pernah Singgah.

Kini Langkah Bagai Hilang Arah,
Terombang Ambing dalam Kesetiaan,
Bersama Nafas Cinta yang Kian Pupus,
Aku Masih Dapat Menanti,
Menanti Rindu ini dapat Terobati.

By LUmbang KAyung

MALAM RAMADHAN

Slamat Malam Semua,
Yang di sana dan di sini Sama Saja,
Seperti sesejuk Imam Ramadhan di Tada,
Telah terlihat jua Tawa Canda,
Karena ini Malam Bahagia,
Untuk kita Nikmati Semua,,, .

By LUmbang KAyung

CANTIK CANTIK CANTIK

Wahhahahaha, Amboy,,,,
Busyet ku Kebingungan,
Ampe Ampe Jatuh di lamunan,
Rasa Jiwa di Antara Bintang,
Galau nya Hati pun Memudar,
Namun Sedih Menemani Canda Hayal,
Lamu Memang Cantik.

Duh,,, Che Ile,
Mungkin Senyum Itu Untuk ku,
Pudar Arus Dinadi Terpana,
Cantik Menawan,
Tersenyum Melambaikan Tangan,
Bagai Angin Megipas kan Pesona,
Menggugah Cinta Yang Buta,
Dan Engkau Tersenyum Lagi.

Wih,,,,, Ah,,,,
Lambaiyan Gemulai Kedua,
Aku Tersentak Sadar Menyaksikan,
Lambain tangan itu Ternyata Menyentuh ku,
Benar2 Memenggil ku,
Visss,,,,
Dua Jari Tertunjuk,
Visss,,,,
Dan Bibir ini Hanya Dapat Berkata
Cantik Cantik Cantik,
Kamu Memang Cantik.

By LUmbang KAyung

KEMANA KENANGAN NUANSA RAMADHAN

Kenangan,,,
Dimana engkau Sembunyi,
Kenapa tak lagi Menghibur,
tak lagi bersuarara Lantang,
Hanya Sesaat,
Engkau kini hilang.

Di mana ku meminta,
Kemana lagi ku Bertanya,
Semua diam Membisu tampa kata,
Seakan Bersembunyi di Balik Satu Pakta.

Kenangan,,,
Engkau Berselimut Bersama Budaya ku,
Kini Aku kehilangan,
Nuansa Ramadhan ku kian Pupus,
Malam rahmat ku Sunyi Bagai Mati Suri,
Tak lagi Terdengar Gelegar Di Senja hari,
Tak Lagi terdengar anak2 mengaji,
Tak lagi Menggema menanti Fajar,
Dalam pimpinan sang Imam.

Kenangan,,,
Rumah ku kini Terbengkalai,
kini bagai Goncang Tampa Gelombang,
Tak Lagi Memanggil Iman di Sanubari,
Ramadhan pun Tak Lagi Seindah Masa Kecil ku.

By LUmbang KAyung

TAK ADA YANG MUSTAHIL

Merancang harap dari puing kesia-siaan
seturut Kitab Suci, tak ada yang mustahil

Sungguh tak bisa dicerna dengan logika,
seonggok kenyataan ; teory bersilangan prakteknya

Berceceran sketsa bahkan potret nyata, kau takkan percaya
mati langkah dipadanan kepantasan, digaris kewajaran

Pasang surut suara hati, bertimbang lahirkan bimbang
ingin kuhidangkan berikut titik koma dan segenap tanda baca
lonceng nurani masih bergetar : pantaskah melakukannya
apa kata dunia, kerdil itulah stempel diri !!
rancanganku memang bukan rancangan MU
rancangan MU memang tak ada yang mustahil.....

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
(JT)Pondok bambu istanaku, Senin 22 July 2013. 07:07wib
Jakarta

POJOK NYALI

Tak perlu menghitung kekeliruan pada runut berita senja,
meski terasa asing saat menata butiran rasa

Ketika galau hadir kucoba memunguti bimbang
memilah resah dari gelisah yang sudah matang

Menyedihkan sekali saat menyadari membatunya hati
berlarut-larut, terjebak dipojok nyali hilang jati diri

Berharap yang terbaik lahir direntannya nuansa ini
lolongan pilu pecah dihadapkan tingginya harga diri,
endapan dari masa silam menyuguhkan keraguan
barangkali kita aminkan saja kebekuan ini
jika tak lagi kita temukan jalan kembali

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
(JS) Trunojoyo sapo terulang, Senin 22 July 2013 . 14:00wib
Jakarta

JIWAKU HAMPA

Aku telah melupa
tergiring keliang tak bertuan

Dari lembah bayang-bayang kehancuran kuberseru
berharap setitik cerah pelita jalanku

Pada lelah yang teramat letih jiwaku hampa
berputar-putar duniaku meninggalkan sukma

Meski tak layak jika berhitung alfaku
ulurkanlah Ruh Keteguhan, Keyakinan dan Pengharapan
tuntunlah jalanku yang terseok dan berujung kehancuran
pada Terang yang datangnya dari MU
jangan biarkan hamba MU dipermalukan
ijinkan kusujud diujung welas asih MU

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
(JT) Jalanan lembah nista, Jumat 19 July 2013. 15:11wib
Jakarta

DALAM DEKAPAN SEPI

Berdiam dalam dekapan sepi
tertata rapi bicara tertunda menepiskan syakwasangka

Kita yang terus saja bersikukuh
sampai tiba waktunya penyesalan menjelmakan frustrasi

Masih saja kita menjumawakan segala rasa
padahal ketiadaan terus membelenggu suara jiwa

Dengan tergopoh gopoh kusiangi rasa mbatu disukma
berharap kutemukan jawab semestinya
atas tanya yang berujung kebimbangan
entah sampai kapan mampu kuacuhkan
jeritan jiwa terkandung dirongga dada

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
(JT) Peraduan sunyi, Sabtu 20 July 2013. 15:05wib
Jakarta

KEMBALI KE FITRAH

Diam menyimpan sejuta magna,
meski sulit menterjemahkanya

Seandainya sapamu dalam bahasa semestinya,
bagiku itu lebih indah dari permata

Bahasakanlah apa saja yang ingin kau katakan
agar tak renta niat disukma

Andai kau selesaikan makna tersirat bahasamu,
maka semakin berartilah persahabatan itu

Mari kembali ke fitrah,
memutihkan kelamnya jiwa raga,
kita ejawantahkan dalam sikap senyatanya
bekal menuju hening yang abadi...

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
(JT)Peraduan asing, Jumat 19 July 2013. 13:13wib
Jakarta

HIKMAH

Jarak makin melekangkan rasa
bahkan mungkin telah membangun bentengnya sendiri

Berharap dengan pesimis kesadaran yang tipis
lahir ditengah ketiadaan yang dirasakan

Jika tetap jua menegakkan ego dilingkaran asa
sebaiknya memang kita tutup saja semua jalan bersua

Memetik hikmah yang tercecer
dari seonggok kewaspadaan diri
sambil terus mengeja sikap
mendewasakan keberadaan kita...

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
(JT) Jakarta oh jakarta, Sabtu 20 July 2013.

PRINSIP HIDUP

teguh tetap pendirian
menentukan sikap nasib bangsa
rakyat menolak tindakan durjana
seiring hasrat bergelimang di atas
awam,Tuhan geleng kepala

hak manusia sementara diremas
air ludah kering bagaikan tanah
gersang disinari sinar mentari,retak
mengering keseluruh daratan kehidupan
di satu negeri pertiwi kucintai

prinsip hidup berubah kadang
bila hasrat tercapai sungguh, rakyat
tertipu ulah seorang raja negeri
dengan janji mulus sebelum terbang
ke terali besi

prinsip hidup melemah bila lembaran
kertas uang rupa-rupa meredam diri
nafsu duni tertahankan tidak seiring moral
terabaikan di seuah kota lama kukunjungi
mewah sungguh dengan lampu-lampu
penerang siang hari dituding hasil korupsi

negeriku sudah semakin terang
siang malam rakyatku melihat wajahku
mau apa kalian?sadar akan atau tidak
semakin tidak perduli jeritan di balik
keindahan alam kuemban dalam posisi
siapa sakit naik di atas ibarat"jinjit semut"
sukses sungguh bagi diriku

Oleh :siamir marulafau
Antologi Puisi Menolak Korupsi Jilid II

KASIH PANGGILAN

kekasih kau dambakan dalam kalbu
terlukiskan dalam arsip perfolio menggebu
dunia ikut tersenyum, di mana langit biru
dan bumi Tuhan bersaksi seiring kasih
nan sayangku bersemayam di relung hati

kekasih hati kau lukiskan dalam hidup
pudar tidak akan menjelajahi dunia maya
disaat kau merindukan dengan ketulusan
keikhlasan menghilangkan duka lara
pada masa lalu disemai bersama

kekasih kau tanamkan di setiap lembar folio
tersimpan sudah akan kerinduan nan
kasih mesra sampai laut tak berbatas dalam
impian di mana penyair singgah sana
mencermati aksara kau tuliskan meskipun
dengan aksara yang tak bersua

Oleh : siamir marulafau 23072013

AKU

Lembaran kisah aku lalui dengan baik-baik saja
Tiada jenuh kulakonkan demi itu
Gambaran kesenangan bukan harapan yang mengambang bila aku tiada menyerah di hidup yang berpihak milikNya takdir Ilahi
Iman itu percaya
Ku kerjakan itu ini sebuah usaha untuk kalian lihat,aku adalah orang yang berguna
Sulit,berlawanan dengan nurani,menitiskan peluh dan derai air mata ku jalani itu demi tunjukkan tanggung jawabku
Aku adalah orang yang terpilih untuk menanggung jawabimu
Walau itu entah kalian pandang atau tertawakan
Aku ingin kau lihat tanggung jawabku dan perlindungan pada mereka

Oleh ; Irfan Ramadhan
Tanjungbalai,Sumatera Utara

DO'A KU

Ku dapati jatidiri itu
Ku kenal kesulitan itu dari penjelajahan hidup
Memimpin,melindungi,mencintai,ketulusan,setia,berusaha,
Terjadi di serambi ke hidupanku
Ku bersyukur atas apa yang ku raih dan ku kerjakan
Allah...
Lindungi hamba
Sayangi hamba
Berikan kekuatan dalam ihtiar mencari rezekimu
Lindungi hamba
Pelihara keluarga dan orang tua juga yang mengenali hamba
Berikan hidayahmu pada hamba dan sekeliling hamba
Engkau yang maha pemanajemen yang ulung
Engkaulah pemilik hamba,dan alam semesta beserta isiNya

Oleh : Irfan Ramadhan
Kisaran,Sumatera Utara

IKHLASKU


Emosiku masih diuji
dalam cabar sabar yang entah usainya

lelah kemengejar senyum dalam lemah derapku
yang nyaris lenyap

lelah kumenjaga ikhlasku dalam redup jiwaku yang perlahan padam

Tuhan...!
Ditengah paparan sengat mentari
dalam himpitan duka dan ribuan perkaraku

kenapa masih aku
dihempaskan dalam perih
ditengah lapar dan hausku...???

Oleh : Masita shanti
Takalar-Sulawesi selatan.
-Dalam lapar dan hausku-

PENYAIR

Begitulah penyair , bermain dengan lisannya menciptan tulisan , jeli membentuk permainan dalam kata guna merespon keinginan hasrat di jiwa , pola pikir yang melawan logika , mengandalkan imajinasi menggabungkan rupa manusiawi, melukis setiap inci pandangan mengayunkan tinta lalu bercerita,
gesture tubuh tumbuh mengiringi gerak keprihatian semata, kadang menangis lalu menjiwai masuk kedalam roda kehidupan itu sendiri, dunia sebagai media , bertutur lembut dalam kiasan melawan ukiran, senja sangat di gemari untuk dinikmati , melepaskan nafsu untuk bercinta dengan alam, kekayaan roh untuk di petuturkan kejayaan kata untuk di publikasian pada setiap makhluk yang bernafas dan berfikir dalam waktu lisan akan menjadi kata , kiasan akan menjadi nada yang tajam dan mematikan , aku penyair dan mereka penyair , begitulah kami menerawang asmara dengan kekayaan kosa-kosa pramuria, kami penyair duduk diam di beranda, dan kami penyair telah menaklukan derita harta.

Oleh : Alek Wahyu Nurbista Lukmana
Padang

PEKA

Peka,!hidup terkadang menimpali sebutir air mata kemuliaan

Terkutuklah aku
Jika kutepuki diriku sendiri, atau menyesali dari rahim ibu, agar disangkal dari kelaminku

Kalian tak pernah tahu
Sedekat apa aku dari bintik bintik keruhanian semata, atau ajaran palsu yang menusuk nusuk jantungku, sekat semenjak aku belum bermahkota, hidup ini timpang juga terasa!

Jika hendak keseberang ajaklah aku dan menemui kekasih


Oleh : Dion-anak Zaman

KAU

Pecahkan saja gelas nya agar suara ibu mu meneriaki mu,
sudah ku bilang jangan bermain ketika aku sedang menulis anak bodoh.
apa kau tahu kenakalan mu itu membuat Tinta ku mengenai baju baru ku.
-
sedangkan baju ini tertulis nama kekasih ku yang jauh..
kau harus menggantinya,
Jika tidak aku akan Marah dan bisa membuang mu didalam laut biru..
Hey anak Tuli...
dengarkan aku,,
jika kau masih tersenyum menatap ku..
lihat saja,wajah mu itu kulukis atas kenakalan mu.

Oleh : Troy Cbr
Palembang

GADIS ANDALAS

Bidadari itu bergegas Melangkah menuju sura .
percis langkah nya melewati halaman Rumah ku,
Ku coba mengintip di tirai jendela,
begitu sinar nya wajah ayu mu Nona.
Bila saja aku bisa bertanya dari sebuah nama mu,
mungkin puisi ku ini amat begitu merdu terbaca Dengan kata Sempurna.
mungkin wajah mu bukan indah karna bedak serta kemolekan nya,
sinar rembulan pun malu menatap kecantikan mu,
karena air wudhu mu

Oleh : Troy Cbr
Palembang

DI RIMBA RINDU

Biarpun sedihku membuat senyap samudra...
Namun diriku tak bisa se tabah pungguk...
Di Rimba di Belantara...
Yang selalu merindukan Bulan...
Pedih terluka tiada siapa yg menghiba...
Walau beribu tahun lamanya...
Tiada jawaban yang bisa menghapus sedihku saat ini

Oleh : Yenny Ni Aini

MUAK DENGAN JUMAWA JUMAWA ITU

ketika wilayah tak berbatasan
ketika itu pula koloni koloni mulai berdatangan
menyeruak , berparade tanpa berkesimpulan
keberaniannya dahsyat , hampir semua tanpa perhitungan

hey bangsat ... , tanah ini bukan milik kalian
dengan seenak udelmu , mengaduk aduk sampai keluar dari aturan
aturan baku yang telah disepakati poyang poyang kami , sebelum kalian dilahirkan
yang begitu mulia mencipta karya luhur berkesenian

ini adalah muntahan syair sedikit geram peringatan
dari seorang pertapa penjaga kelestarian
yang tidak rela dijadikan objek terlecehkan
dari kebodohan kalian atau kurangnya pengetahuan

Oleh : Deky Budi
Surabaya

BUNGA POETIS

petuah pujangga menaksir kau bagaikan poetis
angin spoi berayun mendesir sampai ke pantai landai
lewat puisi nan indah persaudaraan kasih tak sampai
laut pembatas mejadi pemisah kendatipun tak berada
di samping

salam manis poetis indah nan permai bagaikan
syurga duniawi
bayangan wajah melambung sudah ke langit
nan debur aksara menyinar ke relung hati

kisah nan petualang seni indah permai diabaikan
tidak, bernilai amat setiap insani
karena susah digapai
sembarang tidak, dijiwai insan membahana dalam hati
dari zaman kezaman berulang setiap hari
moga persahabatan bersatu padu seperti kulit dengan daging

Oleh : siamir marulafau 20072013

DEBARAN BERGELORA DI DADA

debaran resah kau semayamkan dalam dada
menyelimuti segala impianku masa lalu, di mana aku
mendustai diriku tidak, akan seiring kasih kau tanamkan
dalam hidup bergelora sungguh selalu dalam jiwaku

kendatipun kasih kau emban dalam diriku
sirna tidak, sepanjang petualanganku sebagai seekor
kepompong jalanan menyengat bunga mawar
mekar berkembang sebelum layu di musim semi
yang kelam

kerinduan kau tanamkan dalam hidupku terbayang
selalu walaupun kau tak berada di sampingku,mengapa
demikian?akupun tak tahu

Tuhan di arasNya,maha tahu segala kerinduan kulebur
tidak,akan tergapai di musim dingin di mana kasih mesra
kurenung lembut selembut es gunung meleleh sampai
liang kalbu bahwa kasihku terabaikan tidak sepanjang
hayatku ditelan tanah diam

Oleh : siamir marulafau 20072013

PEMIMPIN YANG BOBROK

bertahun sudah negaraku bebas dari belenggu
siksaan fitnah dari Sabang sampai Merauke melintasi
daerah khatulistiwa,di mana sinar berkembang
menyinari daratan kegelapan jadi terang benderang
tapi redup sejenak kadang ulah manusia terpikir tidak

rakyat semangat banting tulang siang malam cari
nafkah demi sejengkal perut, menjerit selalu kekurangan
setiap tahun meskipun bumi Tuhan subur meluluh
tanam-tanaman tumbuh menerus meskipun manusia
berjiwa gigih tidak terbayangkan nasib penderitaan
dari masa kemasa

pemimpin kudambakan berhati suci, jiwa bersih
mengayomi umat duni meletakan kepentingan
pribadi di atas penderitaan insani bernaung di daerah
kucintai,bumi pertiwi segalanya mengutuk satu sama lain

sungguh kebobrokan berjalan mulus di lintas jalan kulalui
bagaikan halilintar menerpa bumi Tuhan demi kepentingan
diri sendiri seiring rakyat menangis tanpa air mata
menantikan belaian kasih mesra tak terhingga nilainya
di mata dunia ketimbang korupsi sebanding tidak negara
jiran makmur sudah, apa sebabnya?tak kutanya pada
rumput bergoyang menghempaskan harapan benuansa
di lembah gersang terjatuh tanpa alas kaki

sungguh bobrok kujumpai selalu sikap insani memimpin
setiap daerah leluhurku menghempaskan uang kertasku
membakar jiwaku menjadi abu terus menerus sepanjang
hayatku membuat bumi Tuhan kering sementara janji-janji
menjadi kering terkapar di atas kursi sebelum ditelan bumi

wahai para pemimpin, sadarkan diri atas uang kertas
dikorupsi setiap tahun hampir menjelang sidang diadili
negara, negara hukum siapapun tidak perduli akan
dihukum selalu sungguh memprihatinkan sifat bagaikan
benalu,rakyat sengsara di luar tembok istana kau
huni, maafkan bila menyakiti

Oleh : siamir marulafau 20072013

APA ITU PLAGIATOR?

Apakah yakin kita sebagai penyair bahwa setiap karya sastra berupa puisi khususnya asli ditulis oleh penyair itu sendiri atau bagaimana?Hal seperti ini sukar ditebak.Hemat saya, semua penyair yang mengirim puisinya di forum pada setiap grup di fb ini bukanlah tergolong plagiator.Plagiator adalah seseorang yang menciplak atau mencontoh karya seseorang tanpa permisi pada pemiliknya.Plagiat akan selalu tercela dalam dunia karang mengarang dan dunia sastra pada umumnya.

Sebagaimana kita ketahui bahwa seorang pujangga terbesar di negara kita ini,Chairil Anwar dituding sebagai plagiator atas karya seorang penyair Amerika bernama Achibald Mac Leish ditulis dalam bahasa Inggris dan kemudian diciplak dan diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh Chairil Anwar dengan judul "Karawang Bekasi", dan beberapa karya lainnya dari pengarang Amerika tsb.Hal seperti ini sangat memprihatinkan bagi para penulis dan penyair di negara tercinta ini.

Oleh : Siamir Marulafau

PUISIKU TERHEMPAS OMBAK

aksara puisi kulukiskan behamburan di darat laut udara
seiring sesaat kutunggu di perbatasan pantai bersemayam dalam
jiwa ragaku nan bergolara sepanjang masa disaat kau mengigau
di mana desah nafasku bagaikan angin mendesir ke kupingmu
kecewa sungguh hatiku spele tetap dalam relungan hatimu
bahwa aku seorang petualang meresahkan jiwamu

di atas bukit kau pandang diriku melayang sepertinya sebuah
layangan dengan tali kau pegang kendatipun demikian disatu
saat kembali akan ke pangkalan seiring kau bentangkan dada
bahwa akulah seekor kepompong kau pikirkan siang malam
hasrat berderai di atas tiang layar

meskipun puisi terhempas namun jiwa ragaku kokoh amat
menantikan sekelumit kerinduan dengan uluran tangan sambil
mengucapkan selamat datang di pagi hari yang cerah disaat
sinar mentari memancarkan sinar harapan akan kerinduan kita
semai bersama di sebuah ladang panjang dalam dunia maya
yang kelam

kenapa tidak?puisi terhempas terkapar di atas batu karang
pantai dengan memercik ke dada, di mana sang ratu Ni Putu
Putri Suastini terbawa arus gelombang dengan kekasih tercinta
disaat cinta bersemai di pantai pasir putih pulau Dewata
terindah nan permai sepanjang hayat

puisimu adalah imaginasiku
terbayang di wajah disaat kau melantunkan suara sinis mendesir
bagaikan angin spo-spoi di atas laut disaat pelangi melingkar dalam
jiwaku,seorangpun tak tahu,Tuhan pasrah Maha tahu segalanya
tersirat dalam kerinduanku

Oleh : siamir marulafau

KORUPTOR ITU APA?

bertahun sudah koruptor
istilah merajalela di bumi pertiwi
dibasmi sungguh sepertinya mencongkel
sarang ular dalam gua makin lama
makin bertambah menjadi-jadi

salah siapa ?agaknya sulit diterka
pelakunya orang dewasa
bermuka tembok menghadap terali besi
berkepanjangan

koruptor berkepala batu bagaikan batu
bergulir, bergulir ke atas ke bawah
berputar mengajari makin menjadi
generasi tertegun mengikuti
dikhwatirkan negara makin sempit
rakyat bakal miskin

koruptor bermuka tembok
muka tebal perut buncit, penipu pengisap
darah bagaikan pacat lengket ke daging
dihempas harus sampai ke tiang gantung

koruptor bermuka tembok
penipu,pengisap darah bagaikan benalu
parasit di atas pohon
dibasmi harus,diadili seiring pengadilan
menunggu

Oleh :siamir marulafau 20072013
Antologi Puisi Menolak Korupsi Jilid II

IBU NEGARA

ibu negara ibu tercinta di mata rakyat
selalu dikenang jasa pada wanita se Indonesia
memberikan kecerahan di wajah nan indah
permai disaat rakyat sengsara, tempat mengadu
kasih belaian seorang ibu mulia disisi Allah

ibu negara ibu semua umat teringat selalu
akan budi kau tanamkan dalam penderitaan umat
disaat rakyat sengsara mengadu nasib mengharapkan
belah kasih perhatian pada yang miskin

ibu negara ibu sejati,rakyat emban dalam hidup
mencuapkan sinar, redup akan tidak kau berikan
kepada kami seiring nasib berjuang tetap kami dukung
sepanjang masa

ibu negara ibu pengayom akan dikenang setia
pada kami, rakyat mendoakan,moga Allah sukses
akan tugas diemban pada masa lalu sampai
masa kini tak henti-hentinya memberikan petuah dan
fatwah

ibu negara tercinta di tanah air tertanamkan di hati
setiap rakyat memuji engkau ibu pertiwi, ibu pemberi
kasih pada rakyat miskin mengulurkan tangan di atas
langit untuk sesuap nasi

ibu negara ibu kami doakan selalu "selamat di dunia
akhirat mendukung suami" tugas diemban amat berat
memikul segala harapan rakyat, jadi penerang siang malam
menghapus duka lara, penderitaan rakyat terhempas
walaupun hanya sebatas dunia maya yang kelam

Oleh : siamir marulafau 22072013

SENJA BERMAKNA

senja kau lukiskan di kain kafan
terkubur tidak seiring aksara puisi
tergores dengan harapan langkah
kau sisakan bermakna selalu dalam
hidup asalkan yakin bahwa senja
kau gapai bersenandung terus menerus
sampai ke tepin tak berteluk

harapan kau emban dalam hidup
bersinar sungguh setelah senja menerobos
awan kelabu sementara burung nuri
memberi isyarat bahwa kau sukses akan
esok atau lusa sepanjang langkah
disia-siakan tidak ,sampai pada batas
waktu yang ditentukan

Oleh : siamir marulafau 22072013

KERINDUAN TERHEMPAS

anganku telah ditelan bulan
bersinar tidak mengigau selalu
mimpi-mimpiku kabur tak bercahaya
hidup terasa terombang ambing
kadang jantung berdebar disaat
aku teringat krinduanku ditelan
pasir tahun lalu

kadang cahaya menyasar di celah
celah kamarku,di mana sinar rembulan
beraroma perfum terlupakan tidak
sepanjang masa

anganku hilang terbawa arus laut
seiring ikan-ikan menyambut kehadiranku
disaat angin mendesir menghempaskan
belain kasih mesra kuemban

Oleh : siamir marulafau 22072013

ROMANTIS YANG INDAH

hujan mawar kau nantikan menyirami
seluruh harapanmu bergelimang dalam dunia
maya yang kelam disaat kau nantikan
kehadiranku dengan penuh romantis sejuk
seiring melankolis menjadi saksi bahwa akulah
seekor kepompong menangis tanpa airmata
menantikan kerinduan bersemayam dalam
dada

harapan kerinduan dalam pertemanan kau
temani aku mencuap rasa kasih dengan belaian
mesra seiring bahuku tertuangkan rasa bahagia
kuulurkan sebagai sandaran cinta kasih
sepanjang dunia impian kulalui dimasa senja
walaupun kedamaian dan kenyamanan kau harapkan
dengan dekapan malam kau impikan
terserah, hanya Tuhan yang tahu

Oleh : siamir marulafau 24072013

PENDUSTA

namaku adalah Abdullah ,wakil rakyat
berkuasa di tahta kerajaan Indocina
semua janji kutebus bila kalian berteman
bukan sekarang

patungku terbuat dari emas
dihiasi dengan dedaunan, rumput berharga
dari zaman kezaman aku luput tidak akan
penderitaan rakyat kutebus dengan janji lama

patungku ditanam di padang pasir
tak bertuan seiring kaki kananku puntung
orang melihatku dengan wajah sinis
karena itu aku menyengir

orang terkekeh-kekeh, ketawa melihat patungku
aku sudah jelek tak seperti dulu diwaktu aku
berkuku

aku bukan Abdullah
aku seorang pendusta dari zaman ke zaman
negaraku dihantui kemiskinan
yang kaya bertambah kaya karena minyak meledak
harganya lumayan,mau apa kalian?

aku semakin sadar posisiku tak seperti dulu
wajah mengerut pendengaran jelas tidak
penglihatan kabur meluluh kepala botak gigi
berompongan,perut buncit

patungku dilempari kadang diludahi
kutebus dosaku, harga diriku rendah sementara
burung gereja beterbangan hinggap tidak, menginap
di batang leherku,patungku tak keruan
apa salahku, apa dosaku?tanya pada rumput bergoyang

Oleh : siamir marulafau 24072013
Antologi Puisi "Wakil Rakyat"

LIRIKAN YANG MENAWAN


lagu yang kau suguhkan adalah kenangan dalam hidup
terlupakan tidak sepanjang masa seiring irama yang mendesah
ke jantungku jadi penasaran dalam dunia yang kelam,mengapa tidak?
wajah memberikan pengharapan dalam dunia permusikan sepertinya
dunia indah bagaikan madu sesaat mandi madu tak terhingga manisnya

lagu kesayanganku yang kau emban menjadi kenangan dalam hidupku
seiring tak melupakan peristiwa masa lalu dikenang selalu, ditinggal jangan
sebab airmataku bercucuran membanjiri liang kalbu tak terbendung
dengan pasir putih sebersih gula madu kau teteskan dalam kerinduanku

nyanyian yang kau pentaskan membuat hatiku terpesona selalu mengenang
nasibku di ujung pernikahan dilalui betapa pahit liku kehidupan dialami
seiring hidup menentu tidak dan berkesudahan hanya dengan mengekspresikan
lagu dangdut membuat hati redup terang kadang bersinar walaupun sebatas
dunia maya yang kutempuh

lagu dan melodi indah kau berikan sebagai pertanda keakraban pertemanan
adalah duniawi yang mempererat hubungan silaturahmi sesama antara umat,islam
dominan dalam ayat,Tuhan tersenyum di arasNya,

lagu dan puisi balada kau teteskan dalam liang kalbu membuat hati tentram tidak
sepanjang siang dan malam seperti hidup rasanya menggeliat dalam dunia
tertegun, di mana aksara puisiku mampu kadang tidak menjelajahi petualangan
panjang kutempuh dalam hidup fana sampai ke alam barzah

lagumu nyanyianmu adalah puisiku
puisiku adalah hidupku sembarang tidak diapresiasi bersemayam dalam pikiranku
aduh,kepada siapa aku mengadu?tak mungkin aksara lagu dan puisi menderu
menjawab keriduanku dengan lagu kesayanganku kau suguhkan dalam dadaku
"karena lirikan" membuat aku terhempas di batu karang menangis meneteskan
airmata hingga kering melihat wajah lirikan manis bagaikan madu dalam dunia
fana yang tak kekal

siamir marulafau>puisi24072013
FIB USU,Medan Sumut
puisi ini dituliskan buat Sdrq.Elvis Sukaesih sebagai tanda penghargaan Ratu Dangdut

KAU

kan ku pulangkan rasa yang pernah ku berikan seutuhnya,dan kan ku tutup rapat pintu hati ini...,

bukan karna ku tak lagi mencinta,tapi ku ingin bebas dari segalah kebohongan ini,
dan ketika kamu terbangun nanti,ku tak lg di sini
aku m0hon bebaskan diriku

Oleh ; COnan Cukupph Sahh
Kupang

AKU INGIN PULANG

dan sepasang sayap mungil yang berkilau itu tebang kembali di sangkar emasnya

kembali pada semak-semak ilalang..
Ia terdiam,membisu tanpa suara...,sendiri...

begitu,lelah terpancar diraut wajahnya...

aku ingin pulangg...

Oleh : COnan Cukupph Sahh
Kupang

Kamis, 18 Juli 2013

SEKELUMIT OPINI BERPUISI


konsistensi seorang penyair : banyak penyair berpuisi atau menulis puisi dengan dalih hanya iseng tapi banyak juga yang menulis puisi dengan serius patuh pada peraturan penulisan puisi.Penulisan sebuah puisi bukan hal yang gampang dengan arti kata penyair bukan hanya saja menulis sesuatu yang tersirat dalam pemikiran tapi harus memikirkan apa efek di balik yang tersirat dan tersurat.

Penyair setidaknya harus konsisten dalam penulisan terutama dalam meletakkan tema dengan diksi yang sesuai.Pada pokoknya, penyair harus dapat mempertanggung jawabkan aspek penulisan menyangkut isi dan tema, apakah isi sebuah sebuah puisi yang ditulis berbau politik atau tidak atau sesuatu hal lain yang bersifat mengeritik dengan pedas sehingga tulisan beresiko tinggi pada penulis puisi itu sendiri. Seorang penulis puisi tidak boleh merasa takut dengan apa yang dirtulis atau disebut pengecut.Contoh : Penyair, Chairil Anwar dalam puisinya berjudul "Aku" dapat dijebloskan dalam penjara oleh pemerintahan Jepang karena puisinya bernada"Berontak".

Pada hakekatnya, puisi tidak selalu bertemakan atau berisikan tentang cinta tetapi tema puisi beragam-ragam tergantung pada penulis puisi itu sendiri.Contohnya : Puisi yang bertemakan tentang cintapun mempunyai banyak tema seperti puisi yang betemakan tentang" kasih sayang" atau "Cinta kepada orang tua", "Cinta kepada Negara","Cinta kepada Sahabat","Cinta kepada Alam" dan lain sebagainya.Contoh yang lain puisi bertemakan "Wakil Rakyat" dengan berbagai versi pengungkapan tentang tema dimaksud sesuai dengan kehendak dewan juri atau pengamat puisi ditulis dengan tema tersebut (Sanggar Kembang Langit).


Oleh : Siamir Marulafau

BAGAIMANA MEMAHAMI SEBUAH PUISI ?



Dalam dunia sastra, banyak juga yang tidak suka membaca puisi atau memahami puisi karena puisi itu memang sukar dimengerti apabila pembacanya tidak tahu bagaimana memahami puisi itu.Ada beberapa langkah yang harus ditempuh dalam memahami sebuah puisi, yaitu: 1.Bacalah puisi itu berulang kali; 2.Tuliskan dan carilah makna beberapa kata yang dianggap sulit dianalisis terdapat dalam puisi tersebut;3.Dekati dan ketahuilah prinsip pengarang menulis puisi itu sesuai dengan apa yang dikatakan Vernon Hall bahwa untuk memahami sebuah karya sastra, apakah itu puisi, cerpen maupun novel, kita harus lebih dahulu memahami siapa pengarang karya sastra itu?(When we try to understand a lirerary work whether it is a poem, short story or novel, we should have to know who the author was);4.Carilah beberapa aspek yang ada dalam puisi tersebut seperti tema,majas,sikap pengarang, pesan pengarang dan pengertian disampaikan oleh pengarang puisi tersebut;5.Berikanlah pengertian dan pemahaman terhadap diksi atau gaya bahasa yang disampaikan atau ditulis oleh pengarang puisi itu;6. Setelah memahami puisi itu secara mendalam, maka berikanlah kesimpulan makna yang tersirat di balik yang tersurat disampaikan oleh pengarang puisi tersebut dan kemudian buatlah frafrase puisi yang dianalisis dengan kata-kata sendiri supaya pembaca lainnya mengerti puisi tersebut.Contoh : Pemahaman sebuah puisi berjudul "Kaulah Puisiku" dikarang oleh :siamir marulafau yang diapresiasi oleh :Aras Sandi .

Oleh : Siamir Marulafau

PAGI BUTA

Pagi Buta
Ku langkahkan kaki ku,utk ke ladang
Udara pagi menyapa dgn sejuk
Ku bawa cangkul di bahu ku
Ladang terhampar dgn luas
Burung - burung berkicau,seakan - akan dia menyapa
Hati ini senang dan gembira
Ya allah betapa indah cipta'nmu..,


Oleh : Sri Robin Mania
Kendal-Ugisor, Jawa Tengah

ILUSIKU

Dalam lelah, ku masih impikan syair berlagu milikmu
tapi selalu saja ku kalah dalam nyata~mu
kadang ku terpana akan ilusi yang kau hadirkan
tetapi ku sadari ini bagai luapan rasa sepi dan tak pernah nyata.

By : Kiki Soraya
Cikarang, 13 Juli 2013 01:11AM