. JENDELA PUISI: Februari 2011
RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Sabtu, 19 Februari 2011

A Message from Heaven


Teruntuk

Bundaku tersayang…

Dear Bunda…

Bagaimana kabar bunda hari ini? Semoga bunda baik-baik saja… nanda juga di sini baik-baik saja bunda… Allah sayang banget deh sama nanda. Allah juga yang menyuruh nanda menulis surat ini untuk bunda, sebagai bukti cinta nanda sama bunda…

Bunda, ingin sekali nanda menyapa perempuan yang telah merelakan rahimnya untuk nanda diami walaupun hanya sesaat…

Bunda, sebenarnya nanda ingin lebih lama nebeng di rahim bunda, ruang yang kata Allah paling kokoh dan paling aman di dunia ini… tapi rupanya bunda tidak menginginkan kehadiran nanda, jadi sebagai anak yang baik, nanda pun rela menukarkan kehidupan nanda demi kebahagiaan bunda. Walaupun dulu, waktu bunda meluruhkan nanda, sakit banget bunda… badan nanda rasanya seperti tercabik-cabik… dan keluar sebagai gumpalan darah yang menjijikan apalagi hati nanda, nyeri, merasa seperti aib yang tidak dihargai dan tidak diinginkan.
Tapi nanda tidak kecewa kok bunda… karena dengan begitu, bunda telah mengantarkan nanda untuk bertemu dan dijaga oleh Allah bahkan nanda dirawat dengan penuh kasih sayang di dalam syurga Nya.

Bunda, nanda mau cerita, dulu nanda pernah menangis dan bertanya kepada Allah, mengapa bunda meluruhkan nanda saat nanda masih berupa wujud yang belum sempurna dan membiarkan nanda sendirian di sini? Apa bunda tidak sayang sama nanda? Bunda tidak ingin mencium nanda? Atau jangan-jangan karena nanti nanda rewel dan suka mengompol sembarangan? Lalu Allah bilang, bunda kamu malu sayang… kenapa bunda malu? karena dia takut kamu dilahirkan sebagai anak haram… anak haram itu apa ya Allah? Anak haram itu anak yang dilahirkan tanpa ayah… Nanda bingung dan bertanya lagi sama Allah, ya Allah, bukannya setiap anak itu pasti punya ayah dan ibu? Kecuali nabi Adam dan Isa? Allah yang Maha Tahu menjawab bahwa bunda dan ayah memproses nanda bukan dalam ikatan pernikahan yang syah dan Allah Ridhoi. Nanda semakin bingung dan akhirnya nanda putuskan untuk diam.

Bunda, nanda malu terus-terusan nanya sama Allah, walaupun Dia selalu menjawab semua pertanyaan nanda tapi nanda mau nanyanya sama bunda aja, pernikahan itu apa sih? Kenapa bunda tidak menikah saja dengan ayah? Kenapa bunda membuat nanda jadi anak haram dan mengapa bunda mengusir nanda dari rahim bunda dan tidak memberi kesempatan nanda hidup di dunia dan berbakti kepada bunda? Hehe,,,maaf ya bunda, nanda bawel banget… nanti saja, nanda tanyakan bunda kalau kita ketemu J

Oh ya Bunda, suatu hari malaikat pernah mengajak jalan-jalan nanda ke tempat yang katanya bernama neraka. Tempat itu sangat menyeramkan dan sangat jauh berbeda dengan tempat tinggal nanda di syurga. Di situ banyak orang yang dibakar pake api lho bunda…minumnya juga pake nanah dan makannya buah-buahan aneh, banyak durinya…yang paling parah, ada perempuan yang ditusuk dan dibakar kaya sate gitu, serem banget deh bunda.

Lagi ngeri-ngerinya, tiba-tiba malaikat bilang sama nanda, Nak, kalau bunda dan ayahmu tidak bertaubat kelak di situlah tempatnya…di situlah orang yang berzina akan tinggal dan disiksa selamanya. Seketika itu nanda menangis dan berteriak-teriak memohon agar bunda dan ayah jangan dimasukkan ke situ…. nanda sayang bunda… nanda kangen dan ingin bertemu bunda… nanda ingin merasakan lembutnya belaian tangan bunda dan nanda ingin kita tinggal bersama di syurga… nanda takut, bunda dan ayah kesakitan seperti orang-orang itu…

Lalu, dengan lembut malaikat berkata… nak,kata Allah kalau kamu sayang, mau bertemu dan ingin ayah bundamu tinggal di syurga bersamamu, tulislah surat untuk mereka… sampaikan berita baik bahwa kamu tinggal di syurga dan ingin mereka ikut, ajaklah mereka bertaubat dan sampaikan juga kabar buruk, bahwa jika mereka tidak bertaubat mereka akan disiksa di neraka seperti orang-orang itu.

Saat mendengar itu, segera saja nanda menulis surat ini untuk bunda, menurut nanda Allah itu baik banget bunda…. Allah akan memaafkan semua kesalahan makhluk Nya asal mereka mau bertaubat nasuha… bunda taubat ya? Ajak ayah juga, nanti biar kita bisa kumpul bareng di sini… nanti nanda jemput bunda dan ayah di padang Mahsyar deh… nanda janji mau bawain minuman dan payung buat ayah dan bunda, soalnya kata Allah di sana panas banget bunda… antriannya juga panjang, semua orang sejak jaman nabi Adam kumpul disitu… tapi bunda jangan khawatir, Allah janji, walaupun rame kalo bunda dan ayah benar-benar bertaubat dan jadi orang yang baik, pasti nanda bisa ketemu kalian.

Bunda, kasih kesempatan buat nanda ya…. biar nanda bisa merasakan nikmatnya bertemu dan berbakti kepada orang tua, nanda juga mohon banget sama bunda…jangan sampai adik-adik nanda mengalami nasib yang sama dengan nanda, biarlah nanda saja yang merasakan sakitnya ketersia-siaan itu. Tolong ya bunda, kasih adik-adik kesempatan untuk hidup di dunia menemani dan merawat bunda saat bunda tua kelak.

Sudah dulu ya bunda… nanda mau main-main dulu di syurga…. nanda tunggu kedatangan ayah dan bunda di sini… nanda sayang banget sama bunda….mmmmmuachh!


By : GIRLY SYASA
Tanjungbalai - Sumatera Utara

Selasa, 15 Februari 2011

RAHASIA YANG BERULANG


ketika q mulai memikirkannya,
seolah tidak ada akhir dr kisah itu.
apa yg kau ucap,
apa yg ku lihat,
tentang aku,kau dan dia msh jd 1 teka-teki bagiku.
...
tp yg pasti kini ku tau,
aku sangat mencintai mu dgn segala kelemahanku.
inilah aku dengan apa yg ada padaku,
polos tanpa warna.

kau temanku,
yg ku harap bs merangkai kata,
melengkapi syair kehidupanku,
jd syair sempurna.

kau sahabatku,
yg kuharap bs memberi warna,
menghiasi lukisan hatiku,
jd lukisan berharga.

kau cintaku,
yg kuharap bs menguatkan pilar,
menopang tegaknya bangunan jiwaku,
jd bangunan utuh.

teman,
sahabat,
cinta,
hidupku terasa sempurna dengan hadirmu.
jgn terbeban dgn status yg ada.
aku lbh bahagia dgn sakit yg kurasa atas kejujuranmu,
drpd kebohongan yg kau beri hanya untuk kebahagiaan sesaat yg kurasa...

by : KEYLA LUBIS

Medan - Sumatera Utara

Senin, 14 Februari 2011

MEREDAM BARA


Ada kegelisahan pada rindangnya harapan,
bertabur impian dalam keinginan tanpa jaminan,
semerbak harum bunga terhidu dari kembang langka,
disudut kamar menekuk kaki meraba hati..!!

...Akh..
Inilah sulitnya meredam bara,
kala kemarau mengering telaga,
menggelepar raga mengatup kata,
mencari air dimerata,
membuang keringat saat dahaga..!!

Sebelas buah tasbih,
jadi teman pelipur lara.

BY ; WAHYU SUMUT
(Meredam Bara, 14 - 2 - 20011)

Tanjungbalai - Sumatera Utara

Sabtu, 12 Februari 2011

RENUNGAN


If I say I hate you! It's a lie..

If I say I love you! It's also a lie..

coz if there's a word above 'love' it's a honesty I've to said for you...



tonight, I remember everything about something n it's what the effect of my thought...



one day, a boy has just came to a girl's life. He stood in front of the girl. It's not really strange, yes of course. But the strange one is what the girl felt in her heart. There was something rang n beat differently for the first time in her heart. She didn't feel sure enough about this and she has just forgot about the first moment. It's the introduction of their long life love story. They've to face many problems that must be smaller than their dream, their core desire together.





...............to be continued,

coz I've just got headache my friends, hiks... :(


BY : GIRLY SYASA
Tanjungbalai - Sumatera Utara

Selasa, 08 Februari 2011

MALAM........BINTANG



Malam ini mata tak jua terpejam...............



dalam sejuknya udara yang begitu menusuk tulang...........







sudah lama rasanya tidak menghentakkan jari2 ku di keyboard laptop ini, menggambarkan suasana hati dan meluapkan perasaan.



sudah lama rasanya tidak menghiraukan tentang cinta hingga ku lupa bagaimana indahnya bila jatuh cinta.



tapi kini dia datang, datang menghampiriku.



tiba-tiba aku merasakan getaran itu, benar-benar merasakannya. aku belum pernah bertemu denganmu, aku tak tahu dari mana asalmu, bagaimana kamu sebenarnya, tapi getaran itu ada, ada dan terus ada, terlalu kuat sinyal yang kau pancarkan kepadaku.



kita sudah lama disini, bersama, tapi tak ku sadari hadirmu, lalu tiba-tiba entah mengapa perhatianku tertuju padamu, hal-hal yang kau lakukan, tempat-tempat yang kau kunjungi, kata-kata yang kau ucapkan, semua terasa menarik, entah karena apa, aku tak tahu! Yang ku tahu belakangan ini perhatianku tertuju padamu. banyak yang datang menggoda, tapi tak satu jua yang sepertimu, seperti perasaan yang begitu kuat melekat, getaran yang tak biasa, perasaan bahwa dirimu bukanlah orang yang asing bagiku, tapi entah dimana, aku sudah mencoba dan terus mencoba untuk berusaha keras mengingatnya, yg ada malah rasa sakit datang di kepalaku hingga ku tak sanggup berfikir terlalu dalam tentang 'kamu siapa', tapi yang pasti.. aku berharap Allah mengijinkanku bertemu denganmu, sekali saja sebelum aku mati untuk membuktikan semua pikiran yang terus menghantuiku. maafkan aku masuk ke dalam kehidupanmu, tapi aku tak mengerti, hanya Allah yang tahu.. betapa aku bingung dengan semua ini...

BY : girly syasa
Medan, 8 Februari 2011

00.34 dini hari

Senin, 07 Februari 2011

PILIHAN HATI



Hatiku tersentak ketika pandangan itu tertuju padaku…

Raut wajahnya terkesima didalam jiwaku,

Pesonanya pancarkan kalbu kebahagiaan,

Dan bangkitkanku untuk bersemangat mengenalnya.



Kucoba membuang pandangan itu untuk memastikan,

tapi hati dan pikiranku tak ingin melepasnya,

dan pikiran ini selalu ter’ingat pandangannya,

Seakan tak percaya inikah pilihan hati itu?



Tersenyum bibir ini dan hatikupun bagai bersinar,

Dan terasa ada titik terang yg muncul kedasar hatiku,

Kupastikan dan kupastikan tanpa ragu-ragu,

Dan.... aku meyakini dialah pilihan hatiku……

Yah dialah pilihan hatiku dan tetap untuk selamanya…





LOVE U SO MUCH, muaaaaccchhhh....

by : RIENA ASHLEY

Medan - Sumatera Utara

Minggu, 06 Februari 2011

AKHIR SEBUIAH MALAM



Kurun waktu langit langit kirimizi
Ia sudah ada di trotoar
Menatap liar disekeliling
Menjual madu dibibir dibibir yang merah
Dan mengharap banyak pemebli
Dia tidak peduli dengan seribu cerita dosa,
karena menyambung nyawa jauh lebih penting buatnya,
walau apa yang terjadi.

Malam melangkah larut
Dan ganas
Ia tak obah boneka mainan
Menjadi berby geraman oleh Om om papilaya
yang punya sekarung duit dan bebas berbuat
Mereka mereka melumat malam jahanam hingga lepas kendali
Tak penting betapa butuhnya kehangatan anak istri
Lalu………..kebohongan akan terjadi disepanjang matahari terbit

Di trotoar aku berdiri,menatap kosong dikeramaian mobil mobil mewah
Satu dua berhenti membeli bibir indah pembuai nafsu
dan tak ingat waktu
Hiruk pikuk kenderaan malam,semakin laju menepis malam
Cuaca sendu berselimut awan dan dingin menusuk tatkala gerimis turun,
Satu persatu menghilang dibalik sepinya malam dan akhirnya hanya terlihat anak anak pang berlari kecil menghindari gerimis halus yang turun.
Kini tak lagi ada mereka yang berkaki indah,bibir bibir yang sexy
Semuanya terbeli.

Disini,di halte aku duduk
Menatap jauh ke sudut masih terlihat dia bernegoisasi
Lalu………… ia melangkah
Dan melenggang kecewa ,terus melangkah menerobos gerimis malam,
Kini malam semakin dingin dan sepi,
Ia tidak juga kapok,tetap mencari dan mencari lagi,sampai akhirnya malam berganti

by : Arifin Yus

Tanjungbalai - Sumatera Utara

MERUJUK HATI


Duhai kemiskinan yang sombong dan kekayaan yang tak tahu diri..!
Berhentilah sejenak mengukur duka dihati..
menjamah riang tak bertuan 'tuk sekedar merangkul hati..
Ingatlah tangis langit yang tenggelamkan sebagian tanah ini..!
Renunglah kemarahan bumi yang membakar penuh asap menjulang tinggi..!
...Nikmat apakah yang tak sempat disyukuri...?
Gerangan apa pula yang menjadi keluhan..?


by : WAHYU SUMUT
(Merujuk Hati, 29 Januari 2010)

Tanjungbalai - Sumatera Utara

Jumat, 04 Februari 2011

SEBAIT LUGU


bathin berontak,
jiwa tak tenang...
nuansa hidup yg ingin djawab dengan kebenaran yg sempurna...
blm jua bertemu dalam hidup ne..
msh berharap bintang singgah d jiwa,
...menerangi,
menemani,
jalani hidup yg sudah di atur dalam sebuah skenario,
yg blm tau akhir ceritanya bagaimana...
walau bukan secerah cahaya bintang,
setidaknya bisa seperti kunang-kunang...
mngkin itu bs sdikit buat hati Q tenang..

by : KYELA LUBIS
Medan - Sumatera Utara