. JENDELA PUISI: April 2011
RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Kamis, 28 April 2011

GELIAT JIWA



Satu hentakan..
dan relung tersiram peluh ketakutan.
gelimang dosa yang bertabur menikam sendi,
menjadi kabar yang tak menyenangkan.

Dari banyaknya kekuatan alam
serta kuatnya ambisi dan keinginan diri,
siapa yang mampu menjamin
raga kan bertamu pada sejuknya Syurgawi..?

Sajadah itu..
tunduk dan sujudku..
pada tiap bait doa dan airmata yg tertahan..
kumohon ampunan atas segala dosaku pada Yang Maha Satu.

Pejamkan mata,
dan lelap dalam harap.

*** Geliat Jiwa ***
16 Desember 2010

by : WAHYU SUMUT
Tanjungbalai,Sumatera Utara

Rabu, 27 April 2011

JANJI PALSU PEJABAT


Teriring doa dari kerabat
Bagi seluruh warga berjuluk rakyat
Bersabar tuk menjelang maklumat
Dari hak yang semestinya di dapat
Terucap pemberi janji terhormat

Wahai para pejabat.....
Mengapa kau dustakan segala kalimat
Yang semestinya bisa ternikmat
Sebagai bukti kalian bukan penjilat
Memberikan janji palsu lantas berkeliat

Janganlah kalian habis terbabat
Dendam rakyatmu sudah kesumat
Jadilah pejabat yang amanat
Bisa menjauhkan dunia ini dari kiamat
Ingatlah allah itu SAMA ,yaitu maha melihat

by : DEKY BUDI
Surabaya

BULAN PUN TERSENYUM SEKSI


Malam Pekat
Ilalang ....tak bergoyang
basah oleh hujan yang menari
rambut Hitamnya bergelomang
Bulanpun Tersenyum Seksi

Pada Puncak Birahi, kupu kupu terbang
Melintas Mata batin, hinggap di ruang hati
Air Mata, Air Mata Kehidupan, beningnya
Resah Tak Salah, gelisah tak benar

Mengejang kaku, otak tak berpikir
Bidadari tersangkut di cemara
diam, hening, sepi, kosong
dalam pusaran jagad Raya
Sampai pada Titik Nadirnya
Bulanpun Tersenyum Seksi

JOCKY BEBEK KWEKKKKKKKKKKKKKKKK

by : JOCKY BEBEK
Samarinda,Balikpapan

Senin, 25 April 2011

SYMPONI BERIBU RINDU


Haruskah aku berlari mengejar kamu
Bilaku cinta padamu
Seribu cara tuk buktikan kepadamu
Agar kau yakin padaku

Ku kan berjanji setiaku hanyalah dirimu
Tak kan terganti dihatiku aku padamu

Cintaku dan cintamu harus jadi satu
Karnaku sayang padamu
Tak pernah terlintas tuk jauh dari kamu
Cintaku jujur padamu

Ku kan berjanji setiaku hanyalah dirimu
Tak kan terganti dihatiku aku padamu

Kan ku buat dirimu yang paling indah
Memanjakanmu merindukanmu

by : WIDYA HAPSARI
JAKARTA

AKU PECINTA SEJATIMU MALAMKU



Senja Tak Berpamit
Sang Malam Kupagut
Karna Kurindu Bintangnya
Sang Bulan Pun Tersenyum
Kubersenggama dengan Sang Malam
hingga lavanya tumpah
panas bakar jiwaku

Aku pencinta sejatimu Malamku
berdiri sendiri disudut gelap
kulantun sajak sang lelaki
kubabawa pisau belati
biar merobek sepi

Jangan berakhir Sang Malamku
karna Ini jiwaku terbasuh hadirmu
Jejak jejakmu kutuntun gelap dan terang
kuuntaikan sajak rindu tak terbendung
Aku Pecinta Sejatimu Malamku

by : JOCKY BEBEK
Samarinda,Balikpapan

SELAYAKNYA BERBAGI KEBAHAGIAAN



Para miskin nestapa, berkeinginan melewati duka
Terlunta lunta di penghujung hari yang sama
Meratapi segala masalah, keabadian nasib buruk menerpa
Merintihi kemalangan, kenistaan terjumpa

Apakah ada kenyataan seburuk mereka.....
Berkutat dengan kesedihan, sena'as ceritera
Apakah benar mereka masih saudara kita.....
Berdasarkan garis nasib dan orang tua jelaslah beda

Para miskin tidaklah menghendaki nasib baik yang berpunya
Kebutuhan makan dan kesinambungan hidup idamanya
Para miskin tidaklah berkehendak meminta minta
Keadaanlah yang tlah tega memaksa

Bukan harapan mereka, guyuran harta sang kaya raya
Tapi berharap hati yang ihklas dan tulus mulia
Dari beberapa pemberi dana yang menawarkan aneka asa
Terharap oleh para miskin, menuju bahagia


by : DEKY BUDI
SURABAYA

PURA -PURA PUJI TAPI MENGHINA


Jangan pura pura kau puji aku
Untaian kata syahdu tak'kan membuatku
Terbang rendah diantara perdu
Tinggipun tak melebihi sebahu

Jangan kau menghina dibelakangku
Dengan segala cercaan dan cemohanmu
Memercikan api semangatku, tuk trus maju
Mewujudkan mimpi mimpi indah yang tlah lalu

by : DEKY BUDI

SURABAYA

GADIS IDAMAN



Betapa pada saat itu
Aku dapat berjumpa denganmu
Seorang gadis tak berwajah
Mungkin jelita, mungkin lebih buruk dari yang kuduga
Betapapun itu tak berguna
Yang penting, kini aku tlah menemukan
Seorang gadis idamanku
Gadis puitis dan romantis

By : DEKY BUDI

SURABAYA

NOSTALGIA




Butiran mutiara bening
Jatuh di kesejukan hening
Ketika pikiran dan asa
Mulai merana nun jauh disana
Dibelakang kemudi roda kehidupan
Terkenang akan suaktu masa hilang
Masa penuh derita teriring pula pesona

By : DEKY BUDI

RATU HATI



Kusapa kau sayang,
dalam pekik dan deru alam,
tak kau hirau suaraku serak,
berlalu membawa sekelumit mimpi dijiwamu....

Kurindu kau kasih,
dalam Munajatku dan tasbih,
kuingin tak siapapun kan buatmu resah,
menjelang fajar yang tak jua menancap noktah....

Kubelai kau juwita,
dalam doa dan tangis kehibaan,
bukan mengharap kau kembali,
cuma jadikan bayangmu sebagai pelipur hati..

Karena,
Disinggasana jiwa ini,
kau masih tetap sebagai ratu dihati.

By : WAHYU SUMUT
Tanjungbalai,Sumatera Utara

KALUNG DO'A KERINDUAN



Hingga kini aku masih berjalan sendirian,
Saat bumi syahdu merayu rembulan,
Ataupun kala mentari sedang meraja hari,
Aku masih tetap berjalan sendiri..
Dan diantara duri-duri alam,
pernah kuserahkan hati pada kuntum melati.

Andai aku mampu melukiskan seluruh suara hati dilembaran-lembaran kertas,
Mungkin dua mata indahmu akan kau jelmakan menjadi tandu pengharapan
untuk tahu cerita selanjutnya.

Sungguh,
Demikian besar bara cinta yang kusimpan untukmu,
Tapi aku tak berdaya,
Kini ku kutip sisa-sisa harapan yang tersisa dihatiku.
Dengan sisa cinta itulah selama ini aku pinta agar kau bahagia kepada TUHAN-ku wahai kekasih.
Kerinduan ini berkalung do'a.

by : WAHYU SUMUT
Tanjungbalai,Sumatera Utara

Sabtu, 23 April 2011

GOLONGAN SETIA KAWAN



HUJAN METEOR KATA INDAH MENAWAN
MEMENUHI PELATARAN SANG SENIMAN
BAGI WARGA TANJUNG BALAI YANG BUDIMAN
SEMOGA KITA ,TERMASUK GOLONGAN SETIA KAWAN...(DB)

by : DEKY BUDI

SURABAYA

HARAPAN DI TANJUNGBALAI



Aku sang pemilik malam
Terlahir dari keluarga kelam
Tinggalku disekitar makam
Masa depanku hilang bagai kapal karam

Kata orang ,aku juga anak haram
Yang terbuang layaknya kulit tiram
Raut wajahku selalu terlihat muram
Meski begini,bila ketemu orang kuucap salam

Bila sampai waktuku berdiam
Ku akan betah bersemayam
Di TANJUNG BALAI ,yang mungkin beriam
Tinggalkan segala masa lalu suram

by : DEKY BUDI
SURABAYA

TANJUNGBALAI SAYANG



Terkadang aku terdiam
Seakan begitu jauh kau berdiam
Bagiku tak berasa mencekam
Masihkah kasihku tergenggam

TANJUNG BALAI sayang....
Tak menyurutkan kasih melanglang
TANJUNG BALAI sayang....
Hanya inilah bukti kasihku terhalang

by : DEKY BUDI
SURABAYA

KEKASIH DI TANJUNG BALAI



Kekasih...,jauhnya dirimu
Tak'kan menyurutkan hasratku
Tuk sekedar merengkuhmu
Didalam untaian karyaku

Meski di TANJUNG BALAI ,dimana itu
Bagiku kau tlah terukir dikalbu
Hanya ada puisi pelipur sendu
Terhembus bagi kekasih kurindu

by : DEKY BUDI
SURABAYA

Jumat, 22 April 2011

S.M.S


Barisan kata nan menawan
Berisi ekpresi kasih sejalan
Berharap suka yang terkirimkan
Bisa mengobati rindu hati tertahan

Kekasih...,trimakasih terpanjatkan
Karena dirimulah lebur kebuntuan
Kiriman smsmu kutunggu seharian
Kobarkan semangat hidupku,oh Tuhan

by : DEKY BUDI

BOGOR

SAHABATKU JADI PACAR


Sobat.....mungkin ini kekeliruan
Atau diriku tidak dalam kesadaran
Sobat.....betapapun rasa ini tersimpan
Kubelengguh,kupendam,atau kusimpan

Benih benih hasrat terus bergejolak
Melawan,seakan ingin menyeruak
Meluluh lantakan hingga meretak
Menghantui pikiran,memecah tengkorak

Sahabat kujadikan dirimu pacar
Diriku rasanya sudah tidak bernalar
Jalur kebenaran tersumbat tak lancar
Karena dirimu yang terincar


by : DEKY BUDI
SURABAYA

Kamis, 21 April 2011

CUCI OTAK


Memasukan sesuaktu rusak
Biar tertanam tak menyeruak
Berharap sukses tak terkuak
Hanya tercuci otak yang terdepak

Tadinya kosong jadi sesak
Sitercuci otak terdesak
Tidaklah takut untuk meledak
Merasa diri yang paling bijak

Kuberharap pada pencuci otak
Agar tidak memaksakan kehendak
Karena itu perbuatan merusak
Insan mulia jadi tak berahklak


by : DEKY BUDI
BOGOR

IBU KITA KARTINI TERSAYANG


Inikah habis gelap terbitlah terang
Banyak lampu bersinar terpasang
Seperti di jalan jalan raya terpampang
Membikin malam,wajah kota benderang

Dikehidupan malam dikota garang
Banyak sekumpulan kupu kupu jalang
Menghiasi wajah malam tak berbintang
Tuntutan hidup kejam menantang

Tidakkah keinginan pahlawan kita lantang
Demi wanita dan nasib orang orang
Menjadikan kaumnya terdepan disegala bidang
Seperti cita cita ibu kita Kartini tersayang

by ; DEKY BUDI

BOGOR

BUNG KARNO


Hai bung.........
kau pernah berkata " keberhasilan suatu bangsa tak kan pernah jatuh gratis dari langi, tapi keberhasilan suatu bangsa harus kristalisasi keringat "

hai bung.........
kau juga pernah berwasiat " ingat......kita lahir dari rahim seorang wanita....maka jangan sekali-kali mengkhianati wanita dan lindungilah mereka dan jangan coba-coba membuatnya sedih dan terhina......"

bung.........
sekarang mereka sulit berkeringat....sebab gedung tempat wakil rakyat yang menurutmu dulu harus mudah didatangi rakyat..........kini full ac , eksklarator dan tinggi sekali.......seolah-olah pengen menghindar dan bersembunyi....

bung.........aku merindukanmu......
bung.........sekarang tak ada yang sekaliber dirimu dulu.....
bung.........kartini kita nggak pake kebaya timur lagi...sebab mereka bukan milik kita lagi........kartini-kartini kita terpaksa mematuhi majikannya di negri orang......ini yang membuat aku rindu betul padamu............

bung.......kan kau yang kabarkan padaku....bahwa kartini menangis tersedu-sedu......melihat anak-anaknya kerja rodi seperti zaman penjajah dulu.....

bung.........

bung..........

bung............


by : TOK LAUT
Tanjungbalai,Sumatera Utara

KARTINI


padamu negri kami berjanji
padamu negri kami berbakti
bagimu negri kami mengabdi
bagimu negri jiwa raga kami

...........................................
..........................................

padamu negri kami tak sempat mengabdi
padamu negri bukan kami tak mau berbakti
padamu negri kami sedih sekali
untuk mencari sesuap nasi kami harus melecut tulang dan nadi

padamu negri kami setia sampai mati
meski busung lapar menerpa saudara kami
seandainya ibu kartini bisa hidup lagi
pasti ibu kartini menyumpah orang2 yang membangun gedung dpr yang menjulang tinggi

by : TOK LAUT

Tanjungbalai,Sumatera Utara

Rabu, 20 April 2011

DAN INI SUDAH BIASA


Tanggal 20 April 20011

Jam Delapam Pagi

Malaikatku Tergolek lemah Disudut Kamar

Tak Ada Senyum Matahari Pagi

sinarnya hanya sayup-sayup

yang ada Hembusan Angin lirih

Kuraih Malaikatku, Kurapatkan Didada

kusetubuhi dia dan Kudedangkan ayat Rasullullah

dan Kubisikan, sabarlah

Nanti kucari Bidadari Untukmu

Dan Ini Sudah Biasa

sambil bersetubuh tangannya

kuat memeluk Pundakku

ah Perjalanan terasa lambat

Hingga Pada Puncaknya, tangan2 Putih

Membelai dengan tangkas, sergap dan teliti

Seiring Matahari Pagi Pancarkan Sinarnya

Terang Dibumi, Terang Dihati

Dan Ini Sudah Biasa



JOCKY BEBEK ,,,,,,KWEKKKKKKKKKKKKKKKKKKKK

Samarinda,balikpapan

WANITA


Bukanlah Kartini yang melahirkan kedurhakaan
Bukanlah Kartini yang melahirkan ketidak senonohan
Tapi Kartini adalah contoh budi pekerti
Yang elok bagi wanita waniya mengerti


by : DEKY BUDI
Surabaya

KU SAPA KAU SAYANG


kusapa kau sayang..
dalam dinginnya malam
dan temaram lentera di dinding kusam milik kita..
kau tersenyum..
penuh arti..
dalam bayang gelap..
tak terbias cermin usang di sudut ruang..
kusapa kau sayang..
dalam diamnya malam

by : GIRLY SYASA

Tanjungbalai,Sumatera Utara

PEKERJA SENI


Tersembul dari perasaan peka
Hati,pikiran,tangan seakan bicara
Hingga tercipta karya karya
Memperindah dan membesarkan blog kita

Mohammad Yamin,Khairil Anwar,Rendra
Bukanlah menjadikan cita cita
Tapi merekalah yang memperkaya sastra
Hingga harumkan Indonesia

Kami ini,kumpulan para pekerja
Yang hanya menghasilkan seni semata
Demi untuk persatuan dan kemajuan bangsa
Kenapa tidak,kami bisa tampil beda

by : DEKY BUDI

Surabaya

SURAT BAGI PEMIMPIN


Hai para pemimpin...
Berilah contoh baik cara memimpin
Agar kelak,kami menjadi bangsa terpimpin
Menjalankan dan menghormati kepemimpinan

Dengarlah para pemimpin...
Atas kepemimpinan kalianlah,bangsa ini maju terdepan
Menjadikan negara ini makmur dan aman
Hingga tinggi disegala bidang kehidupan

Tapi apa yang kami rasakan
Tidaklah sama,dengan apa yang kami bayangkan
Hidup kami gelisah dan takterhiraukan
Semoga kami bukan korban tersiasiakan

By : DEKY BUDI

Surabaya

CINTA SEMANIS LEMON


tanpa kaki
aku mampu berlari, menendang, menginjak

tanpa tangan
aku mamapu meraih, merangkul, memeluk, memukul dan menampar

tanpa lidah
aku mampu merasa

tapi tanpa kamu aku gak bisa apa apa
tanpa kamu aku tak mampu berbuat
bagiku matahari bersinar bersama kamu

by : ANDI GUNAONE

Tanjungbalai,Sumatera Utara

Senin, 18 April 2011

MOTIVASI DAN PERASAAN


Kehadiran mu menambah sisi lain dari kehidupanku..

Biarpun kau bukan siapa-sapa dari kehidupanku...

Tapi kau mampu, membuat dirimu menjadi motivasi dari perjalananku..

Meskipun itu tak kau sadari, tapi aku suka itu..



Kubiarkan kehidupan hati ini terus berjalan tanpa kau ketahui...

Dengan rasa senang, gembira, ceria, tidak ada sedikitpun rasa sedih...

Tapi, semakin kurasakan kesenangan itu, seperti ada yang mengganjal...

Aku tidak tau, perasaan apa yang telah mengganjal tersebut...



Ah, sudahlah...

Mungkin itu hal yang biasa dari perasaan...

Ingin di lenyapkan...

apakah itu bisa..???



mungkin bisa,

kalau jiwa, dan

perasaanmu..

duduk manis di singgasana hati ku..!



by : SYAWAL RAMADHAN
Tanjungbalai
Sumatera Utara

CEWE PENGGODA



Tak seberapa cantik parasmu
Sangatlah getol menggodaku
Kau tawarkan cinta semu
Cinta sesaat dan berlalu
Berawal dari sekolah dulu
Aku mengenalmu sepintas lalu
Tahu nomer hp dan sering bertemu
Kesempatan menggoda plus merayu
Tuhan,ternyata kau tak membisu
Tunjukan bahwa itu cinta palsu
Cinta yang selama ini membelenggu
Dalam perjalanan hidup yang terus maju



by : DEKY BUDI
Surabaya

SANG PENAKLUK


gelap dan terang
siang dan malam

kejahatan dan kebajikan
derita dan bahagia

tiap kehidupan selalu memiliki kedua sisi
baik maupun buruk

untuk jadi pemenang,
untuk jadi yang terkuat
sang penakluk harus memiliki keduanya

benci dan cinta
baik dan buruk

sang penakluk memiliki keduanya


by : ANDI GUNANOE
Tanjungbalai - Sumatera Utara

TITIAN PELANGI



Kucoba dengar suara angin yg hembuskan dingin kala bias rembulan seredup lilin...
Ia berkata, "Terbangkanlah sayapmu menuju barak yang menyimpan semangat pacu, dan jangan lelah berharap kawan."

Daun-daun pintu mimpi jua terbuka memanggilku masuk kesalah satunya,
lalu berkata pula ia, "Berdiamlah disini menjadi tamuku yang kelak bergelar "Paduka Khayalan."
akupun berlalu darinya.

Kini aku berdiri dipintu hadapan,
kusibak segala rintang halangan,
kulangkahkan kaki menuju negeri harapan,
tinggalkan masa lalu kelam penuh kecaman.

Sambutlah aku wahai titian pelangi..
dipintu janji kau raih aku dengan warna-warni kerinduan.

By : WAHYU SUMUT
Tanjungbalai - Sumatera Utara

SENANDUNG FATAMORGANA


marilah bersuka ria sayng.
memetik apel, melompat lompat kesana dan kemari
menghirup wangi bunga d kebun mawar
melukis langit....
karena tak ada yang nyata..
semua hanya fatamorgana
seperti perasaan cintaku padamu,,,,
maaf sayang selamat tinggal....
aku tak pernah mencintaimu


by : ANDI GUNANOE
Tanjungbalai - Sumatera Utara

AKU, KAU DAN PIKIRANKU


Kau bilang kau CINTA...
tapi DIMANA cintamu..
Aku telah coba merasa dengan meraba-raba..
tapi tak pernah kurasakan cintamu menyentuhku.. tidak juga menyapa..

Sudahlah..
Jangan kau coba memberi harapan palsu..
Sedang Gurun pun tahu yang hujan tak akan turun..
awan-awan di atasnya hanya menumpang lalu..
Ini kan pula aku.. yang punya hati punya nafsu..
Berhentilah untuk terus kau coba menipu aku..

Ah.. sudahlah..
Semua itukan cuma cerita masa lalu..
Kurasa tak perlu terus kubawa di otakku..
Kan lebih baik kuambil saja bagian-bagian yang perlu dan hapuskan saja cerita-cerita yang gak perlu, agar memoriku kembali memiliki ruang untuk kuisi dengan harapan-harapan baru..
Tapi sebelum itu.. aku telah pun mema'afkanmu..
Dan terima kasihlah karena telah mengisi sebagian dari cerita hidupku..


by : SURYA PARMONO
Tanjungbalai - Sumatera Utara

Sabtu, 16 April 2011

BELATIMU PUTUSKAN NADIKU


Semua belati yang Menghujam dan
Menyayat nyayat dadaku Masih Bisa Kutahan
Perangmu Kobarkan Api jilati Tubuhku
masih Bisa Kutahan,,,,,,Tapi Belatimu
langsung Putuskan Nadiku
Aku Terkapar lemah, lelah, tak berdarah
tanganku menggapai cari sandaran,

Rasaku Tak Mati, Mataku masih terbuka
Kadang tertutup, liat bayang sekilas
Diakah, Kamukah, atau sang malam
Diam ku Berpikir, berpikir Ku Diam
Pada sudut sempit, Tak Ada Jalan Pintas
Rasaku Tak Mati, Rasaku, Rasamu

Belatimu Lansung Putuskan Nadiku
Dalam Diam Ku Bersenandung
Nyanyian Lelaki, nyanyian malamku
Nyanyian malammu,
Adakah Lagi Malamku, Malammu ?
Nyanyian Lelaki Nyanyian Tak Berdaya
Tangisan lelaki Tangisan Sang Naga
Tapi Tak Ada Tangis,,,,,karena
Belatimu Putuskan Nadiku

by : JOCKY BEBEK

Samarinda
Balikpapan

AKU ADALAH REAKSI


saat aku di khianati
maka akulah sang pengkhianat,
saat aku di injak
maka akulah sang pemberontak,
saat aku di cintai
maka akulah pangeran,
aku adalah reaksi dari tiap detil aksi yang kau lakukan
jiahahahaha

by : ANDI GUNAONE

Tanjungbalai - Sumatera Utara

AKU


Aku...
Bila tiba sampai waktuku
Kukan alim tak bergeming bagai batu
Dan akan melahirkan haru
Bagiku...
bukanlah musibah tanah longsor menimbunku
Tidaklah salah cahaya mencambuku
Bahkan apipun datang mengitariku
Pesanku...
Bila tiba sampai waktumu
Semogalah lebih baik dariku
Surga idamanlah yang tertuju

by : DEKY BUDI

Surabaya

KOMITMEN


Tuliskan tangan itu
di atas kampas hati
nyatakan dlm komitmen

by : INDRA MINKA

Tanjungbalai - Sumatera Utara

Kamis, 14 April 2011

TENANGKAN KU DALAM SEJUK




Wajahku memang isyarat kebahagiaan wahai kekasihku...
namun hatiku bicara pilu...
bukan kegembiraan gelak tawa itu yang menyentuh perasaanku,
melainkan kesedihan atas semua yang mengajakku pilu..
maafkan aku wahai kekasih...
cerita kita memang masih bernilai senja...!(WS)

by : WAHYU SUMUT

Tanjungbalai - Sumatera Utara

DI RUANG WAKTU KU



Cinta itu buta yang tak kenal siapa siapa
apakah cinta ku ini salah....(YNA)



Seribu teman datang sàat kmu tertawa bahagia
tapi seorang sahabat akan datang saat kau berderai air mata...
Tman memberimu senyuman
tapi sahabat membrimu kebahagiaan...
Tman akan menceritakan yang tdak bnar tntang drimu,
tapi sahabat akan tutup mulut dngan ksalahanmu...
Tman hnya mnerima klbihanmu
tapi sahabat akan mnerima kkuranganmu....
Sribu tman datang saat kamu tertawa bahagia
tapi seorang sahabat akan datang saat kau berderai airmata...(YNA)


by : YENNY NI AINI

SIAPAKAH AKU ?



Siapakah Aku
Siapakah Kamu
Siapakah Dia

Siapakah Aku
Aku Bukan Rambut
Aku BUkan Kepala
aku Bukan Telinga
Aku Bukan Hidung
AKu Bukan Mulut
Aku Bukan Tangan
Aku Bukan Kaki
Aku Bukan Anggota Tubuhku
Siapakah Aku

Aku Tau Dan Ada
Karena Kamu
Kamu Tau Dan Ada
Karena Dia
Dia tau dan ada
Karena Kamu

Siapakah Aku ?
Siapakah Kamu?
Siapakah Dia?

Siapakah aku ?


by : JOCKY BEBEK

Samarinda
Balikpapan

Jumat, 01 April 2011

SOMEONE WHO DOES SOMETHING IN SOMEWHERE


Saiiank kawan kau hanya pelampiasan

Dia yg tlah bersua dengan bidadari lain

Yang mungkin tlah duluan berkonsultasi dengan seorang ahli bedah plastik

Yang mungkin tlah lebih tahu letak lekuk yang indah dan menarik



Saiiank kawan hanya berdasar karakter yg kau dan dia punya sama

Itu sebab aku sukakan ada tawa dan canda diantara kita

Apa yang dia suka, cinta dan punya adalah

Apa yang ada dalam nyanyian sukma bak seruling penggembala di kala senja



Saiiank kawan kau tak mungkin sama, tersamakan dan disamakan dengannya

Karena kau bukan dia juga dia taklah bisa disebut kau

Karena kau selalu menunggu di perapian malam tempat kita beradu

Sedang dia melena dengan sang cipta rasa tak bermakna

Menghabiskan waktu dengan wanita yang tak kan pernah beradu dalam perapian demi sejati tahta yang abadi..

Tapi aku pasti!

Melewati terjal batu yang keras dan berabu

Terbuai harap berarung bersama dia

tapi sayang sekarang

Sang pangeran sedang sibuk dengan selir bak mak lampir yang hanya kan datang lalu nyengir



Saiiank kawan bahwa

Kan pangeran segera datang

Sampai matahari tenggelam di peraduan malam di ufuk barat

Kan ku beri saiiank dan kita bisa bermain layang kawan



Saiiank kawan seribu saiiank

Sadarilah sebelum malam menjelang

menjemput dalam gelap dan senyap…





_March 29th, 2011_

by Syamsiah Br Marpaung

*Syasa*

Tanjungbalai - Sumatera Utara