. JENDELA PUISI: 2015
RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Rabu, 30 Desember 2015

BUNGA SERIBU WARNA



Wahai Bunga Seribu Warna.
Harum mu benebar Pesona.
Berbagai Kumbang yang Tergila-gila
Ingin menghisap madu yang sudah tidak lagi Berasa.

Oleh : Afrijal Insani

Sabtu, 12 Desember 2015

KEHIDUPAN


dan sayup-sayup mulai terdengar ratapan pilu dari orang-orang yang ia tinggalkan

ini tak bisa digambarkan dengan kata apa yang dilihat dengan mata

Rasa kehilangan ?
Yah..
Kehilangan yang teramat sangat besar

telah terukir
skenario hidup sang nasrani
bukti penyertaan
Bapa yang menuntunnya ketempat yang abadi...

Maka kini hanya lantunan doa dan isak tangis kehilangan yang terdengar untuk mengantar kepergiannya..

Oleh : On

EVALUASI KEHIDUPAN



Saya lebih suka lamunan untuk masa akan datang daripada sejarah masa lalu. Orang yang bijak tidak akan terpeleset oleh harta, dan meski terpeleset, ia akan tetap mendapatkan pegangan. Berhentilah mencari alasan mengapa Anda miskin. Sebaliknya, berusahalah mencari jawaban bagaimana agar anda kaya. Jangan dulu mengatakan “tidak mampu” sebelum Anda berusaha menjadikan diri Anda mampu. Hidup yg baik akan tercipta jika anda mau mengevaluasi hidup anda sebelumnya dan mau memperbaikinya. Orang yang hidupnya salah, itu artinya dia menjalankan aturan yang salah. Untuk hidup anda yg terbaik, gunakanlah aturan yg terbaik. Pikiran hanya tumbuh jika digunakan dan melemah jika tidak pernah digunakan. Perjuangan seseorang akan banyak berarti jika mulai dari diri sendiri. Jangan pernah ragu memperjuangkan cita-citamu. Membayar gengsi dengan harga selangit kadang sia-sia jika tak dibarengi value yang seimbang. Harga diri terkadang bisa jatuh hanya karena sebuah hal yg sepele saja. Saat kamu terjatuh, tersenyumlah. Karena orang yg pernah jatuh adalah orang yg sedang berjalan menuju keberhasilan. Bunga mekar, air mengalir, burung terbang, lebah memberi madu, semua sudah diatur oleh sang maha hidup. Sebuah peristiwa terjadi bukan kebetulan, tapi semua ada alasannya dan sudah diatur oleh sang pemilik hidup. Bukan mewahnya pesta tapi seberapa banyak orang yang bahagia karena pertemuan dan bersilaturahmi. Patah hati terasa sakit seringkali tidak ada hubungannya dengan cinta, tapi hanya harga diri yg patah. Kebahagiaan tertinggi di dunia ini adalah saat kita sadar bahwa kita 'bernilai' bagi orang lain. Satukanlah antara bibirmu dan perkataan hatimu. Berhenti untuk selalu membohongi dirimu sendiri. Berusahalah tuk mengungkapkan apa yg kita rasakan. Jika memang menyakitkan, keluarkan. Bukan dipendam. Suatu pekerjaan yang paling tak kunjung bisa diselesaikan adalah pekerjaan yang tak kunjung pernah dimulai. Layang - layang terbang tinggi dengan menentang angin bukan mengikutinya.

Oleh : Nur Aini Natakusuma•11122015

Rabu, 09 Desember 2015

DIA


dia masih di sana..
Sudah sekitar 4 jam ia di sana hingga senja mulai menjemput...
Di bangku tua di pinggir taman yang sepi itu , tak tampak orang berlalu lalang disana
langit yang mendung menggambarkan suasana hatinya yang resah...

Ia,
yah
dia masih disana
memandang ujung jalan...
Memandang sesuatu yang kosong dan mulai gelisah..
Seolah sedang menunggu seseorang....
Entahlah siapa yang ditunggunya ?

Oleh : On

CERITA MALAM


Katakan pada malam
Jika keheningan ini sungguh menyakitkan
Lelah kuterlelap hingga malam berganti waktu
Adakah semu yg kurasakan kau rasakan juga
Jika malam malam begini
Bayangmu melanglang buana menjelajahi hatiku yg sepi
Jika bintang dan rembulan tersenyum lirih
Melihat butiran air mataku yg menetes di pipi
Katakan pada rembulan
Jika ada rindu yg bersemayam dihatiku yg sepi
Rindu pada riak air yg bergelombang indah
Rindu kicauan merdu burung burung dilangit
Rindu senyummu yg selalu menenangkan hatiku seperti saat ini
Katakan ,,,,,,,
Dimana ada air hujan yg bisa mendendangkan sebuah lagu
Dimana ada pohon rindang tempatku berteduh
Semua sepi mencekam seperti waktu itu
Saat rembulan sedang gerhana
Gelap seperti padang tandus dimalam hari
Malam malam begini,,,,,
Ku rindu dekap bayangmu dalam khayalku
Yg selalu tebarkan pesona tanpa gairah
Tik tok tik tok,,,,
Jarum jam berputar tanpa arah
Malam semakin larut,,,,
Rinduku semakin hanyut pada lentera tua
Yg terpacak diujung lorong
Tempat kita selalu berjumpa disaat bulan purnama
Malam malam begini,,,
Rinduku terperangkap dalam hatimu yg fana
Dalam senyum manismu yg bergairah
Achhh,,,,
Sudahlah,,,
Kini aku lelah merangkai kisah demi kisah dimeja tua
Dengan lembaran kertas yg semakin buram
Goresan penakupun semakin terseok seok karena lelah
Aku kalah dan menyerah
Apa yang terjadi,,,, terjadilah kini ku pasrah
Karena penaku semakin tua,,,

:::::::::::::::::
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 6 des 2015 20:59

KOTA KECIL DI UJUNG BARAT



Kekasih,
Aku hanyalah seorang pemuda yang selalu berkeliaran kesana kemari,
Mencari fenomena-fenomena menarik, untuk kuberikan padamu. Dan tak lupa pula kusisipkan rindu teramat dalam
Bersama senja ini
Agar hari-harimu indah,
Penuh dengan senyuman,
Penuh dengan kegembiraan,
Ah.. Ingin sekali rasanya aku berada tepat dihadapanmu,
Memandang wajahmu tanpa harus berkedip,
Memeluk dan membelai rambutmu, Mencumbumu sore itu.
Begitu banyak cerita,
Sayang, seakan semua mengerti kerinduanku,
Menemani setiap langkahku, Menghibur dan mengingatkanku akan dirimu,
Bunga bermekaran,
Langit bergemuruh merdu,
Dan burung-burung berkicau Bercanda riang pada sangkar yang dibuat si pejantan,
Saling bercinta.
Selanjutnya,
Bila hujan menyambangi tempat tidurku,
Aku tertawa lantang,
Purnama saling mencinta,
Cahaya dan musim semi,
Lautan berpacu,
Angin berhembus syhdu,
Kupejam mata,
Langkah berpadu,
Bunga biru dari negriku,
Membuka pintu-pintu,
Mencariku ketika pergi,
Kembali tak akan mati.
Lain halnya dengan di kota,
Kekasih, berbagai toko berjejer disini,
Sisi ke sisi tampak ramai,
Seperti antrian tiket Bon jovi,
Satu jam ludes, habis terjual.
Berdesakan hingga ada yang pingsan,
Aku sedikit takut,
Melihat tak ada satupun yang membantu,
Mereka berdiri memandangi jasad terkulai di jalan,
Kota yang sangat berbeda dengan tempatku kemarin.
Sedikit kekanan,
Ada taman bermain anak,
Judulnya sih begitu,
Namun tahukah kau kekasih,
Ini bukanlah tempat bermain anak,
Ini tempat berpacaran,
Lebih tepatnya "Taman pacar muda-mudi",
Atau kaula muda bahasa dulunya,
Jalan setapak dan berbagai bunga,
Tubuh subur ditengah pancuran,
Cabang tiga, pastinya tinggi,
Menjulang kanan lima meter
Menjulang kiri sepuluh meter,
Ah.. Kota ini membingungkan,
Lantas, apakah kau mau mengunjunginya kekasih?
Menghabiskan seluruh waktu bersamaku,
Bercumbu dan saling merengkuh,
Ah.. Disini juga ada jembatan kecil,
Dipenuhi gembok-gembok yang terkunci,
Tertulis nama si A dan si B,
Nantinya kita akan ada sini sayang,
Berkeliling membawa secarik kertas dan pensil,
Ikatkan pada gembok yang kita beli,
Berpegangan tangan,
Satu nama kita,
"Fitriani Alexandra"


Padang, 07 Desember2015
_Alex Wahyu Nurbista Lukmana_

Senin, 07 Desember 2015

SEBUAH PUISI UNTUK KEKASIH KU


Karena Aku Adalah Aku Dengan Kamu Untukku, Dan Kamu Adalah Kamu Dengan Aku Untukkmu,
Begitu yang aku katakan padamu, Dan kau pun mengatakanya padaku
Sore itu, saat senja menghampiri kita, sebelum hujan mengambil alih semua
Hari yang tenang, bersama rintiknya, orang-orang begitu riang
Anak-anak bermain tanpa beban, mereka tersenyum
Layaknya kita yang selalu berpegangan tangan,
Saling menatap, memberi tanda dengan isyarat

“Aku mencintaimu bersama hujan aku menyayangimu”.
Didalam Kata Ada Cerita,
Didalam Cerita Ada Nada,
Didalam Nada Ada Cinta,
Didalam Cinta Ada Kita,

Kekasih,
Jika “INI” berarti “Kamu”, maka “ITU” adalah “AKU”
Jika “INI” berarti “MEREKA”, maka “ITU” adalah “KITA”
Dengan semua perjalanan yang telah kita lalui,
Setiap proses dalam menuju “KITA”
Hingga nantinya Kau dan Aku akan Bersemayam pada Jasad yang sama.

Kekasih,
Setelah ini akan kuukir nama pada langit itu
Bersama keinginan Kau dan Aku,
Kita akan mengukirnya,
Dalam satu komitmen,
Merangkul rasa yang sempat tertahan,
Untuk kita saling mencinta.

Kekasih,
Padamu adalah tawaku,
Untukmu adalah cintaku
Matamu yang begitu berkilau
Senyummu yang begitu memukau
Meyakinkanku dalam rupamu “Kekasih”

Akulah Pilihanmu,
Menjadi penggerak dalam batinmu
Akulah Pilihanmu,
Berpaling dari masa lalumu
Akulah Pilihanmu,
Ceritaku Untumu
Akulah Pilihanmu,
Panggilan terakhir untukku

Kekasih,
Sebelumnya kita selalu mencari kita
Hingga akhirnya kita menyamai kita
Sampai kita menginginkan kita
Untuk kita membuat kita.

Kekasih,
Jadilah aku untuk yang pertama
Jadilah aku untuk selalu bersama
Jadilah aku Untuk Menciptakan cerita
Jadilah aku “CINTA”

Kekasih,
Seperti puisi ini
Mereka bernyayi
Mereka menari
Mereka menepi
Untuk saling mengilhami

Kekasih
Puisi kita memiliki nyawa
Ia akan berbicara pada siapa saja yang membacanya
Menghipnotisnya untuk masuk kedunianya
Dunia yang diciptakan oleh tuannya
Dunia “KITA”.

Kekasih,
Ini yang terakhir
Aku sampaikan
Kenginanku Untuk Memelukmu
Keterikatanku untukmu, yang akan menjadi pendampingku
Hari ini dan nanti “Sampai Kita Tutup Usia”.

Padang, 30 November 2015
Alex Wahyu Nurbista Lukmana

“Kita Memiliki Perasaan Masing-Masing,Dengan Perasaan itulah Kita Bertemu, Dengan Perasaan itulah Menyatu, Dan Dengan Perasaan Itulah Kita Saling Terhubung, Membentuk Sebuah Ikatan, Membentuk Sebuah Kepercayaan, Dengan Perasaan yang Begitu Mendalam, Kepercayaan Kau dan Aku, Kepercayaan Kita Untuk Saling Mencinta, Kepercayaan Kita Untuk Saling Menjaga.”

_Alex Wahyu Nurbista Lukmana_

PUDAR


Ah, tak terpikirkan lagi dibenak ku...
bukankah penampilan pasti akan berubah memudar seiring dengan waktu setiap insan yang kian memudar .!!

Untuk apa kau risaukan ??
Bukankah Itu manusiawi !

Bukankah kejelitaannya kan tetap lestari dan abadi tatkala ia mengubah sikapnya ?

Keangkuhannya bagai sebuah bangunan yang kokoh berdiri tak termakan zaman...
Ia terperangkap dalam zaman modrnitas yg membelenggunya !

Oleh : On

BIMBANG


Bimbang & Ragu Kian Memadu Kasih...
Asa Turut Menghampiri Lara Yang Kesepian...
Duri Pun Tak Terasa Disaat Bercumbu Dikulit Tipis...
Hingga Tarian Senja Masih Betah Terbelenggu Suara Minor Dari Ruang Tanpa Cahaya...
Senyum Masih Tersimpul Dikicauan Burung Menyambut Pagi...
Dan Berakhir Dikalimat Tanpa Titik Yang Bersemayam....

Oleh : Juank Hadapi

Minggu, 29 November 2015

NAIF


Telah kupaparkan semua
Segala yang kurasa
'Tuk dapat kau mengerti
Berharap kau 'kan memahami..

Namun harapku tak berarti
Bagimu, bahkan sekalipun tangisku menggelora, hanyalah ibarat senandung buaian yg melenakanmu dalam mimpi yang indah..

Apalagi hanya sekelumit untaian kata tak berarti..
Untuk apa kukatakan..?
Apalagi sempat berharap..
Naif..

Namun tak jua dapat kupungkiri rasa..
Meski direlung jiwa sempat kusematkan janji menyiksa
Satu janji bak sumpah yg terpatri
Tak ingin kembali mengingat jejak yang tertinggal apalagi untuk menyesali..
Andai tak malu kepada diri..
Sungguh.. Kini aku ingin mengingkari.

Entahlah..
Kini janji bak onak berduri menghujami hatiku yang mati..

Oleh : Srymasta Sinulingga

TIGA NOVEMBER DUA RIBU EMPAT BELAS



Aku ingin menulis satu atau dua bait saja
Menemaninya, saat pelukan tak dapat dirasa
Senyuman tak sempat diraba
Hembusan tak mampu terbelah

Hanya satu atau dua bait saja
Saat, pertama kita bertemu
Di perempatan jalan menuju kampus
Kau begitu kyusuk dengan gerakanmu
Dan aku hanya diam menatapmu

seperti halnya naskah ini
aku hanya bergulir seumpama waktu yang terus berganti
hanya satu atau dua bait saja
pernyataan ini hanyalah pembuka
sayang, kau begitu dalam
menyelimuti kulitku, menyayat hatiku
menyatukan fiikiran dan saling beradu pandang
pertama biasa, kedua biasa
hingga sekarang menjadi yang ketiga
kita bertemu untuk selalu mencinta

puncaknya pada malam sebelum satu desember
aku mencumbuimu, menatap matamu,
aku adalah aku dengan kamu untukku
kamu adalah kamu dengan aku untukmu.

Kita akan Pergi, Atau
Tidak Akan Pergi
Kita Benar dan Akan Menjadi Malaikat, Atau
Kita Salah dan Akan Menjadi Setan
Hitam dan Putih
Hingga Hati Berkata Bukan
Bukan Gelap Maupun Hitam!

"karena kita akan akan menikmatinya
aku dengan cerutu dan secangkir kopi
kau dengan tentengan ubi pembuka pagi"

Padang 05 Januari 2014
Alex Wahyu
Sajak Terikat

Selasa, 24 November 2015

MIRIS


Dia dan fikiran sumbangnya, masih tak mampu menjangkau kenyataan?
Kodrat yang seharusnya di genggam rapatpun hanya akan hasilkan bara api
Bagai sisi mata uang yang siap jatuhkan peran.

Salam hangat selalu

Oleh : Kiki Soraya
Dia dan fikiran sumbangnya, masih tak mampu menjangkau kenyataan?
Kodrat yang seharusnya di genggam rapatpun hanya akan hasilkan bara api
Bagai sisi mata uang yang siap jatuhkan peran.

Salam hangat selalu

Oleh : Kiki Soraya



--------------------



Sendang rasaku kembali membuih, hingga didihnya tiada dirasa. Enggankah untuk beralih?

♥ ~ KSJ ~ ♥
Ck, 14 Juni 2016 21:11 WIB


-----------------------


Bukan pandainya menata aksara seindah mungkin
Barangkali diri lupa akan akhlak bercelak keangkuhan, bergincu madu nan tersimpan selaksa serapah nan benar-benar tersembunyi
Ah, betapa tercelanya diri, bila semua masih kerap ku genggam.
~♥ KSJ ♥~
Ck, 20 Juni 2016 21:17 WIB

Sabtu, 21 November 2015

RUANG PEKERJA SENI


Ruang indah penyejuk hati
Berhias taburan gemintang syair
Berhampar karya menginspirasi
Bernahkoda pria berkharisma dengan senyum sentiasa berseri
Abang Ahmed El Hasby Sang ketua yang sentiasa memotivasi

Kusadari hadirku belum begitu berarti ku belum mampu bersumbangsih
Namun ku betah disini
Sekiranya ku tak didiskriminasi

111115

RINDU KU


Duh gusti,,,,,
Kenapa harus ada rindu dihatiku
Ketika mentarimu muncul dengan cahaya emasnya
Ketika langit berubah menjadi biru yg indah
Ketika kokok ayam bersahutan dgn cerianya
Ada rindu dikejauhan gunung yg berembun
Dibalik abu yg berterbangan
Diramainya orang orang lalu lalang menjual hasil kebunnya
Duh gusti,,,,,,
Kenapa harus ada rindu dihatiku
Pada mega mega merah yg berpancar indah
Pada senyum manisnya yg selalu tersungging
Pada kasih sayangnya yang selalu dia lontarkan
Pada kata hallo yg selalu berkumandang merdu
Aku rindu lihat kesibukannya, dgn keluhnya dgn wajahnya yg lelah
Dus gusti,,,,,,,
Kenapa ada rindu disetiap doaku
Utk setiap langkah yg dijalaninya
Kenapa harus ada gunung dan lembah tempat dia sembunyi
Diantara taburan kabut dan asap tebal
Diantara senyum dan suara merdunya
Dia yg sembunyi dibalik gunung
Membawa rinduku yg hilang.

:::::::::::::::::
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 14 nop 2015 ,, 7:37



Jumat, 13 November 2015

TUNGGU HADIRMU



batu bata pecah itu
sudah berlumut
terbiarkan
berserak ditanah retak

terlalu lama
ditepiskan perancang busana

para penggaya seremonial
enggan menapak
dilumpur yang membudaya
disejuk rimba belantara

disini disana
senandung serak hamba papa
menunggu cita dan cinta
nawa itu dan ini Bapak Bangsa

* youth@anzara
kisaran 07nov2015

Selasa, 10 November 2015

DIAM KU



Bila nasihat tak lagi berarti,
maka diam adalah caraku melawan.

Aku biarkan siapapun menikam diriku dengan belati prasangka.
Aku takkan membalas sedikitpun.

Akupun tak perduli dengan orang yang selalu menabur benih kebencian dihati manusia agar mereka memusuhiku.

Iya .. aku tak perduli..
Aku biarkan ia berbuat curang dibelakangku.
Aku biarkan ia berbuat sesukanya..
Aku biarkan hingga ia dihantui oleh rasa dengkinya..
Aku biarkan hingga ia menelan pahit benih yang ditanamnya sendiri.

Aku diam ... Begitulah caraku menang.
Aku diam....Begitulah caraku bersabar
Aku diam...Begitulah caraku menjadi tegar.
Aku diam... Karena tak semua orang layak tinggal dalam memoriku.
Aku diam...Karena tak semua orang layak tinggal dalam api dendamku. Aku tak boleh menjadi manusia pendendam.
Aku diam... Karena Allah sebaik baik Pembela bagiku.

Oleh : Nur Aini Natakusuma
Aku & Diaryku

LELAH BERHARAP


Siang yg tertutup kabut asap...
Se akan menggoda ku tuk memejam kan mata....
Tiada terasa meleleh tetesan air dari klopak mataku...
Terbayang akan indah nya masa silam....
Masa yg penuh harapan...
Masa yg bukan cuma impian...
Berjanji tentang kebahagia'an...
Kau dan aku bersama mengarungi samudra cinta....
Tapi sayang.....
Semua terbenam....
Terbuang....
Tnpa ke yakinan...
Kau berlari hindari kenyata'an...
Kau luluh lantak kan asa yg kita bina...
Cinta yg kita bangun bersama...
Tak menyangka kau pergi dengan nya karena usia...
Harap ku sia"...
Menua dalam duka...
Smua telah sirna...
Kabut tetap tak bermaya...
Sadar ku dari lamunku...
Ternyata usia yg membuat kita tanpa benteng setia...
Aku yg merana tanpa bisa berbuat apa"...

BY: YBD
tanpa asa

KELANA WAKTU



Sendu sayup semangat unggun
Celoteh jangkrik hadir kala embun
Nun jauh dimasa lalu 'tika aku..
Langlang langkah rumput lalang
Mengenang.. Mengenang.. Mengenang..

Disana ku terhenti sejenak
Menepi dan menari kenangan banyak
Walau sengau parau kacau
Namun tetap memukau...

Selimut malam ini...
Tapaki jejak - jejak diri
Rentetan hari - hari
Rasuki sanubari
Damai... Damai... Damai dihati...

By : Wahyu Sumut Kembara
‪#‎Lesehan_Jiwa‬,
Selasa Malam, 4 November 2015.
Tanjungbalai, Sumatera Utara.
Teruntai manis buat sahabatku :
Bung Ahmed El Hasby.
Bro Andi Gunawan
Bro M Syukri Lubis

PESAN RINDU UNTUKMU


Rindu ini kembali mengingatkanku padamu. Waktu itu, aku dan kamu saling berbagi cerita untuk meraih masa depan agar lebih baik dari yang sudah dirasakan.

Cukup lama sudah keinginan itu terpendam.Belum terwujudnya mimpi itu menimbulkan rasa kejenuhan diantara kita berdua. Pada akhirnya akupun menyadari hal itu akan terjadi .
Jujur saja , aku tak kuasa lagi menahan amarah .... !!!! dengan merasakan keadaan seperti ini. Namun aku berharap biarlah mimpi itu sementara waktu kita simpan didalam lemari besi dan bila sudah tiba waktunya kita buka bersama.Aku percaya hasilnya akan indah pada waktunya .
Ku ingin dirimu mengerti,seraya ku berharap agar dirimu selalu menjaga pintu hatimu. Meskipun kita saling berjauhan namun rinduku ini tetap bersamamu,

". Jangan ada lagi rasa cemburu itu dibenakmu, biarkanlah rasa rindumu selalu bersemayam didalam bayanganku. " Hanya itu , iya hanya itu pesanku padamu .

Dari seberang sana, tak usah dirimu menangis atau bahkan meratapi keadaan.Bukan raga,akan tetapi suara komunikasi jarak jauh diantara kita berdua sudah cukup membuatku bahagia.

Percayalah..........,selama sinar mentari pagi masih bersinar. Selama itu pula dirimu bersemayam didalam diriku ini. Rembulan malam tidak akan pernah berbohong untuk menyinari bumi. Seperti itu pula rasa cintaku padamu yang terus saja menyatu hingga tak lekang ditelan waktu

Oleh ; EKO SIRAIT.

Jumat, 30 Oktober 2015

LIKU LIKU PEMILU



Sabolum tanak Nasi
Ku ganjal pake roti
Bamaen layang layang di tongah hari
Ooy nenek sayang atok pulang bawa rajoki
Copat bantui ha mari kemari...

Nasi sudah tanak copatlah atok makan
Ikan samo balacan ku lotak di lemari
Bising Ku dongar apo bonar yang kau ributkan
Tapokik pokik macam potir manyambari

Dapat amplop dapat boras dapat gulo
Ado jugo teh colup nyo
Ini ku tarimo dari bapak caleg badasi
Asalkan jangan lupo pilih dio nanti

Marobus korang jangan lupo di kasi garam
Biar taraso asin kasi sadikit sajo
Jangan tarimo ini pasti duit haram
Kumpulkan samuo elok pulangkan sajo

Oleh : Aidiel Deal
*Anak Sanggar*
23 Oktober 2015

Selasa, 27 Oktober 2015

MUSABBAH


Mencintai seseorang yang tidak mencintai kita adalah ibarat membuang waktu percuma..orng cina bilang "waktu adalah uang " Cinta itu tak punya mata kalau kita mencintai orang yang salah,hidup kita seperti ditempat lahan peperangan,mencintai seseorang yang tepat yaitu sesorang yang menerima segala kekuranganmu,bukan kelebihanmu. Ketika Alloh Inginkan kedua HATI bertemu... DIA akan mengerakan kedua duanya Tidak hanya salah satunya.. Ketika Cinta hanya karena harta,maka Cinta itu akan bertahan sebatas harta itu masih ada.
Ketika Cinta hanya karena Fisik(Cantik,ganteng,seksi dll),maka Cinta itu akan berakhir ketika fisik itu tidak lagi seperti sebelumnya.
Ketika Cinta hanya karena keilmuan/pintar,maka Cinta itu akan berakhir ketika pemikirannya tidak lagi sepintar sebelumnya.
Ketika Cinta hanya karena jabatan,maka Cinta itu akan bertahan selama jabatan masih dipegang.
Ketika Cinta hanya karena suatu keinginan,maka Cinta itu akan hilang ketidak keinginan itu telah didapat.
Untuk itu Cinta lah hanya karena Allah SWT,karena Allah yang akan menjaga Cinta itu agar abadi selamanya.
Bahagia, terkadang menjadi sebuah kata "sakit" untuk menggambarkan kehidupan seseorang. Saat ia dapat mencapai dan memenuhi segala hajat hidupnya,cap bahagia akan diletakan pada dirinya.Sebaliknya,saat salah satu kebutuhannya tak terpenuhi atau ketika keinginanya tak terwujud,dianggap sengsara .Padahal sejatinya tidak demikian. Sebab kebahagian yang hakiki adalah saat kita memperoleh 'kepuasan'dalam beribadah kepada Alloh sebagai bekal untuk kehidupan di akhirat,,,


Oleh : Nur Aini Natakusuma•17 Oktober 2015


Senin, 19 Oktober 2015

LIKU - LIKU PEMILU


Bos...
Kamu dasar bodoh sering
tak kibuli aku karo lambit
jadi DPR hidup senang di senayan..
Be be betul Apa yang di dibilang teman aku tadi
Kami tak peduli yang penting kami dapat duit perut kenyang
Jadi DPR itu tidak lah mudah harus pintar jujur dan juga ramah
Bukan seperti si bos..
Bodoh, tolol, rakus jabatan
Mending tak kibuli....
Mending tak kibuli....

Oleh : Aidiel Deal

*Anak Sanggar*
26 september 2015

HEY...MALAM


Larut
Pada malam panjang
Fikirku pun melayang
Terbayang tentang hidup

Sunyi
Malam begitu sepi
Mata ku terasa lelah
Tak dapat terpejamkan

Dingin
Angin begitu menusuk
Seperti kabarkan luka
Pada jiwa yang lemah

Gelap
Seakan terus menyapa
Pada hati penuh luka
Pada hati penuh duka

Resah
Ku rasakan gelisah
Pada kedalaman hati
Entah kapan kan terhenti

Rindu
Ku rasakan rindu
Akan rasa bahagia
Yang lama tak ku rasa

Hey malam
kapan akan berakhir
Derita ini tentang hidup ini

Hey malam
kapan akan terukir
Rasa bahagia pada hidup ini

Hey malam
kabarkan pada tuhan
Aku bosan dengan derita ini

Hey malam
sampaikan pada tuhan
Catatan ku pada malam ini

Oleh : Nur Aini Natakusuma

NEGERI YANG HILANG -3


semilirnya bayu dalam kesejukan.
kini berganti angin berpanasan.
sekuntum bunga yang mekar warna.
kini telah layu berguguran kelopaknya.
dahulu tersungging senyuman menawan.
namum sirna tertutup kegarangan.
diantara nusa kala itu berjajar kehijauan.
saat ini rosak dan hancur terjamah manusia.
tanpa sisakan keindahan dimasa hadapan.
negeri yang dahulu bak taman surgawi.
telah hilang terbakar apinya hati.
yang nampak hanya kegersangan.
kembang pun kini berwajah nista.
ini sudahkah takdir yang dijalani.
meniti diujung zaman akhir.


by : zharif
surabaya

AKHIR DARI SEBUAH PENANTIAN


Meskipun aku bukan yang pertama hadir dalam kehidupan mu, namun ijinkanlah aku untuk mencintai seumur hidupmu.
Andaikan saja hari itu tidak ada, mungkin aku hingga saat ini tidak bisa mengenalmu. Jujur saja kukatakan , pertemuan diantara kita sulit untuk dapat kulupakan .
Semula, hari - hari dalam kesendirianku kini telah terisikan oleh senyuman dan canda tawamu ketika kebersamaan itu kita lewati bersama.
Meskipun demikian akupun menyadari,selama kebersamaan itu kita lewati tak jarang pula ada air mata yang kau berikan untukku.
Dari sorot matamu pula aku mengenal arti sebuah kesetian dan penantian yang kau berikan padaku. Kau malam itu menangis dipundakku seakan ingin mengutarakan sesuatu....
Ia , baru aku sadar tangisan mu itu penuh arti betapa kau berat mengutarakan rasa itu,rasa yang tak semestinya kau utarakan.
Kudekap dirimu lalu kukatakan sebuah kata penyesalan.Betapa aku sangat menyesal setelah begitu lama meninggalkanmu dalam sebuah penantian .
Dahulu aku pergi meninggalkanmu kini aku datang kembali untuk menjemput kisah cinta diantara kita berdua . Ijinkanlah aku untuk mencinta mu dengan caraku,sebagai tanda akhir dari sebuah penantianmu.

Oleh : Eko Sirait

Selasa, 13 Oktober 2015

PELANGI SENJA


merdu nan syahdu unggas berlagu.
tatkala mentari berpulang keperaduan.
itulah lantunan dzikir yang haru.
menghias cakrawala senja.
indahnya bak pelangi impian.
hingga malam menjejakan kesepian.
itulah anugerah illahi penuh kedamaian.
tak tercapai akal fikiran namun nyata.
dalam pelangi senja ada cinta bergelora.
dalam menjaga melestarikan dunia.
tebarkanlah kasih dan sayang tuk semua.

Oleh : Zharif Vmars Xingeriszeus

SIA - SIA


Sinarku menghangatkan gurun
Bulirku menetesi lautan
Diam terngaga mulutku kerontang

Oleh : Emmy Metamorfosaa
09102015

Senin, 12 Oktober 2015

PUISI BEBAS TEMA : KABUT ASAP


Ya Allah ya Tuhan kami
Hindarkanlah kami dari kabut asap
yang menyesakkan dada ini
kali sudah tak tahan lagi ya Allah

Semoga besok pagi
saat kami bangun
kami tak menemukan kabut asap lagi
yang brgelantungan di atas atap rumah kami

Di atas langit yang biru,
kami tak menemukan matahari
dan kami tak bisa melihat indahnya pelangi
kami hanya menemukan kabut asap
yang terlihat disana sini

Ya Allah ya Tuhan kami
kami tak bisa menghirup segarnya udara pagi
pada saat kami pergi sekolah
kami tak bisa merasakan panasnya sengatan matahari
pada saat pulang sekolah
dan kami juga tak bisa menghirup udara sore hari
pada saat kami bermain di teras rumah

Ya Allah ya Tuhan kami
berkat pertolongan dan kasih sayang Mu
bantulah penguasa negeri
untuk mengatasi kabut asap ini
supaya kami bisa bernafas lega
dan tak sesak nafas lagi.
Amin ya Robbal Alamin....

Selasa, 06 Oktober 2015
Karya : Syifa Noor Rahmanda
Kelas : IIIa SDN 132406 Kota Tanjungbalai

PETAKA RAJA DURJANA


suara mereka
nyaris tak terdengar
dibelukar api
bakaran mimpi

langkah mereka
terhadang gelap
harapan peduli
penyekap ibu pertiwi

jeritan mereka
tak mampu mendobrak
tebal tembok
istana petinggi

mereka
kering......
dipanggangan berasap
penyamun negeri

*youth@ruan
asahan 07okt2015

Kamis, 08 Oktober 2015

YANG ENGGAN MATI



Kau adalah kenangan yang enggan mati
masih merayap dalam mimpiku
menggetarkan relung-relung jiwaku dgn nada-nada rindu dendam yang penuh aroma sihir...

Susah payah kau merangkak
coba padamkan api setia yang berkobar dalam dadaku
merayapinya,menyentuhnya lalu mengikutinya kemana dan dimanapun aku melangkah

kau kenangan yang enggan mati
yang masih susah payah kubunuh demi cintaku dimasa kini

Oleh : Masita Shanti

Jumat, 25 September 2015

PENGHARAPAN


Di dalam keheningan dan kesendirian
Ku bersimpuh pada Mu ya Rabb...
Mencari hakekat dan tarekat diri
Di dalam kamuflase hidup

KAU yang telah menciptakan Qada dan Qadar
di dalam perjalanan hidup manusia.

Ku selalu mengambil hikmah
dari apa yang telah ku lalui dan alami
Namun ku tak pernah menemukan jati diri
Maafkan aku yang tak pernah memahami arti

Aku yang terpuruk di balik noktah merah perapian senja
Selalu berharap dan banyak pengharapan belas kasih Mu ya Rabb
Ku tulis sajak syair jiwa
tuk penghapus dosa yang bertebaran di langit jingga
yang malaikat selalu menempelkan setiap titik titik dosa ku disana
Aku malu tuk menengadahkan muka,
karena terlukis indah sudah semua dosa dosa ku di nirwana

Ya Allah yang Maha menetapkan hati dan pikiran
Tetapkanlah hati ku pada sebuah pilihan yang sulit
Berilah aku keberkahan hidup
dan kebahagiaan yang menjanjikan
bukan kebahagiaan semu yang dipaksakan
Aku berlindung kepada Mu ya Rabb
dari Kejahatan
mata...hati...dan pikiran ku sendiri.

Tanjungbalai,
22092015
By : Maia Syifa

INDAHNYA CINTA




" Indahnya cinta terjadi saat seorang kekasih secara samar menatap bayangan orang yang dikasihi. Bayangan indah itu laksana air yang menyirami, menyegarkan, menyuburkan pepohonan taman di jiwa...

“Cinta itu bunga; bunga yang tumbuh mekar dalam taman hati kita. Taman itu adalah kebenaran. Apa yg dengan kuat menumbuhkan, mengembangkan, dan memekarkan bunga-bunga adalah air dan matahari. Air dan matahari adalah kebaikan. Air memberinya kesejukan dan ketenangan, tapi matahari memberinya gelora kehidupan. Cinta, dengan begitu, merupakan dinamika yg bergulir secara sadar di atas latar wadah perasaan kita. Maka begitulah seharusnya anda mencintai; menyejukkan, menenangkan, namun juga menggelorakan".
Bersama cinta tanpa orang yang dicintai, adalah sebuah keheningan yang ada di hatimu..
keheningan itu akan mengikatmu pada sebatang pohon besar kehidupan.. yang akan membuatmu menyerah pada hujaman busur busur cinta yang dilepaskan sang hidup..

namun janganlah membuatmu takut untuk tersenyum.. pada sebuah kemuliaan yang berdiri menatapmu....
ketika engkau telah kembali memeluk cinta yang sesungguhnya

maka biarkan ia menyapu sebuah kisah yang telah tak tumbuh pada musim ini

dan tenggelam bersama guguran helai penyesalan yang terikat warna langit senja

biarkan keterbatasan cinta akan menjadi segenggam abu dari api yang meratapi baranya dan tak bisa melampaui kefanaannya..
Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam bukunya :
" Raudah Al-Muhibbin wa Nuzhah Al-Musytaqin memberikan komentar mengenai pengaruh cinta dalam kehidupan seseorang " Bila seorang kekasih telah singgah di hati, pikiran akan terpaut pada cahaya wajahnya, jiwa akan menjadi besi dan kekasihnya adalah magnit. Rasanya selalu ingin bertemu meski sekejab. Memandang sekilas bayangan sang kekasih membuat jiwa ini seakan terbang menuju langit ke tujuh dan bertemu dengan jiwanya ...

Cinta memang indah, bagai pelangi yang menyihir kesadaran manusia.

Demikian pula, cinta juga sangat perkasa. Ia akan menjadi benteng, yang menghalau segala dorongan yang hendak merusak keindahan cinta yang bersemayam dalam jiwa. Ia akan menjadi penghubung antara dua anak manusia yang terpisah oleh jarak bahkan oleh dua dimensi yang berbeda.... Hanya Untuk-Mu

Ku ungkap segala keresahan dalam bathin-ku ini untuk-Mu ...
Untuk-ku selalu menjadikan Cahaya-Mu tumbuh di Relung Hatiku ...
Jangan Kau redupkan Titian Kasih dan Cinta-Mu pada-ku ...
Mekarkan bunga-bunga panghias kerinduan ini hanya untuk-Mu ...
Berikan-lah aku setangkai kelembutan dalam jiwa ini ...
Agar aku mampu untuk ungkap tirai-tirai asa tersisa ...
Ku mohon Jangan Kau bekukan kerinduan dalam hati ini ...
Untuk mendapatkan pujaan hati-ku sebagai penerang Jiwa ....
Jangan Kau sembunyikan cinta itu dari-ku ....
Aku Berharap Kau tak redupkan sinar Cinta-Mu ....
Bangunkan Rindu yang resah ini dari dalam kalbu-ku ....
Getarkan-lah dawai-dawai cinta dalam hati tuk Menghampirinya ...
Jika Kelak Engkau mempertemukan diri ini dengan Pilihan-Mu ...
Ku akan berusaha setia disisi--Mu disetiap malam'' yang mencekam ...
Walau Panasnya Sang Surya takkan melelehkan cintaku pada-Mu ...
Cinta ini kan slalu abadi tak seperti musim yang slalu silih berganti

Oleh : Nur Aini Natakusuma

Senin, 14 September 2015

ALAM


Alam...
Indah kupandang,.
Dalam mata perlipur asa,.
Mendayu hati dalam terang,.
Peredam hati yang membara,.
Alam...
Terimakasih,.
Telah menyejuk kan sukmaku,.
Penghibur hati yang ter sisih,.
Akan dunia yang belum untukku,.
Dia menjauh, dan slalu menjauh,
Namun kau slalu hadir untukku,
Sendiri,.
Merenung dalam sepi,.
Merasakan bait kata hati,.
Mendengar kejujuran yang hakiki,.
Yang mulai melemah sunyi,.
Ya ALLAH,.
Hina kurasakan diri,.
Karna kotornya tirai hati,.
Yang telah mulai membisu ,.
Mengeras dan membatu,.
Karna diri ini,.
sering lupa padaMU YA ILAHI,.
YA RABB,.
Ku yang hina ini,.
Berserah diri padaMU,.
Karna bagiMU lah segala puji,.
Dan samudra ampunan khalbuku,.
Ya ILLAHI,.
ENGKAU lah maha pemurah,.
ENGKAU lah maha pemaaf,.
padaMU ku berserah,.
Dari sgala dosa dan khilaf,.
Ya ILAHI,.
AMPUNILAH KAMI,.
SLAMATKANLAH KAMI,.
KASIHANILAH KAMI,.
RIDHAI HATI KAMI,.
WALAU BANYAK SALAH PADAMU YA RABBY,.

Oleh : Nur Aini Natakusuma, 12092015

Selasa, 08 September 2015

HAYALAN CINTA DIRI KU YANG MALANG


¤
Disini malam ku sepi,
malam yg sungguh begitu menyiksa aku dgn kerinduan seorang diri.
_
Disini Aku Terbawa Lamunan,
Lamunan Yg Membuat aku terhanyut Ke Alam Hayal Tentang Diri Mu.
_
Indah Mu Ku Dapati disini..
Indah Mu Ku Dekap Erat disini..
_ Aku Bahagia...,
Bahagia Dapat Memiliki Diri Mu, Meskipun ku dapatkan dirimu,
hanyalah cuma melalui hayalan ku.
_
Disini malam ku sepi,
ku buang rasa malu di malam ini, hanya demi menghayalkan diri mu....
Menghayalkan dapat memilikimu seutuhnya.
_Tetapi..,,
Ketika ku sadari hayalan ini adalah merupakan kebodohan ku,
lalu meraung menjerit serta meronta2lah harapan setiaku...
_
Dan airmata Mulai jatuh,
Jatuh menggenangi nasib asmara diri ku yg malang.
_
_
By : Mulyadi Arjun

GADIS MERAH


Barangkali, dia pernah memaknai kebahagian dan kehilangan sebagai suatu senja yang rebah menjadi gelap
Ia tak pernah lupa pada masa lalu yang kerap kali menagih tangis padanya, walau bepuluh musim telah berlalu , belum juga ia lelah mengakui bahwa cintanya adalah semu dan tak berarti apa-apa
Sampai kapanpun mungkin ia takkan lupa pada sebuah kenangan yang tak redup menua, selalu ia ingat dengan mata yang basah dan hati yang luka
Ia tak tau kemana meletakkan harapan ditempat yang seharusnya berada, atau menggapai ingin yang entah dimana kini tertinggal, tak tergapai, tak tercapai
Mungkin beberapa senyum mampu menutupi sedikit pilumu , tapi tidak pada matamu,Karna aku tau, kau lupa menyembunyikan lukamu

Oleh : pengendara langit

Sabtu, 05 September 2015

POHON YANG MENUNGGU JANJI



Dari sepasang bocah
Barangkali pohon itu punya ingatan, yang membuatnya berdiri kokoh menunggu janji, walau hiruk-pikuk jalanan raya di sampingnya menghadirkan sesak yang harus ia hirup setiap hari, juga riuh gemuruh kota yang membuatnya jengah menahan rindu, hingga tangisnya menjelma jadi lambaian daun-daun kering yang berguguran, suaranya parau menjadi ranting-ranting kering yang dinanti api
Sepasang orang bocah yang duapuluh tahun lalu gemar memeluknya, pohon itu tak tak pernah lupa bagaimana bocah-bocah itu bermain-main dibawahnya, terkadang memanjat beberapa ranting tempat berayun, kini menyisahkan tangis baginya
Barang kali jika ia punya kaki ia pasti berjalan ke segala penjuru hanya sekedar menyaksikan bocah yang dirindukan itu, tak harus berakar kokoh dan berdaun rimbun seolah beberapa orang menggangapnya pohon bertuah.
Yang dirindukannya adalah sepasang bocah yang pernah bersumpah dibawahnya, kelak bila tiba waktunya sepasang bocah itu akan bertemu, walau tak lagi menjadi anak-anak lugu seperti waktu itu, tapi mereka akan bawa beberapa bocah yaitu anak-anak mereka.
Pohon itu kukuh berdiri menanti janji

Oleh : Pengendara Langit

Sabtu, 29 Agustus 2015

BILA KAU TAK CINTA, AJARI AKU BAGAIMANA CARANYA AGAR AKU DAPAT MELUPAKAN MU


¤
Gadis Ku ...
Sungguh Engkau Memiliki Kecantikan Yg Betapa Luar Biasa..!
Rambutmu...,
Matamu...,
Hidungmu...,
Bibirmu....,
Serta Lenggak lenggok Gayamu Yg Aduhai ~
Telah Membuat Hatiku Terpikat Oleh Pesona Mu.

_
Kau Indah Dimata Ku.. .
Kau Indah Dimata Ku.. .!!
Aku Jatuh Cinta,
Sungguh Aku Jatuh Cinta Padamu Gadis Ku.
_

Gadis Ku ,
Tolong Aku...
Tolong Beritahu Aku Bagaimana Caranya Agar Aku Dapat Melupakan Dirimu..?

_
Jika Ku Tak Bisa Melupakan Dirimu,
Maka Sudah Pasti Aku Tak Akan Dapat Memberikan Cinta Kasih Ku Ini Lagi Terhadap Gadis Lain ..!
Sebab Kenginan Memiliki Telah Semuanya Ku Berikan Kepadamu.

_
Gadis Ku,
Ajari Aku Melupakan Mu..
Karna Ku Tau,
Di Hatimu Itu Tidak Mungkin Akan Ada Aku.

_
_
By : M.A
Mulyadi Arjun Sang Penyair Asmara Cinta

DI DALAM KEHENINGAN


Lalu pada dini hari, semilir angin menusuk menyelusup poripori. Tiada terhiraukan pada dingin mendekap tubuh. Angkasa bertabur gemintang, dedaun melambai dalam kelembutan malam.

Dari malam keheningannya ku puja, menentramkan jiwa. Menyadarkanku pada sesaatnya dunia fana, bahwa aku bukan siapasiapa. Bahwa aku adalah si penanggung rahasia diri, titipan Illahi.

Lalu pada dini hari, tercipta dendang hati. Terlahir dari nurani kebenaran sejati. Aku dengan fitrahku sebagai insan sempurna, mengakui kebesaran Mu sebagai yang Maha sempurna.

Airi, Agoestoes 2015.

Senin, 24 Agustus 2015

DIRGAHAYU INDONESIAKU



Walaupun harinya belum dan telah berlalu.
17 Agustus 2015 dan 17 Agustus 1945.
Kami terjaga sudah dari lelapnya mimpi nan indah.
Adakah kamu tatap mentari yang mengintip diufuk timur.
Hangatnya ramah menyapa, atau pernahkah kau dengarkan siul burung-burung yang kicaunya mesra menyapa.

" SELAMAT ULANG TAHUN INDONESIA ku, INDONESIA mu, INDONESIA kita semua".

Kuciptakan Puisi untukmu, Tulus pula kurangkaikan Harap.
Dalam sebingkai Do'a.
Semoga Hari Ulang Tahunmu ke- 70 kali ini adalah...
Hari yang paling berarti
Menjadi INDONESIA KUAT, INDONESIA HEBAT, INDONESIA BERMARTABAT.
Dengan visimu " INDONESIA KERJA ".
Kerja untuk negara, kerja untuk Bangsa dan Kerja untuk Rakyat.

Oleh : Bang Toyyib Toyyib

Minggu, 09 Agustus 2015

AKU


Belum dapat ku ukur langkah ku walau jejak terlihat jelas membekas guru terbaik ku tak lagi dapat mengguruiku gundah ku tergelincir di lubuk dalam ego tertatih mundur tampa paksaa n jalan yang sama adakah perbedaannya masih jugakah diputaran serupa doa telah jadi senjata berdiri tegar di pancang asa meski jua roboh tersungkur keliang lara bukan dugaan nyata tetapku simpan bongkah batu yang samar ter lihat seperti debu .....tolong bukan pinta dari ku.....jangan tidaklah larangan untuk ku.........

Oleh : Abu Gussa

MENUAI BADAI



jangan KAU coba berlayar dilautan terlarang
jika itu KAU lakukan...KAU tidak akan pernah menemukan pelabuhan
ingat...
AKU akan segera menuai badai

Oleh : Tok Laut

Jumat, 07 Agustus 2015

SENJA USIA


petang
ditikam senja hampir malam
berlalu tanpa tahu
hingga tiba langit hitam
waktu memburu berlalu menderu
esok
apa masih ada udara untuk ku ?

oleh, mahyar_dermaga.

KASIH SAYANGNYA BUNDA



Seorang ibu ingin meminjam uang kepada anaknya yang telah mapan. Dengan suara rendah disertai rasa malu ibu berkata : " Nak, bolehkah ibu meminjam uang 100 ribu,? Ibu ada perlu buat beli beras.".
Anaknya tidak langsung menjawab, dengan raut muka datar ia berkata: " Iya Bu, nanti Aku tanya istriku dulu", seakan berat untuk mengiyakan, karena belum tentu isterinya mengiyakan...
Ketika Sang Anak masuk ke dalam rumah ia melihat dus susu anaknya masih ada bandrol harga Rp 50.000, kemudian dia merenung. Jika 1 dus habis 1 hari x 30 hari x 2 th = 36 juta....!!!!.
Dia berfikir, waktu balita dia hanya diberikan ASI oleh ibunya, harganya tak terhingga, super steril, diberikan dengan penuh kasih sayang....Jika didapat oleh seorang anak selama 2 tahun berapa yang harus ia bayar??
Kemudian ia berbalik dan menatap wajah ibunya yang teduh walau telah dimakan usia. Dirimu telah memberikan semua kasih sayang, harta dan semuanya kepadaku tanpa pamrih, dan semua itu kuterima dgn GRATIS..Maafkan anakmu ini yang tidak tahu balas budi..
Segera ia memeluk ibunya dan mengecup keningnya dan memberi uang Rp 3 jt, sambil menangis ia berkata: "Ibu, jangan berkata pinjam lagi yaa, hartaku adalah juga milikmu, do'akan anakmu ini agar selalu berbakti padamu".
Sambil berkaca-kaca ada air bening di pelupuk mata ibu ia berkata: "Nak, di setiap keadaan ibu selalu berdo'a agar kita semua selalu dikumpulkan di dunia dan di SURGA nanti dalam kebahagian..
--------------------------------------
Semoga Bermanfaat.(Jangan biarkan bacaan bermakna ini mengendap di telepon mu, jadikan ladang pahala dg meberikan ke orang lain..bagi PARA ISTRI ingatlah bahwa rizki dari suamimu adalah jg HAK mertuamu. Dan juga perlakukan lah ibu mertua seperti ibu kandung sendiri...
.Jika kalian sayang IBU kirim ke semua kontak yg ada di hp, harap. diteruskan agar semua orang tau betapa berharganya seorang IBU..:):):)<

Diceritakan Kembali Oleh : Firman Bangun Theger

Kamis, 30 Juli 2015

TAKJUB


Hujan di balik pintu, mengintip. berdansa bersama angin yang lalu. mekar buahnya merajai basah, sedang gema senandung petir, tak henti - hentinya menyambarkalbu, takut.

dalam dentuman gemuruh, melodinya sahut menyahut. petir dan guntur adalah lawan, kilap sebagai pembatas.

gemericik hujan, basah. perkosa bumi, lumuri kita.
Kantor Pusat Sanggar

Oleh : Adhiet's Ritonga
Analisa, Rabu 15 Juli 2015.

MALAM


Malam Jangan berlalu
Jangan datang dulu terang
Telah lama ku tunggu
Ku ingin berdua denganmu
Biar pagi datang
Setelah Aku memanggil
Terang

Oleh : Fathwa Nugraha

NEGERI KU


Dalam tiap kelopak dari bunga kita yang belum mekar. Ada taman impian yang semerbak. Taman yang kita tanami disekeliling penjuru impian. Yang buah-buahnya akan segera masak. Yang terucap dibibir anak-anak negeri yang masih kecil. Negeri ini akan terasa punya impian yang terpendam.
Berlemah lembutlah wahai penerusku.
Lemah lembut,bukanlah bersikap lemah tanpa gairah.
Agar Negeriku ini tidak terancam Bahaya.
Aku berkata dari lubuk hati yang disiksa.
Oleh sikap marahmu, bahwa aku adalah manusia biasa yang senantiasa Bersalah".

Oleh : Bang Toyyib Toyyib

Selasa, 14 Juli 2015

TAKDIR


dan ia telah pula akan dimiliki orang lain yang jauh lebih baik hidup nya dari aku,
sedang aku masih menautkan cinta dan harapan pada nya,
lantaran kasih yang tak sampai kurasa hilang akal ku pecah lebih dari berkeping hatiku sakit teramat perih jiwaku untuk kali kedua.
ini takdir kah ?
dalam derai rinai kupaksa batinku menarik rasa yang pernah ada dan membakar nya pada tungku duka hingga biarlah menjadi abu kenangan

Oleh : Mahyaruddin Nasution

Rabu, 08 Juli 2015

KEIKHLASAN JIWA


Lidah memng tidak bertulang
Apabila janji di mungkiri
Sewenangnya melafazkan
Tanpa keyakinan diri
Setelah membina istana
Senang nya merobohkan
Dgn sekelip mata sgalanya berubah
Tanpa memikir resikonya
Dimna kah letak keikhlasan jiwa
Tnya la pada diri anda.

Oleh : Zalynda Mohd Sam Taurus

SURAT UNTUK AYAH DAN BUNDA



Saat Belia usiaku kau tuang kasih sayang
Secarik pesan harap hati.
Kau sampaikan selalu mengiang di benakku.
Tiada harap untuk mu, hanya harap untuk ku
Tiada harap balas hanya harap untuk...ku..
Semua... Semua... Agar gemilang masa ku... kelak..
Agar aku dapat meraih harap dan cita
Yang mempondasi hidup..
Membangun tangga istana kebahagiaan

Kau marah padaku... Kau menasehatiku...
Kau membimbingku Agar aku tak merusak hidupku.
Kau marah bukan karna benci tapi kau perduli
Karna sayang.. karna begitu menyayangi ku...
Karna hidupku.. adalah hidupmu...
Karna masa depanmu cita harapanmu..
Karna kebahagiaanku kebahagiaanmu
Asa... mu yang terdalam

Aku masih ingat pesan yang selalu mengiang
sepanjang tangga usiaku...
Ingin.. ku..., Aku wujudkan harap sederhana
di lubuk hatimu.. yang aku sangat mengerti
Walau malu berkata,,, hanya.. diam..
hanya ingin ku wujudkan saja semua harapmu
Walau bukan balasan yang kau harap
hanya sebuah kesempatan umur yang panjang
Melihat cucu mu serta kebahagiaan masa depanku..
yang tak perlu kau kuatirkan lagi untuk kau tinggalkan
dan melepas diriku dengan tenang

"Hanya itu harapmu..."

Tapi mengapa sepanjang jalan berliku yang kulalui
setengah perjalanan..
Yang masih kau pertanyakan dengan kuatir tapi kau kini pergi
meninggalkan dan melepaskan diriku,
yang belum sempat kuwujudkan harapmu agar tak mengkuatirkanku kelak lagi

Ayah... Bunda.. Jangan Kuatir pesan mu masih
Selalu menginang dibenak ku..
Harapmu masih menjadi kekuatan hatiku
Dalam berjuang di kerasnya hidup yang menempah

Ayah.. bunda.. Aku jangan kuatir aku akan baik baik saja
Seberapa sering aku terjatuh aku akan tetap bangkit.
dan tetap tegar serta tetap semangat.. selalu
pesan dan harapmu yang selalu teringang di hatiku
selalu memberikanku kekuatan

Ayah... bunda.. Aku pasti bisa mewujudkannya

Mohon foa restu mu.., dalam setiap langkahku
untuk mewujudkannya. hingga saat aku datang kembali.
bisa aku tunjukan dan ceritakan padamu.
Telah ku wujudkan harapmu

Dan menjadi seperti kalian orang tua yang keren.
Terima kasih Ayah... Bunda...

Oleh : Devin Suryawijaya

Minggu, 05 Juli 2015

PAHALA DAN DOSA


Mengapa kau padamkan pelita dihati,sehingga tak dapat kau bedakan antara gelap dan terang,dipuncak mana ingin kau tahtakan nafsu mu , tiada kegelisahan yany maha hebat terkecuali menghadap maut,tapi..gelisah mu melapai batas, keadilan adalah tuntutan sejati oleh insani,namun masih kecurangan mu terlihat jelas walau kau bersembunyi di balik dusta, mungkin saja engkau manusia yang cukup berani, halalkan segala cara,pahala dan dosa bagi mu dongeng belaka,tetapi ingatlah segalanya akan binasa disaat kau tidak berdaya, jalan pulang sudah pasti tidak meninggalkan jejak kaki mengarah kebelakang, terkecuali harus berputar untuk kembali.

Oleh : Abu Gussa