. JENDELA PUISI: April 2015
RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Kamis, 30 April 2015

MAKRIFAH KU


makrifahku terhuyung menggapai tebing langit diseperempat malam
menyeretku ketitik pusar arus punting beliung jumat
tak kudengar lagi nyanyi sukma lapaz pujian cahaya khatulistiwa
yang dulu meretas jalan curam menuju ke-Ilahiya'an-Nya
duh...tasbihku mengikat kakiku
ingin hengkang dari ketulusan sajakku
elektron proton dan neutron bergemuruh menyelimuti jiwaku
lathifhatul qolbyku terpasung disajadah yang berbau mimpiku dulu
duh Sang Maha Zat
salahkah rebung kalau mengakui ia bambu
menjenguk sucinya cintaku kepadamu

Oleh : Syamsul Rizal (Tok Laut)


-----------------

Angin semilir pantai asahan
menerpa sang nyiur yang sedang termangu
membawa instrumen jiwa ke rumahku dulu
ia bawa keyakinan
ia gendong harapan
terbang keatas kerumunan rimbunan orang
bersama siasat pagi hari
untuk merelung berkas embun
yang dititipkan jalangnya malam
Ada yang terlelap pulas dibuai mimpi – mimpi
Ada yang telah lama terjaga dan duduk dikursi
menggendong bantal guling berludah basi
yang menyengatkan penciumanku dari atas tiang jermal
diupuk timur ini
Naluri merah putihku berorasi dalam hati
menghunjam pikiran kelangit jingga melecut nadi
Goyangan ombak samudra pantai
menjatuhkan darah merah dikalbuku
mengaliri acungan tanganku
Loyalitas kita terombang ambing
kesana
kesini
berserak dihempas tirani
Mencibir serat wajah bumi
Ia tak sudi kita bermukim disini
Akakah ia akan mengeluarkan marah
dan memuntahkan lahar…meluluhlantakkan rumah ini
Akankah debu lahar dingin membuat mata kita semu
menyeringai dan melepaskan gandengan tangan itu
Kuhadang batu tajam yang terhempas dari atas langit
Kurentang jendela kalbu
agar tetap terpancang diatas perut bumi
Biarlah laharnya menghanyutkan kursi
asal tidak seluruh isi rumah yang kucintai
Bawalah kursi itu ke selat malaka
akan kugandengi kau meniti alun samudra
dan kuseru sipuntung tali arus untuk menghantuinya
meski kutahu bangsiku menangis tak rela
Takkan kusapu sengat keringat darah didahiku
Dan tak kugenggam lagi pundakmu
meski terhuyung jalanku
Cukup sudah kuberikan tangan dan bahuku
Menggendongmu
Darah merah yang tumpah ini
Adalah telaga dari dosa – dosamu hari ini
Saat ini…
Aku akan bergandengan tangan
bersama marahnya bumi
Meski marahnya tak tentu arah
tapi istiqomahnya terarah


Oleh : Syamsul Rizal (Tok Laut)

PERIH


degup malam...
mnampar laut
menginjak ombak
menghempas tepi....
perihhh

Oleh : Husna Ahmad

Rabu, 29 April 2015

JELANG KEHIDUPAN


Sekarang ku hampir frustasi......
Tertulis isi hati tuk kelamnya jiwa....
Otak ku bnyak terisi problem....
Pikiran ku konslet.....
Terinspirasi menulis gubahan ini....
Pahit nya sedih.....
Manisnya cinta.....
Terurai dari darah ku yg bergejolak...
Birunya langit membentang ke jujuran...
Masalah bertumpuk pada pundak yg Letih....
Aq berbohong pada senyuman.....
Ceritanya hanya sebuah khayalan....
Aq kalah dgan khidupan.....
Maya pun enggan menerimaku....
Bait yg tercipta hanya ungkapan rasa yg gelisah.....
Menangis pun cuma di dalam hati....
Tak sanggup lagi membasahi pipi.....
Aq yg frustasi....

By YBD.
Di siang bolong

Jumat, 24 April 2015

EGO DUNIA


mentari buram
senggang hilang terpanggang mengangkang di rimbun terik
di tikam hampir malam
rembulan muram
jatuh pangkuan alam
tak menopang pincang tiang kehidupan
redam rajam hilang dendam
fermentasi alibi terserak terperangah jengah
sungguh belati mati menghujam diri kala bumi sendiri
tapi tak pernah mati
hilang elok dunia bias neraka nyata sebelum barzah
iblis2 membunuh masa depan cucu adam
tinggal jenazah2 hidup berkelambu dunia gila
peluh negeri tak lagi jadi basa basi para petinggi
alih fungsi wadah caci maki patung2 berdasi
tapi tak pernah mati

~mahyar_dermaga~

Kamis, 23 April 2015

BUANG BAYANG


darah menghitam
matilah dan tenggelam
aku tak menginginkan engkau di pikiranku
tenang saja kau dsna krn aku tak benci dn tak dendam
sebab aku bkn setan
aku hnya amatir yg acap kali kau lempar dngn duri mawar
padahal aku sangat lugu hingga marahpun aku tak mau
tapi kali ini ku harap kau pergi dari otak dn jiwaku.

by, mahyar_dermaga

HASRAT



Pecinta buta meraba calar hampa,terendam cahaya gemerlap kilau,dibius ribuan cawan pesona,bak terkulai nikmat oh hasrat birahi...
Tidak kah bongkah bola salju bergelinding mencatat dosa,yang dipikul di pundak pelakunya,di tebus siapa hutang yang menganga,diatas tubuh mulia pikiran bertahta ,bawa pelita di jalan gulita,tuk selamat ke hujung jalan bahagia.....

Oleh : Abu Gussa

Minggu, 19 April 2015

KALAU


Kalau tidak bermula sudah pasti tiada akhir, akhir takut akan timbul berani,berani mencoba baru bisa merasa,merasa hebat itulah titik kelemahan sesungguhnya,sesungguhnya tiada untung dalam kerugian,kerugian lah bagi mereka yang menyia_nyiakan waktu,waktu tentu ada ruang batas,batasilah dosa untuk mencapai taqwa ,taqwa itu lah iman semurninya ,semurninya tentu bukan rekayasa,rekayasa tidak perlu memakai kata imbuhan "kalau".

Oleh : Abu Gussa

Sabtu, 18 April 2015

SAHABAT


Kadang - kadang sahabat yang suka belanja kita makan, bukan kerana mereka berharta tapi sebab mereka meletakkan persahabatan melebihi duit.

.....
Kadang - kadang sahabat yang rajin bekerja, bukan kerana mereka tunjuk pandai tapi sebab mereka memahami maksud tanggungjawab.

......
Kadang - kadang sahabat yang memohon maaf dulu selepas pergaduhan, bukan kerana mereka salah tapi sebab mereka menghargai orang di sekeliling mereka.

.....
Kadang - kadang yang sukarela membantu kita, bukan kerana mereka berhutang apa-apa tapi sebab mereka lihat kita sebagai seorang sahabat.

.....
Kadang - kadang sahabat yang selalu SMS DAN WATTSAP serta BBM anda, bukan kerana mereka tak ad kerja lain nak buat tapi sebab mereka INGAT PADA ANDA.

......
Satu hari, kita semua akan terpisah, kita akan terkenangkan pelbagai perbualan dan impian yang kita ada.
Hari berganti hari, bulan, tahun, hingga hubungan ini menjadi asing...
......

Satu hari anak2 kita akan jumpa gambar kita dan bertanya,
"Siapa mereka semua tu?"

.....
Dan kita tersenyum dengan air mata yang tidak kelihatan kerana hati ini terusik dengan kata yang sayu, lalu berkata,
"DENGAN MEREKALAH SAYA ADA HARI YANG PALING INDAH DALAM HIDUP SAYA." ..

TERIMA KASIH SAHABAT
Ada 3 Hal dlm hidup yg tidak boleh kembali :
1. Waktu
2. Kata-kata
3 . Kesempatan

Ada 3 Hal yg dapat menghancurkan hidup seseorg :
1. Kemarahan
2. Keangkuhan
3. Dendam

Ada 3 Hal yg tidak boleh hilang :
1. Harapan
2. Keikhlasan
3. Kejujuran

Ada 3 Hal yg paling berharga :
1. Kasih Sayang ..
2. Cinta
3. Kebaikan

Ada 3 Hal dlm hidup yg tidak pernah pasti :
1. Kekayaan
2. Kejayaan
3. Mimpi

Ada 3 Hal yg membentuk watak seseorg :
1. Komitmen
2. Ketulusan
3. Kerja keras

Ada 3 Hal yg membuat kita sukses :
1. Tekad
2. Kemahuan
3. Fokus

Ada 3 Hal yg tidak pernah kita tahu :
1. Rezeki ..
2. Umur
3. Jodoh

TAPI, ada 3 Hal dalam hidup yg PASTI :
1. Tua
2. Sakit
3. Kematian.

Ya Allah, insan yg membaca ini adalah insan yg kuat, sabar, pengasih & penyayang - maka sayangilah dia serta kasihilah dia,
bantulah dia meningkatkan taraf kehidupannya, murahkan rezekinya, sihatkan tubuh badannya, jika dia melangkah, selamatkanlah dia, permudahkan & lancarkan

Oleh : Razyied Rieza

HARGA DIRI


Hari ini emosi meninggi
Hampir tak terkendali
Untung saja aku ingat anak istri
Kl tidak, semua habis kumaki
Tak perduli
Dengan pangkat dan jabatan yg mereka miliki
Karena aku bukan kurcaci
Yg bisa kalian atur sesuka hati.

Oleh : Rasyid Sulaiman

Kamis, 16 April 2015

LAYARKAN HAMPAKU



Layarkan asamu meski gugusan ombak menghempas.
Seruan bayu malam mengiringi perjalanan.
Biarpun keseorangan didalam kesunyian.
Cahaya yang diharapkan kan bersinar.
Kelopak bunga senja tunduk terharu sayu.
Camar Berlagu merdu ikuti langkahmu.
Membaralah semangatmu walau diterpa hujan.
Tak akan terpadam biarpun sekerlipan.
Keindahan menanti diistana impian.
Tinggalkan jejak masa silam.
Jadikan kamus pengajaran dalam kehidupan.
Sayonara buat masa silam yang suram.

By : zharif
Surabaya

MOHON TUHAN


Jagakan dia
Jagakan hatinya
jangan sakiti dia
karena dia cintaku tuhan..

Andai allah tau isi hati ini
cinta yang tulus
hati yang bersih suci
apa yang salah dengan perasaan ini ?
Namun beri yang terbaik .

Torehkan senyum di wajahnya
hapuskan air matanya
lukiskan kebahagiaan baginya
dia imam bagiku..
Izinkan
Dia dengan sayangnya
Dia dengan cintanya
Dia dengan tekatnya
atas perasaannya ..

MOHON TUHAN

Oleh : FItrii Anita Siregar
Tanjungbalai,Sumatera Utara

HUKUMLAH AKU


Lihatlah pendosa ini Tuhan
Jangan biarkan tersuruk
Dalam semunnya dunia
Pada gemerlap menyilaukan

Lihatlah pendosa ini Tuhan
Hukumlah dengan segala cinta Mu
Hingga pendosa ini tersadar
Dari Khilaf yang menghampiri

Bilik Ku, 140415.

Oleh : Airi Cha

Medan, Sumatera Utara

Jumat, 10 April 2015

HIDUP DALAM UNTAIAN KATA




Terkadang dengan tulisan, bisa mengungkap rasa terpendam
Karena dalam untai kata, terselip makna tanpa bias
Dan aku mencoba mengukirnya lewat malam
Menyatu bersama hati dan fikiran, diantara pekat dan dingin.

Semoga saja bisa menabur sedikit kenangan
Agar sepahit apapun, bisa menjadikan hikmah
Sebab hidup adalah perbuatan
Sebab hidup adalah perjalanan.

Sementara waktu terus menggusur kenangan
Tanpa kepastian, hidup pun terasa sempit
Seperti berlomba menjauhi akhir
Namun tetap pada penantian tiada bertepi..

Oleh : Cacan Sambas
Tanjungbalai,Sumatera Utara

Selasa, 07 April 2015

SEUNTAI SENYUM


Dihati Setiap mata terpejam teringat aku satu senyummu ..
Disaat sedih menemui hanya tatap itu yang bertemu ..
Tuhan yang tau ..
Apa yang dirasakan olehku ..
Atas nikmat nya yang di beri tidak sedetikpun aku jauh dan lari aku percaya ya allah .
Hanya engkau yang paling memahami ..
Hanya engkau yang paling mencintai ..
Hingga ribuan hari yang di laluii dan ternyata aku makin meyakini bahwa itu akan terjadi ..

Oleh : FItrii Anita Siregar

KEGUNDAHAN HATIKU



Bila malam bertabur bintang
Maka hati ini terpecik noda

Jika jalan berhambur kerikil bebatuan
Maka kaki ini tertusuk duri nan panjang

Bila surya pancarkan sinar
Maka raut ini tertekuk rata

Jika tak ku temukan jua jalan terang
Akankah ada pedang tertancap palang ?

Lainnya bersembah
Apa aku kan putar arah ?

Jika tiap buku punya cerita
Akankah ada penulis data diriku ?

Bila semua riwayat telah dibedah
Apa ada yang kuburkanku ?

Hitam.. haruskahku berteman denganmu ?
Gelap.. haruskah kau jadi sahabatku ?

Bila sinar datang dan gelap memudar
Serasa lemah tanpa bisa tegar

Bila putih merekah dan hitam melayu
Seperti hilang tempatku tuju

Tempatkanku diantara putaran lilin
Agar jalanku bercahaya

Hilangkan aku dari keramaian
Agar ku takuti datangnya kesepian

Bila ku lari dan tak pernah sampai
Lubangkan jalanku agarku terhenti

Bila ku menangis tanpa suara
Nyanyikanlah lagu walau tanpa not-not irama

Senja esok hari
Akankah kau kembali?

Oleh : Cacan Sambas