. JENDELA PUISI: Mei 2010
RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Selasa, 25 Mei 2010

DUHAI BULAN


Kupernah bertanya pada Yang Maha Kuasa..
kenapa KAU sinari aku dengan cahaya bulan disaat malam gelap gulita..??
kemudian setelah aku terbiasa dengan keindahannya,
sang bulanpun KAU sembunyikan.

Duhai bulan..
Mungkinkah kau terlalu indah untuk dimiliki oleh debu diterik hari seperti aku..??

Bulan..!!
Tahukah kamu..??
cahayamu terlalu memabukkan setiap mata yang memandang..
hingga membuatku khawatir..

Akh, semoga bulanku baik-baik saja
bersama cahaya pengabdiannya terhadap sang Khalik..
Meski bukan untukku...
walau sinarnya tak dapat kunikmati lagi keindahannya setelah berlalu malam ini.

Aku yakin..
kau kan tetap bersinar..
dan ku kan tetap tersenyum penuh bahagia untukmu.

Karya : A.Wahyu.S
Email : wahyu26m@gmail.com
23 mei 2010.

CUKUPLAH


Jangan mengharap mentari dikala malam,
karena ia kekasih sang fajar..
namun..
cukuplah rindukan ia dengan harapan pertemuan yang menghangatkan.

Jangan pula menginginkan bintang disiang hari,
karena bulan adalah pasangannya sejati,
cukuplah kagumi ia dengan kerinduan yang menyusupkan ketenangan hingga hatimu bergetar.

seperti aku yang mencinta belaian bidadari,
namun kucukupkan dengan penghambaan diri kepada Pemilik-nya,
karena kusadar,
aku masih belum layak untuk berkasih-kasihan dengannya.


Karya : A.Wahyu.S
Email : Wahyu26m@gmail.com
11 april 2010.

AKU,KAU DAN SANG PENCIPTA


Pandang-pandanglah lentera senja..
ia siap menjadikan hari gelap gulita..
bersemayam dijiwa para pencinta..
basah dikalbu yang resah lara..
meracun dihati yang menggila pora

Titip-titipkan sebagian rasa kepada fajar,
yang melugu bersama kabar bawah sadar,
menjadikan dunia sesunyi tenang,
dan senantiasa sejuk dalam kalimat tanpa bahasa.

wahai kau yang menyambut hari..
Wahai bumi yang tercipta rapi..
terimalah embun sejuk dariku,
walau cuma setetes,
meski tak sebening kaca..

Masih kusirami jua ladang ruhmi yang kering tertipu fatamorgana..
Dalam derap Tasbih..
Dalam untai do'a..
lirih terdengar suara,
pengabdianku untuk-MU..

Karya : A.Wahyu.S
Email : Wahyu26m@gmail.com
11 april 2010.

PELANGI SETELAH HUJAN BADAI

/>
Meski berletih fikiran..
Walau tertatih perjalanan..
kalaupun harus tempuh rintangan..
ini langkahmu..
langkah perjuangan penuntut ilmu,...

Memang tak selalu manis terasa..
mungkin kerap alami duka..
dan hadir keraguan yang kadang berbisik..
tetaplah belajar wahai penuntut ilmu yang cantik jiwanya..!!

digubukku..
aku juga belajar sama..
karena kita yakin..
semoga hadir pelangi setelah hujan badai.


Karya : A.Wahyu.S
Email : Wahyu26m@gmail.com
11 april 2010.