. JENDELA PUISI: Juni 2013
RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Minggu, 30 Juni 2013

CATATAN KEJUJURAN INSANI

Adikku Modisterania Tera Drupadi
tembangmu menyusup jauh kerelung sukma,
serasa tak percaya...

Iramanya mencerahkan sudut sudut putus asa,
mengobati luka jiwa ,mengantarku kegerbang terbuka....

Hadirmu seperti datangnya sang lelana
seperti kau bahasakan lewat aksara...

Kuharap, aku tak mabuk dikeheningan cipta....
terimakasih adikku ; tembangmu mengingatkanku pada pemilik hati seluas samudra...

Menghidupkan catatan dari pustaka tersimpan didasar kejujuran insani,
kuyakini inilah cahaya Illahi....

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
(JT)Pondok bambu istanaku, Jumat 28 juni 2013. 09:24wib
(Kudedikasikan untuk adikku Modisterania Tera Drupadi)

HARUSKAH KUKERAT USIA

Menyusuri jalan setapak pun aku telah kesasar,
bagaimana mungkin kutelusuri aliran sungai,
apalagi tembangku telah kehabisan irama,
syairku kehilangan kata-kata,
sekarang aku berjalan dengan peta buta
langkah goyah kering air mata,
bagaimana ini Gusti Pangeran,
haruskah kukerat usia,
agar lupa segala asa,
bersama usainya pertentangan jiwa,
dilembah kehinaan kuberdiam,
menanti dalam kelam.....

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
(JT)Pondok bambu istanaku, Jumat 28.06.2013 .19:11wib.-

CATATAN DIGUNDALING

Jangan ajak aku menari diawan,
sebab bajuku basah oleh keringat,
menanti senja yang sewarna,
agar kukemasi nostalgia
saat mengukur jalan menuju Gundaling,
hawa sejuk yang menorehkan catatan,
pada selembar kertas usang,
malah lebih nyata lagi diselingi lagu batak,
bersampan dibirunya air danau toba,
antara percaya tak percaya semua nyata
itulah garis lurus ketika kutanya mengapa,
meski pada akhirnya pupuslah irama,
saat dusta menerjang pertahanan asa,
kita tak berdaya ......

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
(JT)Pondok bambu istanaku, Jumat 28.06.2013. 19:37wib.-

KEHENDAK ALAM

Jika harus kutanggalkan asa,
dimana semestinya kugantungkan nurani,
supaya jangan terbengkalai kata,
kapan saja kita bersuara,
mestinya tak perlu merasa jengah,
maka persilahkan pada kehendak alam
andai malam pun tak mau bicara,
masihkah perlu menggelar tanya,
pada kenyataan yang tak pernah ada ujungnya

Aku tak perlu lagi merintih ,
saat teriris hampanya rasa dimedan laga

Kusarankan tutuplah kalimat ini dengan mengaminkannya
siapa tau esok kita tak lagi bersua...

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
(JT)Pondok bambu istanaku, Jumat 28.06.2013.19:55wib.-

AKU HAMPIR KEHILANGAN RASA

Aku hampir kehilangan rasa,
saat mata merekam peristiwa nyata
dalam alam cosmos yang jauh melampaui cakra

Masih sempat kucatat liuk meliuk nyali,
mengikuti ritme yang guncangkan pribadi
setelah fakta hadir hampir diseluruh berita pagi

Ini sebuah final yang harus diselesaikan dengan bijaksana
sekaligus momentum pencerahan diri ; sadarkah ?

Sejujurnya hati tak rela jika berkubang dengan nista
tapi itulah pilihanmu, tak punya jalan lain ; katamu !
maka tak ada lagi kata sebab semua telah jadi bahasa.

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
(JT)Pondok bambu istanaku, Sabtu 29.06.2013/08:46wib.

AKU BERDIRI DITEMPATKU

Aku tak mungkin membendung niat,
apalagi memagari suara hatimu : sebuah keputusan

Aku tak mungkin memenjarakan hasrat,
meskipun kejernihan nurani menabukan langkahmu

Aku tak mungkin ikut terlibat,
saat jalan rancanganmu sungsang menuju gelap

Aku memilih berbalik arah, merubah cara pandang
ketika hatimu membatu, tak perdulikan suara jiwa

Selamat berjuang sahabat,
dibawah matahari yang sama kita tetap bisa saling melihat

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
(JT) Pondok bambu istanaku, Sabtu 28.06.2013/ 09:47 wib.-

PESAN SUARA JIWA

Ditangga waktu kutinggalkan pesan,
tentang suara jiwa yang kandas diterkam suasana
dalam kejujuran sewarna saat bertatap muka

Jika suatu saat melintasi ruang waktu,
disana pasti ada catatan kejujuran
tak mungkin hapus oleh masa

Katakanlah apa saja yang ingin kau katakan,
semua cakra akan bersaksi apa adanya
kita cuma bisa mengiakannya

Tak usah sesalkan jejak yang semestinya,
berani berbuat itulah tanggungjawabnya

Oleh Drs Mustahari Sembirin g sang muham.-
(JT)Pondok bambu istanaku, Sabtu 28.06.2013/10:16 wib.-

SEPENGGALAH RINDU

Lambaian rinduku tinggal sepenggalah,
tak mampu menggapai hasratmu yang meninggi diawan

Meski dengan sejuta alasan kau siarkan,
masih bisa kubaca egonya jiwa meradang tak pasrah

Jika pilihan adalah sebuah kemudahan,
atas takut akan kesulitan yang meliliti kehidupan
maka nyatalah semua yang kau harapkan
sebuah kenikmatan bukan keikhlasan

Kupersilahkan kau merancang jalan terdekat buatmu
semoga bisa meretas semua kenangan diujung peristiwa

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
(JT)Pondok bambu istanaku, Sabtu 29 Juni 2013. 16:43wib.-

PINGKO PINGKO ANAK SINTENGAH


Oh Bapa Muham simerampang,
oh nande karo si pepiher takalku ndube
si la meteh suari ,la meteh berngi
pesikap dalan man anak sipitu sada dalanen
ngepkep sekolah kami anak si enterem,
piah tande tahun kutahun

Lawes lawes sada anak matandu e bapa,nande,
merap i taneh jawa, kuta perlajangen kap ndube
tetap ka nge kap kujuma , muro terus rani
katawari nari nge kam ngadi-ngadi
adi lalap nge kami man ongkosen
piah mentar buk bas takal, mata pe enggo ka la terang
oh bapa, oh nande gejab kami nge kerina e....

Genduari enggo mbelang juma kami itaneh perlajangen,
lanai man buron, lanai man seme en
e ta rani ndai bapa, mari dage nande beru surbakti
bage kal pingko-pingko kami anakndu sinterem
tapi lanai kal kam ngaloi nande, bapa
andiko lenget na e, andiko getemna e
kuga denga ningkami ngelebuh kam duana
genduari kam duana enggo bas sorga.....

Oleh Drs Mustahari sembiring sang muham.-
(JT)Pondok bambu istanaku, Sabtu 29 Juni 2013. 21:05wib.

PENGGALAH PATAH

Patah sudah penggalahku,
saat menggapai bayanganmu,
kerna menumpuk direlung membatu

Tak ada jalan mendekat yang terdekat,
kerna jarak yang kau bentangkan,
melemparkanku jauh kedasar keheningan,

Sungguh aku tak kuasa
apalagi saat kau tinggalkan aku dihamparan tak bertuan...

Tak pernah kusadarai jika kau setega itu,
merajam rebahkan semua harapanku...

kini patah sudah penggalahku ,
tak mungkin lagi menggapaimu....

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
(JT)Pondok bambu istanaku, Sabtu 29 Juni 2013. 21:41wib.-
( Kudedikasikan untuk sahabatku MIRA ANDRIANI )

SUUJON

Sulit bagiku meramu obat,
jika suujon terus kau bakar diburitan

Kutawarkan penawar dahaga, malah cuka kau kira
aku lelah menggendong susah, jika terus kau berulah

Aku merapat ketepi, mengapa terus kau iri
kupetik biola kenapa kau pecahkan sarang lebahnya
haruskah peduli pada ular yang menari,
jika diri pun serupa cobra mencari mangsa

Benahi tutur katamu, supaya nyaman ditenggorokan
jangan lupa membasuh hasrat jika hati sudah terpikat

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
(JT)Kota kembang , Minggu, 30 juni 2013. 15:30 wib.-

DUNIA PENUH BUNGA

Seperti manteramu, menikmati kemerdekaan
sepantas itu pula kureguk alam bebas, didunia penuh bunga

Setidaknya warnanya tak seburam gambarmu,
apalagi guratan disekujur jiwa masih sebersih awan

Sungguh langit terbuka,
pelangi telah meronakan nuansa,
jika beginilah adanya, aku pasti bisa melupa
pada sosok nisby pancarkan malapetaka

Segera kubenahi masa yang kelam dibelakang buritan
supaya jangan merembet kekemudi dihaluan muka
inilah rupanya selasih sewarna rasa
akan kucatat bila perlu terus kutambatkan

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
(JT) Kota kembang, Minggu 30 Juni 2013. 15:35wib.

BAWA AKU KE PASRAH BERSERAH

Aku tidak bermimpi
ini nyata dikedalam jiwa...

Bagaiman mungkin kupancangkan lagi..
penggalahku sudah patah kawan..

Tolong bawalah aku kepasrah berserah,
mengurut kembali penggalahku yang terlanjur rebah

Andai kusebut sebatang resah
jangan ditambah semakin pecah
jangan pula dibuang penggalah patah
bukankah dulu kita pernah sama sama bersusah payah

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
(JT) Pondok bambu istanaku, Sabtu 29 Juni 2013. 21:58wib.-

( Kudedikasikan untuk FRANSIUS I.A dan BHOTAK'S AG )

CINTA BERAROMA GANJA

Berani kau mengatasnamakan cinta,
tentang rasa yang tercecer dikantong pria
berhias senyum dibibir berbisa
kau puaskan mereguknya

Beraninya kau mengatasnamakan cinta,
tentang rasa yang tersisa dari rupiah sehabis kerja
melaknat nista seperti tak berdosa
diujung asmara dibalik rayuan penuh dusta

Beraninya kau mengatasnamakan cinta,
tentang rasa tertinggal dari bau asap seorang pejantan
dimana mana kau janjikan kenikmatan
sambil menyeka keringat berbau cuka

Cintamu rasa strauwberry, beraroma ganja
sarat candu dan racun berbisa

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
(JT)Pondok indah istanaku, Minggu 30 juni 2013. 08:09wib.-

LALU APA BEDANYA ?

awan ini menyakan apa aku sebenarnya?
mengapa selalu saja menatap kosong pada sehelai benang?
yang menyelinap pada bungkusan kusam yang tak terpakai ,
yang menunggu fajar dalam kediaman semata ,
menghindari katak yang tengah bermesraan pada gelombang tua ,
pinangnya berbuah meghadirkan tawa baru pada sepucuk embun , terbunuh !

lalu apa bedanya ?
patriotis saja bersembunyi di balik hujan ,

lalu apa bedanya ?
selalu saja menghargainya dengan kepingan dolar dan warna-warni rupiah,
selalu saja mengawal awan dan selalu saja menunggu hujan,
menunggu ruang sempit menjadi luas,
hingga asongan tak lagi meramaikan ibu kota,
sekian ribu warna-warni rupiah bergelar sarjana
sarjana begelar sarjana !

lalu apa bedanya ?
dalam nuansa ini kata menjadi budi dan ilmu menjadi buih,
panji-panji kesukaran akan rupiah,
daging sapi menjadi tikus,
dimanakah bedanya !

bendera kita yang selalu haus akan perang ,
perang komunis dan perang antagonis, hingga menuai tanya ?

lalu apa bedanya?
bahkan makin tumpul sekalipun kita tetap nyata ,
menghadapi perbedaan ,
satu kata dan beribu bahasa
bahasa gunung , dan kata lautan
bahasa sajak dan kata pemberontakan ,

lalu kemana rerumputan ?

padi usang yang menjadi kekacauan ,
dan padi usang yang menjelma menjadi kematian !

lalu apa bedanya?


Alex Wahyu 30 juni 2013
Uk-Kes
Padang, Sumatera Barat

BILLA

"Billla" aku mengetukmu
untuk aku persiapkan pemakamanku
"Billa" aku meracunimu
dari segelas embun yang aku titipkan untukmu

"Billa Billa Billa Billa"
"Billa" aku "Billa Billa"
aku "Billa Billa" aku
aku " BIlla" aku "Billa"

26 juni 2013
Alex wahyu N.L
Padang,Sumatera Barat

TINTA SYAIR KU

akan terus sperti ini ..
berpikir maju demi impian ku ini ..
mengebelakang kan duka hati ..
mengedepan kan cita cita yg telah ku inggini ..

jika semalam aku menangisi mu krn tlh pergi ..
maka hari ini aku akan tersenyum untuk ap yg telah terjadi ..
dn jika semalam aku merasa mati rasa ..
mungkin skarag semua sudah berubah menjadi bahagia ..

aku selalu berusaha agar menjadi apa yg q dambakan ..
hingga esok aku tak akan temukan penyesalan ..
aku memang akan terus berusaha agar menjadi insan yg d dambakan ..
karna itu sebuah kemenangan serta penghargaan ..

jadii aku akan tetap seperti ini ..
merangkul setiap pikir ku kdalam sebuah tulisan motivasii ..
agar hingga aku matii ..
aku akan tetap hidup d dalam omongan mereka yg berarti ..

TERTANDA : FItrii Anita Siregar .
Tanjung Balai, Sumatera Utara

LELAKI DI BUKIT ASMARA

Lelaki di atas bunga
harap langit turunkan hujan
namun tak asa berawal gulam

lelaki pencium bunga
harap wangi tak pernah pudar
walau tangkai: kering merapuh

lelaki bermata bunga
enggan biar kelopak terkupas
oleh musim kering angin kerinduan

lelaki berhati bunga
terus mendekap putik bergula
walau badai madu hadir mendera

lelaki dan bunga di genggaman
berjalan lurus di bukit asmara
dengan senyum dan untaian do'a

; hingga sampai di taman syurga.

Oleh : Alex Tanjung
Ciputat
30062013.

SIAPA DIA

knpa saat ini, hati slalu memanggil nama'y, sedang q tak tau siapa dia ..
dlam dunia gambar ku mengenal'y, hanya sbentar saja aku bercanda dengan'y, tp bgtu bhagia ku rasa ..
ku datang kala ia sedih hati'y ..
ku coba hibur, ku coba keluarkan senyum yg ia sembunyikan dari diri'y ..
smakin bhgia saat ku mampu melakukan'y ..
selang wktu berlalu, ntah krn apa, kini tak lg ku dengar kbar'y ..
kdtanganku slalu di abaikan'y ..
mgkin ia tlah lupakan q, lalu bgaimana dgnku kini, hanya bza menerima ??

Oleh : Frank Riyan
Wonosobo, Jawa Tengah

Selasa, 25 Juni 2013

INSPIRASI TIGA TAHUN YANG LALU

sebuah khyalan yang nyata ketika kesempatan itu datang menghampiri tak pernah terbyangkan sebelumnya, namun tuhan begitu adil pada hambanya.

ketika itu ku berdo'a, tuhan berikan aku sosok yang mampu membuat ku berani,semangat untuk menatap kedepan setelah kegagalan. akhirnya tuhan kabulkan do'aku. dia ajarkan aku berjalan sampai akhirnya aku bisa berlari
kemudian dia ajarkan kepadaku bagaimana caranya berinteraksi dengan sesama.

setelah aku bisa berjalan berlari dan mampu untuk sendiri disitulah saatnya tuhan ambil kembali titipannya padaku. padamu Tuhan ku memohon do'a agar kau bahagia disamping dia.. merindukan mu akan 3 tahun yang lalu disaat pertama kau motivasi aku..

akhirnya disadari,, Hargailah selagi dia masih ada sebelum Tuhan mengambilnya dari muu..


Oleh : Sasya Haby
Tanjungbalai, Sumatera Utara
IDE With Ade SH

MENUJU TITIAN ILLAHI

larungkan imaji dihijaunya dedaunan.
senyumlah seindah pelangi.
seribu bintang menghias malam.
layangkan setinggi angkasa raya.
segala cita dan cinta.
surgawi elok nan syahdu sebagai penguji.
janganlah lupa bermunajat.
kepada allah swt bergantung harapan.
segala rancangan telah ditentukan.
walau tak berbunga diduniawi.
bersemilah dihari kebangkitan.
dengan seri wajah yang nyata.
sucikanlah hati menuju titian ilahi.
semua pasti kembali ke azali.

by : zharif
surabaya

HARAPAN

Sebuah harapan .
akan kah ia akan dpt terujud kan ..
atas rasa keputus asaan yg mengelabuii ..
serta mata yg buta oleh mimpii ..

Oleh : FItrii Anita Siregar
Tanjungbalai,sumatera Utara

TAKKAN HILANG OLEH WAKTU

Kenangan mengorek kembali lukaku
membawa sosokmu bertahta dlm benak
jika cinta tak pernah nyata
tak mungkin bisa kurasa sesakit ini
kau yang membangun rasa sayang dalam hatiku
kau pula yang membangun kerinduan
yang mendalam dalam setiap ingatanku
takkan hilang oleh waktu

Karya,4lm4
Pondok indah jakarta selatan 22 juni 2013

MASA LALU

Lelah rasanya tetap menantimu
orang yang tak mungkin hanya memiliki aku utk hatinya
perasaanku terlalu berharga utk diberikan padamu
kiniku pergi meninggalkanmu
ku mulai lagi kehidupan baruku
membuang kantong sampah bernama
" masa lalu " yang selalu menyakiti hati
ku ingin melupakanmu dengan sederhana
seperti tatapan terakhir
kusembunyikan sedikit airmata
untuk menutupi luka

Karya,4lm4
Pondok bambu jakarta selatan 22 juni 2013

IBUKU SURGAKU

IBU....
Engkalah nafasku..
IBU...
Engkau lah hidupku.
Ibu...
Engkau lah surgaku.
Ridhomu...
Ridho sang ilahi.
Murkamu...
Murka sang ilahi.
Di setiap sujudku.
Ku ukir namamu di atas sajadahku...
Di setiap nafasku berhembus.
Tak luput kunyanyikan doa'' terbaiku. untukmu.
Belai kasihmu lembut
selembut salju.
Tutur katamu indah.
Seindah bunga teratai emas.
Oh ibu....?
Tersenyumlah.
Tak ingin raga ini melihat air mata mengalir di pipimu.
Setetes air mata menetes.
Berjuta-juta dosa aku dapat.

Oh ibu....?
Nafas mu juga nafasku
hidupmu juga hidupku
cintamu juga cintaku
karna engkau lah surgaku
baktiku untukmu slalu.

I lopz mam

hormatku
farel budak tak bermakna.
Tegalan, Jawa Tengah

TERPASUNG BAYANGAN MU

SEPERTI MATAHARI,..
REMBULAN
& HUJAN,...
YG TERBIT TUK M'CURAHKAN D'STIAP INSAN
TAK MEMANDANG MUKA
& TAK PANDANG BULU....

SEMPURNA MENERANGI JAGAT'NYA...
M'BUAT MATA TERBUKA OLEH PANCARAN KILAU'NYA
SERTA MENETAS MENYEJUKAN JIWA
YG SDG TERPANA,...
TERPASUNG LENA KASIH SANG PUJAN JIWA....

ENGKAUKAH ITU...?
YG SLLU HADIR DALAM LAMUNAN...
ENGKAUKAH ITU...?
YG SLLU MEMBAYANGI KATA-PIKIR JG DERAP LANGKAH.....??!!

JIKA MMG ITU ENGKAU...?!!
D'MANAKAH SENYUMAN'MU
YG MAMPU MERUNTUHKAN TEMBOK RATAPAN KINI...
& JIKA MMG ITU ENGKAU ....?!!
D'MANAKAH INDAH GEMULAINYA LANGKAH MU YG SANGGUP MEREDUPKAN SANG SURYA HARI
SRTA PURNAMA D'KALA MALAM....??!!

AKU SLLU MNANTIKAN ITU
SOROT TAJAM KERLING MATA MU
YG M'BUAT MATA HATI
BERADU PANDANG HNGGA MENUNDUK'KAN JIWA'NYA
KRN TAKJUB AKAN K'ELOKAN
SERTA KEJELITAAN'NYA DIRI MU.....


Oleh : Ivant Jacko
IJ ; Blora_Jateng / 12 : 50 WIB

PESONA RINDU

Sharian aQ tak tenang
Sprti org kebingungan
Pikiran Q tak karuan
Khawatirkan kamu di sana
Tak tahu apa gerangan
Mungkinkah di sana kau rasa bahagia
Atau maLah sebaLiknya

TLah Lama kita tdk bertemu
Tak pernah Q dengar berita tentangmu
Apa kabar kamu sayang, apa kabar kamu sayang

Aku kan terus mendoakanmu
WaLau tak Q dengar berita tentangmu
Apa kabar kamu syg, apa kabar kamu syg di
sana

Oleh : Mai Syarah
Medan,Sumatera Utara
Kiriman : Rasyid Sulaiman
Tanjungbalai,Sumatera Utara

BAHASA LANGIT/MATAHARI 132415 (14)

Gumpalan awan di langit biru
Bercerita kisah kita di 132415
Saat deras hujan bagai air mata
dan suyi lara bagai angin duka..

cerah mentari jadi wajah kita
melawan keterbatasan..
demi angan dan cita - cita"

Warna pelangi di langit biru
Hanya jadi saksi bisu kebersamaan kita..
Saksi kisah perjalananku denganmu
wahai sahabat kecil ku"
Saat perbedaan jadi keindahan
saat kesusahan jadi kebahagian"

Langit pun berbahasa
Dan bersenandung ria
Matahari serta menyinari langkah kita"
dan hujan meyejuk kan jiwa kita"

Lantunkan lagu rindu antara engkau dan aku
Oh Sahabat kecil..
Langit pun berbahasa
mentari pun bercerita"
Tanda bersuka cita
Sambut esok dimana kita kan slalu bersama
Selamanya…

Dan dengarlah, dengarlah slalu
Itulah semua tentang kita, kebersamaan kita"
cerita bahasa langit dan matahari...
untuk kita dan masa depan kita..

pertengkaran di masa kecil adalah hal indah yang tak terlupakan..
di mana raga jiwa meyatu dan melawan keterikatan"
wahai kau sahabat kecil....

by wira ara sudibyo.
Tanjungbalai,Sumatera Utara

KARNA MU

ku kejar bayang - bayang mu..
menerjang cakrawala yang tebal..
meghembus kan nafas yang beraliran darah..
dan menelan nanah yang membasahi raga. . . . .

pasrah dan lantang nya jiwa ini..
menghancur gemeruk tulang rusuk...
berbaur kelemahan.
dan berujung kepunahan...

bercik..bercik darah ..
dan rintih rintih kesakitan"
selalu kau keluarkan..
dengan wajah yang penuh luka...

tak kan adalagi wajah riang yang berembun..
deyut ini mati tercabik kusut...
mata ini henggan tuk terbuka..
dan kaki ini rapuh untuk berdiri..
semua cacat karna cinta mu...

by puisi wira ara sudibyo
Tanjungbalai,Sumatera Utara

MEMBENCI MU BAGAI TANDA CINTA INDONESIA

Langitku kini kian Memerah,
Tertutup Kabut Asap Haratawan,
Kebencian pun bergejolak,
Kemarahan Kian Membabi Buta,
Dan Kebodohan Menjadi Tameng Kemenanagan mu,
Bersama Senjata Negri yang kini Menusuk Tubuh ini,
Dan Engkau Tertawa di antara Gadis Belia,
Mencoba Membuka Kehancuran Negri ini,
Karana Darah Penderitaan Pejuang Menjadi Sia Sia.

Engkau Pemimpin Bagai Aib Negri ini,
Engkau Adalah Kangker keHancuran Tanah Persada,
Yang Menguras Kekayaan Alam Kami,
Hingga kini Kejahatan bagai menjadi Impian nyata,
Mereka2 yang Kian Kelaparan,
Ulah Karena Engkau Sakiti.

Aku Cinta Tanah Air Indonesia,
Dan ku Bagai tak dapat Lagi Bencikan Pemberontakan,
Karena Engkaulah Tanah Air KAmi Bagai Neraka,
Itu Karena Engkau Pemimpin Durjana,
Yang Tak Layak Lagi Untuk kami Cintai.

Aku Masih di Sini,
Lihat Dan Mendengar Ratapan Anak Negri,
Mereka Yang ada di Desa Pedalaman Sana.

By LUmbang KAyung

JIWA KU TERIKAT CINTA MU

seseorang yg dapat merasakan cinta ini..
hayalah seseorang yg memiliki rasa yg lebih untuk diriku..
dah dunia ku.,,..

hidup mu adalah jalan ku..
hidup mu adalah peyembuh luka ku...
dan rasa takut ku pun itu haya ada pada dirimu....
aku takut ke hilangan mu walau kau tak harap kan itu.
semoga kau tenang bersama ya di sana....

cinta ku saat ni.,>
terdiam bagai kan angin yg berhembus ke laut.,.,
dan tidak tau akan tujuan ya kmna.,

jadi biar kan lah aku terbang mencari titik arah angin yg telah di bentuk oleh kompas..........
dan berakhir di pangkuan mu....

sebuah nama adalah
sebuah perjalannan yg tdakbsa berakhir selamaya.,.,
masalaluku adalah tombak dari masa depan ku.,.,.
dmna aku merasakan hari-hariku.,.

begitu suka dan duka.,.
tidak meninggalkan yg lama...
tapi memeprbaiki yg baru.,.,.,
semangat lah wira ara sudibyo.,.

ku merindukan kasih sayank dari se'orang hawa...ku kan kmbli sblum purnama.
tuk menunggu dan menayakan cinta kita.

puisi by wira ara sudibyo.
Tanjungbalai,Sumatera Utara

SULIT BEROBAH

wew..........
menurut saya..
Lebih mudah meneruskan apa adanya, walau pun tidak mudah hidup dalam kesulitan.

Maka jangan ganggu dia yang sulit berubah, walau pun itu untuk kebaikannya sendiri.

Biarkanlah dia mengutamakan yang mudah sekarang, karena dia tidak keberatan
dengan kesulitannya.

by wira ara sudibyo
Tanjungabali,Sumatera Utara

TERKUBURNYA KEGALAUAN RINDU

Tiada Lagi Petang Menuju Pulang...
Karena Pedati Telah Patah Roda...
Dan Rindu 14 Purnama...
Kini Telah Berselimut Kabut Gelap...

Takkan Ada Lagi Sum-Sum & Nadi Yang Luluh Lantak...
Hilang Sudah Sakit Hingga Di Hulu Hati...
Dan Asa Kini Sudah Berdiri Tegap...
Bagai Sumur Yang Luber Airnya...

Lenyap Sudah Penantian Jawab...
Sirna Sudah Asa Di UFLARUNG CINTA...

Yang Terindah...
Bungkammu Tersahuti...

Oleh : Juank Hadapi

SEPERIH APA

Ketika Bibir Menyapa Dalam Kebungkaman...
Ada Setitik Cahaya Yang Turut Larut...
Dan Terbuai Didalam Rasa Keibaan...

Apakah Ada Bumi Yang Tak Basah...?
Bila Kiranya Hujan Itu Turun...
Memang Sudah Lumrahnya Cinta...
Yang Suka Bersulangkan Dengan Air Mata...

Kini Jiwa Tiada Daya...
Lisan Tiada Upaya...
Sebab Darah Yang Tak Nampak...
Terus Mengalir Tiada Henti...

Lorong Itu Sepi Dan Merindu...
Rindu Akan Canda Tawa...
Rindu Akan Sinaran Sang Purnama...
Yang Mampu Menuntun Langkah...
Dari Jalan Yang Sunyi Dan Gelap...

Asa Hanya Mampu Berpangku Tangan...
Diiringi Dengan Nyanyian Kematian...
Dan Setangkai Bara Panas...
Yang Hingga Kini Setia Digenggaman...

Oleh : Juank Hadapi
Tanjungbalai,sumatera Utara

UNTUK APA ENGKAU ADA

Apa gunanya engkau duduk Mendekam,
Sementara engkau ingin Berlari,
Apa gunanya Engkau Berdiri,
Sementara engkau ingin Itirahat.

Apa gunanya engkau diam Membisu,
Sementara engkau ingin berikan Ketauladanan,
Dan apa gunanya pula engkau Bicara,
Sementara engkau ingin katakan cerita Dusta.

Lalu untuk apa Istana dan duduk di Tahata nan Indah,
Sementara engkau ingin Menyendiri,
Juga untuk apa engkau menjadi Penguasa,
Sementara Kehidupan ingin engkau Musnah kan,
Dan Untuk Apa Engkau Ada ?.

Lihatlah Langit Cerah yang engkau Junjung,
Akan Ada Sinar Cahaya yang kan menerangi Jalan mu,
Dan Lihat Tanah yang kau pijak kini,
Maka akan ia berikan apa yang kau Butuhkan.

By LUmbang KAyung

CINTA

Cinta tiadalah kau semai
Diantara pilar pilar hati
Insan mengelana mencari
Serumpung hati yang digubah, untuk sebuah cinta yang rela

Kemana hendak tertambat
Sebelum direnggut cinta yang pasrah,
Duhai sanga cinta disini hampa
Disini sepi, disini kau harus ada ditepian telaga hati
Kepada Cinta akan lebih melengkapi bunga dan rusuk yang lain

Oleh : Dion-anak Zaman

NEGERI INI

Goblok memang negeri ini, nampan ditimpuk atasnya air, jatuhnya tak jauh,

Sekam mematikan pelor teror oleh para aktor dan provokator,

Hitam kecut manis kecamba, cekatan berbalik kata dan fakta, pengecut juga jika kukira sama denganku!

Perak kusangka
Emas disapu tipis kulir ari
Wajah berkelok dengan alisnya, bibir disogok dengan rumba rumba angka, aku lebih memilih minum arak karena hukum sebab aku mabuk berdasar

Oleh : Dion-anak Zaman

NAN ABADI

Enam hari selanjutnya,
Kembali menambatkan tali dan sauhnya
Sebelum matahari terbenam

Ada yang memungiti
Ranting ranting dedaunan
Segerah matanya yang bisu
Selebar senyumnya yang diam

Menerka hari hari
Yang dipapah remah air
Meniup seruling sendu
Menabuh tabuhnya serial
Dan ritual

Hanya dengan mantra mantra air pelupuknya
Hanya dengan tanah ketertindasannya enam hari dia berjalan menemui kejujuran nan abadi

Oleh : Dion-anak Zaman

MAHLIGAI CINTA

Semerbaklah bagai wangi wangi
Seindah, semenawan
Bila nanti kita dipisah letakkan bunga diantara pertengahan bulan

dimana kita pernah ada melukis manusia yang tanpa sehelai

Dihiasilah kita kisah
Pada cerita orang orang
Kepada legenda pertautan kemegahan mimpi yang kita bangun,
Mahligai Cinta ditanam pada taman hati dan jiwa kita

Bilakah kelak kita dipisah
Untukku kenanglah sebatang huruf,agar kau terbiasa

Oleh : Dion-anak Zaman

HIJAU TAK BERBUAH

Maaf,
harus kupotong cabang asa
sebab cuma berdaun hijau tak berbuah

Mengatakan hitam ya hitam, putih ya putih
adalah wujud kejujuran,
berbuku ketulusan

Merelakan, menerima tanpa syarat
tersenyum meski hati babak belur
adalah ikhlas senyatanya

Menyuarakan suara jiwa , tak suka
dengan nada setinggi biola
adalah garis nyata ketegasan

Sudahlah tumbuh dicabang yang terlarang,
ulat bulu dan semut hitam pula bersarang disana
tak ada jalan lain : singkirkan saja

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
Pagi di Pantai Akkarena, Sabtu, 21 Juni 2013. 05.02 wita.-\
Jakarta

MENATAP KEDALAM SUKMA

Duh Gusti Pangeran Welas Asih, Terima kasih
ruh yang mengawal hidupku telah KAU bangunkan,
menyeruak dari lembah kehinaan,
kini mampu berkata seperti warna aslinya,
meski luka tersayat disepanjang tali jiwa,
harus kukatakan : TIDAK, atas suatu kebathilan
jika tidak di mulai, kapan ada akhirnya
kini : inilah yang terbaik......

Pesanku : belajarlah menatap kedalam sukma,
mendengarkan halusnya sentuhan rasa,
jangan gelap mata, apalagi merasa tak punya cela
hidup hampa tiada guna

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
Di ketinggian Mercure,Losari, Sabtu 22 Juni 2013. 11:50wita.-
Jakarta

HUJAN DUSTA

Perih rasanya dihujani dusta itu...,
teriakanku telah pecah,
patah dilembah tak berdaya...

Tinggallah suara lirih memanggil harap...
adakah terdengar suara tersayat.....,

Meski sedahsat apapun angkara murka itu melanda...
tetap kuterima dengan ketulusan apa adanya...

luka akan terlihat dimana mana...
tapi lebih baik ketimbang sayatannya membekas direlung jiwa....

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
Di ketinggian Mercure, losari . Sabtu 22 Juni 2013. 12:13wita
Jakarta

LUKA PAHATAN MASA LALU

Sekarang waktu lengang,
dari kusutnya halang rintang
masih ada sesunggukan di penghujung kerinduan....

Teruslah melangkah
menjauhlah dari silaunya tipuan mata
luka ini adalah pahatan nista masa lalu

Jangan katakan tentang janji
sebingkai nostalgia meramunya dilipatan akhir
bagaimanapun rapinya menata hati ; tetap masih mendung
tutuplah catatan dengan kalimat keikhlasan....

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
(JT) Mercure - losari , Sabtu 22 Juni 2013. 21:42wita.
Jakarta

KEKURANGANMU

Kekuranganmu,
tak mampu membaca kata seperti adanya,
selalu mengeja aksara seperti hatimu bersuara
padahal hatimu selalu berdusta

Kekuranganmu,
tak mampu mengukur sikap apa adanya
selalu mengukur baju dibadanmu sendiri
padahal itu fitnah belaka

Kekuranganmu,
tak mampu mensukuri apa yang diberikan NYA
selalu merasa kurang atas segala berkat dan rezeki NYA
padahal hidupmu mulai ceria

Kekuranganmu telah berkali - kali coba ku isi,
tapi bagimu semuanya tak punya arti.....

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
(JT) Mercure - Losari, Sabtu 22 Juni 2013. 21:04 wita.-
Jakarta

PATAH TUMBUH HILANG BERGANTI

Sepertinya lorong waktu telah tersambung,
ada seberkas cahaya yang melanjutkan cerita lama
membasuh luka dan mengobatinya
melupakan tarian dusta
baru saja berlalu

Patah tumbuh hilang berganti,
membawa kepasrahan dan penyerahan diri
ingin ikut merambah ibukota, benarkah
keluguanmu membuatku terenyuh, ingin perbaiki nasib
terkulai dipelukan malam, hingga lupa
bersama deru ombak, nyanyian mesra
kita catat di Akkarena

Ada ragu bertimbang didada,
bagaimana mesti kuputuskan kata ;
kubawa atau tetap disana menjaga nostalgia ?

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muiham.-
(JT) Akkarena , Minggu 23 Juni 2013 . 06:15 wita.-
Jakarta

WAJAH PECUNDANG

Aku jadi pengecut
pecundang sial cuma taunya berbual

Aku jadi pembohong
pecundang kampung cuma maunya untung

Aku jadi psikopat berkarat
menari nari diatas jiwa yang sekarat

Aku ternyata telah menjadi budak iblis durjana
jiwa ragaku telah lama tergadai
bahkan mati rasa, tak tau arti berbagi
bagaimana aku ini....

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
(JT) Jejak tertinggal, Senin 24 Juni 2013. 07:27 wib.-
Jakarta

INILAH AKU

Aku tak punya kalimat perkasa,
apalagi untaian aksara penuh aksioma
cuma ini milikku,
catatan tertinggal dari rentang waktu panjang dan garang
mengkristal dalam kata,
tersaji apa adanya....

Aku tak bermaksud memintal benang kusut,
memantas mantaskan kalimat agar terhormat
pun meramu mantera mengikuti suara jiwa
pentas ini arena pribadi, lentera terangi raga

Tengoklah dengan mata terbuka,
inilah aku ; berwajah buruk tak pandai berhias
bermuka pias suarakan paraunya timbang rasa
suara hati hakiki meski tak berkelas...

Maafkan,
jika terus saja kusajakkan suara jiwa,
meski bernada sumbang mencemari udara....

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
(JT) Jejak tertinggal, Senin 24 Juni 2013 .08:06 wib.-
Jakatra

KALAM JIWA

Memenjarakan asa dilembah sandiwara,
adalah petaka yang berujung lara,
pada gilirannya menyayatkan luka

Tak mudah mengeja awan, tak cukup dengan aksara
ketika mendurhaka pada rasa, apapun alasannya
tinggal menunggu saatnya tiba : buah penistaan diri
hidup hampa, tak jejak selamanya

Tak kupahami simpul jiwa,
untuk apa berbuat apa ; siapa subjek siapa objek
separah itukah kalam jiwa, tak bersisa
tak kusangka : kembali kelembah nista

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
(JT) Gubuk persinggahan, Selasa 25 Juni 2013. 22:07 wib.-
Jakarta

PESAN DARI BONEKA

Kaca yang termenung
di palingkan cermin retak
bayangan itu berair mata
terpunggung mentari beku

wahai lukisan binar berbingkai arang
; "ku nikmatimu di hamparan limbah".

duhai bintang terbungkus gulam
; "hanya aku, tahu kau pecinta maya"

pesanku
; "salam karya, sastra nyata!".


Oleh : Alex Tanjung
Ciputat
25062013.

SEKETUK PINTU STASIUN TUA

Tangis bayi menindik telingamu
kejantanan, di sucikan
lalu menaut selingkar janji halal
; berjalan atas Surat

batu nisan membuncah di kening
pecah--menyerpih!
Cecerannya?
; ketuk pintu stasiun tua.


Oleh : Alex Tanjung
Ciputat
26062013.