. JENDELA PUISI: Oktober 2011
RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Minggu, 30 Oktober 2011

DO'AKAN AKU


Semestinya...
aku tak berharap terik
dalam riuhnya aku terpanggang
membara pada genggaman ramai

semestinya .....
aku tak berharap hujan
dalam resahnya aku kuyup
menggigil pada balutan hening

tak terasa langkahku terganjal kenyataan
tak terlihat gontai menapaki kehidupan

berat menuju mu
tak mulus mendapatkanmu
keberanian ku terganjal sumpah
tak kan bisa melangkah

doa kan aku
agar sanggup menghadapi semua
doa kan aku
dapat memeluk mu...

by : RIRI NUGRAHA NISA
Bandung

KASIH TAK BERWUJUD


Hanya akan mengotori hati ..
Dengan jiwa yang terluka ..
Tidak akan ada henti nya ..
Kalau masih ada benci ..
Hapus lah apa yang pernah ada
Sebentuk kasih yang tak berwujud
Jangan membenci atau dendam
Jangan pelihara luka yang ada
Sembuh kan lah dengan senyuman
Dan kedamaian yg ada ..
Biar lah aq yang terbuang ..
Jauh dari segala yg pernah ada ..

by : SINTA IRAWAN
Medan, Sumatera Utara

TABIR CINTA


Kibar Asmara terbit rindu
Kirab kasih tautkan hati
Senyum manis getarkan jiwa
Sungkurkan rintih dalam sendu

Hati riang bercampurkan gunda
Kerapkan rasa sebarkan cinta
Tuduhkan rindu kuatkan hati
Kumandangkan takbir cinta suci

Bilik hati kuatkan rindu
Asa mengulang sisihkan penat
Runtuh jiwa berdinding karang
Pekatkan fatwa penuh aksara

Resa hati berguling cemas
Sungkurkan gelisa di sudut hati
Asma cinta bertajuk sayang
Bawa melayang ke Alam nirwana

Genggam erat secerca kasih
Dalam puingan berkalam asma
Getir pilu selimuti awan hati
Dengan kumbara takbirkan cinta

***************************
Salam KaNgEn DaLaM DiAm.......!
***************************
TABIR CINTA
Oleh : Anie Inayah
Subang

AMORE MIO


Di mana pun engkau sekarang, janganlah gundah, janganlah gelisah
Telah kulihat wajahmu dan aku mengerti,
Betapa merindunya dirimu akan hadirnya diriku di dalam hari-harimu
Percayalah padaku aku pun rindu akan hadirmu
Aku akan datang, tapi mungkin tidak sekarang
Karena jalan ini masih panjang
Banyak hal yang menghadang
Hatiku pun melagu dalam nada angan
Seolah sedetik tiada tersisakan
Resah hati tak mampu kuhindarkan
Tentang sekelebat bayang, tentang sepenggal masa depan
Karang asaku tiada 'kan terkikis dari panjang jalan perjuangan, hanya karena sebuah kegelisahan
Lebih baik mempersiapkan diri sebelum mengambil keputusan
Keputusan besar untuk datang kepadamu

BY : MUHAMMAD TOYYIB
Jakarta

LELAKI PANTANG MENYERAH


Mungkin salahku
Telah Memasuki kehidupanmu
Yang telah berdua,
Namun semua ini takkan membuatku
Menyerah begitu saja
Meski harus kupertaruhkan semua,
Meski cinta harus membunuh hatiku,
Jangan kau sebut aku lelaki
Tak mampu dapatkan kamu,
Aku terlahir di dunia ini
Bukan jadi tuk seorang pecundang,
Aku terlahir sebagai pemenang,
Kan kurebut hatimu Darinya
Aku lelaki yang pantang menyerah
yang tak pernah berhenti mendapatkannya....

BY : MUHAMMAD TOYYIB
Jakarta

KELABU


diamku bukan berarti mati
pedih yg kurasa kian sesak menyedak
belenggu yg terus mengitar
tak pernah jauh dari hidupku
adakah butiran mutiara diseberang sana
yg masih tersisa untukku..
meski hanya kilaunya...meski hanya kerlipnya
biar kugenggam sebagai asa
dengan sejuta pinta
dengan sejuta aksara...
pahit yg kini kurasa pedih yg kini mendera
lepaslah sudah penaku
kugores tuk menjadi makna
beralas kanvas kelabu
bertinta biru semu
dampingi semu asaku



asal coret by:
Hendra Reivan Setyawan
Bogor - Jawa Barat

SHYMPONI HATI


nai jalani dunia yg indah
nai tapaki bebatuan yg tajam
nai lalui hidup dng sabar
mencoba untuk berada d jalan yg benar
silahkan apapun yg ada d pikiran kalian tentang nai
nai trima..
bukan ingin membela aplgi membenarkan diri sndiri
nai ga hrus brkta jujur
meski kalian sahabat..teman..sdra atau orng tua nai s x pun..
hny bs jujur kpd sang pencipta,,
DIA yg lebih tau dlm'a hati
yg lbih tau smua hdup nai,,krna dia jg yg akan mnjdi penolong nai
ALLAH SWT...

BY : NAINA HIDAYAT
Jakarta

MATA HATI


Pasanglah telingamu,
biar kau dengar jerit bathinku,
ratap kalbuku,
tangisan jiwaku.....
hingga kau pahami teriakanku yang tak bersuara lagi....

Bukalah mata hatimu,
biar kau lihat liku-liku jalan pengabdianku,
adegan penzoliman yang sistimatik,
like and this like nya pengambil keputusan,
pembunuhan karakter dan pembenaran atas ketidakbenaran...
hingga kau mengerti ,
berapa lama sudah aku dikebiri,
diasingkan dirumahku sendiri,
hingga nyaris sudah mati suri......

Aku adalah aku yang sudah tak kau kenali lagi,
tapi juga,
aku adalah sesosok manusia dengan sebongkah harapan pun cita cita
sejatinya sama dengan mu..

-----oleh Drs Mustahari Sembiring.------------------------------------------------
-----Makassar, 30 Oktober 2011. catatan tentang sejatinya sang lelana.---

LANGKAH LANGKAH GOYAH


Tak pernah henti langkahku,
meniti hari,
jembatan patah budaya negeri ini,
meski didepan gulita menghadang,
yakinku terus kubentang,
ada kecewa diatas kecewa , berbungkus dusta dibalik kuasa
ketika semua mahfum ,
atas ketidakwajaran yang sudah melembaga,
tak terhitung lagi bekas lukaku,
luka, terjerembab bianglala kebijakan
meski berkali kali kuteriakkan lolongan panjang help me..
semua memilih cari selamat sendiri sendiri,
dalam diam yang membiru, beku
gema rintih,ratap dan tangisanku ngambang dipucuk pohon mangga,
jatuh terkulai, cerai berai
terhempas diberanda asa
dihalaman rumahmu........

-----oleh Drs Mustahari Sembiring.---------------------------------------------------------------
-----Makassar, 30 Oktober 2011. catatan perjalanan yang tertatih tatih, patah asa.----

KEMBALILAH DUHAI SANG "ASA"


Getarkanlah kembali nada nada
seirama langkah sukma,
agar lentera kembali bersinar,
meskipun cuma sekerdip cahaya :
" duh...Tuhanku, nyalakanlah kembali lentera'
terangi jalan bagi "asa" ku yang hilang,
dibelantara pengabdian sebagai prajurit Bhayangkara.."


kembalilah duhai "asa"ku yang pernah hilang,
tercecer sepanjang trotoar, temaramnya kehidupan,
terpenjara sistem, ego golongan, gruop gruopan atau apapun sebutannya
biarkan bias bias membayangi tiap langkah,
mampukanlah ya Tuhan :
agar hati tetap tegar hingga akhir ,
saat buku besar kehidupan direntangkan,
dihadapan Hakim Agung Kehidupan....
mampukanlah ya Tuhan , agar menyatu asa dan jiwa

-----oleh Drs Mustahari Sembiring.----------------
-----Makassar, 30 Oktober 2011. catatan tentang hilangnya sepotong harapan.----------

KINI KUYAKINKAN,INILAH AKU


ditengah jalan pengabdianku aku terkapar,
dikeyakinan idelisme yang kukuh aku terjerat,
dimana mana aku tak tercatat,
aku,
prajurit bhayangkara yang mimpi tegakkan hati nurani,
namun tertinggal didepan sana ,
dibatas senja perjalanan karierku,
itulah aku kawan,
jangan lagi terus kau pertanyakan,
aku tak hilang, tapi tak ikut dalam hitungan
aku pemain, tapi absenku cuma penggembira,
itulah aku kawan,
jangan lagi dipertanyakan....

---oleh Drs Mustahari Sembiring.-----
---Makassar, 29 Oktober 2011. catatan tentang anak desa, berbintang satya lencana ---Bhayangkara Nararya.--------

KAU ANTARKAN AKU KEGERBANG PENCERAHAN


Ketika itu , dengan tersoek-seok kutelusuri jalan berlumut
mencari gerbang pencerahan ,impian tiap jiwa yang ngembara,
agar fokus derap kaki menyusuri jalan karma, suara hati,
aku tau, ketika itu sapamu ragu penuh tanda tanya
kerna jarak meregangkan jejak,nuansa yang berwarna warni
apalagi hadirku belum lagi lepas sewindu....
maka kusapa adindaku dengan bahasa serendah kalbu,
beruntunglah aku bak menerima lotre berhadiahkan jagad semesta,
betapa ramah tutur bahasamu, meneduhkan degub jantung saat itu
bahkan aku hampir tak berani menuturkan hasrat sebab bahasaku berkarat,
sekian lama terkubur hiruk pikuk ibukota, tertimbun tanggung jawab semesta
duh adindaku wahyu sumut : tak kutau apa jadinya gemuruh disukmaku,
andaikata tak kau ulurkan peta , buat kutelusuri menjabarkan warna jiwa..
meski tembangku dangkal magna, miskin tata bahasa dan kering beritanya...
tapi aku akan tetap berkata-kata ,berkarya sepenuh jiwa raga, tak ingin kau kecewa....
peta jiwa yang adinda berikan adalah gerbang kalbu,
jadi arena suarakan rintihan perih warna hidupku,
jadi tiang pancang tegaknya asa dan harapan baru bagiku,
jadi wahana saat kuteriakkan nada sumbang atas penzoliman jalan pengabdianku
jadi serat optik yang mengantarkan bahasa jiwa kepada simpulnya,
jadi jendela hati yang merepleksikan tautan pribadi,
jadi kaca benggala agar dapat kubaca siapa aku sebenarnya,
bahkan jadi apa saja layaknya tongkat sakti bagi sang pengembara,
dan menuntunku kegerbang agung merdekanya jiwa terpenjara...
duh , adindaku wahyu sumut kembara,tuntunanmu lentera bagi hidupku
bagaimana lagi mesti kuhaturkan terimakasihku, meski bukan itu yang kau mau
tiap kali penaku merajut kata, kutitipkan cinta kasih putih kanda buatmu,
agar kemanapun kaki kau jejakkan, lentera cinta putih dariku kumatraikan atasmu
jika ada yang berani merintangi jalan itu, biar kutetas hingga tuntas...
sebab ditiap langkah kakimu kutitipkan rindu putih yang sederhana milikku,
anak desa Diski,kecamatan Sunggal, tempat tersimpannya tali pusarku
semoga kau catatkan adaku dilembaran hidup kehidupanmu....
terima kasihku kuuntai hingga ujung usia menghentikanku....

-----oleh Drs Mustahari Sembiring. ------------------------
-----Makassar ,29 Oktober 2011. serat jiwa, tilik sandi untuk adindaku wahyu sumut -----kembara.---

SAATNYA HENING CIPTA


Dengan tertunduk kutekuk batang asa,
sedalam telaga sukma terus ke simpul nyawa,
betapa beruntungnya aku , masih lega menarik nafas
bahkan sesekali masih sempat menyantap makanan siap saji,
sementara ditiap sudut kota opera anak jalanan sarat peran derita,
DUh Gusti Pangeran Welas Asih, sungguh tak terukur adil arif MU,
buktinya: si GAGAY tikus negri, si RAJA MINYAK dari wetan sumatra,
Anggota Dewan yang terhormat, Politikus perompak hati nurani,
ABU SAYAB sang ekstrimis,
bahkan si PONIRIN maling itik desa sidodadi...semuanya KAU kasihi..
semuanya mendapatkan kesempatan yang imbang timbangannya,tidak ditangkap polisi
duh Gusti Pangeran Welas Asih, sungguh tak berujung KUASAMU mengaliri kehidupan
saat si GAGAY, RAJA MINYAK , ANGGOTA DEWAN YG TERHORMAT,
ABU SAYAB dan si PONIRIN
Batas enak cuma semulut, batas kenyang cuma seperut dan
ujung puas cuma seruas....
lalu, sedalam apa lagi aku harus hening cipta,
kalau semua tokh cuma kotoran dunia.....

-----oleh Drs Mustahari Sembiring-----
-----Makassar, 28 Oktober 2011. catatan sedalam mana hening ciptamu.-------

INDAHNYA PERSAHABATAN ( Sepasang Walet Putih )


seputih arti persahabatan sejati
kemarin....kini....dan...nanti

walau tak saling bertatap muka
tetap ada bersama
dekat di relung kalbu
dalam bingkai ruang dan waktu
saling merajut rindu
selalu..........
Oleh : Fatimah Siti
Kebumen, Jawa Tengah

INDAHNYA PERSAHABATAN


Malam hening sunyi, sahabat hadir lewat kata manis
coba menghibur hati yang sedang teriris

@>>
Jangan hilang senyum manismu tertelan kabut duka
lepaskan dukamu terbawa semilir angin malam diluar sana
yang kan menghembuskan dukamu di luasnya samudra
biarlah gelombang laut kan menghempaskanya
Atau....
titipkan saja pada angin lalu agar membawa dukamu
biarlah ia hempaskan jauh di bukit terjal itu
agar jatuh berkeping keping di atas segumpal batu
maka....
tiada lagi yang membuatmu terluka
tiada lagi hatimu duka

tersenyumlah selalu
manisku
wangiku
seindah warna warna
persahabatan kita

Tulisan : Amoy : untuk yang dihatinya.

( Andai ini untuk ku, betapa bahagia hatiku saat ini )
Oleh : Fatimah Siti
Kebumen, Jawa Tengah

UNTUKMU YANG SELALU MEMBUATKU TERSENYUM


Pagi yang cerah,
ada sebuah kiriman indah....
Andai saja ini untukku.....
kan ku simpan di relung hatiku
>>@
SEPI......
Itulah hari-hariku tanpamu
RINDU.....
tiap detik berlalu tanpamu
MAKIN RINDU...
jika tiada kabar darimu
jika tiada canda dan tawa darimu
SEPI dan RINDU...
walau tiada harap memiliki dirimu
jika hanya jadi shabat yang selalu ada untukmu
cukup memberi kebahagiaan untuk ku
RINDU....SEMAKIN ..RINDU...
Kemana perginya sang penghibur
Yang selalu ada saat hatiku hancur
Apa yang sedang terjadi padanya
semoga selalu baik dan bahagia


Tulisan Sahabatku : Amoy yang punya hati seputih Melati
Teruntuk yang ada di hatinya.
Oleh : Fatimah Siti
Kebumen, Jawa Tengah

NAK


Nak….
Aku tak akan membiarkanmu tegar seperti karang
yang lambat laun terkikis dan terpecah
Aku tak akan membiarkanmu Kokoh seperti gunung
yang entah kapan akan meletup
... dasyat melepas amarah mu yang terpendam

Jadilah air yang mengalir menuju laut
bergerak mencari mengikuti alur
menempuh semua penghalang
tetap berjalan hingga muara kebahagian

Nak…..
Engkau benih suci
Engkau murni, putih tanpa cela
Hanya tuhan yang tahu engkau akan menjadi apa
Hanya engkau yang menentukan akan menjadi apa

Engkau dapat menjadi Pohon kelapa
yang bermanfaat pada setiap bagian
menjulang tinggi tanpa kalut bercabang
memberikan makna pada setiap tindakan

Engkau dapat menjadi beringin lebat
yang dapat menaungi dan memberi keteduhan
memberikan kedamaian
mengakar menjalar pada setiap hati

Engkau dapat menjadi ilalang
hina bagi sebahagian orang
Hanya yang mengerti, betapa berharganya engkau
betapa berguna dan bermaknanya engkau
menjadi penyembuh dan pelipur lara

Engkau dapat menjadi padi
yang memberi kehidupan
dengan kesederhanaan tanpa pongah
berisi selaras rasa logika

Nak…maafkan
jika aku tidak dapat memupukmu
jika aku tidak selalu menyiramimu
jika aku tidak mampu melindungimu

Hanya doa yang dapat kupanjatkan
dapat melihatmu tumbuh
engkau menjadi orang yang bermanfaat
Apapun kamu….

by : RIRI NUGRAHA NISA
Bandung

AKU


Tidak tau harus berbuat apa ..
Karena aku bukan lah siapa2 ..
Dan aku bukan apa2 ...
Dalam hening ku merenungkan makna kehidupan
Untuk dapat berbuat manfaat ..
... Tidak ada yang dapat dibanggakan
Namun masih dapat menjadi harapan
Seiring berjalan nya waktu ..
Semakin temaram nya usia senja
Apa yang dapat ku perbuat ..
Agar di sisa usia masih bisa bermanfaat .

BY : SINTA IRAWAN
Medan,Sumatera Utara

SANG PENARI


Gemulai lembut gerak kan mu
Mengikuti irama nan gemulai ..
Kadang terlihat gerak kan yang penuh energik
... Lincah dan gemulai silih berganti ..
Sang penari ...
Kau hibur penonton dengan gemulai mu
Tepuk tangan riuh dan kau pun tersenyum..
Tapi ...adakah yang tau di balik senyum dan gemulai mu ...
Adakah yang peduli nasib mu setelah turun dari panggung..
Wahai sang penari ..
Kau masih tersenyum disaat bibir merah mu kelu tanpa mampu mengeluh
Kau masih bisa sumringah dengan beban derita mu

BY : SINTA IRAWAN
Medan,Sumatera Utara

DALAM DIAM


Dalam diam...
Inginku kau harapanku
Inginku kau semangat hatiku
Inginku kau berikan kebahagiaan walau sederhana padaku...!

... Kerinduanku merupakan perjalanan hati menuju hatimu
Tarikan nafas sedikit tersendat penuh asa
Harus di sadari semua ini hanya habatul qolbu yang berkata

by : ANIE INAYAH
Subang

Ya illahi robb...
Atas kasih_Mu
Jadikanlah cintaku hababul asnan pada_Mu
Biyarlah semua anganku Engkau yang tahu

Biyarlah dalam diam....!

By : ANIE INAYAH
Subang

TUAN PUTERI NEGERI IMPIAN


Pulangmu manja dapat membuatku terkapar lesu,
Ekor matamu seolah memberi hati,
Bening kupandang, dan kaupun hilang...
...
Bukan merayu,
Sebab aku tak berani menabur harap padamu,
Jatuhku pernah dalam,
Kinipun masih terdampar dihamparan...

Akh...
Indahmu mengagumkan,
Kusembunyikan dari lisan,
Ingin ku elus pipimu menawan,
Tapi kuyakin kau keberatan,
Andaipun tidak, aku khawatir laknat TUHAN...

Wahai bidadari hati,
Mungkin bagiku kau cuma bisa jadi tuan puteri negeri impian.

Karya : Wahyu Sumut Kembara
Sabtu, 29 Oktober 2011.
Tanjungbalai, Sumatera Utara.

NOMOR DIHATI


Perpisahan itu datang jua,
Pesawatku telah menunggu,
Begitu pula denganmu,
... Air matamu iringi pergiku...

Telah sampai aku sayang,
Bermukim kembali ditanah kelahiran,
Empat tahun kini berlalu,
Kabar darimu pengobat hati...

Tiap ada kesempatan,
Kuputar nomor itu,
Nomor yang menghubungkanku padamu,
Atau kuhantar pesan singkat,
Bertanya ini dan itu,
Kadang menangis atau tertawa bersama...

Perbuatan ini terasa wajar,
Padahal kita mungkin tak dapat lagi berjumpa,
Entah aku menanti apa,
Ataukah aku yang masih belum juga siap,
mengucapkan 'SELAMAT TINGGAL' kepadamu.

Perbuatan ini terasa wajar,
Dan nomor itu hingga kini masih tetap kuputar.

Karya : Wahyu Sumut Kembara
Minggu, 23 Oktober 2011,
Tanjungbalai, Sumatera Utara.

ALINEA KU DIBUKU HIDUPMU


Aku melihat paragraph hidupmu tersusun penuh arti,
Menuntun penamu untuk terus,
Menjadikan buku kehidupanmu gemilang seterang bintang..
...
Entah aku ada dialineamu atau tidak sama sekali,
Yang pasti aku pernah tersurat dalam buku hidupmu,
Walau hanya tertulis sebagai setitik noda hitam...

Engganmu pernah menggoreskanku sebagai pengganggu,
Itu hal yang wajar,
Sebab aku adalah susunan tulisan yang tak teratur,
Kadang muncul setelah spasi,
Atau mungkin tak pernah ada sama sekali.

Karya : Wahyu Sumut Kembara
Rabu, 27 Oktober 2011.
Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Sabtu, 29 Oktober 2011

SEPIKU


Dalam gelap kucari byananganmu..sesosok tubuh yang sangat aku rindukan..
Aku ingin terdiam...aku meneteskan airmata demi mmbunuh sepiku...
Kapan........???
Kapan Semua ini brakhir....
Sepi tarasa mnyayat hati...
Aku ingin mlupakan sejenak beban deritaku....
Sampai kpan aku harus mnulis bait demi bait kalimat sepi ini...
Tak sanggup aku berjalan sendiri..ada apa dengan hatiku......????? Knpa sedikitpun rasa ini tak bisa pudar....
Sepi yang bgtu mnyayat hati....

By: watimah henia sinfullpratama

Ponorogo

JATI DIRI


Terkadang kitA tersenyum hanya untuK sekedar menutupi LuKa hati...
Terkadang kita juga tertawa hanya untuk mengobati kesedihan daLam diri...
Ada KaLanya kita meLangkah deNgan penUh yakiN...
Sedangkan perasaan goyah Tak menentu..
BiLa menangis Tak seorang puN tau...
KarNa Semua deMi Jati Diri...
SiapapuN kita....Dan dimanapuN kita....
Langit tetap dijunjung....
TaNah tetap diPijak...
SeLagi kita hiduP laNgkah mesti diterusKaN...
JangaN perNah mnyesAL deNgan Nasip sendiri...
KarNa kita adaLah hamba TUHAN yang sedang diuJi.....

By : watimah henia sinfullpratama

Ponorogo

DUMAY KU


Sejenak terhenti dipersimpangan
Derap langakah penuh semangat
Menatap arah tetapkan tujuan
Melangkah pasti dengan yakin;

Dunia maya dunia hiburan
Penghibur rasa curahan hati
Kala hadir tanpa undangan
Saat pulang legakan hati;

Berbagi rasa jangan berdebat
Jika berdebat lahirkan dendam
Cari sahabat mendapat musuh
Sungguh hidup tak ada arti;

Jangan sekali-kali mencari musuh
Menghindari musuh bukan pengecut
Indah mengalah tak berarti kalah
Jika kemenangan tak memberi manfaat;

Terik mentari tersenyum malu
Anjing menggonggong sepotong tulang
Sambil tersenyum tersipu-sipu
Samaran diri ungkapkan hati;

========================
SALAM PENUH CINTA UNTUK MU
SAHABAT-SAHABAT DUMAY KU,
========================
*********BY. PANGERAN FAJAR*********
Oleh : Pangeran Fajar
Jakarta

UNTUKMU SAHABAT


SEBRKAS SINAR MEREKAN NUN JAUH DI UFUK TIMUR
SEPOTONG HATI DARI KEJAUHAN TAK BERANTARA
MENGUCAPKAN KERINDUAN SAAT TERJAGA............

SELAMAT PAGI DUMAY YANG MEMPESONA
SELAMAT PAGI SAHABAT-SAHABAT TERKASIH
MEMBAGI KASIH MENYAMBUNG RASA PERTALIAN

HARI YANG INDAH MEMULAI AKTIVITAS
HARI SERIBU HARI YANG SELALU MANANTI SETIA

TERIRING SALAM PANJATAN DOA SENANTIASA
SUKSES SELALU BERMANFAAT MENYERTAI SAHABAT
SEGALA RAHMAT LIMPAHAN BERKAH TERCURAH
KEBAHAGIAAN DIRI JUGA BERSAMA SELALU INDAH

==================
SALAM HANGAT,
PANGERAN FAJAR
==================
Oleh : Pangeran Fajar
Jakarta

Kamis, 27 Oktober 2011

WANITA


Bukan kecantikan yang di nilai dari seorang wanita, tapi saat kesetiaannya teruji, kemurnian hatinya tak tertandingi, ketulusannya menerima pasangannya dengan segala kekurangan dan kelebihannya, yang memberikan hidup dan hatinya serta mempercayakan nya tanpa ada keraguan. Itulah yang membuat wanita menjadi berarti bagi Pasangannya.

BY : INDRA MINKA
Tanjungbalai,Sumatera Utara

MENIKMATI HIDUP


Hidup ni gag selamanya berjalan dengan mulus
Tapi hidup ini harus selamanya dinikmati
Jangan pernah sia-sia kan hidup ini
Banyag org yg masih pengen menikmati hidup
Alam yang bebas,udara yg sejuk,panorama yg indah serta yg lainnya
Merupakan kenikamatan tiada batas yg mesti kita nikmati
Hidup tenang merupakan idaman bagi setiap manusia
Hidup bahagia merupakan impian ,
Tpi ingat gag selamanya itu bsa kita nikmati
Selagi bisa untuk mencapainya maka capailah
Hidup ini mesti bsa menjadi lebih hidup lgi :)

by : ALIL KURNIAWAN SIREGAR
Medan,Sumatera Utara

AKU TAK PERCAYA


Malam ini aku resah dan gelisah
entah kenapa perasaan itu tiba tiba datang
aku hampir tak percaya dengan apa yang ku lihat
ternyata kau berdusta

Apa arti sebuah kepercayaan
kalau ternyata kau tak setia
kau bermain di belakangku
di saat aku tak bersamamu

Itukah yang kau beri untukku
sebuah kebohongan dan kepalsuan
kau balas semuanya dengan kepura puraan
sungguh aku tak percaya padamu..

By Pratiwi Dinata
Bandung.

BERTAHAN


Biarlah semua berlalu bersama waktu
aku tak ingin mengulang kesalahanku
meski aku tak sengaja melakukannya
tapi ku akui itu salahku

Semua terjadi saat aku terluka
ku ingin mencari kebahagiaanku
tapi aku salah melangkah
hingga aku terjebak dalam cintamu

Dengan perasaan kecewa
aku terus bertahan untukmu
dan berharap ada keajaiban untukku
agar aku bisa mencintaimu lagi...

By : Pratiwi Dinata
Bandung.

SURAT DARI TAUTAN HATI


Hatiku mendesah Tak tau harus ucap apa....????
Iyaaaaaaaa bgtu Tak menentu ketIka seorang pak Pos memberikan sebuah Surat untukku....
SeMakiN aku pegang Surat itU SeMakiN piLu hatiku....
Mendung knpa masih juga mnyeLimuti hatiku
DeNgan tertunduk Lesu aku buka isi Surat isi....
Mataku berkuNang-kuNang dadaku semakin sesak....
Satu Demi satu ku eja setiAp makNa kata2mu....
Bait Demi bait kubaca deNgan derai air mata....
Oh Tuhan....
Kau anugrahkaN Dia padaku TApi kau juga ambiL Dia dariKu.....
lengkap sudah deritaKu ketIka kau berIkan Surat trakhirmu padaku.......
Kau tItIPkan aku pada sang ILLAHI ROBHI
kau pinta aku untUk kuat tanPamu....
Pesan apa iNi.......??????
ItU tanyaKu daLam hati........
Surat apa Ini.........??????
Hatiku hancuR seKaLi Lagi......
Kertas itU basah deNgan Air mataku....
SaLah siapa Ini.......
TakdirkAh ini........,
Atau HuKuman buatKu...........
TApi satu penjeLasan teLah Aku terima..
Dari Surat yang penUh maknA...
Cintamu KaN abadi.........!!!!!!

By : watimah henia sinfullpratama

Ponorogo

PINTU MAAF



Sudah ada pintu maaf yang terbuka ..
Karena hidup masih harus ''Saling belajar dan mengajar..
''Saling bimbing dan membimbing ..
''Saling asa mengasah ....
''Saling ngerti dan mengerti ..
Karena hidup itu akan terasa indah kalau ...
Saling mengajari ..
Saling membimbing ..
Saling mengasah ..
dan Saling mengerti ..dalam bersilaturahmi ..

by : SINTA IRAWAN
Medan,Sumatera Utara

KETIKA HATI TERLUKA


Kuterima kata kasar dan fitnahan keji itu dengan lapang dada
Ku lakoni perkerjaan yg kau perintah kan..
Ku urus semua kewajiban ku ...
Ku selesai kan semua apa yg menjadi tanggung jawab ku .
Tapi ...lacur...apa yang kau perbuat pada ku
Masih juga belum puas kau menyakiti ku ..
Hati ini bukan lah batu...
Yang keras membatu ketika ada yg melukai
Tidak pernah aku meminta dan mengemis pd mu
Tapi kau sudah kelewatan pada ku ..
Ingat lah ...masih ada Allah yang akan membuat perhitungan
Kesabaran dan ketegaran ku menghadapi mu
Kuterima semua apa yang kau lakukan padaku
Hanya pada Allah aku mohon perlindungan ..

by : SINTA IRAWAN
Medan,Sumatera Utara

TERMANIS


menggapai
membiru semburat kasih
membeku menatap bara
tanpa arti, tanpa mimpi
menerawang tanpa rasa..

mendaki hingga tepi
terjatuh tersungkur tak pasti
hingga terpana
terlekat dalam benak....

Aku cinta kamu

memejamkan mata
enyah lah barang sejenak
biarkan terlena sesaat, biarkan tanpa bayang mu sejenak
sapa lah aku dalam tidurku, senyumlah dalam mimpiku

biarkan esok hari...
dapat kupandang wajahmu...
berseri...termanis ..dalam hidupku

by : RIRI NUGRAHA NISA
Bandung

TEMANI HATI


kulepaskan kepedihan dari hati ku
bergelora semangat menapaki jalan hidup
Tatkala lelah dalam perjalanan
Mengingatl diri mu sebagai teman hati

Cintamu membuat terlena
Cintamu membuat terbuai

Pejamkan matamu perlahan
singkapkan jendela hatimu
Raih tanganku
usap air matamu

Ingatlah diriku
Doa kan diriku
Yang akan menemani hatimu

by : RIRI NUGRAHA NISA
Bandung

SUARA HATI, KEBENARAN HAKIKI


Saat kubuka seluruh penutup aura,
tak perlu sungkan, katakan dimana cacat cela ku
meski agak janggal karena berbeda dengan lazimnya,
tapi sungguh aku tidak berpura pura, apalagi bersandiwara
apa yang terbaca, itulah suara jiwa
tak ada isyarat rahasia tersembunyi disana,
bacalah yang tersurat, ejalah dengan hati yang tersirat
pakailah kacamata sanubari, inilah seni, kata bersayap puisi
bila teliti : ia menyentuh hingga dasar hati,
bila seadanya : ia mengambang diudara
apa yang terbaca, itulah suara jiwa
apa yang tersirat, itulah kebenaran hakiki suara hati...
tembangku sederhana, apa adanya,
tak ada tilik sandi apalagi senjata rahasia , disana
bila ada yang terluka, tak ada niat menyayatkan duka
tapi, terimalah permohonan maafku,
atas alfa, sengaja atau culfa
kerna aku masih bayi yang belajar berdiri,
mencoba berjalan tertatah titih,jatuh dan bangun lagi
pasti langkahku goyah, kakiku kerap tersandung
bahkan membuat porak poranda tatanan ethika,
sungguh, apa yang terbaca, itulah suara jiwa.....

-oleh Drs Mustahari Sembiring.----
-Makassar, 27 Oktober 2011. catatan kebenaran hakiki suara jiwa

NIAT INGSUN


Ada daya yang melemah saat kusapa penuh suka,
ada hati yang merana saat kutata dengan jiwa,
betapa makna sulit dibaca,
manakala pondasi berlumuran sak wasangka,
jiwa seni akan limbung terima sanjung,
jiwa seni akan gemilang bila terima sankal silang,
sungguh, niat ingsun putih kasih
agar pribadi tegar bagai teras jati,
tapi alih isi berbalikan dari niat hati,
inilah sangkal silang kata, bahasa dunia
sejuta wacana terjemahannya, hak pribadi siapa saja
maafkan niat ingsun yang tak sampai ke tujuannya,
tapi jangan dijadikan bara yang mengganjal kreativitas,
luruh hatiku, ciut nyaliku, berguguran warna kebersamaan
biarlah kusunting menjadi pelajaran, tak kan kuulangi...
inilah aku yang tak kau kenal....

-----oleh Drs Mustahari Sembirng.-----
-----Makassar, 27 Oktober 2011. catatan tentang gagalnya sebuah niatan .----

MANTERA PANDAWA LELANA


Duh adinda,
sontak kagetku gelegar mantera yang adinda asmakan,
menyadarkanku dari lelah yang meliliti asa
mantera yang adinda ucapkan menumbuhkembangkan nyali yg terkungkung,
meski terseok seok, akan kucoba tetap tegar
kan kurayapi jalan karmaku seiring tembang mantera adinda
aku mahfum kini, tak ridho bila kutakar kuasa sang Ghoib...
tapi sebagai ciptaan dari tanah liat, hatiku galau, jantungku risau
menatap kedepan nyaliku pilu, kakiku beku...
betapa jauh kini aku tertinggal dari seangkatanku,
padahal tak kutau dimana alfa, culfa atau sengajaku
dan tak seorangpun bersaksi atas dusta , lalai atau cacat celaku -
menjalani pengabdian
salahkah aku bila putih kukatakan putih,
aibkah itu, bila ku meradang garang membela kebenaran
berdosakah aku bila kutegakkan garis lurus kesepakatan...
kenapa disepanjang jalan yang kulalui terpasang perangkap teraksimilasi
dan ketika aku sadar, aku telah tertinggal didepan
penzoliman ini sungguh tersistimatik, terurai sepanjang pengabdianku
bicaraku fakta, faktaku berbukti adanya,
tidak hanya suara sumbang anak bangsa kehilangan pekerjaannya,
ambillah semua yang semestinya kumiliki, tapi jangan bunuh masa depanku
jangan patahkan cabang dan jangan kebiri ranting generasiku
salahkah aku kalau didunia maya ini kutelanjangi asliku ?
patutkah kuterima hukuman atas apa yang tak pernah kulakukan ?
kalau mulutku diam , siapa pula yang mengerti nyatanya penzoliman ini ?
kalau tanganku berhenti meneriakkan suara hati,
apa jadinya generasi dibelakangku waris mewariskan ketidak benaran ini,
ya..ada sang Ghoib yang akan mengembalikan warna sejatinya,
tapi bukankah kita mesti berusaha, tidak cuma nerimo semata...
mantera pandawa sang lelana kirimanmu, kusimpan jadi benih ulu jiwa
kelak kan kuurai dalam kisah mengurai tali jiwa,
meski air mata pembasuh duka lara,
kusunting tembangmu dalam wadah kahuripan suarga loka,
Sang Ghoib jualah yang melurusklan kebenarannya,
kepada NYA kita berkiblat, memasrahkan jiwa raga...
terima kasih adindaku wahyu sumut, disepanjang karyamu kutitipkan cintaku..

---oleh Drs Mustahari Sembiring.----
---Makassar, 27 Oktober 2011. catatan kecil atas mantera adinda wahyu sumut,
--- dalam sajak " NAMAMU TETAP HARUM... "

KUKATAKAN APA ADANYA


Putih,
kukatakan putihku apa adanya, tapi kau buang muka
sejuta sinis ngambang dibibir,
jelas terlukis dalam sikap dan tata bahasa..
ya, tak mudah bagiku menata puing hati
apalagi putihku tak seputih mutiara jiwa,
kerna cuma segitulah yang aku punya....
hitam,
kukatakan hitamku pekat adanya, tapi kau malah murka
sebab kau kira aku menghina,
nyata itu dalam sikap dan perlakuan saat bersua,
ya, padahal kukatan jujur tak hendak pura pura
memang begitulah warnaku dulu, tak perlu aku malu
meski hitam kita berbeda tapi toh aku tak selugu yang kau duga,
kerna jalan karma itu memang harus kutapaki, tak ada jalan lainya
jadi, kenapa harus berdusta......
kukatakan seadanya, kau takar penuh curiga
kulukis gambarku sebenarnya,katamu lukisan illusi semata
kubersikap apa adanya, kau bilang cuma sandiwara
kulkakukan semua wajar semata, ah...cuma siasat penjerat jiwa, kau kata
bagaimanapun upayaku mencatatkan warna, tidaklah ada gunanya
ketika semua pondasi dilandasi aksioma,
bahkan udara sudah ditaburi nuansa tak percaya...
mesti bagaimana lagi caraku menuturkan warna jiwaku,
saat hitam, kukatakan hitam
saat putih, itulah putihku
tak pandai kubumbui bahasa,
agar tak jadi beban sepanjang usia menjemput asa,
inilah aku apa adanya, sesungguhnya....

---- oleh Drs Mustahari Sembiring.--------
----Makassar , 27 Oktober 2011. Catatan tentang : inilah aku semestinya.-------

KUTEBUS KEJUJURAN DI KALBU


Sumpah atas nama diriku untuk diriku,
Bahwa bukan aku yang mencabut pohon asa itu,
mana mungkin kulakukan, kemarin saja masih kubelai sayang
dan dengan hati kusirami keringnya jerami,
kenapa menuduhku dengan keji, padahal tadinya suka setengah mati
tak perlu rasanya menampi jerami,
kerna ujungnya terpaut kesana sini,
inilah yang kueja sejak semula,meski terbata- bata
malah dikata rayuan penyebar cinta,
nyatanya ada luka tersayat tanpa pisau ,
lalu siapa kita sangka pelakunya ?
kalau bukan kita berdua ya....
itu sudah karma....

----oleh Drs Mustahari Sembiring.-------------------
----Makassar 26 Oktober 2011. catatan kekehnya egoisme membatukan kalbu.-----

MENANTI ASA


Sunyi jalan karena terik yg terbahak pada aspal...
Menggetarkan langkah bocah kecil bertelanjang kaki...
Dengan tubuh keringnya tak mampu lagi berpeluh..

Astaaggaaa bocah itu berteriakkkk..namun tanpa suara..
Tertawa serak dengan retakan rapih pada bibirnya...

Dari sorot matanya yg terbelalak..congkak wajah menatap langit seolah2 berteriak...

TUHAAAANNN SEJAUH APA LAGI HAMBA DIKELILINGI FATAMORGANAAAA...

Ya..
masih tanpa suara..
jejak debu pekat pada ujung matanya jelas menyampaikan pesan..

by : RYAN NUGRAHA
Bandung

SUJUD HATI


Di penghujung malam yang hening
Awan cerah iringi munculnya fajar
Semilir angin sepoi menyelinap dalam bisikan hati
Sambut pagi yang cerah dengan senyuman

Riang hati bersuka cita
Canda gurau dengan amalan
Sibukan diri dengan lakunya
Tata diri dengan iman

Pagi kembali datang kembangkan hati
Kembali nikmati aktifitas
Siapkan dinding sabar dan ikhlas
Tuk jemput rejeki dengan senyuman...

by : ANIE INAYAH
Subang

Selasa, 25 Oktober 2011

AKU


Aku adaLah aku...
Yang Tak mau disamakan deNgan siapapuN krna ya bgiNiLah aku....
Yang ingin seLaLu tegar Dan kuat...
TApi.......?????????
Disuatu Masa Aku bnar2 sendiri kaLa itu
Merasa terabaiKan Dan Tak seorangpun Yang
Tau teNtang kesendirianku..
Apa Ini yang dinamakan takdir Atau suatu peran yang harus kujaLani...
Dan mengharap akhir yang " Bahagia "..
Iyaaaaaaaa itU harapanku.....
DeNgan Langkah sikap Dan tuJuaN pasti kuawaLi hari..berharap kesuLitan Tak Akan datang menghantui...kutentuKan Misi Demi masa depan yang pasti...
TApi apa yang terJadi diteNgah2 Lngkahku..??????
Aku masuk kedaLam dunia yang Tak perNah ku mengerti..kehiLangan orang yang sangat berarti daLam hidupku...
Ini seprti mimpi bagiKu TApi mimpi itU teLah mnyadarkanku bhwa Ini keNyataAn...
Aku....
Aku hanyaLah ingiN Lari Dari keNyataAn mimpi itU...aku beLum siap kau tinggaLkan itU hanya itU yang Ada dLm pikiranku...
Aku hanyaLah seorang pecundang yang takut Akan kehiLangan Dan ditinggaLkan..
KIni berLahan Lahan aku bangkit Dari asaku...
Yang kIni mncoba merangkai mimpi Dan harapaN yang pasti...

By : watimah henia sinfullpratama

Ponorogo

KEPADA LAUT


Laut yang maha dalam
Aku tak tau betapa sunyi dasarmu
Yang kukenal hanya riak yang bergetar pada wajahmu
Kau sembunyikan badai dalam ketenangan yang syahdu
Dan kau hempaskan aku dalam alunan nafasmu

by :CRISTRIDOARNI CRIS
Medan,Sumatera Utara

MENGAPA?


Mengapa diam seribu bahasa..
Mengapa diam tanpa kata ..
Mengapa diam tanpa sapa...
Alur cerita semakin tak jelas..
Dalam diam yang menyakitkan.
Hidup bagai kan pada dua sisi mata uang..
Yang berbeda tiap sisi nya,,
Mengapa selalu bertolak belakang
Seolah tanpa kompromi yg akan menjelang..
Seribu pertanyaan pun tak akan ada guna..
Karena kau akan bungkam tanpa jawaban.

by : SINTA IRAWAN
Medan,Sumatera Utara

CINTA TANPA BATAS


Yang indah nya hanya sementara..
Yang abadi adalah kenangan nya..
Yang ikhlas hanya dari hati nya..
Yang tulus hanya dari sanubari nya..
Tidak mudah mencari yang telah hilang ..
Tidak mudah mengejar impian ..
Namun yang lebih susah mempertahan kan yang masih ada
Karena walau sdh tergenggam namun bisa terlepas jua.

by : SINTA IRAWAN
Medan,Sumatera Utara

KEINDAHAN HIDUP


Sahabat..manusia menjadi dewasa dan besar karena mampu beradaptasi..mampu membuka mata..
sebuah kritikan yg ada bukanlah karena alasan muak..melainkan ada rasa bertanggungjawab mengajak para sahabat sekalian mencintai dan menikmati luasnya realita kehidupan..
cinta dan kasih sayang memang begutu luas keindahannya..
namun keindahan hidup jauh lebih luas dari hanya sekedar cinta..
jadi mari bergejolak dan mengexplor keindahan hidup..

By : RYAN NUGRAHA
Bandung

TERPAKU


ma'afkan jika penaku malam ini seakan tumpul tak bermata..
saat kubaca coretan seorang sahabat yang membuatku terbelalak..
penanya begitu tajam menusuk jantung.. menggores sukma..
tentang hasrat, damba dan gairah bak lahar panas membara..
yang siap membakar.. menerjang setiap jantan yang menyemainya..
amarah dan puncak asmara menyatu di danau persenggamaan..
dan akupun luruh.. terdiam.. terpaku.. tanpa suara..

by : ACE GUNAWAN
Bandung

WAHAI SAHABAT


Wahai sahabat pecinta seni dan imajinasi..
terunduk dan hanya melihat dimana langkah terhenti biarkan sesa'at dinikmati..
untuk selanjutnya menatap kedepan..clingaaaakkk celingukkk melihat keadaan dan melanjutkan perjalanan..

mengingat taman yg pernah dilewati teramat sulit untuk melepas senyum..
padahal tentunya lumpur kotor..udara pengap..malam yg gelap..malam yg gemerlap..
disitulah mata dan kaki akan liar manja..
jadi knapa hanya membuka kisah taman sedangkan kita hidup beralaskan debu..

By : RYAN NUGRAHA
Bandung