. JENDELA PUISI: Januari 2012
RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Selasa, 31 Januari 2012

MARI MENANGIS MUTIARA KU


Setelah malam membalut Duka
Datanglah siang menuntut Berkah...
Dua mutiara yang ada disebelah ku tak mengerti duka
mutiara itu hanya tau memancarkan sinar tak berdosa
akankah perlu Ku ajari duka....?
hhmm
Ku pandang dengan penuh kasih dan hiba..
"maafkan aku mutiaraku,,,
aku tak sempurna membahagiakan mu
marilah menangis bersamaku...
Kita arungi samudra ini walau tanpa perahu
Kita adalah ciptaan Tuhan yang genius........
tunjukkan,,,bahwa tanpa perahu pun kita bisa sampai ketepian pantai"

Ruang Kerja Seni...
inilah persembahan ku

by: Ade N.
Tanjungbalai,Sumatera Utara

SI KECIL YANG MALANG


Nyaring suara tangis mu ...
Menghentak di keheningan malam
Jeritan yang memilukan ...
Suasana malam berubah ...
Yang semula sepi mencekam ...
Menjadi gemuruh suara orang

Anak siapa itu ...?
Yang menangis pilu di tengah malam
Tergeletak di pos ronda yang sepi
Tanpa ada orang yang tau ..
Anak yang malang ,..?
Siapa orang tuamu ?

Kau di tinggalkan dalam dinginnya malam
Menahan lapar dan haus ...
Dengan jerit yang memilukan ...
Kau coba untuk cari pertolongan
Duhai anak yang malang .....
Dimana kah ibu bapak mu ?

Sikecil yang malang ....
Masih ada yang peduli padamu ...
Dengan penuh kasih sayang ...
Seorang wanita tua mengangkat mu ..
Dengan penuh kasih memeluk erat tubuh kecilmu
Allahu Akbar .....

Oleh : Dyang Uthy Sinta
Medan,Sumatera Utara

SEPIKU


Walau tak seindah bintang,
tak secerah mentari,
ku tetap bertahan dalam sepiku........

Waktu yang terus berputar
Mengiringi setiap kisahku,
Rintik hujan basahi tubuhku,
padamkan kobaran api,di hatiku

Tak tahu apa yang terjadi
ku tak pernah mengerti lagi,
kau pergi.......
tinggalkan keping-keping hati
yang terus menanti,
sampai nanti

0leh:REZKI RIDHO DATMI
tanjungbalai, SUMUT

M E M O R I K U


Ketika ku buka lembaran lama
Berballut sayang dan manja
Jari2 mungil
lincah menari-nari

Detik-detik waktu berlalu
Ku terbuai dalam kabur pilu
diam dalm mimpi
menunggu bersama angin

Ketika bayang-bayang tiba
menghantui pikiran ini
dengan tatap aneh penuh tanya
Membawa kembali aku kesana...

senin:30-01-2012
0leh:REZKI RIDHO DATMI
tanjungbalai, SUMUT

APALAH ARTI PENANTIANKU


Ketika aku mulai menanti dirimu..,
Ku tahu itu bukanlah hal mudah..,
Butuh se-MANGKUK semangat dan kesabaran..,
Juga butuh se-CANGKIR perjuangan yang penuh..,

Tiap detik engkau selalu menghantuiku..,
Setiap mimpiku terurai wajah indah mu..,
Dalam dalam darah dan nadiku..,
Selalu terpancar benih cintamu..,

Tetapi telah lama aku menanti..,
Aku belum juga meraih cintamu..,
Sekian lama aku bertahan..,
Hanya untuk cinta ini akan wujudkan harapan..,
Namun semua harapan itu bagai terhembus angin..,
Pergi entah kemana tinggalkan seberkas cerita..,
Apalah arti penantianku..,?

cipt : Agung Suharmanto
Tanjungbalai,Sumatera Utara
selasa 31 Januari 2012

IDOLAKU 2


Prestasi penugasanmu tidak diragukan
Bahkan dedikasi dan loyalitas pada negara
Menjadi “istri pertamamu”
Tidak hanya pikiran tapi darah kau sumbangkan
Untuk pengabdian
Membuatmu mudah mencapai level level kepangkatan
Melengkapi semua, kau menjadi tembok pelindung kami
Bahkan tempat bertanya kami
Keluh kesah kami kau sempurnakan

Perjalanan kita begitu panjang
Warna cerita begitu beraneka
Akalku bertanya, syarafku menegang
Mengeja indahnya kata demi kata dalam goresanmu
Kadang bertanya oleh ketidak mengertianku
Dalam Rangkaian keluh kesah pena mu
Ada apa gerangan .......

Dalam pengasingan, kesendirianku
Tidak pernah dengar berita sanak
Tak seorangpun memberi kabar ......
Tapi dari goresan mu bisa kutebak
Walau tidak pantas untuk disimpulkan
Karena aku pun masih bertanyaa ...........?????????????????

Tapi panutanku tidak luntur ...
Tegarmu masih kurasakan
Gagahmu masih dekade dulu
Tembok pelindung kami masih kokoh
Kenyamanan masih terjaga

Oleh : Karyawan Perangin Angin
Cianjur
Catatan untuk Abangku.

IDOLAKU 1



Gagah dan cerdasmu sudah tercermin untuk masa depan
Apalagi gigihmu mencapai keingintahuan
Kau kejar walau tantangan kekurangan kita masih lebar
Kerjakan ladang, padinya butuh pupuk dan penyiangan
Ditambah lagi Merawat berbagai asuhan kandang
Kau menjadi panutan dalam keluarga apalagi kami adikmu
Tempo itu aku masih ingusan bercanda dengan sepasang sapi gembalaanku
Berjalan di terik pergi makan siang di ladang
Menyendiri memapah sepasang sapi dipinggir rel kereta
Kegigihanmu menambah kecerdasanmu
Membuat teman satu angkatanmu menjadi segan
Apalagi kepintaran kau adalah terdepan
Kami ingin mengejar tapi tetap saja dibelakangmu
Kegigihanmu tambah menjadi ....
Kebanggaan kami juga bertambah menjadi-jadi
Saat kau lolos masuk lobang jarum panutan
Sebelumnya belum pernah diantara kita
Bahkan moyang kita sekalipun
Sampai kesohor sampai tanah leluhur kita
Aku tahu kau gigih......
Aku tahu kau perkasa .....
Aku tahu kau idealis ....
Aku tahu kau tidak rapuh .....
Walau sedikit aku tahu kau romantis .......
Aku tahu kau kaya wawasan ....
Apalagi setelah dididik di candradimuka
Kalau Boleh aku katakan kau sempurna .......


Oleh : Karyawan Perangin Angin
Cianjur
• Catatan Kecil Untuk Abangku

PESAN TERAKHIR DAN SURAT TERAKHIR




Kuterima dan kubaca isi surat itu dengan hati gundah gulana.........
Mungkin saat aku membacanya kau tak lagi melihatku....
kalaupun engkau melihatku aku tau kau tak kan bersuara....
bilapun mendengar kau pun tak kan mengusap air mataku...
sejuta perih...sejuta pedih telah kau tinggalkan buatku disini...,,
aku tak kan lari....
aku tak kan bersembunyi...
aku masih disini menerima tudingan karna aku kau pergi........
aku tetap berdiri disini memandang isi surat ini..........
sungguh ironis....
sungguh tragisnya nasipku...
ketika engkau damai disana masih saja orang tetap menudingku karna aku kau pergi....
dalam diam aku meresapi setiap kata2mu...,
Maafkan aku bila lisanku membebanimu..,,
Maafkan aku bila kau lelah memikirkan aku...
Maafkan aku bila melukaimu....
Indah nian kata-kata itu untukku tapi tidak indah untuk orang2 disekelilingku...
kutahbiskan segala keluhku pada sang ILLAHI ROBBI...
Haruskah aku teriak berulang-ulang...
" Bukan karna aku dia pergi "
" bukan karna aku dia pergi "
aku tidak bersalah dalam hal ini...,.
Kenapa masih saja menyalahkanku....,,,,,.
harusnya pesan terakhirnya sudah jelas....
Kenapa...........
Apa salahku...
Kenapa masih saja kau mengejarku.....
Kenapa masih saja aku tidak boleh memakai kerudung hitam itu..,
Kenapa aku tidak boleh menabur kembang setaman itu...
Kenapa YA ALLAH..............
Beri aku jawabannya....,,,,

By : watimah henia pratama
Ponorogo

BUATMU PUISIKU


Aku hanya ingin berpuisi...
sebab.....
kekuatan jiwa dalam puisiku akan membawa getar rindu yang bergelora...
yang akan terus menggema membahana keseluruh penjuru jiwaku....
dengan ini.....
melalui khayalan jiwa biarkan aku berhalusinasi dengan puisiku.....
biarkan aku bernyanyi berdendang dengan indahnya kata-kata puisiku....
biarkan syair tercipta karna puisiku ini adalah senandung isi hatiku yang lebih perkasa dari yang kuat maupun yang lemah......
biarkan aku tulis bait demi bait kalimat rinduku buatmu..,
sejuta bayangan selalu terlihat
sejuta kerinduan yang kian menancap
sejuta harap aku yang merindu dan hanya ku bisa tulis melalui puisi2ku...,,
aksara hatiku kian menepi
diantara lantunan kidung sunyi bait rindu yang tersusun rapi dalam setiap lembaran memory
memaksaku untuk kian menulis lebih banyak puisi rindu untukmu....
kan kugoreskan penaku tentang rindu yang tak berkesudahan...
untaian kata yang pernah kutulis untukmu tak kan ku ulang lagi.....,
Kau anugrah indahku dan semoga engkau selalu menjadi inspirasi dari setiap kalimat2ku...,,

By : watimah henia pratama
Ponorogo

MAAF BERIBU MAAF


Seseorang yg mengajarkaknku cinta telah merenggut kebahagiaanku,seseorang yg jadi sahabat yg ku anggap saudara telah merenggut canda tawaku mereka berdua telah mengambil semua kebahagian yg ku miliki.......
Sungguh kalian tak ber hati,,,,,

Kadang aku merasa heran dengan diriku......
apa aku yg kurang perhatian kepadamu?
Dan kau sahabatku yg ku anggap saudaraku,apakah aku kurang baik padamu?
Kenapa kalian lakukan ini padaku......knp kalian MENIKAM aku dari belakang.
Seandainya kalian memang suka sama suka,kalian tak perlu melakukan ini padaku'semua nya bisa di bicarakan dgn baik!sunggu ku tak menyangka ini balasan kalian ats apa yg ku berikan pada kalian.

MAAF BERIBU MAAF

Maafkan aku bila waktuku hanya sedikit untukmu , bukan karena aku tak cinta dan tak sayang,tapi aku harus memikirkan dan menata masa depanku di masa yg akan datang.
'kalian trs lah berjalan ikti permain kalian kebiasaan mu untk melakukan sesuatu sesuka hatimu lakukanlah.krn mulai skrg tak'kan ada lg yg perduli dgnmu.
Dan kau sahabatku,semoga kau berbahagia dgn apa yg kau dpt saat ini,semoga sj apa yg kau lakukan padaku bisa membuatmu bangga dan berbesar hati......

Apapun hasilnya nanti. namun yg pasti, aku sudah melakukan yg terbaik yg bisa ku lakuka'aku tak ingin dan tak mau menyesali semua ini apa lagi keputusan ini....keputusan yg sudah kt putuskan secara bersama.
Menyesali semuanya hanyalah tindakan kebodohan yg kt lakukan'krn akn percuma dan sia-sia,,,,,,

Aku yakin kejadian ini adlh pelajaran berharga buatku,untuk ke depanya lebih berhati-hati'krn mana kala aku tidak berhati-hati kejadian serupa akan terulang lagi.
Sungguh kalian kejam kau kekasihku dan jg kau sahabtku......

Aku cuma berharap,meski kau bukan milikku lagi. Namun kenangan kita berdua gak akan pernah terlupakan!
Aku pernah membencimu, dan rasanya lebih tenang daripada merindukanmu.....
jika merindukanmu adalah hal yg sederhana untukku, mengapa melupakanmu menjadi hal ter'sulit bagiku?

Oleh : ALMA IDAH
Surabaya

Senin, 30 Januari 2012

TUHAN, AKUKAH BALASAN UNTUK MEREKA?


Pedih, sakit, mengoyak jantung
Itulah yang dirasakannya dulu
Dulu, saat ku diperjuangkannya untuk hidup
Menjembatanu resiko maut, menghalau sakit sedemikian dahsyat untukku

Pancaran bahagialah yang ada
Gadis kecil mereka terlahir kedunia
Anugrah yg sangat besar bagi mereka
Mereka terimaku, tanpa beban, tanpa terpaksa

Lihatlah ku kini
Seakan ku tak bersyukur
Ku membangkang! Kata terlarang itu keluar
Ah

Alangkah mudahnya kupatahkan hati mereka
Dengan satu kalimat, ku buat seakan perjuangan mereka membesarkanku, merawatku,
Tak berarti
Ku melawan, hanya demi hal sepele

Kulihat mereka sekarang
Rambut putih itu tumbuh, raga mereka tak sekuat dulu
Kantung mata itu, tak kuat aku memandangnya

Inikah yang ku balas untuk mereka?
Aku bahkan tak berani memandang maut untuk melindungu mereka
Tapi mereka,
Mereka bahkan menghadang maut itu sendiri untukku

Takdir, mengapa aku yang harus menjadi anak mereka?
Mereka yang baik, tak pantas mendapat balasan seperti aku
Aku yang membangkang, tak patuh, tak pernah peduli
Apa yang bisa ku lakukan untuk mereka

Tuhan, izinkan aku memohon sekali ini
Berikan neraka mereka padaku
Berikan semua surga ku untuk mereka
Agar mereka bahagia, mereka tau
Tiada yang bisa kuberikan,
selain cinta setiap saat

Oleh : Nabilakhairunnisa Bahar
Tanjungbalai,Sumatera Utara

RUANG WAKTU


'' tak secerah yang ku rasakan
saat kita bertemu...
menelusuri arah yang tak
menentu arahnya...
yang melepaskan jiwa
tersesat diruang waktu ''

Oleh : Younks Panjaitan Jr.
Tanjungbalai,Sumatera Utara

PECAH DIDADA, SESAKKAN UDARA


Sejak kemarin udara kosong,
meski temaram kota gemerlap ria,
sebisanya kuajak bicara,
tapi tak mau berkompromi asa,
tetap diam saja,
Kenapa...???

jelang malam kusibukkan raga,
pikirku biar lupa,
kesana kemari mematut rupa,
masih saja hampa,
malah risau ganti galau,
semakin samar fokus jiwa,
kenapa...???

Berita media pecahkan nuansa,
diakhir acara sudah rupanya,
tembang rayuan pulau kelapa mendayu kalbu,
mengajakku moksa beribu ribu waktu,
betapa kulihat kita disana, lepas tertawa
tak ada kesan beban jiwa, apa adanya
mendung kelopak mata tiriskan bening permata,
pecah didada, sesakkan udara
inikah putih rindu itu ?
seringkih inikah kini rupanya,
saat segala fakta kubiarkan berkelana,
lalu henti didasar sanubari....

-----oleh Drs Mustahari Sembiring.---------
-----Makassar, 29 Januari 2012. saat kesepian dibisingnya kota.--

MALAMKU


TakutKu menghadap malam
malam bagiKu mencekam seribu makna yang tak teruraikan lagi
malam yang merenggut hati dan merobek sukma
malam yang penuh cerita misteri yang menakutkan ku
malam yang selalu mencibirku ....menertawaiku..sambila berkata
"kau adalah Insan merana duka,,tak malukah Kau melihat malamKu??"

dalam diam malamku kuseka air mata
Aku tak mau air mata itu mengalir sampai menembus tulang sum-sum ku

Ku tengadahkan wajahku dengan hatiKu yang penuh luka tanpa darah
dan berseru ,,menjerit tanpa swara
"Kapankah MalamKu akan tersenyum ??"

selamat malam
dr Ku
bye:Ade N
Tanjungbalai,Sumatera Utara

KENYANG DENGAN MEMBUAT YANG LAIN LAPAR


Jika putih katakanlah putih adanya,
Jangan tutupi dengan hitamnya kebodohan tanpa hati,
Ada saat dimana rasa manis dilepas jika bahaya,
Ada saat pula rasa pahit ditelan demi tercapai bahagia...

Mengapa menggadaikan putihnya hati,
Dan menghitamkannya demi ego Penguasa,
Akankah dikau bahagia,
Kau kenyangkan diri dan keluargamu,
Dengan menjadikan orang lain lapar tersiksa...???

Sudahlah,
Pilihlah satu diantara dua,
tapi ingatlah,
kita... adalah... apa... yang... kita... pilih.

By : Wahyu Sumut Kembara,
Minggu, 29 Januari 2012. (Gugat Tangis Hati)
Tanjungbalai, Sumatera Utara.

INDAHNYA JAMRUDZ KHATULISTIWA


Begitu indahnya negeriku
Panorama yang menakjubkan ada dimana mana
Kekayaan alam yang melimpah ruah tiada habisnya
Bagaikan rangkaian mutu manikam khatulistiwa

Nampak berjuta wajah wajah kami yang begitu lugu
Tak seberkas kebuasan di sorot mata kami
Bagi kami negeriku Indonesia adalah sorga kami
Dimana kami bisa beraktifitas serta bercengkrama bersama

Mari melihat sekali lagi..
Siapakah yang mengambil kekayaan negeri kami
Kami tidaklah terlalu tahu teknologi yang tinggi
Kami tidak terlalu cerdas untuk berpolitik
Kamipun masih belum paham strategi perekonomian dunia
yang mungkin sangat jelas dapat merugikanmu

Perkenankan kami belajar dan mengelana tuk takhlukan dunia
Kalau mungkin tak akan pulang jika asa tak ditangan
Ini semua karena dunia jualah yang memaksa kami
Agar tidak tertindas oleh kemajuan dan keserakahan

Aku bangga dan kagum padamu negeriku
karena kau selalu tersenyum walau banyak derita
Walau banyak orang Asing yang mengeruk kekayaan dari perutmu

aku semakin cinta pada engkau
setelah kutahu betapa besarnya
kesabaranmu Indonesiaku

Aku selalu menanti dan berharap rembulan akan senantiasa menyinari
indahnya malam negeriku
dan aku ingin selalu merasakan hangatnya mentari pagi
karena kehadirannya mungkin bisa merubah negeriku
yang kini masih berdiri walau terasa sepi
dan berselimut mimpi-mimpi.

Tiadalah yang lebih indah dibanding indahnya Zamrud Khatuliswa,
Selain daripada kebahagiaan bangsa yang hidup didalamnya.

Oleh : SnL-FaisalmonsterEnergy Cryusescreamo Fvckyoulovetodeath
Tanjungabalai,Sumatera utara

ERTI BUNGAN CINTA II


apa ertinya bunga cinta yang disemaikan.
tiada pernah tersirami kasih dan sayang.
apakah maknanya lambang cinta yang sejati.
bila hilang dari titian yang hakiki.
hanya manis bertutur kata.
tiada pernah menjadi nyata.
bagai mentari terhalang rembulan.
seperti malam lama menanti siang.
kini berjalan melangkah sendirian.
terjatuh dan meronta dalam kesulitan.
luruh gugur layu ketandusan.

by : zharif
surabaya

DUNIA SERASA MATI


Indah
Namun Itu Dulu...

Cantik...
Namun Itu Dulu...

Mengagumkan...
Namun Itu Dulu...

Kini Hanya Sampah Yang Terlihat...
Hanya Kotoran Yang Tampak...

Dimanakah Keindahan Yang Dulu Terucap...
Dimanakah Kecantikan Yang Dulu Terlihat...
Dimanakah Rasa Kekaguman Itu Yang Dulu Terbesit Dihati...

Dunia Ku Serasa Mati...
Mati Ditangan Ku Sendiri...
Yang Telah Mengotori Kau...
Keindahan...
Kecantikan
Dan Kegaguman

By : Juank Hadapi
28 Januari 2012
23:31 Wib
Tanjungbalai,Sumatera Utara

DEAR NDUT


Ada yang ingin ku ingkari saat ini

Rindu yang tengah bergemuruh dalam deru nafasku

Masih saja namamu berdiam disitu !!!

Lumut yang menghijau,,

Runduk bulir bulir padi,,

melangitkan rinduku seiring pagi mengetuk jendelamu ..

Sayaang,,
aku tidur . .
tapi aku tak pernah mati terbujur ..

Karena puisi adalah busur

Melesat menuju lautan RINDU yang tak terukur :')

Oleh : Ichibi No Mutea
Tanjungbalai,Sumatera Utara

CINTAKU


Hari ini aku ingin berkisah
Aku yang hidup tak kan meredup sekalipun
tanpa sinar cahaya dari semesta beserta isinya.........
Aku yang berdiri tak akan tergoyahkan
sekalipun tiada lagi benda yang keras sebagai pijakan..........
aku yang berlari tak akan terjatuh sekalipun beribu kali aku terjungkal
Biarlah aku tersakiti asalkan kau yang bisa kucinta abadi...........
biarlah dunia mencaci asalkan kau yang bisa abadi........
biarlah aku seperti ini karna bagiku cinta sejati bukan pada apa yang aku cintai tapi pada yang mencintai dan aku yang mencintai kau yang kucinta secara abadi.......
jelas sekali......
aku tak peduli apakah engkau peduli
karna ku hanya ingin memcintai tak lebih dan tak perlu lebih.....

By : watimah henia pratama
Ponorogo

CATATAN HARIANKU TENTANGMU


Kumohonkan maafmu atas catatanku,
sepertinya tak satupun tentangmu,
lupakah masa lalu,
sama sekali bukan itu maksudku,
tapi ini, bukan untuk meyakinkanmu
sebab logika itu benar,
akulah yang pudar,
apapun alasanya.....!?

Jika praduga itu berbanding lurus,
apa pula jawabmu.....?!

Sejujurnya , peristiwa demi peristiwa lekat
bahkan lengkap dengan catatan kaki,
tak satupun kutambah dan kukurangi,
meski mengendap didasar sanubari,
tak kupahami, untuk apa kutata rapi
jika aku sendiri yang mengerti.....?!

Ijinkan aku bertanya :
sebaiknya ku "delete " atau ku "save as " memori
kerna hari telah senja,
saat kita harus berkemas,
menyiapkan segala sesuatunya,
sebelum meninggalkan raga lepas.....

-----oleh Drs Mustahari Sembiring----
-----Makassar, minggu biru , 29 Januari 2012. mantra permohonan maafku.--

BELAJAR UNTUK TERSENYUM


AKU belajar memaafkan smua yg menyakitiku
AKU belajar untk jadi yg terbaik
Untuk orang yang AKU sayangi.
Tapi s'suatu yang tak bisa AKU pelajari
Yaitu ''Harus belajar tersenyum
Disaat orang yg AKU sayangi.
Menyayangi orang lain

Oleh : MAYA IRVIANTI IRVIANTI
Jakarta

ADIKKU, DENGARLAH RATAPAN JIWAKU


Selamat malam dik,
sudah 25 purnama alih rupa,
bahkan lebih bila dihitung harinya,
jarak berdirimu dan lunglaiku semakin renggang,
nampaknya semakin terbiasa bagimu,
kerna tak lagi peka nurani,
tumpul jiwa didera dunia,
ya...aku paham, sejuta gantiku telah ada
bahkan mampu meninabobokkan jiwa ragamu,
sedang aku cuma mengganggu aktivitasmu,
sungguh tragis keberadaanku......

Selamat malam dik,
benarkah ini jalan karmaku, aku tak yakin
sebab kutau rekayasa kental memaksakan maunya,
apalagi kau kira ini toh biasa saja,
ngambeknya seorang pecundang,
terlalu naif untuk meluangkan waktu memikirkannya,
padahal dengan gamblang kukabarkan berita,
tentang laraku yang mencekik jiwa, keluarga
keputusasaan yang meninggi tiap hari, menggiringku frustasi
hingga buncah dititik nadir,
kalian semua tidak perduli....
tapi jika ada yang bertanya, ada apa
aku sudah tau jawabanya, klise semata,
masing-masing mencari pembenarannya....

Selamat malam dik,
sungguh aku tak percaya ini nyata,
dimana cinta yang pernah kutanamkan dijiwa ?
begitu tinggikah menara keangkuhan memisahkan raga,
hingga semuanya berlalu begitu saja,
kucoba memikul perih yang beku didada,
satu persatu guncangan menerjang, garang
semakin biru lukaku dalam kesendirian,
ditanah rantau pengabdianku....

Selamat malam dik,
inikah sikap atas sumpah yang pernah kita ucapkan...?!

-----oleh Drs Mustahari Sembiring.------
-----Makassar, Minggu beku, 29 Januari 2012. catatan medik lukaku.----

ABII


Abii..
Dirimu apa adanya ∂ķΰ suka
Dirimu yag cuek ∂ķΰ suka

Abii
∂ķΰ takut klo melihat km marah
∂ķΰ takut klo km membenciqu
∂ķΰ takut klo km meninggalkanqu

Maaf atas kesalahanqu..
Maaf akan atas kekecewaan mu padaqu
Terimakash krn kau memberiqu kempatan ke 2..

Oleh : Muti Tiara
Cirebon

Minggu, 29 Januari 2012

ITULAH HIDUP


Hidup,,itu bakk GULA PUTIH.....,
Memang enak utk dirasa, tapi banyak yang menggoda,
Tak hanya SERDADU semut yang datg menghampiri GULA2 itu, tapi.........
Berbagai PENYAKIT jgag menghampiri gula yang manis itu

HIDUPP,, jgag bagaikann ASAM KANDIS,
TAk selamanya PAIT, tapi tak pasti MANISSS....????
YAng merracuni lidah bila dirasa, dan
meninggalkan sejuta problematika di dALM dada

Hidupp,, itu HATI.,,,
Memangg HATI itu sngat kecill,, tapi
sangat amat sulit dimengerti, difahami, dan di bayangkann

Terkadangg HIDUP itu adalah PERTUMBUHAN
yang berproses-proses, bahkan meningkat-meningkat,,
ke arah yng lebih MAJU
ATO bisa2 jadi MUNDURR?????

TAPI..... hidup itu SEPERTI GULALI
YANG mempunyai banyak rasa,
rasa dendam, marah, rindu, sayang, CINTA, hancur, galau, dsb

JAnganlahh sia2kan hidupmu kawn2 ku, q ingin kw membuat hidup ini seperti GULALI yang indahhh,,, bila SENANG dann pasti gundahh,, bila SUSAHHH........

TAnjung balai, 28-01-2012
jam: 20:42 wib
by: REZKI RIDHO DATMI

KESADARANKU TENTANG DIA


kini ku bisa memilih kamu dalam hidup ku
setelah ku coba untuk mengenal lak i - laki lain dalam hidup ini
tapi kini dia telah buat ku kecewa
dengan perkataannya kemarin
walaupun dia sudah mulai masuk kedalam hati ini
tapi ku coba untuk menghapus perasaan ku padaNya

kini ku sadar
dalam kesendirian ku tetap kamu yang terbaik
walaupun aku belum tahu
apa yang akan terjadi nanti dengan hubungan ku bersama mu
kini kembali ku isi hati ini
dengan dirimu yang telah mengajari ku untuk setia

maafkan ku sayang
bukan niat ku untuk membuat mu terluka
tapi hati ini ingin mencoba mengenal dia
tapi kini semuanya itu sia-sia saja
karena dia telah buat ku terluka

tapi kini ku hapus bayang dan kenangan tentang dia
ku isi dengan hari - hari ku bErsama diri mu sayang


KARYA : INTAN BAYZURA SIRAIT
Tanjungbalai,Sumatera Utara

IMPIAN TERINDAH


Ketika sang surya mulai pergi..,
Burung burung berkicau di senja hari..,
Mendatang kan sosok yang indah jelita..,
Yang membuat diriku terpana oleh pesonanya..,
Senyumannya yang indah memancarkan cahayanya..,
Kata demi kata yang terlantun dari bibir manis nya..,
Seakan memecah keheningan senja..,

Sa'at dia bersama denganku..,
Apakah benar ini kenyata'an?
Ketika sosok manis itu berbicara denganku...,
Apakah ini semua hanya sepenggal mimpi..,

Ketika impian mulai merasuk tubuh ku..,
Jiwa ini serasa terbuat dari bulu domba...,
Yang selalu lembut dan halus mempesona..,
Walau sebenarnya sang batin tidak percaya..,
Tetapi itu lah impian terindah...,

Cipt : Agung Suharmanto
28 Januari 2012
Tanjungbalai,Sumatera Utara

BIBIR TAK BERTUAH


Kecap rasa mengelabui seluruh raga dalam sekam
Gemingkan hati yang kian terpuruk karena luka
Detak riuh mulai basahi jalan yang kian becek
Tersandung bongkahan krikil yang menusuk jantng

Kata-kata manis mulai terurai murah di laga
Janji dan sumpah terobral tak bermakna lugas
Serontang lirih dalam laring tak berlantun
Mendayu keras dalam dekapan qolbu yang menyempit

Resahnya jiwa tak lagi mengandung rindu
Bulir kasih kini mulai berguguran di tanah
Berserakan dalam tandangan cinta yang mengkarat
Rintik asmara tak lagi tampak di mata hatiku

Kelam dan penuh dengan sangka yang membuncah
Teriring di setiap pijakkan yang kian terpuruk
Aku menagis berurai nestapa yang tak berujung
Bibirku keluh tak mampu berkecap rindu

Hatiku tak lagi lentur di terpa riang
Kian hari kian mengeras bagaikan karang
Menancap di qolbu dengan sejuta duri yang beracun
Menggores luka di hati yang kini bernanah

Ohh... Tuhan....
Masih sanggupkah bibirku basah tuk ucap kata cinta.
Sementara Engkau tahu hatiku begitu kelam
Bibirku tak bertuah lagi tuk katakan cinta.

Oleh : Shofia Aisyah Husna

MAAFKAN


Sembah sujutku meminta iba bijaksanamu
Mengijinkan hati dan khayalku menjelajah tempo kita dulu
Tidak bermaksud mengumpulkan puing puing hati
Yang tercerai berai saat perjuangan memecahkan hukum hukum newton

Awalnya sedikit simpati timbul, hatiku tergugah …
Karena kegigihanmu meramu menu setiap lembar
Menyampaikan gagasan hasil praktik, kata demi kata
Berlanjut, kita menuju ibadah setiap akhir pekan
Khayalku terbang kedepan diantara lingkungan kontrakan
Ingin memasang tulang rusuk yang hilang
Terlebih diantara induk semang, kita memang satu tujuan
Walau melupakan hitam lembamnya penutup hayat
Kata dan kalimat kita menjadi Satu
Menumpahkan kesah di banyak waktu
Akhirnya hati kita tertambat sudah
Sampai hari hari perjuangan akhir
Hari hariku ku lalui terpaksa jauhkan kita
Menempuh syarat perjuangan akhir mengumpulkan bukti bukti ilmu
Kau tergoda ..... walau kau menyangkal
Tapi naluriku tidak bisa berbohong bahkan lengkap dengan bukti
Tekadku buyar .... janji kita tidak tertata lagi
Dasawarsa telah berlalu......
Bahkan saling tidak tahu sandaran perahu kita
Teman satu induk semang kita memberi kabar
Kau butuh perhatian........
Iba ku tersentak saat kita diantara pohon di kebun raya
Ingin memenuhi permintaanmu ....
Ingin bertemu sebelum ajalmu
Maafkan aku ..... sulit memenuhi....

Oleh : Karyawan Perangin Angin
Cianjur

CATATAN RAHASIA, PUTRA FAJAR


Duh, lelana putra samudra,adikku...
meski kutengadahkan wajah buruk pula rupa,
tak hendak kutampik bentangan lukis nyata,
apalagi selepas gonjang ganjingnya panggung adikuasa,
jangankan untuk mengais rizki seadanya,
menarik nafas pun kalau bisa jangan bersuara,
wajah asing gentayalangan menyebar teluh politik,
dimana mana dilukisnya wajah punggawa,
kalau mau ini, kalau mau itu..kalau mau aman..pilih dia ?!!
pada gilirannya, bendera kemenangan menyisikan tiang sang saka,
semua rakyat melata-lata , busung lapar dimana mana
dukamu, dukaku, duka yang membentang sejauh nusantara
semua itu tak hendak kutampik, adikku sebab aku ada disana
saat bedil serdadu memaksa henti tubuh busung lapar,
aku ikut terkapar bersama mereka,
duh adikku, justru yang memilukan sukma meluluhlantakkan jiwa lara
dipojok menara gading wajah munafik tertawa bangga,
dia koordinator pengerah massa, tadi berada dibarisan kita
bukankah dia adalah saudara kita , senasib pula tadinya
satu sisi busung lapar sisi lain kenyang tertawa lebar,
duh adekku, lihatlah siapa yang mengisikan peluru kebedil serdadu
bukankah dia lelaki yang tinggal se gang denganku,
selebihnya tak lagi dapat kucatat dengan logika,
sebab akhirnya kutemukan diri terbaring tak berdaya,
mengambang diantara serdadu dan pemilik tubuh busung lapar itu....

-----oleh Drs Mustahari Sembiring-------
-----Makassar, 27 Januari 2012. Catatan harian prajurit bhayangkara.---

RINDUKU PADAMU KEKASIH HATIKU


Rinduku padamu duh kekasih hatiku,
saat terik surya tengah hari legamkan udara,
senandung nyiur kueja dengan fasih,
berlarian rinduku menepi ditaburi waktu
kemanapun ku arahkan alur titian,
potret masa silam berjejer disisi kanan kiriku,
sudah sekian purnama sepi kurangkul perih,
sebab tak kudengar lagi gerutu anak anak kita.....
dirantau yang kujelang dengan berserah,
meskipun muncul tenggelam muncul harapan itu
duh kekasih..... betapa jauh jarak membentang,
serasa tak mampu lagi kukayuh bahtera,sendirian
saat getar getar rindu menyesakkan dada,
dalam keseharianku menyongsong harap,
duh kekasih hatiku......
bantulah aku mencari makna dipenghujung waktu....
meski barangkali anyamanku tak layak rajutan....
rinduku padamu kekasih hatiku, teruntai sepanjang detak jantungku...

-----oleh Drs Mustahari Sembiring----
-----Makassar, jumat sunyi, 27 Januari 2012. Serat jiwa buatmu , WW , kekasih hatiku...

BELANTARA JIWA


Jauh sudah kaki menapak jejak,
menyiangi semak belukar kehidupan,
bergelut dengan bising kota,hati pun gelisah
berdebat ketat dengan kebusukan ,kemunafikan
ketika siang adalah malam,
dan malam kehilangan keberaniannya,
dipenghujung lelah, ku berujar
dimanakah aku boleh henti sesaat,
sebelum embun pagi membasuh pertiwi,
dan mentari membelah tengah sanubari
berlompatanlah bahasa ragu,
masih adakah arti semua lara ini ?
bila ternyata tak kutemukan ujung temali,
meskipun kutau pasti,
janji MU sejati........

----oleh Drs Mustahari Sembiring----
----Makassar, jumat sunyi, 27 Januari 2012. catatan mantra menjelang subuh.---

BATAS AKHIR LANGKAHKU


Kini sungguh kusadari,
Karena bisa kuhitung sendiri
bahwa pada akhirnya , langhkahku harus henti
meniti hari.....
padahal didepan gulita selimuti jiwa,
tak terhitung lagi bekas lukaku,
dicakar kemunafikan, dicabik cabik kezoliman,
tersayat sistem yang dibangun sesuka hati,
menari nari bianglala kebohongan,
tapi semua orang mengangguk, membenarkan...
tiap kali kenyataan pahit itu menghantam ulu hatiku, aku menjerit
kuteriakkan lolongan perih lara ,
tapi semua bisu, menatappun tidak
gema ratapku ngambang ditiang bendera,
menggigil meregang asa diberanda pengabdian..

-----oleh Drs Mustahari Sembiring-----
-----Makassar, jumat sunyi 27 Januari 2012. Catatan air mata pengabdianku.----

JALAN PENGABDIAN, PILIHAN HIDUPKU SATU-SATUNYA


Selepas subuh tadi ,
semua persiapan telah kurapikan ,terkemas manis
agar tak tertinggal yang semestinya kutata aturkan,
bahkan disecarik kertas kusuratkan,
bagian penting sisi kehidupan, harapan dan tujuan
konon katanya ; disana jalan curam sepanjang napas,
para penyamun berdasi kupu kupu, semua berperan ganda
biasanya, disetiap persimpangan ada kedai kopi politik
members dan tetamu disana rata rata melati tiga dipundaknya,
bahkan pemilik kedainya ; seorang kesohor, berkuasa
akrab sekali dengan penguasa; kemana mana laptop ditentengnya
disana tersurat sederetan daftar nama,daftar jabatan segala rupa
calon kapolres, calon direktur, calon kepala biro...komplit dengan tarifnya,
maka hati hatilah angkat bicara, dinding pun bertelinga
jangan pula berani menudingkan telunjuk,berkata apa adanya
apalagi protest atas kinerja, sistem atau pola kerja diwarungnya...
itu tindakan konyol, bunuh diri namanya !!!!
sebaiknya ; sering seringlah setor muka...!?
agar karier, jabatan dan pangkat aman-aman saja, sejahtera pula nantinya....
Tapi, ketika kuterjaga dari fakta dunia nyata
kutersentak, hariku telah senja, nasibku tetap sama
kusebut jalan ditempat, jika tak pantas kukatakan ; jalan mundur !!??
duh Gusti Pangeran,Penguasa Pangkat, Jabatan bahkan Nyawa
betapa lama aku terlena............??????
mempertahankan putihnya idealisme, kejujuran dan ketulusan
dijalan pengabdian pilihan hidupku satu satunya.....

----oleh Drs Mustahari Sembiring.----
----Makassar, Sabtu kosong, 28 Januari 2012. catatan pahit jalan pengabdianku,-

HATIKU DAN HATIMU


Sapa indah mu di malam nan syahdu
Membuat hati berbunga rindu ..
Ku tau kau juga sedang merindu ..
Dan ku tau juga kau ada disitu ,,
Sembunyi dari pandangan mata ...
Dalam diam kau telah jatuh cinta
Duhai engkau yang ada disana ...
Hati kita bicara penuh mesra ..
Walau jarak yang memisahkan
Akan ku jaga hati ini ...
Untuk mu seorang ..

Oleh : Dyang Uthy Sinta
Medan,Sumnatera Utara

OH ANGIN......


Angin menerpa menghembus perlahan
Biduk gemerlap terpancar cahaya pantul rembulan
Terombang ambing gelombang ombak laut selatan
Riang gemulai meliuk layar bagai tarian
Memukau alam yang duka terlantar nian
Mengundang mimpi jiwa lara terlenakan
Yang terpedaya sebuah permainan

Angin terhenti ombakpun diam dalam ketenangan
Biduk terpaku termangu merenungkan
Kemana arah tujuan
Yang telah tergambar diatas peta impian

Angin membawa awan hitam menjadi hujan
Kabut tebal mebuat mata arah terkaburkan
Hujan pula deras menerpa merembes hamparan
Peta impian luntur tiada nyata goresan
Hancur luluh terkoyakkan

Angin mendera pandangan
Mercu suar tiada kelihatan
Sang Surya tlah pulang keperaduan
Rembulanpun tak mampu beri pantulan
Bintang - bintang tak keluar dari persembunyian
Dibalik ketidak pastian

Angin berganjak pergi tanpa pesan
Tinggallah penghuni biduk dalam kesendirian
Tanpa peroleh jawaban
Atas satu pertanyaan
Kapan.....
Kapan angin kan membawa biduk ini ketepian
Merapat tambatkan sauh di pelabuhan
Yang menanti dengan penuh harapan
Walau singgah sementara bukan keabadian
tetap di nantikan

Oh Angin berhembuslah sesuai kebiasaan
Agar biduk tak lagi tersesat jalan
Dan berhembuslah perlahan
Agar biduk tiada kau kejutkan
Tersadar penuh ratapan
Takut pada musnahnya kesempatan
Kembali pulang dengan segenggam kerinduan
Pada seberkah kebahagiaan
Yang semula jadi dambaan

Oh angin ataukah kau mampu sadarkan
Akan Takdir Tuhan
Bahwa segala angan-angan
Tak semua kan jadi kenyataan

Oleh : CYang Uthy Fatimah

TITIPAN


kadang benar juga teori darwin .....
mulai jaman batu, memotong, memasak dan menyalakan api
memungut hasil laut dan hutan secara seimbang
membangun rumah, tambang dan menebar nitrogen sesuai kemampuan alam
pantas alam tidak pernah marah
pantas alam tidak pernah murka
pantas alam bersahabat, menjadi selimut kita
menjadi ibu bagi penghuninya, menyediakan susu bagi anaknya
1500 tahun kemudian.....
revolusi industri datang
Katanya manusia bertambah pintar ......???????????????????
Katanya manusia semakin bijaksana
Berdalih mengoptimalkan sumberdaya alam
menggunakan teknologi yang tak terkendali
merampas, merampok kepunyaan alam
bahkan merampok mineral dari perut alam
tidak menggunakan hitungan apalagi akal
tidak menyadari ......
sumberdaya alam adalah titipan

oleh : Karyawan Perangin Angin
Cianjur

COBALAH UNTUK MENGERTI


Terlalu banyak yang terlewati ..
Terlalu banyak waktu yang terbuang ..
Seonggok asa yang terbengkalai
Ga tau mau berbuat apa...
Sedang kau sebenarnya masih berguna

Cobalah untuk melihat disekelilingmu ...
Janganlah kau buta kan matamu ...
Sedang kan engkau masih dapat melihat

Cobalah untuk mendengar apa yang bisa kau dengar
Jangan lah kau tulikan pendengaran mu ...
Sedang kau masih bisa mendengar dengan baik

Cobalah untuk mengerti ....
Apa yang bisa kau lakukan untuk hidup mu
Jangan lah kehilangan akal untuk berbuat negatif
Hidup adalah perjuangan ..
Pahit dan getir nya semua pernah merasakan.

Tiada orang yang tak menderita ..
Tiada orang yang tak sengsara ..
Semua pernah merasakan nya...
Namun kita jangan lah berputus asa ..

Oleh : Dyang Uthy Sinta
Medan,Sumatera Utara

BEBERAPA RAKYAT TERDERA , MAKA MARAHLAH SEMUA


aku yang lelah tak jemu ........
aku yang gamang tak ragu ........
aku yang pendiam tak bisu ........
suarakan jeritan nestapa kalbu
bagi saudara saudaraku setanah air yang pilu
... karena hukum dan keadilan selalu ........
terjebak dipermainan logika yang keliru

gara gara selembar layang itu ........
bikinan pejabat pejabat korup dengan kebijakan ngawur baru
tlah merenggut tanah tanah adat , tinggalan moyangnya dulu
masyarakat adat adalah pewaris syah diruntut dari kekerabatan sebagai anak cucu

sebelum ada kamu ........
wahai kapitalis kapitalis pengadu domba ......... juga pengharu biru
termasuk kau ........
pejabat pejabat rakus , berkedok atas nama pemerintahmu ........
saudara saudaraku hidup tentram dan bersahaja kan begitu ........
mereka bisa makan , meski tak semewah makananmu ..........
mereka bisa tidur , meski tak selelap tidurmu ........
mereka juga bukan orang orang dungu
... yang seenak udelmu ........ merenggut kebahagiaannya , kau ganti haru

ingatlah , takkan pernah kupalingkan wajahku ........
... atas perbuatanmu pada saudara saudaraku , mesti tlah lama berlalu
mungkin belum sampai uzur , kita kan bertemu ........
dipengadilan rakyat yang tlah bersatu

Oleh : DEKY BUDI
Surabaya

DAN.....TIADA LAGI


Tiada lagi "BISA" ....
terhisap tawar madu bunga
Tiada lagi "Daya" ....
terpuruk di lembah duka

Dan....
Tiada lagi "Sengat"....
termangu lunglai merintih penat
Tiada lagi "Semangat"....
tersiksa dalam nafas tersendat

Dan....
Tiada lagi "ratap"....
terhimpit sesal akan silap
Tiada lagi "ucap"...
terselubung misteri sulit terungkap

Dan.....
Dalam ...hitam...kelam...temaram....
Derita ...tiada...tepa....selira...
Dalam....diam...malam... mencekam...
Didera ...kecewa....sirna...asa....

Dan....
Hanya Yang Esa
Hanya Yang Kuasa
Yang Tahu Segalanya
yang terjadi pada dunia
k i t a .....

Oleh : CYang Uthy Fatimah

LAMUNANKU GILA


kau pergi hilang kesana
hanya menitipkan rindu padaku
aku melamun karenamu
seperti orang gila cinta...

Oleh : Younks Panjaitan Jr
Tanjungbalai,Sumatera Utara

HANYA KAMU


Dalam setiap detak jantungku
disitu tertulis namamu
ku ukir brsama rindu yang dalam
terpatri oleh cinta yang tulus

Dalam setiap helaan nafasku
ku simpan rasa rindu untukmu
kupagar dengan kasih sayang
yang tak kan hilang di telan waktu

Hanya kamu seorang
yang mengisi relung jiwaku
hanya kamu seorang
yang tak akan terganti..

Oleh : Putrie Dinata
Bogor

MENGERTILAH


Beri aku waktu
agar aku bsa kembali padamu
karena luka yang kau tancapkan
teramat sangat menyakitkan
bila kau ingin kembali padaku
sembuhkanlah lukaku ini
agar aku tak lagi merasakan
sakit hati karenamu
aku mohon mengertilah
akan apa yang sedang kurasakan..

By Pratiwi Dinata
Bandung.

AKU MERINDUKANMU


Kusingkap tirai potret cinta

Kutatap sayu untaian rindu

Gelora jiwa meruntun hiba

Ingin selalu bersamamu

Sulaman kasih bertaut sayang

Gersang hatiku di danau kesepian

Belaian kasihmu melarik ingatan
Beradu di mahligai impian

Hapuskan sepiku di titian cintamu

Agar kuntuman rinduku
Bisa mengukir jambangan cintaku

Untuk kupersembahkan
Buatmu sayang...

Kalimah syahdu kudendangkan

Lantaran kutitipkan
Hembusan rindu di angin lalu

.

Mengertilah bisikan hatiku.

Aku merindukan mu.
Watimah Henia Pratama


Oleh : Indra Galih
Bandung

APA SEBENARNYA MANUSIA..??


manusiakah manusia yg melawan misi kemanusiaan,,??

berilmukah ilmuwan yg menyalah gunakan ilmu,,??

dalam koran
dalam televisi dalam radio tiada beda,,

berkumandang nada yg sama,,

pembantaian dan pembunuhan mnjadi primadona berita,,

rimbakah dunia,,??

ayah mati ditangan anak,,
kakak meregang nyawa ditangan adik,,

penculikan merajalela,,

binatangkah kita,,??

air mata darah telah tumpah,,

perang saudara telah pecah,,

memang sepantasnya alam marah.

Oleh : Indra Galih
Bandung

MAAFKU TIADA MAAF


Butir2 Kristal Telah Turun Dari Payung Indah Sang Bumi...
Menebar Kesejukan Bak Kesejukan Dari Kaki Gunung Sinabung...

Dalam Hati Hanya Berkata "Kapan Kesejukan Ini Kubagi Denganmu.."

Ahh...
Sudah Terlalu Lama Terpendam Apa Masih Bisa Digunakan...
Maaf Kan Aku Hay Keindahan Hati...
Aku Telah Membuat Kau Menyendiri Sampai 880 Hari...

Terkadang Kau Meminta Sesuatu Namun Aku Belum Memberi Apa Yang Kau Minta...

Aku Ikhlas Apabila Keindahan Ini Pergi Untuk Slamanya...

Oleh : JUANK HADAPI
Tanjungbalai,Sumatera Utara

AKU DATANG KEPADA MU


Aku datang kepada mu,

dengan cara menghibur mu

menghantar semua cintaku

Aku berdoa kepada Allah,
berterima kasih kepada-Nya

untuk menghantar mu dlm hidup ku

Rasakan hujan, mengalir turun
membasahii kulit mu

Menyentuh mu, dengan cinta ku

Rasakan air hujan itu seakan air mata ku.yg jatuh di wajah mu

Aku datang kepada mu,
untuk berada bersama mu,

Tanpa cinta mu, bagi ku untuk memiliki

tidak ada cara lain,..

kau hidup ku,
kau adalah dunia ku,

aku menutup mata ku, aku berfikir mengenai mu

aku melihat wajah indah mu

kau sentuh jiwaku,
adakah engkau mengasihi hatiku....


kau membuat aku bersinar begitu cerah

Dalam melalui telinga ku

aku mendengar, Bisikan mu Di Malam ini ..

.

Datang ku pada mu
Beberapa wktu lalu.

Oleh : INDRA GALIH
Bandung

Jumat, 27 Januari 2012

TERBANGUN DARI MIMPI


Sudah cukup lama aku tertidur dan memimpikanmu
padahal aku tau tak seharusnya itu aku lakukan karna kau telah jauh pergi meninggalkanku bahkan bayanganmu pun telah hilang dari lamunanku........
kuayunkan langkah kakiku menuju sebuah tempat
hamparan rumput hijau masih begitu asri.....begitu indah dan penuh damai dihati...............
Disini.............
ditempat ini sebuah panggung megah tergelar untukmu pemain Band kebangganku.......
tak terasa tetesan airmata itu mengalir mataku masih sembab karna masa-masa indah itu tak kan terulang lagi.....
dalam anganku bertanya akankah digelar lagi panggung termegah disini............
tak kan aku temukan jawabannya lagi semua kosong.....semua tinggal kenangan indahku..........
tak pernah sedikitpun aku ingin mengingatmu walaupun aku selalu mengingatmu..........
kini ku muLai membuka mata dan mencoba sadarkan diri........berusaha menghapus semua sugesti tentangmu karna kutahu ini semua cuma mimpi belaka........
sekali lagi aku tatap tanah kosong penuh rerumputan hijau sebelum aku melangkahkan kaki untuk pergi
inilah saatnya terakhir aku melihat tanah kosong ini.....
inilah saatnya aku bangun dan memulai perjalanan panjangku
Yang nyata dan tanpa bayanganmu......
inilah saatnya aku sadar dan memandang masa depan yang cerah tanpa bayangan kisahmu......
inilah saatnya aku bangkit dan berlari mengejar cinta dan citaku yang indah tanpa senyum sedihku maupun tangisku.......
inilah saatnya aku tersenyum dan berkata " aku ikhlaskan kepergianmu dan semoga surga itu tempatmu "

By : watimah henia pratama
Ponorogo

TANGISAN TERAKHIR


Apakah Aku Harus Mengemis Untuk Menerima Sebungkus Kemerdekaan Hati...
Atau Apakah Aku Harus Mati Untuk Menerima Sebungkus Kemerdekaan Hati Tersebut...

Lumuran Darah Kini Telah Kering Dimedan Pertempuran Hati...
Sampai Kapan Bangkai Berbaring Tanpa Di Efakuasi...
Sampai Kapan Tangisan Mendenting Di Jagat Raya Ini...

Perlahan Sang Raja Api Menghilang Dari Permukaan Bumi...
Dan Perlahan Suara Tangis Mengecil Hingga Tak Terdengar...
Pesan Terakhir Dari Yang Tangisan...
"Cukup Ini Yang Terakhir Tangisan Yang Terdengar Dikala Malam Mulai Muncul..."

Juank Hadapi
25 Januari 2012
Tanjungbalai,Sumatera Utara

SESAL KU


Ku teringat padamu ..
Masa-masa bersamamu ..
Kesungguhan mu ...
Yang telah ku abaikan .

Ketulusan hati mu ..
Dan tak pernah berputus asa
Walau aku tenggelam ..
Dalam angan yang semu ..
Dan melupakan mu .

Sekarang baru kusadari ...
Ketika hatimu terluka ..
Dan pergi menjauh dari ku ..
Hanya rasa sesal yang ada ..

Kau tidak ada lagi disisiku
Kasih mu tak kutemukan lagi
Dan aku pun tersendiri ...
Tersudut dengan penuh sesal yang ada .

Oleh : Dyang Uthy Sinta
Medan,Sumatera Utara