. JENDELA PUISI
RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Sabtu, 16 Agustus 2014

SINGA BETINAKU



Singa....
Binatang yg anggun
dan penuh percaya diri
Aku tak ingin
Mendekati predator ini
Tapi seketika ia menyergap
dan menancapkan cakarnya di dadaku
Sekejap sahaja ia mencabik2 hati ku
Meskipun aku merengek, meronta.
Kemudian ia berlalu dan
meninggalkan ku terluka
dengan langkahnya yg anggun
dan penuh percaya diri.
Heii..tidakkah kau memiliki belas kasih.. gumamku tak berdaya
Lihat luka yg kau sebabkan ini
tapi dia tak pernah menoleh ke belakang
dia tetap melangkah dengan cara yg anggun
Meninggalkan bagian diriku yg tak utuh lagi

Oleh : Andi Gunaone
Tanjungbalai,Sumatera Utara

Selasa, 12 Agustus 2014

RINDU SUNGAI BERSIH



dari kedangkalan sungai kotaku
kupersembahkan lumpur lumpur industri
menyeruak bersenergi seperti alami sampai kemulut kami

bening hanyalah harapan
yang ada hanya tersedia dalam kemasan
entah higienis atau termakan propaganda produsen bermulut manis

dari kedangkalan sungai kotaku
kupersembahkan air pembunuh pelan pelan generasi
membumbungkan warta penurunan intelegensi

sehat hanyalah gurauan
yang ada hanya membludaknya pengunjung klinik klinik kesehatan
entah pembiaran atau kurangnya pengetahuan

Oleh : Deky Budi
Surabaya

MUSIM PANCAROBA



Hujan turun di kala terang
angin bertiup kencang tiba-tiba datang
sebentar mentari cerah kemudian menghilang
gerimis turun bersama guntur
perputaran musim
serupa hati kita kah?
Memendam perih lalu tertawa bersama dan tiba-tiba kita harus menangis menahan luka..
Entah..
Itu kata mu dalam kebingungan
entah..
Itu kata ku dalam kesangsian
dan Agustus inipun menjadi saksi
pancaroba-nya hati kita.

Oleh : Tsuraya Anjuma
Sukabumi

Jumat, 08 Agustus 2014

SEPIKU SEPI YANG SEPI


sepi di luar,
semua diam
tak ada pohon yang berkata-kata
tak ada angin yang berbincang-bincang
tak ada hujan yang berceracau riang
sepi di luar,
semua sunyi
tak ada jangkrik yang mengerik
tak ada kunang yang melirik
tak ada bulan yang mendelik
hanya suara malam yang terus mencekik
sepi
sunyi
sepi-sunyi
sunyi-sepi
di luar,
mati...

ROEMAH BAMBOE,2014
Oleh : Kakek Jomblo Tampan

DADA SANG PERINDU


dada ini seperti penjara
penjara buat sang rindu
ia terkurung di dalam nya
ia tak punya tempat mengadu
ketika dada tak kuat menahan,
ia menjadikannya goresan tinta di atas kertas .
dada tetap kokoh berdiri dengan tembok dan jeruji besi
saat menahan sang rindu di dalam nya.
tapi sampai kapan??.....
aku tahu dada tak sekuat penampilan nya
saat temboknya mulai lapuk, ketika jeruji besinya mulai berkarat
suatu saat dada akan rubuh.
dia akan rubuh ketika dia tak lagi mampu menahan sang rindu
di dalam penjaranya

Oleh : Andi Gunaone
Tanjungbalai,Sumatera Utara

Kamis, 07 Agustus 2014

GETAR MALAM RINDUKU



Ingin ku gali gundukan itu
Dan mencabut papan nama setiap dukaku
Biarlah nafasku memeluk tentangmu
Puisi-puisi gelap menimangku

Sajak berairmata merangkulku
Dan merambatkan tiap ratap disekitar gelap
Seolah kau utus jangkrik untuk memejamkan lelahku
Nyanyi cerita tentang dahaga merindu
Seolah kau titipkan restumu
Lewat dingin malam menyuap

Mantra-mantra penghapus basah tatapku
Tiap dendang lantun macapat mengiring sendu
Seperti suara hati yang tersampaikan padaku
Bahkan suara gitar berbeda saat anganku

Menuju kenangmu
Getar yang mencakar, melahirkan syair bak
pujangga berlagu
Ini untukmu, itu buatmu, dan doa sebagai bhaktiku

Oleh : Bang Alan
Tanjungbalai,Sumatera Utara

SEBAIT SAPA


berbaris dustamu adalah pagi yang tak menemui siangnya terik matahari
kelincahan pencak jarimu adalah sore berjalan menemui malam tanpa bulan
memang ...
kesempurnaan milik tuhan sang pencipta kita
tapi kita harus berusaha menjadi baik dimata sesama
dan benar dimata tuhan kita

Oleh : Deky Budi
Surabaya