. JENDELA PUISI
RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Senin, 27 Oktober 2014

GEJOLAK JIWA


Mimpikah aku..???
Teriakku pecah membahana menelusuri tebing keangkuhan..
Singkirkan bayang kelam wajahmu ч̲̮̲̅͡ğ terpaut lama dikalbu..

Hingga Tubuh tersandar dipilar emosi..
Sayup-sayup terdengar gemuruh halilintar seakan berbisik, tak kuasa ku melihat awan kepalsuan kian lebar terkuak menganga melempar induk kedustaan dari celah tabir malam hingga sang pelangi datang membiaskan warna agungnya..

Aku muak..!!
Hati ɪ̇πɪ̇ marah..!!!
Semilir angin takkan mampu redakan gejolak..
Tajam belatipun takkan mampu nyiutkan nyali..
Saat kau gadaikan kota ɪ̇πɪ̇,
Kau khianati bangsa ɪ̇πɪ̇..
Rakyat terlantar, jerit tangis kemiskinan tak kau hiraukan..!!!
Semuanya hanya demi sebuah "PENCITRAAN" layaknya JALANG DALAM LEMBAH NISTA..

Ajari aku tegar..
Ajari aku bijaksana..
Agar nafsu dan ego tak selalu menjadi penuntun..

Sebab Tuhan tidak pernah menjanjikan bahwa langit itu selalu biru, bungaa selalu mekar, dan mentari selalu bersinar.. Ƭa̲̅Þï tuhan berjanji selalu memberi pelangi disetiap badai, senyum disetiap air mata, berkah disetiap cobaan, serta jawaban disetiap do'a..

Oleh : Cacan Sambas
Tanjungbalai,Sumatera Utara

SABDA LANGIT


Sabda Langit

Perjalanan ini bagai mata pena yang kau goresankan
Indah atau tidak kaulah yang menggerakan
Saat hembusan perkata kembali kau perdengarkan layaknya doa
Maka sesungguhnya kau menyuguhkan racun dan madu

Sabda Langit

Seiring berlalunya waktu alunan tembang usia
Kau memakna
Kau meminta
Agar perjalanan mu indah sampai kematian adalah tujuan hakiki setiap perjalanan diujung hidup ini

Sabda Langit

Rasakanlah hembus dari yang kau hirup
Karena ia yang membuat dirimu layu dan gugur
Bahkan rasakan wanginya sebuah harapan
Dalam tiap goresanmu untuk kau mengerti arti hidup itu untuk apa

Sabda Langit

Dan luruh dan rebahku tetap pada hambaran agung kemurahan maafMU
Pejamkan matamu
Usah kau buka saat kau rasakan kebahagian itu
Sebab ia adalah perisai kebenaran pada pasrah sujudmu

Aidah Lembayungsenja
Hongkong;31 08 2014
17:55 pm

Selasa, 21 Oktober 2014

AKU ADALAH SALMIAMU


Aku tau
Kau ada di hatiku
Dan aku tau
Kisah cintamu dengannya
Telah berakhir tanpa saling memiliki

Meski kau tak mampu
Miliki dia seutuhnya
Sama seperti kamu
Tak mampu miliki aku seutuhnya

Namun cintamu padaku, adalah hal yang terindah yang pernah aku tulis dalam lembar kertas hidupku.

Atau? Kisah cintamu
Akan terus seperti itu
Karena kau masih menungguku;
Sampai kapan? Kisah cintamu terkurung dalam egoisnya waktu yang menenggelamkan rasa indamu
Untuk dapat bersanding dengan wanita;

Bersabarlah,
Kau akan memiliki aku
Setelah kau miliki cinta
Untuk wanitamu

A.J. Bella Sedayu Sukma
Oktober 2014

Senin, 20 Oktober 2014

KUPU-KUPU MERAH



merayap
mengendap
mengintip
dan terbang

Kupu-kupu merah
Ratusan ribu jumlah
Hinggap pada kusen jendela
Aku yang terlelap
Aku yang sendiri

Hingga datang kupu-kupu
Pelipur lara di waktu senja

A.J Bella Sedayu Sukma
Oktober 2014

Sabtu, 18 Oktober 2014

SEPENGGAL DILEMA


angin sepoi menerpa jiwa.
Membawa sepenggal dilema.
Menyiksa,mengajarkanku menjadi lebih beda,
kadangku menyesal dan bingung namun apa?
Inilah cara tuhan mendidikku lewat sepengal dilema.

Oleh : Samsul Hadi

Selasa, 14 Oktober 2014

SAMSARA


Kasih ..adakah waktu tersisa
Untuk saling bicara
Tentang mawar kita yang berwarna jingga
Kini ..Lihatlah ...
kelopaknya
Telah mekar dan indah dipandang dimata

Tidakkah kau tahu
ku selalu mencari waktu
untuk dapat saling bertemu.
agar mawar kita tak kan layu
dan ..
kita hidup
sampai ke ujung waktu.

Oleh : Hendra Inject
Kisaran, Sumatera Utara

Sabtu, 11 Oktober 2014

PAK (PENGEMIS) TUA DI SIMPANG PRAPATAN


Lagi dan lagi..
Kutapaki prapatan ini..
Prapatan tempat biasa mangkal..
Pak tua berbaju kumal..
Namun pagi ini..
Disimpang prapatan itu..
Pak tua tak kudapati..
Kemanakah pak tua itu?
Apa yang tlah terjadi..?
Bukankan kemarin masih ketemu..?
Masih tersenyum kaku..
Dengan trimakasih lirih..?


Oleh ; wajiman