. JENDELA PUISI
RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Minggu, 20 Juli 2014

COPASIANA


sayang ...
ketika nanar bola mata ini , menjilati selakangan diantara koma dan titik
tetap saja mereka bebal .
hingga hujan selalu sama , bernafsu mencumbui tanah .
seandainya airnya mau melewati pucuk pohon atau atap rumah ,
mungkin ritme atau irama memperindahnya ,

ada yang pemberani , tapi tak cukup amunisi .
penginnya memberi bukti , tapi tak berarti sama sekali .
hingga menyandang gelar gelar , biar bisa terlihat sangar .
bagi siawam terbodohi hangatnya tahi ayam .

sampailah pemerhati pada titik jenuh ,
yang dijumpai bukanlah warisan atau harta peninggalan ,
tidak lebih dari sampah sampah yang berarti kejanggalan .
siapa bilang , ada kata terlambat untuk belajar .
yang ada orang orang bebal , yang perlu dihajar .

Oleh : Deky Budi
Surabaya

Kamis, 17 Juli 2014

SEPI TANPA RINDU MU


Jiwaku adalah lisan yang menggambarkan tentang cintamu ...
dan diriku halal untuk mu… . ...
kan ku tunjuk satu bintang untuk temani malam-malamku…
hingga esok pagi bintang.....
yang selalu tertuju untuk mu ...
memusnahkan kesunyian dalam jiwaku...
mengalunkan nada ...
terhimpun sedikit demi sedikit ...
jiwaku sepi tanpa rindu milikmu ...
terimalah salam setiaku ...
dalam alunan nada syahdu...
merantai jiwaku dan jiwamu....
gemericik alun hujan meleram nada ...
terpancar sinar terangi jiwaku ...
tak surut jejakku melintas dipadang tandus..
gerah dan gelisah setia berharap untuk satu cinta mu
bila tidak ada tempat untuk jiwaku ...
kasih sayang mu sudah cukup ... .
harapanku hanya satu ....
walau bayang mu tak bisa kusentuh...
kita bisa bertemu dialam mimpi ......

Oleh : Arsyad Yus Arsyad
Tanjungbalai,sumatera Utara

RASA KU


Ketika rasa sayang tak terkira
Ketika rasa cinta kian membesar
Ketika rasa rindu kian membara
Ketika semua tlah bercampur

Ketika kata cinta tak dapat mewakili
Ketika kata sayang tak tertandingi
Ketika itu lah aku tak mampu
Tak mampu berbuat apa mau ku

Ketika rindu pun tak mampu
Ketika itu pula hasrat telah menyatu
Kehadiran yang amat berarti
Membuat diri bergejolak tak bertepi

Duhai puhaan hati
Ku titipkan diri ini
Pada angin yang berhembus sendu
Agar engkau tau bahwa aku rindu

Oleh : Princes Evii

Selasa, 15 Juli 2014

KENANGAN


katanya, "Terkadang kita itu harus meninggalkan orang yang sangat kita cintai bukan karena kita menyerah, tetapi karena kita telah lelah berjuang sendirian." --tersenyum kecut sembari ku tutup lembaran2 dalam buku harian dimana terlukis dan tergambar jelas senyumnya, polahnya--
edisialay
Oleh : Nee'am Tata
Kediri

Minggu, 13 Juli 2014

PRAY FOR GAZA


GAZA sekarang dikepung oleh zionis..Lbh
1000 tank baja & mobil barakud Israel di
tempatkan di Rafah.! Maka gaza kpn saja
bisa di bumihanguskan Zionis.Ismail
Haneiya PM Palestina menegaskan : " Kami
tdk meminta kalian berjihad bersama kami
mengangkat senjata.sebab siap siaga utk
mempertahankan tanah suci umat islam.
Kami hanya meminta doa kalian. Krn doa
senjata paling hebat yg tdk dimiliki kaum
kafir. Tolong sebarkan kpd umat islam di
seluruh dunia, kami saat ini Terkepung. Jika
ingin membantu, bantulah sesuai
kemampuan kalian. Jika menyebarkan
informasi saja tdk mampu kalian lakukan, apakah kalian siap di minta pertanggung jawaban oleh Allah di akhirat.? ".mari para saudaraku semua kita berdoa utk saudara kita di Palestina...
Ada seorang anak sekarat dan di tengah kata kata terakhirnya dia berkata "saya akan ceritakan semua ini kepada allah"

Oleh :
Zaadadha Milanisty Fourever
Tanjungbalai,Sumatera Utara

GUBAHAN HATI


Malam yg sepi tanpa senyuman..,
Berbalutkan sorban awan kelam bersujud tahluk tanpa ksombongan....
Dibawah mata kaki, rindu yang kejam menginjak hati yg Lara....

Hanya sang bulan yg jadi saksi.... rintihanku dikala kesendirianku menyelimuti raga bagai mati.... .
Kadang ku bermimpi menjadi sebuah bulan di awan..., walaupun pekat dan hampa, tetapi masih ada mentari yg mau memberikan sinarnya.....

Tapi apa dayaku....
Aku hanya serumpun bunga yg hampir Layu diantara rimbunnya pohon...
Walaupun aku menginginkan kehidupan...., bagi mereka, aku hanyalah pengganggu....
Biarlah aku terpojok di dunia kalian..., hingga datang tangan yg mau menjaga dan merawat sang bunga Liar....

By: Yeyen Bunda Dilla
YBD... 09\07\2014
Pematang Siantar

AMARAH PUISIKU TAK AKAN HANYA SAMPAI DISITU


Dalam ruh tangisku yang bermukim di lautan jabarullah
memuntahkan amarah bak lahar gunung yang membola api
membentangkan sayap kesumat ke langit tak bertepi
menangisi roda zaman yang terus mengunyah pilu
namun tak kudengar teriak dari bumiku
dan tak kusaksikan wasiat
dari mulut dan bibir imamku yang dulu memberi fatwa kepadaku
Apakah komat kamit yang sering kau contohkan kepadaku
hanya zikir picisan yang menjaga besar sorbanmu
Duh...anakku...duh dindaku..duh sibiran tulang sahabat senadiku
apakah silaturahmi ikatan jiwa kita sudah tidak mengkristal lagi
hingga lukamu menjadi andungmu sendiri
hingga ketika kau meregang nyawapun cukup menjadi tontonan di layar kacaku
kemana-kemana aku mencari memang yang kutemui hanyalah abu jahal belaka
entah dimana al faraby, al kindy
dan tersebunyi dimana saidina umarku kini
hoi malaikat penjaga firdaus
kuminta padamu sambut saudara terkasihku ini
bentangkan permadani sorga menerima mereka
sebab aku hanya seorang penyair
yang hanya bisa berdoa lewat sajak lukaku
gemetar tanganku bersama pena amarahku yang tak terkendali ini
adalah lautan jihad yang sedang bertamasya ke lathifatul Zat-Mu Ya Ilahy Robby
semoga sajakku adalah kenderaan para mujahidmu
untuk berbondong-bondong mengejar pintu sorga-Mu
Anak-anaku terkasih...selamat bertamasya menjumpai kekasih tercinta-MU
aku melihat ribuan malaikat tersenyum ramah menyambut kalian dipintu sorga kita
selamat jalan sayang
meski tangis dan air mata yang menganak pasang mengiringi kalian terbang
jangan abaikan...
sebab kami sudah terbiasa hanya mengkonsumsi hiba
dan tak lagi tinggal dirumah jihad di jalannya
Anak-anakku sayang......
amarah puisiku tidak akan sampai disitu....

TOK LAUT