. JENDELA PUISI
RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Kamis, 28 Mei 2015

CURAHAN HATIKU


Tidurlah sayang ku
dengan berbaris untaian doa yang tak pernah usai
ku lantunkan dan ku rangkai untuk mu sepanjang sisa hidup ku.

Tidurlah sejenak tuk melepas lelah di penat mu
di dirimu ku temukan sejuta pengharapan, angan dan hayalan indah mu

Tidurlah sayang ku...
dengan dininabobokan oleh alam yang terus membelai dan memanjakan mu
Tidurlah...
Karena aku kan selalu ada untuk mu,
dalam suka maupun duka mu,
dalam tangis dan tawa mu
dalam tidur dan bangun mu

Sayang ku....
Aku kan selalu disamping mu,
membimbing mu...
menuntun mu...
membelai mu...
dan memanjakan mu....

Aku akan siap menjadi apa yang kau mau
sampai kau benar benar tau,
betapa begitu berartinya hadir mu buat ku
dan juga sangat berartinya diri ku di hidup mu,
dulu, sekarang dan selamanya....

Duhai, Anak anak ku sayang

Oleh : Maia Syifa
For my childrens
Selamat Ulang Tahun Buat anak ku
FIKRI AMAL JAEHAR

Sabtu, 23 Mei 2015

SIAPALAH AKU




Saat perih itu memaksa hatiku
Tuk menjauh dari riuh redanya kehidupan
Langkah kaki membawaku ketepian pantai

Melepas segala gundah
Menepis segala resah
Tuk berdamai bersama alam

Dan pada akhirnya aku
Menatap malu pada diri
Menatap malu pada Illahi

Begitu aku bukan siapa siapa
Pada samudra yang terbentang
Aku hanya terlihat setitik

Ya setitik
Begitu hidup terasa indah
Bila tersemai ihklas di dalam dada

Oleh : Airi Cha
Simpang Tiga, 220515.

Jumat, 15 Mei 2015

CINTA


Tak dapat ku andaikan di kernakan aku tak ingin berandai andai,tak bisa ku lukiskan sebab aku bukan seorang pelukis,tak mampu kurangkai kata indah yang pastinya aku bukan seorang penyair atau pujangga,aku mungkin tahu seuatu yang indah ,tapi keindahan yang mana dapat ku wakilkan,aku takut yang memiliki keindahan tidak setuju dengan keinginanku,dan aku kurang mengerti di nilai dari mana keindahan itu,apakah sesuatu keindahan itu dianggap menarik,mungkin tidak,dan apa yang membuat semua terlihat indah,hanya satu keyakinan ku,dia adalah sebuah misteri,yang selalu singgah dan pergi,dan bahagailah orang yang memilikinya,dialah CINTA....

Oleh : Abu Gussa

TENTANG CINTA


Aku ingin sekali berbicara tentang cinta
Tapi cinta yang seperti apa?
Sebab
Aku terlalu bodoh untuk memaknai cinta yang sebenarnya
Cintaku yang berubah menjadi luka ,
Atau cintaku yang yang bagi mereka melanggar norma ?
Mungkin butuh sedikit bijaksana
Atau bahkan berjuta rangkaian cerita
Agar mereka tau aku masih manusia
Yang berharap mampu sempurnakan rasa
Bersama sebuah kisah dalam nuansa
Naif memang
Ketika bibirku senatiasa melantunkan kata cinta
Namun aku tak pernah mampu memiliki cintaku yang sebenarnya

Oleh : Zack Lee Aulia
Cengkareng 12 mei 2015

Kamis, 14 Mei 2015

HANYALAH LIKA


Aku hanya luka
Yg tergores di tepian masa
Aku hanya sebuah cerita
Yg coba menari indah
Diantara tatapan mata
Dan bahkan ketika seseorang bertanya
Aku akan menjawabnya " aku adalah sebuah aksara
Dimana aku adalah kematian bila tak terbaca
Dan aku adalah suara yg tak terungkap diantara tiap nada"
Apa aku buta ...?
Kenyataanlah yg membutakanya
Apa aku gila....?
maaf,
Aku tak punya kewarasan untuk menjawabnya!
siapa aku ?
Aku adalah luka yg tak disengaja
Dan kau menikmatinya

Oleh : Zack Lee Aulia

IBUKU ADALAH SURGAKU DAN NAFASKU


Dan telah Kami wasiatkan kepada manusia (agar dia berbakti) pada kedua orang tuanya, ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun, bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu, hanya kepada-Kulah kembalimu”. (QS. Luqman : 14)

Aku dulu bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa...
Dari perutmu-lah aku memulai kehidupan.
Sesungguhnya aku berasal dari air yang hina.
Yang setiap orang merasa jijik...
Tapi di perutmulah ku mulai berubah.
Ku menjadi segumpal darah, segumpal daging…
Dan akhirnya terberbentuk seorang bayi yang lucu.
Di perutmulah ku mulai dihargai…
Aku mulai disayang, dibelai dan diharapkan kehadirannya.
Ku rasakan belaian kasih sayangmu.
Ku dengarkan doamu untuk kebaikanku.
Oh Ibuku...
Kau bawa aku kemanapun pergi..
Kau mulai tidak bebas bergerak dan bertambah berat...
Tapi kumerasakan hatimu semakin bahagia...
Kumerasakan aku semakin disayang...
Aku semakin sering dibelai...
Aku juga sering mendengar ceritamu...
Aku juga sering diajak bercanda dengan tendangan kakiku.
Oh Ibuku...
Setelah umurku 9 bulan lebih
Saat aku ingin keluar melihat dunia...
Ku dengar rintihanmu...
Ku dengar rasa sakitmu yang sangat...
Engkau mengaduh dan mengatur napas menahan sakit yang sangat...
Dan akupun mulai berontak ingin keluar
Dan Engkau semakain mengaduh menahan sakit.
Alhamdulillah aku bisa melalui lubang sempit yang tidak masuk akal
Aku keluar bersama dengan air ketuban dan cucuran darah...
Ku dengar Engkau berteriak menahan sakit...
Tetapi kemudian setelah mendengarku menaangis dengan kencang..
Engkau malah bersyukur dengan raut muka yang sangat bahagia.
Oh Ibuku...
Setelah ku dibersihkan dan diberi pakaian dan selimut.
Ku mulai merasakan dingin, tapi kau dekap aku...
Ku mulai merasakan lapar, kau beri aku susumu, dari daging dan darahmu.
Saat aku takut dan kaget kau peluk aku dengan sayang sehingga akupun tenang.
Semakin hari kau semakin menyayangiku.
Bahkan saat aku buang air kecil dan air besar...
Kaupun mengganti popokku dengan senyuman dan bercanda...
Bahkan aku diberi ciuman.
Oh ibuku...
Setelah sebulan umurku...
Sayup-sayup aku mulai mengenal wajahmu..
Wajah yang penuh ikhlas dan kasih
Wajah yang sabar dan keibuan...
Wajah yang selama ini telah menyayangiku...
Oh ibuku...
Hari berganti hari..
Tahun berganti tahun...
Aku semakin besar...
Dan sekarang baru ku sadar...
Betapa banyaknya dosaku padamu oh ibu...
Saat kau suruh membelikan sesuatu...
Aku tidak mau karena sedang asyik nonton.
Saat kau nasehati aku...
Aku tidak mendengarkannya dan bergumam...
Cerewet amat sih ibu...
Bahkan saat aku bertengkar ...aku pun pernah berkata agak keras seakan membentakmu...
Oh Ibuku...
Baru kali ini ...
Setelah sekian lama...
Setelah ku melihat ibu ibu yang lain melahirkan....
Setelah ku mempunyai anak satu demi satu...
Ku baru sadar begitu besar perjuanganmu
Begitu tulus kasih sayangmu...
Tapi ...
Aku merasa belum berbuat banyak untukmu...
Saat ku kecil disibukkan dengan mainanku
Saat ku ABG aku asik dengan teman-temanku
Disibukkan dengan belajar.
Saat ku dewasa disibukkan dengan tugas-tugas kuliah.
Saat aku lulus dan mendapat pekerjaan aku langsung pergi jauh meninggalkanmu
Hasil gajiku hanya sedikit yang ku kirim untukmu.
Karena aku mulai membiayai keluargaku...
Aku belum banyak berbuat untuk membahagiakanmu...
Walaupun engkau tidak mengharapkan itu.
Tapi aku tidak mau Engkau ’pergi’ meninggalkanku
Dan aku belum memenuhi impian-impianmu kepadaku.
Dan di hari ini...
Ku ucapkan TERIMA KASIH ibu...
Aku tak bisa memberi apa-apa...
Hanya do’a dan mengikuti ajaranmu
Agar kelak Engkau menjadi bidadari Surga dan pahala mengalir selalu ..
Karena jasamu tiada terbalas.
Semoga engkau mau memaafkanku atas dosa-dosaku
Hanya tangisku sebagai saksi
atas rasa cintaku padamu
Ya Allah Ya Robb... jagalah Ibuku selalu.... Ibuku adalah wanita yang sangat ISTIMEWA..... takkan ada yang bisa memberikan CINTA, KASIH SAYANG selain ENFKAU dan IBUKU pada diriku. aku sangat MENCINTAIMU IBU.... janganlahkau menitikkan setitikpun AIRMATA KESEDIHAN .... tersenyumlah selalu untuk anak2mu IBU.

I LOVE YOU SO MUCH!
heart emotikon
Oleh : Nur Aini Natakusuma
9 Mei 2015 pukul 13:12

Minggu, 10 Mei 2015

MENTARIKU


Hay mentari,,,,,,
Senyummu bagai surgawi buatku
Ingatkan aku tentang mimpi semalam yg terlupakan
Karena tercabik bulan yg terhalang awan
Karena gerimis tipis juga menari bak bidadari nakal
Aku terlupa mimpi apa semalam
Hay mentari,,,,,
Izinkan aku tetap tersenyum untuk hari ini
Karena bahagiaku sulit terbendung
Meski belantara duka menyelimuti kehidupanku
Biarkan senyumku menghiasa cakrawala tinggi
Menari diawan berteman cahayamu
Biarkan aku tergelak meski hatiku menangis
Aku ingin lupakan semua belantara duka
Aku ingin tertawa bersama awan dilangit yg tinggi
Hay mentari,,,,,,
Jangan biarkan gerimis tipis turun kebumiku
Agar ku bisa melanglang buana diawanmu
Berteman bidadari yg mencumbu anganku
Hingga kutergelak menghilangkan pilu
Agar senyum manisku selalu utkmu
Hay mentari,,,,,
Biarkan aku menyapa awanmu dgn senyumku
Biarkan aku bawa bahagiaku
Jangan turunkan gerimis tipismu
Yang bisa buat aku menangis krn rindu
Karena rinduku begitu sendu
"""""""""""

By Endang Misnawaty II
digubuk tua rumahku
6 mei 2015 10:09
Siantar city