. JENDELA PUISI
RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Sabtu, 27 September 2014

ANDAI BISA



senyum ku tak seburuk ini menghadap indahnya semesta dan mencoba menatap sekeliling dengan bola mata berbinar sejuk

walau tak pantas sebagai rasa serta ucap

berharap ku
ujian panjang ini berganti keberhasilan

Oleh : Youthma All Qausha Aruan

Senin, 22 September 2014

DAHULU VOC (Belanda) SEKARANG FREEPORT ( Amerika Serikat )


Freeport adalah pertambangan emas terbesar di dunia! Namun termurah dalam biaya operasionalnya. Sebagian kebesaran dan kemegahan Amerika sekarang ini adalah hasil perampokan resmi mereka atas gunung emas di Papua tersebut. Freeport banyak berjasa bagi segelintir pejabat negeri ini, para jenderal dan juga para politisi busuk, yang bisa menikmati hidup dengan bergelimang harta dengan memiskinkan bangsa ini. Mereka ini tidak lebih baik daripada seekor lintah!

Akhir tahun 1996, sebuah tulisan bagus oleh Lisa Pease yang dimuat dalam majalah Probe. Tulisan ini juga disimpan dalam National Archive di Washington DC. Judul tulisan tersebut adalah “JFK, Indonesia, CIA and Freeport.”

Walau dominasi Freeport atas gunung emas di Papua dimulai sejak tahun 1967, namun kiprahnya di negeri ini sudah dimulai beberapa tahun sebelumnya. Dalam tulisannya, Lisa Pease mendapatkan temuan jika Freeport Sulphur, demikian nama perusahaan itu awalnya, nyaris bangrut berkeping-keping ketika terjadi pergantian kekuasaan di Kuba tahun 1959.

Saat itu Fidel Castro berhasil menghancurkan rezim diktator Batista. Oleh Castro, seluruh perusahaan asing di negeri itu dinasionalisasikan. Freeport Sulphur yang baru saja hendak melakukan pengapalan nikel produksi perdananya terkena imbasnya. Ketegangan terjadi. Menurut Lisa Pease, berkali-kali CEO Freeport Sulphur merencanakan upaya pembunuhan terhadap Castro, namun berkali-kali pula menemui kegagalan.

Ditengah situasi yang penuh ketidakpastian, pada Agustus 1959, Forbes Wilson yang menjabat sebagai Direktur Freeport Sulphur melakukan pertemuan dengan Direktur pelaksana East Borneo Company, Jan van Gruisen. Dalam pertemuan itu Gruisen bercerita jika dirinya menemukan sebuah laporan penelitian atas Gunung Ersberg (Gunung Tembaga) di Irian Barat yang ditulis Jean Jaques Dozy di tahun 1936. Uniknya, laporan itu sebenarnya sudah dianggap tidak berguna dan tersimpan selama bertahun-tahun begitu saja di perpustakaan Belanda. Van Gruisen tertarik dengan laporan penelitian yang sudah berdebu itu dan membacanya.

Dengan berapi-api, Van Gruisen bercerita kepada pemimpin Freeport Sulphur itu jika selain memaparkan tentang keindahan alamnya, Jean Jaques Dozy juga menulis tentang kekayaan

alamnya yang begitu melimpah. Tidak seperti wilayah lainnya diseluruh dunia, maka kandungan biji tembaga yang ada disekujur tubuh Gunung Ersberg itu terhampar di atas permukaan tanah, jadi tidak tersembunyi di dalam tanah. Mendengar hal itu, Wilson sangat antusias dan segera melakukan perjalanan ke Irian Barat untuk mengecek kebenaran cerita itu. Di dalam benaknya, jika kisah laporan ini benar, maka perusahaannya akan bisa bangkit kembali dan selamat dari kebangkrutan yang sudah di depan mata. Selama beberapa bulan, Forbes Wilson melakukan survey dengan seksama atas Gunung Ersberg dan juga wilayah sekitarnya. Penelitiannya ini kelak ditulisnya dalam sebuah buku berjudul The Conquest of Cooper Mountain. Wilson menyebut gunung tersebut sebagai harta karun terbesar yang untuk memperolehnya tidak perlu menyelam lagi karena semua harta karun itu telah terhampar di permukaan tanah. Dari udara, tanah disekujur gunung tersebut berkilauan ditimpa sinar matahari.

Wilson juga mendapatkan temuan yang nyaris membuatnya gila. Karena selain dipenuhi bijih tembaga, gunung tersebut ternyata juga dipenuhi bijih emas dan perak!! Menurut Wilson, seharusnya gunung tersebut diberi nama GOLD MOUNTAIN, bukan Gunung Tembaga. Sebagai seorang pakar pertambangan, Wilson memperkirakan jika Freeport akan untung besar dalam waktu tiga tahun sudah kembali modal. Pimpinan Freeport Sulphur ini pun bergerak dengan cepat. Pada 1 Februari 1960, Freeport Sulphur meneken kerjasama dengan East Borneo Company untuk mengeksplorasi gunung tersebut.

Namun lagi-lagi Freeport Sulphur mengalami kenyataan yang hampir sama dengan yang pernah dialaminya di Kuba. Perubahan eskalasi politik atas tanah Irian Barat tengah mengancam. Hubungan Indonesia dan Belanda telah memanas dan Soekarno malah mulai menerjunkan pasukannya di Irian Barat.

Tadinya Wilson ingin meminta bantuan kepada Presiden AS John Fitzgerald Kennedy agar mendinginkan Irian Barat. Namun ironisnya, JFK malah spertinya mendukung Soekarno. Kennedy mengancam Belanda, akan menghentikan bantuan Marshall Plan jika ngotot mempertahankan Irian Barat. Belanda yang saat itu memerlukan bantuan dana segar untuk membangun kembali negerinya dari puing-puing kehancuran akibat Perang Dunia II terpaksa mengalah dan mundur dari Irian Barat.

Ketika itu sepertinya Belanda tidak tahu jika Gunung Ersberg sesungguhnya mengandung banyak emas, bukan tembaga. Sebab jika saja Belanda mengetahui fakta sesungguhnya, maka nilai bantuan Marshall Plan yang diterimanya dari AS tidak ada apa-apanya dibanding nilai emas yang ada di gunung tersebut.

Dampak dari sikap Belanda untuk mundur dari Irian Barat menyebabkan perjanjian kerjasama dengan East Borneo Company mentah kembali. Para pemimpin Freeport jelas marah besar. Apalagi mendengar Kennedy akan menyiapkan paket bantuan ekonomi kepada Indonesia sebesar 11 juta AS dengan melibatkan IMF dan Bank Dunia. Semua ini jelas harus dihentikan!

Segalanya berubah seratus delapan puluh derajat ketika Presiden Kennedy tewas ditembak pada 22 November 1963. Banyak kalangan menyatakan penembakan Kennedy merupakan sebuah konspirasi besar menyangkut kepentingan kaum Globalis yang hendak mempertahankan hegemoninya atas kebijakan politik di Amerika.

Presiden Johnson yang menggantikan Kennedy mengambil sikap yang bertolak belakang dengan pendahulunya. Johnson malah mengurangi bantuan ekonomi kepada Indonesia, kecuali kepada militernya. Salah seorang tokoh di belakang keberhasilan Johnson, termasuk dalam kampanye pemilihan presiden AS tahun 1964, adalah Augustus C.Long, salah seorang anggota dewan direksi Freeport.

Tokoh yang satu ini memang punya kepentingan besar atas Indonesia. Selain kaitannya dengan Freeport, Long juga memimpin Texaco, yang membawahi Caltex (patungan dengan Standard Oil of California). Soekarno pada tahun 1961 memutuskan kebijakan baru kontrak perminyakan yang mengharuskan 60persen labanya diserahkan kepada pemerintah Indonesia. Caltex sebagai salah satu dari tiga operator perminyakan di Indonesia jelas sangat terpukul oleh kebijakan Soekarno ini.

Augustus C.Long amat marah terhadap Soekarno dan amat berkepentingan agar orang ini disingkirkan secepatnya. Mungkin suatu kebetulan yang ajaib. Augustus C.Long juga aktif di Presbysterian Hospital di NY dimana dia pernah dua kali menjadi presidennya (1961-1962). Sudah bukan rahasia umum lagi jika tempat ini merupakan salah satu simpul pertemuan tokoh CIA.

Lisa Pease dengan cermat menelusuri riwayat kehidupan tokoh ini. Antara tahun 1964 sampai 1970, Long pensiun sementara sebagai pemimpin Texaco. Apa saja yang dilakukan orang ini dalam masa itu yang di Indonesia dikenal sebagai masa yang paling krusial.

Pease mendapatkan data jika pada Maret 1965, Augustus C.Long terpilih sebagai Direktur Chemical Bank, salah satu perusahaan Rockefeller. Augustus 1965, Long diangkat menjadi anggota dewan penasehat intelejen kepresidenan AS untuk masalah luar negeri. Badan ini memiliki pengaruh sangat besar untuk menentukan operasi rahasia AS di Negara-negara tertentu. Long diyakini salah satu tokoh yang merancang kudeta terhadap Soekarno, yang dilakukan AS dengan menggerakkan sejumlah perwira Angkatan Darat yang disebutnya sebagai Our Local Army Friend.

Salah satu bukti sebuah telegram rahasia Cinpac 342, 21 Januari 1965, pukul 21.48, yang menyatakan jika kelompok Jendral Suharto akan mendesak angkatan darat agar mengambil-alih kekuasaan tanpa menunggu Soekarno berhalangan. Mantan pejabat CIA Ralph Mc Gehee juga pernah bersaksi jika hal itu benar adanya.

Awal November 1965, satu bulan setelah tragedi terbunuhnya sejumlah perwira loyalis Soekarno, Forbes Wilson mendapat telpon dari Ketua Dewan Direktur Freeport, Langbourne Williams, yang menanyakan apakah Freeport sudah siap mengekplorasi gunung emas di Irian Barat. Wilson jelas kaget. Ketika itu Soekarno masih sah sebagai presiden Indonesia bahkan hingga 1967, lalu darimana Williams yakin gunung emas di Irian Barat akan jatuh ke tangan Freeport?

Lisa Pease mendapatkan jawabannya. Para petinggi Freeport ternyata sudah mempunyai kontak dengan tokoh penting di dalam lingkaran elit Indonesia. Mereka adalah Menteri Pertambangan dan Perminyakan Ibnu Soetowo dan Julius Tahija. Orang yang terakhir ini berperan sebagai penghubung antara Ibnu Soetowo dengan Freeport. Ibnu Soetowo sendiri sangat berpengaruh di dalam angkatan darat karena dialah yang menutup seluruh anggaran operasional mereka.

Sebab itulah, ketika UU no 1/1967 tentang Penanaman Modal Asing (PMA) yang draftnya dirancang di Jenewa-Swiss yang didektekan Rockefeller, disahkan tahun 1967, maka perusahaan asing pertama yang kontraknya ditandatangani Suharto adalah Freeport!. Inilah kali pertama kontrak pertambangan yang baru dibuat. Jika di zaman Soekarno kontrak-kontrak dengan perusahaan asing selalu menguntungkan Indonesia, maka sejak Suharto berkuasa, kontrak-kontrak seperti itu malah merugikan Indonesia.

Untuk membangun konstruksi pertambangan emasnya itu, Freeport mengandeng Bechtel, perusahaan AS yang banyak mempekerjakan pentolan CIA. Direktur CIA John McCone memiliki saham di Bechtel, sedangkan mantan Direktur CIA Richards Helms bekerja sebagai konsultan internasional di tahun 1978.

Tahun 1980, Freeport menggandeng McMoran milik “Jim Bob” Moffet dan menjadi perusahaan raksasa dunia dengan laba lebih dari 1,5 miliar dollar AS pertahun.

Tahun 1996, seorang eksekutif Freeport-McMoran, George A.Maley, menulis sebuah buku berjudul “Grasberg” setelab 384 halaman dan memaparkan jika tambang emas di Irian Barat itu memiliki deposit terbesar di dunia, sedangkan untuk bijih tembaganya menempati urutan ketiga terbesar didunia.

Maley menulis, data tahun 1995 menunjukkan jika di areal ini tersimpan cadangan bijih tembaga sebesar 40,3 miliar dollar AS dan masih akan menguntungkan 45 tahun ke depan. Ironisnya, Maley dengan bangga juga menulis jika biaya produksi tambang emas dan tembaga terbesar di dunia yang ada di Irian Barat itu merupakan yang termurah di dunia!!

... bersambung

Oleh : Drs Mustahari Sembiring

MAKNA NAMA - NAMA HARI


Dalam literatur berbagai kebudayaan seperti: tradisi Gaelik Irlandia, Jerman, dan juga Asia, nama-nama hari yang digunakan dalam bahasa Inggris sesungguhnya disesuaikan dengan nama-nama berhala (pagan) yang mereka sembah.

1. Sunday (sun’s day) atau hari matahari, bahasa latinnya dies solis. Orang-orang babilon menyembah matahari sebagai shamash, dan nama-nama yang digunakan untuk itu adalah: Baal, moloch, ahura-mazda,dagon, ra, sol, marduk, mithras, khrisna, aton, woden, zeus, deus, dan gott. Pada tahun 321, constantine mengganti sabbat, dan membuat sunday menjadi hari istirahat.

2. Monday (moon’s day) bahasa latinnya, dies lunae atau hari bulan. Mona lisa berarti ‘moon lily’. Artemis (diana), selalu dilukiskan dengan bulan sabit di bawah kakinya (kita mengenal gambar maria, dewi kwan im juga dengan bulan sabit di kaki mereka).

3. Tuesday (tiw’s day) = mardi = hari mars, mars adalah dewa perang Roma. Kalendar Roma juga didasarkan atas pagan, nama dewa ini dipakai di bulan ke-3, yaitu march. Orang-orang Yunani Kuno memanggil hari ini ‘tiu daeg’. Tiu adalah nama dari anak laki-laki woden dan frigga, berhala para ‘imam’ jaman dulu.

4. Wednesday (wodin’s day), Odin atau Woden, ketua dewa Norse, yang memerintahkan Valkries dengan kuda yang berkaki delapan. Woden dipercayai sebagai suami dari Frigga, dan bapak dari Thor.

5. Thursday (Thor’s day), dewa guntur Norse dan anak laki-lakinya Woden, dikenal juga sebagai Taranus, atau Dutch Doonner (nama yang diberikan pada rusa kutubnya santa claus), melekat dengan hari Roma Jupiter.

6. Friday (Freya’s day), dikenal juga sebagai Frigga, istri dari Woden, lambangnya adalah ikan (lambang kesuburan), yang sering dipakai sebagai lambang kristen. Ikan muda bernama ‘fry’. Orang-orang katolik dapat memberitahukan anda bagaimana dan kapan ‘fish fry’ terjadi, tetapi mereka ambil dari tradisi pagan. Orang-orang Roma memanggilnya Astarte, atau Venus. Dia adalah earth mother, dengan banyak panggilan seperti: Asherah, Astaroth, Ishtar, Easter, Nanna, dan lainnya. Orang-orang Yunani menghormati dewi Aphrodite, dewi cinta, kecantikan dan kenikmatan seks.

7. Saturday (saturn’s day), Saturn adalah dewa pertanian Roma, dan hari ini dikhususkan untuknya. Planet ke-6 dinamakan untuk menghormati dewa ini. Di india dinamakan dewa Shani Pooja. Hari raya saturnalia, diubah menjadi hari natal, pada tahun 525. Hari ini, adalah hari istirahat yang diberikan tuhan kepada umat yahudi dan kristiani yang sebenarnya, bukan sunday (minggu).
Oleh : AGatho Da Silva

Sabtu, 20 September 2014

UNTUK PARA DERMAWAN



Letih tbuh memluk dbu jlanan sesak nadi sbnyikn luka
Smkin lma trpndm smkin mnggrogti bdan
Snyum tak lgi trpncar,ak hmpr trtdur dlm pnantian
Ikat pnggang sdah smkn ketat mnhn lpar
Telinga bson mndgr caci mkian,mata buta mlht hinaan bngsawn
Almamater ini sdkit mngobti
Tpi rsa prih tak lpas mbntuti
Ak mhsiswa bku cma skdr trbuka,nilai hncur bak rongsokn smpah
Ak tak ingn dpt glar SARJANA GMBAR MONYET
Ak ingn fokus brglut dgn buku
Bisa apa aku?prsmpngn memutilsi pikirn
DENGARLAH PARA DERMAWAN...
Lwat brnda ku brmlas asih
ANGKAT AKU MNJDI ANK ASUH;-(
Aku mmg tak mmliki prstsi,ak cuma pnya scuil mpi mnylskn stdy dgn nilai baik
TUHAN...
Ampuni ak tak brmksd kufur akn nikmtmu
Ibu maafkn ak tak ingn ankmu jdi pngmis
Airmta mu yg mnglir mntapku mnghncurkn jiwa
Appun kulkan unk mngmblikn snymn
Mski ku ltakn kpla dbwah sptu bngsawan
Ktuk hti drmwn yg brhti malaikt ya rabb
Biarkn ia memngt smph busuk ini
Dgn krndhn si hina mengda tngan di kaki lngt
DENGARLAH JERIT HATI DERMWN;-(
Appun ku beri slgi q mampu jka kau sudih mndaur ulang ak..
Asal jgn kau pnta aku"MENGGADAIKAN AGAMAKU"..
Apkh mrka trsntuh ochan pjuang mimpi ini?!
Ku brsrah jwbn pdmu YA RABB...
aamiin...

06 sptmbr 2014 Irngki arjuna hadi HASIBUAN

21 DESEMBER 1999


mulai brtanya lg,
kmana bhagia yg indah itu, yg dlu slalu hdir menemani perjalanan hdupku yg jauh dr keluarga,, kenapa dan brapa lama ia telah pergi, aku seakan lupa, terlalu bsar rasa ingin memiliki menjadikan ia satu"nya permata untk menemani masa tuaku nanti,, kenangan hanya tinggalan, suara senyum tawanya kini tak lg menghiasi,, knpa Engkau biarkan dia pergi Tuhan, bukankah aku adlh kkasihnya dan slamanya dia ttap kkasihku ..
kembalikan dia pdaku, ijinkan aku brsatu membangun masa dpan brsamanya,, aku menerima hati ini Engkau jdkan hati yg bgtu mencintai menyayangi dirinya,, Engkau tau keadaan ku, tak rela ku brpisah dr kkasihku,, jika bukan di sini, satukan kami di khdupan yg abadi nanti,, sampaikan rasa rinduku pda kkasihku Tuhan, hdirkan aku dlam mimpinya agar dia tau, sampai kpanpun hanya dia kkasih yg ada di hati ini ..

Oleh : Frank Riyan
Wonosobo, Jawa Tengah

Rabu, 10 September 2014

MENANTI PURNAMA


Ingat malam itu
Pertemuan pertama
Ingat saat itu
Menepis kabut bersama

Berawal gemintang
Berhias hasrat detak gerimis
Lalu akankah hilang
Dalam diam pelan terkikis

Aku masih aku
Lelaki liar berdebar
Aku masih aku
Meretak tak sabar

Beri aku candumu
Sebagai teman kala bermimpi
Beri aku gairahmu
Sebatas pandang mata sendiri

Namun jika padam dan hilang
Beri tanda pada malam dan bintang

Jangan pedulikan gerimis riang
Karena hanya itu tempatku mengenang

Oleh : Rocky Topan Butar Butar

--------------------

SEKEPING

Mencumbuimu
Tuk sesaat
(Bersembunyi dibalik malam dan gerimis yang malu beku)

Oleh : Rocky Topan Butar Butar

Sabtu, 30 Agustus 2014

HUJAN


Hujan
Hmm...
Pada paras sepiku

Denting tawa
Dan gurat senyum
Detak nyawa
Dan kisah sekuntum

Bukan dengan aksara
Aku membuai api
Bukan dengan angka
Aku membuai mimpi
Semua mengalir
Tanpa jejak
Semua terukir
Tanpa sesak

Aku abadikan kau
Kau abadikan aku

Ini karma yang kurajut
Sendiri tanpa takut

-untuk tiga...satu menghilang...satu terdiam...satu tenggelam-


Oleh : Rocky Topan Butar Butar