. JENDELA PUISI: Maret 2016
RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Kamis, 31 Maret 2016

ENGKAU DAN JINGGA



Nona...!
mari kita bersulang untuk sebuah kecurangan, mari kita terbahak dan tertawakan kesetiaan.senyatanya setiap tutur adalah culas! menindas segala lengah juga kesabaran yang terpupuk dari perjuangan yang rumit, dari tangis mengiba yang sakit.
Nona..!!
bahkan kusadari kini,
ada sengau dalam bidak yang kau suguhkan, ada tipu daya penjelmaan angkara berdalih kesunyian..
bahwa telah kusangka engaku akan lebih baik dari, JINGGA,
bahwa kukira tuturmu tulus tanpa dusta, ternyata aku salah!.
Engkau dan jingga, sama saja...
hanya perbedaan sebuah harkat, hanya selisih setangkup martabat, nyata dalih sebuah sepi adalah tameng.. agar diri tak dipersalahkan
Dan telah kutarik kembali setiaku dari hatimu yang secara sembunyi-sembunyi menarik keikhlasan setia hati, meletakkannya kepada cinta yang lainnya.
maka...

kenangilah pergiku sebagai penentu dariTuhan, bahwa yang terbaik jua akan memberikan terbaik pula...

Oleh : Thory Amos Thory Amos

MALAM PENGHANTAR RINDU


Denting dawai rindu
Menjelang malam
Saut sayang
Pujaan
.

Oleh : Seruni Pelita Jingga

SPJ, 03'16

NAFSU BERDESAH SAMPAH



Untaian Syahdu
mengukir indah

terkunjungi Maksiat pengunggah Syahwat

Ooh jemari dinalar liar
berkoar ambisi usik Ruang Pekerja Seni

Tariklah Nafasmu
dalam dan hentikan

Oleh : Youthma All Qausha Aruan
‪#‎kisaranrasa‬
24maret2016 00.09

Sabtu, 26 Maret 2016

PERJALANAN CINTA


Saat Aku melupakan jatuh cinta, berarti aku telah lupa cara menjatuhkan airmata. Kebahagiaan, mungkin bisa dimulai dari sana
Aku suka memandang lilin milik pedagang kaki lima, ketika listrik tiba-tiba padam. Seperti meniru nyala kunang-kunang.
Di syairnya senja itu, dabir meniadakan namamu; was-was betul, gamang rindu terbaca garang cemburu.
Kita pernah sama sama lupa, tentang segala yang belum sempat kita jamah, tentang cinta yang bergetar di dada.
Pagi :ini aku melihat semut-semut mengerubuti secangkir kopi, dan menyisakan rasa pahitnya untuk kunikmati, sendiri.
: Aku seperti sedang melakukan perjalanan terhangat dalam hidupku, ketika di tengah dingin hujan,aku merindukan kau sentuh tanganku perlahan.... ada sepasang kekasih yang menyalakan unggun api, di dalam sunyi. dan bisa kurasakan kehangatannya, menyentuh dadaku. tadi aku rasakan : hujan jatuh ke punggungku, dan seorang yang menggenggam payung, tapi tak berusaha melebarkannya untukku, ia membiarkan hujan membasahi sekujur tubuhku yg kedinginan.... sedingin hatimu..

Oleh : Nur Aini Natakusuma

BIDADARI SURGA


Matanya...
Mata yang memancarkan keindahan
Mata yang sangat jeli
Mata yang lebar dan sangat putih

Rambutnya...
Rambut yang berkilau indah
Rambut yang sehalus sutera
Laksana sayap burung nasar

Kulitnya...
Kulit yang lembut
Laksana kulit telur bagian dalam
Yang tertutup oleh cangkang

Wajahnya...
Wajah yang cantik rupawan
Wajah yang mengukir senyum manis
Wajah yang menggambarkan khairat

Itulah Bidadari Surga
Laksana mutiara yang tersimpan baik
Tanpa tersentuh tangan manusia
Penuh cinta dan kasih sayang

Karya: Deni Harianto a.k.a Dehar Tan

Kamis, 10 Maret 2016

MATAHARI KU


Wahai malam....
Gelap mu hampir berlalu.....
Smalaman menemani tanpa tidurku....
Beranjak menyongsong terik nya mayapada....
Matahari....
Ku ingin bercerita pada mu....
Tentang malam yg menemani ku tanpa sinaran....
Matahari......
Keluh ku jangan menjadi kesah buat mu....
Aku tak mau mengganggu tugas mu menyinari mayapada....
Matahari.......
Diam bisu menjemput ku lagi....
Sinaran mu begitu indah....
Tapi tak punya makna buat keluh ku....
Aku ingin sejuta asa menyelimuti....
Matahari......
Ku ingin sinaran mu memberi warna hidup ku....
Memberi asa hari hari ku yg terbalut gulita....
Aku juga ingin bebas merdeka menikmati cahaya mu....

BY....
YBD
DI RUANG GELAP KU

LEMBARAN KOSONG


Awal nya aku hanya bagai selembar kertas kosong tanpa isi......tiba tiiba kau datang...
Lalu mengisi kekosongan..itu....memberi nya warna yg indah,,penuh bunga dan makna..
Dan kini kertas..itu..Sudah tak terbaca lagi....terlalu bnyak coretan semu yg tk ditepati...
Remuk saja dan buanglah..jauhh.......sebelum ianya....terbakar warnamu yg menyala..resah....

‪#‎lembarankosong‬#maret2016
Oleh : Edi Sofyan

PERGILAH SAJA DAN JANGAN KEMBALI


Pada sedetik ingatan yang lalu, semua itu hanyalah lembaran usang dari kenangan yang coba kau rangkul kembali setelah terhempas...

Hh... kau fikir semudah itu mengembalikan yang telah hilang?

Ada lebih dari jutaan rasa sakit yang menggerogoti kala kelam memaksa diri memeluk luka erat-erat
Agar tempias hujan tak membasahinya dan membuatnya mengalirkan darah
Telah ku hitung hari dalam menanti jejakmu hilang tanpa bekas
Dan kini, semua sudah sempurna...

Pergilah saja, dan jangan kembali
Walau sekedar menyapa atau menampakkan diri...

Oleh : Qee Shaqayeq

CINTA


Selamat pagi cinta
Kau ada di mana
Seperti ada tapi tiada
Seperti maya tiada dinyata
Kau hanya sebuah hayalan
Di dalam mimpi menyentuh angan
Di saat bangun meruntun rawan
Adakah yang menegur mesra itu kau
Atau yang selalu memanggil sayang
itu kau
Atau yang selalu menggambil berat
itulah kau...
CINTA...
datanglah dalam rupa yang nyata
Agar tidak aku tertanya-tanya.

ROS MAYA
KOTA BELUD,SABAH
10/03/2016

Senin, 07 Maret 2016

PHOBIAKU


Jika suatu hari nanti
Aku tak sanggup lagi...
Tapi dalam bait bait sajak ini
Kau tlah hembuskan nafas imagi
Jika suatu hari nanti
Adakah yang harus di pertahankan
Dari sebuah diam???
Bertahan dengan tanpa perasaan
Atau hanya ada dingin yang tersekam?...
Bagaimana jika dadaku lebih mengharap
Padamu,selalu ada kerinduan yang menyisa dari sepenggal senja
Dan aku mulai gelisah tersebab malam tak ingin cepat menyapa
Dan hati ini kian saja terasa kelam
Yg pekatnya lebih hitam dari ukiran malam
Meraja asa bermandi gelisah...menyisakan kehampaan

"PhoBiaku by Elza TitaNium"12:36/303016


UNTUKMU


Diujung malam yg dingin mencekam
Ada wajah rindu yg lesu
Digelapnya bayang kelabu disana ada dirimu
Ada rindu yg berubah kebencian
Ada rasa yg semakin hambar
Sungguh,,,,
Kebohongan ini sangat yg menyakitkan
Kata demi kata rayuan yg terucap
Meluluh lantakkan hati yg temaram
Tapi semua hancur berantakan
Berkecai berhamburan,,,,,
Rindu rindu yang temaram
Pada bayangmu yang semakin hilang
Dikegelapan yang buram
Kasih,,,,
Haruskah kusekap rindu yg indah ini utkmu.?
Karena kisi kisi hati semakin rapuh
Lemah lunglai seluruh tubuhku
Tertatih langkah untuk mengejarmu
Yang semakin jauh berlari meninggalkan aku
Kasih,,,,,
Melati putih yang kau sematkan dulu
Kini tinggal serpihan garing yg tak bermaya
Seperti hatiku yg luka tapi berdarah

:::::::::::
By Endang Misnawaty
Digubuk tua rumahku
3, 3, 2016 23:32
Siantar city kotaku yg indah