Ketika pagi menjelang, hati membeku tak perduli
tumpul rasa, asa bahkan mati naluri
menggigil memanggil sedih sekali
kau ingkari
bahkan kau tinggal pergi
layaknya tak pernah kenal sama sekali
Untuk apa berwajah seroja jika muka penuh bara
apa kau kira tak seorangpun tau rahasia dibalik kemeja
Kini senja telah tiba seturut jalan karma
tak guna berhitung soal sorga-neraka, kita penghuninya
bijaksana jika menatap lurus kedalam sukma
kesadaran nan ikhlas bekal meminta maaf setulusnya
barangkali masih bisa meluruskan niat didepan sana
seribu kawan kurang, terlalu banyak meski satu musuh saja
betapa sulit melaksanakannya
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.
## Pondok bambu istanaku, Minggu,08 Sept 2013 / 13:28 wib
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar