. JENDELA PUISI: Kumpulan Puisi Siamir Marulafau - PAHLAWAN BERJASA
RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Jumat, 06 Desember 2013

Kumpulan Puisi Siamir Marulafau - PAHLAWAN BERJASA

Senyumku untukmu bukan untuk siapa-siapa asalkan kau tak menipuku
karena dikau selalu dalam laraku
meskipun kau memperhatikan hidupku namun aku tetap bersamamu
terimalah salam hangat dariku
sebagai petanda bahwa kita besatu
meskipun tak bersatu dalam raga tapi berstau dalam jiwa
sampai bumi berputar sebelum gunung sinabung
meletus meratakan bumi Tuhan kubernaung

sm/27112013
Oleh :siamir marulafau

pertanyaan :
1.Apa tajuk yang sesuai pada puisi di atas?
2.Apa maksud penyair menulis puisi di atas?
3.Bagaimana penggunaan bahasa/diksi dalam puisi di atas?Apakah bahasanya sederhana atau tidak?
4.Apakah puisinya sulit dimengerti atau tidak?
5.Berapa rp hadiah yang anda ingin terima bila anda berhasil menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas?
5. Berapa nomor rekening bank anda?
----------------------

CINTA YANG TAK SIRNA
Oleh:siamir marulafau


meskipun tetesan airmata bercucuran
menembus sukma dengan hati yang amat
kesepian namun kalbu yang kubelah
di padang gersang mengharap derau hujan
membasahi seluruh harapan kita semai
bersama sebagai pertanda bahwa kau
dan aku bersatu padu dalam impian

kenangan masa lalu sirna tidak
sepanjang bumi Tuhan terpijak dengan
kaki kiri kanan
mengingatkanku
akan fatwah petuah pujangga
pada lubuk hati yang mendalam walaupun
dunia kau lukiskan agaknya jauh di seberang tapi
warna tak akan berbeda dalam dunia kelam

meskipun kau hanyut dalam buaian awan namun
awam tega tidak menahan siksaan dengan senandung
biola terdengar dengan melodi indah di hamparan
langit kau terbang membuat seluruh impianku
terhempas sampai aku tahu bahwa kau masih menyimpan
kenangan walaupun kau hanya dalam bayangan

sm/11112013
-----------------------


PAHLAWAN BERJASA
Oleh :siamir marulafau


namamu terukir di prasasti
namamu tertanam di setiap ingatan
namamu terurai dalam hening
di mana pun kau berada namamu
tersemai dalam dada
meskipun jiwa raga kau korbankan
namun cahaya hidupmu terang
benderang menyinari tanah air

kaulah pahlawan berjasa bakti
berbakti pada negara
bertanam budi dalam taman
taman kau semai membahana
sepanjang masa dikenang selalu
generasi muda
betapa agungnya kau berjuang
demi bangsa negara tanah air
tercinta mendekap dalam jiwa

sungguh kau pahlawan berjasa
mengobarkan jiwa raga keluarga
namamu terucap setiap upacara
10 november harii pahlawan, hari
pengorbanan tragedy berdarah
selamat dan sukses bunga bangsa
sampai jumpa di yaumil mahsar

sm/10/112013
----------------------


KASIHMU SERPIHAN NAPASKU
Oleh :siamir marulafau


tudingan rasa egoku dalam petualanganku
sirna tidak dalam lautan walaupun niatku bersemedi
sepanjang lautan kujelajahi mencari sebuah
kepuasan tapi aku tak sebejat kepompong kau duga
sebelum mencuap di permukaan bahwa aku
adalam penghuni dalam relungmu

kebenaran hadir akan selalu dalam wajahmu
bila keyakinan kau patrik di ujung helai rambut sebagai
petanda bahwa bersekat tidak dalam dirimu
sampai napasku di telan senja walaupun bayanganku
bagaikan semu seiring matamu terang benderang
meneropong kalbu

meskipun cipratan ombak menghempaskan ragamu
di saat kau mengigau dalam kenangan namun
hasrat kueluskan dalam jiwamu tega tidak akan membuatmu
diam bagaikan karang di tengah lautan yang biru
aku tahu bahwa kau adalah serpihan napasku sepanjang
dunia tersenyum

sm/10112013
----------------------


JANJI YANG TERURAI
Oleh:siamir marulafau


tubuh kau rebahkan di senja pagi
mengurai janji mulus kau suguhkan dalam jiwa
seiring kau dan aku menagih janji bahwa
percakapan kita semai bersama menjadi
tanaman impian dalam surga firdaus
di musim dngin pada masa lalu

meskipun tubuhku menggigil dengan napas
mendesah di celah-celah ilalang kau semai
dalam dada namun impian kucetuskan
sirna tidak akan sepanjang kecupanku belaian
kasih mesraku tertanam dalam rembulan kau
semayamkan dalam kenangan

"percayalah" kasihku di ujung jalan tak bertepi
kita lalui dalam gelora asmara membara
sampai ke ujung langit biru bersekat tidak dengan
awan putih sembari angin spoi-spoi membias
ke seluruh impianmu walaupun senjaku
menantikan kerinduan yang terlupkan pernah tidak
sepanjang akasara puisiku bertaburan
dalam jiwa ragamu

sm/10112013
-------------------------


SERPIHAN YANG TAK SIRNA
Oleh:siamir marulafau


serpihan arang kau lenyapkan
kau patahkan berkeping keping
mencuapkan beban meskipun
serpihannya menjadi debu

namun rintihan napas mendesah
sampai batas waktu sirna tidak
seiring debu terhempas dalam relung
walaupun petualanganmu sampai
ke ujung dunia

konon kau mengeluskan pandanganmu
di hamparan lautan tak bertepi
jejak bayangan menghantui selalu
dalam dirimu meskipun kau gapai
mentari menyinari hidupmu namun
sinar menghampirimu selalu sepanjang
kau merenung di tepi pantai sulawesi
yang biru

sm/10112013
----------------------


PAHLAWANKU YANG GUGUR
Oleh : siamir marulafau


10 november revolusi berdarah
sepertinya jiwaku terbuai akan perjuangan
kuemban pada masa lalu
pahlawanku yang gugur di medan perang
sepertinya bunga berguguran melukiskan
kenangan terlupakan tidak sepanjang
perjuaangan bangsaku di dunia fana yang kelam

10 november revolusi berdarah
mengurai sukma atas penderitaan perjuangan
rakyat indonesia tercinta
mundur pantang menyerah tidak
perjuangan dengan musuh-musuhku kupertahankan
seiring aku menerjang ke segala arah

10 november hari bersejarah dikenang
sepanjang masa biar tahun berganti sudah
perjuangan terbayang di wajah karena gigihnya
hati merindukan perdamaian kebebasan merdeka
tetap tergapai dalam usaha meskipun senjata
bambu runcing berkepanjangan

10 november hari pahlawan
hari tiada esok aku mengenang para pahlawanku
gugur berjuang demi kebebasan keselamatan
rakyat dari kekejaman kolonialis para penjajah
aku semakin berang berpikir habis tidak kusemai
dalam dada penderitaan para pahlawan tak berdosa
berjuang dengan ketulusan hati ikhlas karena
bangsaku tanah airku tercinta,Indonesia

sm/10112013
---------------------------


NOVEMBER REVOLUSI BERDARAH
Oleh :siamir marulafau


cucuran arah berserakan di atas
bumi pertiwi kucintai dalam jiwa
sepertinya revolusi berdarah
terbayang di wajah terlupakan
tidak sepanjang masa, mengapa
tidak?aku berjuang demi bangsaku
negaraku untuk rakyatku seiring
peluru menembus kulitku kubiarkan
perih dalam jantung bahwa akulah
pahlawan revolusi membela
segenap bangsaku dari kaum
penjajah sampai aku bebas dan
merdeka terlepas dari belenggu
penjajahan

november bulan bersejarah dalam
hidupku kukenang selalu setiap tahun
rakyatku sengsara sirna ditelan
peluru melukiskan tragedi memilukan
hati nan tertanam dalam relung setiap
umat dari sabang sampai merauke

sungguh pristiwa november membuat
diriku geram bagaikan memakan garam
lautan asin dalam hidupku cukup pahit
seiring kupertaruhkan nyawa membela
negeriku dari kekejaman dunia
meskipun pahlawan berguguran di medan
perang namun semangat jiwa berkobar
mempertahankan tanah airku
tanah tumpah darahku segenap rakyatku
berdaulat bersatu teguh berjuang
dengan bambu runcing membasmi
musuh-musuhku

pantang mundur maju terus menerus
membela bangsa dengan mencerdaskan
kehidupan bangsa bernegara,negara
republik indonesia tercinta terhempas
dari jalur kemiskinan selamat dunia
akhirat,amin ya rrabal allamin

sm/09112013
------------------------


MENGAPA AKU KORUPSI ?
Oleh :siamir marulafau


miliaran rupiah kutelan berdarah
di saat aku berkuku di kandang ayam
di negeri pertiwi tercinta seiring
sukma menegur tidak betepuk
dalam sukma karena lembaran kertas
benilai di mata dunia

sungguh memilukan hati nan
terkesima nurani rakyat dengan
penderitaan kemiskinan seiring
ulah pejabat berkepentingan
berperasaan tidak mengemban
tugas negara disita karena
penipuan, penggelapan pencurian
uang negara

biar peluru menembus jantungku
kupertahankan bumi pertiwi bersih
dengan ulasan uang bermakna seiring
muka tiada rasa bermuka tembok
di hadapan umat, Tuhan jadi geleng
kepala dengan sumpah janji mulus
tiada hentinya diucapkan dengan kitab
suci bernapaskan Tuhan

sungguh meresahkan jiwa lara
berbayang sudah kebejatan dunia
menggodok keuntungan cepat
nan kaya raya di atas penderitaan
rakyat, jadi negara mau apa?
akulah orangnya berhadapan
di mahkamah pengadilan atas korupsi
mengalir bagaikan lahar pegunungan
tiada tara meleleh tanpa hitungan detik
dengan kenikmatan luar biasa
sambil tertidur di atas uang kertas
miliaran rupiah, negara jadi mau apa?

jangan bertanya aku korupsi ,mengapa?
korupsi sepertinya pangkat nama
jabatan baru setiap pejabat berwenang
di negara tercinta,demi kekayaan
mengisi tong atas perut berfoya-foya
dengan pulpen menari-nari di atas
meterai bertinta hitam kertas putih
bersih tak sebersih hatiku kucapkan
dengan nama karena isi perut,rakyat
perduli apa?persyetan semua

-----------------------


DUNIA TERMENUNG
Oleh :siamir marulafau


Kesedihanmu mengurai dunia termenung
kegalauan membawa rasa pilu
kesedihan menyelimuti rasa indah bagai empedu
rasa rindu membuat harapan sirna jadi debu

siapa yang merasa tidak rindu
di saat kau nantikan Si Galau jantung
tertusuk dalam relung menyebar duka rasa sendu
amarah disiram denga air terjun
mengalir ke lubuk sampai ke tempat tidur
membuat jiwa tentram selalu

aksara puisiku menjadi obat bulu perindu
boru samosir galau tidak dalam kalbu
menunggu kepompong di langit yang biru

sm/08112013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar