UNTUK MENCARI PUISI-PUISIMU CUKUP KETIK NAMAMU DI KOLOM "SEARCH" LALU "ENTER" MAKA SELURUH PUISIMU AKAN TAMPIL DI SINI

Kamis, 28 April 2022

Kumpulan Puisi Dyah Ayu Paramitha Indudewi - AKHIR CINTA


AKHIR CINTA
Karya : Dyah ayu paramitha indudewi / BDH


Selamat tinggal oh dewi...
Akhir desah napas ini
Melepaskan ruhku darimu
Berpisah di puncak cintaku

Usah kau bersedih
Sekalah air matamu ,duhai kasih
Bukankah segala akan tiba hujungnya
Berjumpa dan berpisah pula keakhirnya

Kuberikan permata kenangan
Dia terindah wujud kebahagiaan
Jelita bagai kuncup cempaka muda
Kecuplah dia,bila kerinduanmu mendera

Indudewi/BDH.wilwatikta.281018.10:22



SEBELAS MASA
Karya: Dyah Ayu Paramitha Indudewi


Semuruh hijau puncak mahidhara
Selautan malini di pandangan mata
Kunikmati hembusan bayu menerpa
Membisik merdu semesta senja
Seribu tahun jiwa berkelana
Silih berganti mengukir legenda
Mencari cintamu yang kudamba
Menyemai rindu tertunda
Takdir kita untuk berjumpa
Merenda asmara semanis madu
Terlena merayu manja
Memetik indah cempaka ungu
Sebalik bahagia berakhir pula
Perpisahan di ujung pilu nan syahdu
Kasta dan tiara nyata berbeza
Air mata berlinang,kasih dalam belenggu
Sebelas masa berlalu
Di manakah dirimu
Aku berganti -ganti raga dan rupa
Kucari hanyalah dirimu yang kucinta
Bilakah suratan akan tertulis
Kau dan aku dalam satu garis
Mengulang awal cinta
Bagai terciptanya semesta

Indudewi.Wilwatikta.16.10.18-10:13



HINGGA AKHIR USIA
Karya :Dyah Ayu Paramitha Indudewi


Tapal batas ku jejaki
Berbinar cahaya menjelang hari
Pagiku dingin dan gerimis
Segar, larut dalam senyumanmu nan manis

Cempaka ungu kebasahan
Elok warna menebar keharuman
Adakah engkau tak terpesona
Keindahan suci jiwa-jiwa cinta

Bertaut bagai kumpulan nada-nada
Menyajikan irama menggelora
Syahdu,merdu penuh rindu
Tertuang nikmat dalam cawan kalbu

Wahai kekasih
Genggam erat jemari
Reguklah janji setia
Hingga tetes terakhir usia

Indudewi.Wilwatikta.051018-14:11



RANUM USIA
Karya: Dyah Ayu Paramitha Indudewi


Tenang alam lena
Menembus jauh jarak di mata
Jiwaku melesat kepadamu
Melepas sejuta rindu

Kupeluk samar bayangan
Kutanggalkan kasta dan tiara manikam
Kecupan wangi cempaka ungu
Membekas merah di simpul senyumanmu

Sahutlah suci madah jiwa
Bukalah lembaran naskah asmara
Kidungkan merdu penuh gelora
Dan aku akan menari seiring iramanya

Ikatlah erat hati kita
Semadikan di bawah pohon setia
Semoga kelak bersemi bahagia
Kita semai bersama di ranumnya usia

Indudewi.wilwatikta.031018-16:39



KASMARAN
Karya :Dyah ayu paramitha indudewi / BDH


Bukalah telapak tanganmu
Tangkaplah semilir angin rindu
Tiadakah hatimu tersentuh
Simpul tiupan asmara di pandanganku

Wahai maha jelita
Parasmu anugerah sempurna
Tanpa kata begitu menggoda
Aku tersimpuh padamu terpuja

Duhai cempaka ungu
Sahutlah kemerduan mantra rindu
Sambutlah tangan mengulur harapan
Mengikat jiwa di rundung kasmaran

Indudewi /BDH .Wilwatikta .281018-23:27



MENJAUH
Karya :Dyah Ayu Paramitha Indudewi


Luluh naluri
Seperti salju di terik mentari
Mencair,mengalir deras
Menerpa sela-sela cadas

Keputusanmu itu ...
Melahirkan senyum pilu
Air mata lara dan kecewa
Melepas belenggu kemuraman jiwa

Akhir kisah ini
Tak pernah bisa di mengerti
Jalinan cinta bagai bunga berduri
Begitu indah tapi penuh luka

Luh memang tak berhati
Tak mampu beranjak pergi
Dan kau sudah jemu
Menanggalkan cinta,pergi menjauh ..

Indudewi.wilwatikta.271018-18:34



IKATAN
Karya : Dyah ayu paramitha indudewi / BDH


Mata air rindumu
Beriak resah tiada menentu
Memerca di sela-sela batu
Mengalir tiada jemu
Menghanyutkan cempaka ungu
Pada bisik manja merayu

Ciumlah, harumnya kasturi cinta
Untaikanlah sebagai ikatan setia
Sematkanlah di lingkar jemari
Tanda pertalian dan niat suci
Dengarlah sayup madah dedaunan
Menyambut suka cita kebahagiaan

Indudewi / BDH.Wilwatikta.16:43
photo by :Elza Zulandita



KIDUNG TANPA NADA
Karya : Dyah ayu paramitha indudewi / BDH


Sepanjang titian perjalanan
Tanpa kata,kau genggam tangan
Tahukah engkau wahai cinta
Ingin kudengar rayuanmu bermanja

Bukalah pintu kediamanmu
Betapa lama aku mengetuk
Aku dara cempaka
Haruskah memulai semuanya ...

Kau menuang warna rindu
Genap penuh di cawan kalbu
Namun tiada kata darimu
Untuk kureguk manisnya madu

Mungkinkah begini adanya
Kidung cintamu terlantun tanpa nada
Meredam hati pada sejuta pertanyaan
Kusuma mekar dalam keheningan

Biarlah rahasia terpendam
Tenggelam di samudera terdalam
Akan kututupi selubung senyuman
Bermadah semoga takdir menyatukan

Indudewi / BDH .Wilwatikta.301018-01:05



KELUH KESAH RINDU
Karya :Dyah Ayun Paramitha Indudewi / BDH

Retak kaca berkeping ke tanah
Bayang rembulan redup di mata
Hati patah mengenang cinta
Pedih sendiri menanggung duka

Lirih angin menerpa wajah
Gerimis mencurah seiring malam
Takdir kasih terbelenggu kasta
Jiwa menangis dalam kepiluan

Ujung harapan hilang sirna
Bahtera karam di tengah samudera
Bibir berucap ikhlas merela
Sanubari tak mampu mendusta kecewa

Cempaka ungu mula berkuncup
Kunantikan mekar seiring musim semi
Igau rindu bak air laut
Semakin kureguk,semakin menjadi-jadi

Seribu kisah melangkahkan jiwa
Mendulang asmaramu yang kudamba
Ikrar setia sepanjang masa
Bersama dalam bahagia dan duka

Indudewi / BDH .wilwatikta.131118.09:56



KIDUNG LARA HATI
Karya : Dyah ayu paramitha indudewi/ BDH


Tuturmu begitu manis
Penuh rima nan puitis
Kurasa bagai sayat sembilu
Perih menghiris kalbu

Ku gigit bibir menahan lidah
Menelan luapan kata-kata
Biarlah seperti samudera
kusimpan segala kecewa dalam jiwa

Jangan merayu lagi
Mencoba menebar benih kasih
Ranting bunga sudah terpatah
Telah kering rapuh di tanah

Biarkan takdir menuntun langkah
Bersemi atau mati keakhirnya
Bukankah semua yang kau mahu
Telah kurestui keputusanmu

Pintu kasih telah terkunci
Usah mengetuk berulang kali
Biarkan hari-hariku sunyi
Bernyanyi kidung lara hati

Indudewi/BDH .Wilwatikta.101118.08:25



NY WIN
Karya : Dyah ayu paramitha indudewi /BDH


Ny win

Kembang jambu berguguran
Seiring redup rembulan

Wahai nuan dara gumintang
Engkau gemilang
Penawan kasih dan sayang

Kini,sendu matamu terasa gelap
Tajam menikam

Aku terdiam
Senyap,tak berucap

Ny win
Mengapa
Senyuman sirna
Dingin warna paras maliniku
Membeku ,sayu membiru

Ny win
Dengarlah deru angin
Ia melontarkan kecewamu
Menusuk setiap serpihan jiwaku
Cinta telah berkalang tanah
Menjadi debu ,terbang ,dan sirna

Terlanjur kecewa
Menagih janji tinggal kata
Temali setia tetap terikat
Namun tak mampu menepis sekat
Sejuta pembeda membentang nyata
Sejuta tangan menahan langkah

Indudewi /BDH .wilwatikta.091118.11:17



MADAH HARAPAN
Karya : Dyah ayu paramitha indudewi / BDH


Wahai Luh ...
Hembusan bayu senja
Berbisik merdu menggoda
Riuh gemerisik hijau rerumputan
Membawa guman lara kasmaran
Seumpama bait-bait cinta
Terbaca memujamu mahajelita

Wahai Luh ...
Telah berbagai masa berlalu
Jiwamu berjalan sepanjang waktu
Bagai musim silih berganti
Dari kisah ke kisah,tanpa henti
Tak jemu membilas harapan
Menyemai janji setia tergenggam

Wahai Luh ...
Segunung permata di kanan dan kiri
Tiara mahisi bertahtakan baiduri
Telah kau tanggalkan semua
Tersisa jiwa dalam madah harapan
Berakhir pencarian dalam kebahagiaan
Berdua bersatu di ujung zaman

Indudewi / BDH .wilwatikta.061118.16:57



INGKARILAH
Karya : Dyah ayu paramitha indudewi /BDH


Mentari cinta
Terpatah belenggu kasta
Terpadamkan air mata
Hatiku gugur bersimbah hina
Perih mata menatap cakrawala
Asmara terbenam di langit senja

Sendiri sepi,berkalang takdir
Bisik harapmu tiada berakhir
Terngiang,sayup dan lirih
Di antara jiwa-jiwa kasih
Yang tanpa daya
Terpejam menanti akhir cahaya

Wahai Luh ku..
Cempaka ungu labuhan rinduku
Jangan kau tunaikan janji
Ingkarilah bela hati
Bahagialah senantiasa
Aku bersamamu,ada dan tiada ...

indudewi / BDH .wilwatikta.041118-16:08



DI LAMUN RINDU
Karya :Dyah ayu paramitha indudewi / BDH

Jauh waktu kutempuh
Mencari dirimu
Jiwaku terlahir berulang
Abadi menembus ruang
Tetap setia menguntai kenangan
Membilas ingatan percintaan

Bagaikan musim silih berganti
Cempaka mekar dan gugur ke bumi
Kerinduan padamu mencengkam hati Membisik harapan menyemai mimpi
Kupandang cemarut awan kelabu
Menggigit bibir memendam namamu

Dalam simpuh ku lantunkan madah
Berguman mantra-mantra cinta
Kularungkan keluh kesah lara
Betapa Luhmu di lamun asmara
Tersisa masa di ujung cakrawala
Semoga setia tak tersia -sia

indudewi/BDH.Wilwatikta.231118.18:52



TANPAMU
Karya :Dyah Ayu Paramitha Indudewi / BDH

Sepagi ini engkau layu
Gugur di depan mataku
Embun pada kelopakmu
Luruh membasah sendu

Cempaka ungu berserakan
Menutup luas pelataran
Ketika ikrar setia tinggal kata
Bibir bergetar kesah lara

Ku reguk madu di cawan kasta
Penuh mulia dan anugerah jelita
Namun cinta tiada mengenalnya
Aku tersisih antara dua

Takdir begitu puitis
Tak kuasa aku menepis
Terlanjur menjatuhkan pilihan
Terpatah kasih di ujung kenyataan

Mentari tak lagi berpijar
Selayang hidup terasa hambar
Tanpamu....
Tanpamu....

indudewi /BDH .wilwatikta.211118.19:55



MENYANJUNG HARAPAN
Karya : Dyah ayu paramitha indudewi / BDH


Kau genggam jemari
Membawaku berlari
Melewati lembah kasturi
Ke puncak mahidhara kasih suci

Rebah aku tersipu hati
Tuturmu merdu mengikat janji
Ciumlah lembut sejuk bayu
Membawa semerbak wangi rindu

Wahai cinta yang kupuja
Tiada tertahan debar asmara
Tersirat dalam tatap-tatap mata
Menyanjung harapan bahagia

Indudewi /BDH .wilwatikta.181118.05:02



BERAKHIRLAH
Karya : Dyah ayu paramitha indudewi / BDH


Ingin aku menghampiri
Namun liku jalan penuh duri
Tanpamu,terasa begitu sepi
Aku seperti rembulan tanpa cahaya
Suram,mati,kosong dan hampa

Tiada daya aku merubah
Begitu lemah aku untuk lupa
Terlanjur menulis segunung impian
Kecewa menanggung kenyataan
Berakhirlah sudah semua cintaku
Hancur bagai menjadi debu

Indudewi/BDH .Wilwatikta.141118.22:24



KIDUNG LARA HATI
Karya : Dyah ayu paramitha indudewi/ BDH

Tuturmu begitu manis
Penuh rima nan puitis
Kurasa bagai sayat sembilu
Perih menghiris kalbu

Ku gigit bibir menahan lidah
Menelan luapan kata-kata
Biarlah seperti samudera
kusimpan segala kecewa dalam jiwa

Jangan merayu lagi
Mencoba menebar benih kasih
Ranting bunga sudah terpatah
Telah kering rapuh di tanah

Biarkan takdir menuntun langkah
Bersemi atau mati keakhirnya
Bukankah semua yang kau mahu
Telah kurestui keputusanmu

Pintu kasih telah terkunci
Usah mengetuk berulang kali
Biarkan hari-hariku sunyi
Bernyanyi kidung lara hati

Indudewi/BDH .Wilwatikta.101118.08:25

PARAMITHA
INDUDEWI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar