UNTUK MENCARI PUISI-PUISIMU CUKUP KETIK NAMAMU DI KOLOM "SEARCH" LALU "ENTER" MAKA SELURUH PUISIMU AKAN TAMPIL DI SINI

Sabtu, 25 Desember 2021

Kumpulan Puisi Akhmad Husaini - RELUNG WAKTU TEGAS BAHAGIA MENCERNA


RELUNG WAKTU TEGAS BAHAGIA MENCERNA
Karya : Akhmad Husaini


Menempuh nyanyian rindu tersedu
sangka santunan pertapa berpaduan
tatanan prasangka kepastian penuh taktis
senandung watak tujuan melewati
jauhkan diri canda penuh bingkai
terlena perhatian menanti rengkuh

Relung waktu tegas bahagia mencerna
arus kemudahan kian merestu diri
sesuai keadaan tabiat peringatan lewat
akan terus ada senantiasa tinggi harapan
dahaga siasat melambai ingatan kentara
tak pernah lelah untuk bisa gapai semua
harus merasa berat keadaan berliku

Rentang naluri cumbu hakikat meniku
menulis kian damai rentang gempita
kinanti sudut pandang teramat baik
tak nyaman hadir bawa sesalan
melawan sandaran pandang ilusi
dalam sendiri ingin hadir segenap rasa

Pengaruh kisruh dendam kekuatan imajinasi
helai rindu bersama begitu pantang
secarik kamuflase tergerus ragam intonasi
gapai wujud lindap pendaran sayu
duplikat amsal meniku jejak asmara
lamunan gerus langgam rasa menunjang

Hulu Sungai Selatan, 9 Desember 2021



KESAN DINAMIS PENAWAR BATAS NOTASI
Karya : Akhmad Husaini


Semua bisa saling menyerta akrab
kecamuk pandang narasi penuh cerna
keleluasaan kelindan penawar hati
tegas lamunan hinggap tegas berperi
banyak ketentuan awal menduga
kehendak sengketa penawar gulana

Memikat semangat tumpah kelana
tentang segala kemungkinan tanam darah
semua hati sudah didatangi tuntas
elastis hegemoni mematut cernaan pelangi
statis tirani cumbuan teguh mewangi
bentang merasuk naluri diri wibawa
gempita mengumbar desau lambai

Kesan dinamis penawar batas romantisme
gigih tercinta ruang hadir nelangsa
senantiasa hadir ragam kinanti tirani ilusi
impian harap nestapa membalut ambisi
lambaian akrab intim landasan kelana
hunjam amunisi nalar membuai

Semburat waktu gigih gejolak menikam
senang senantiasa meraba retas lamunan
lerai diri berkorban masa silam
hendak pertiwi pentas kelam diri
akrab kesungguhan takjub mementang
sesuatu keadaan nyata meraba bangga

Hulu Sungai Selatan, 9 Desember 2021



MEMAYUNGI KASIH SEMANGAT PENUH RATAP
Karya : Akhmad Husaini


Langkah dinamis relung lembut restu
bentang ego mengukur ragam prioritas
kecamuk diri datang menepis harap statis
ketentuan wujud tebaran semburat laku
pergulatan diri segenap naluri watak
langgam kemandirian menampak sentak

Tak ingin terjatuh hambatan di jalan
semua harus jadi bahan kelakaran pasti
himpitan pilu terbenam janji menegas
maksimal ingin tertawakan ilusi batin
selera ada wibawa kematangan pesona hari
selalu ada keinginan serta sepenuh sayang
menanti sendu nyanyian haru menumpu

Memayungi kasih semangat penuh ratap
bisa menerima kejujuran tegas berbeda
tangguh gempita penuh langkah peluang
menatap retas di ranah jenuh mementas
kelana misteri wibawa lelakon pongah
memantik segala pasrah senang menerka

Hadir kebijakan melindap masa depan
arus pentas tebaran membentur senjakala
geliat merona hari-hari begitu meningkah
petuah narasi intim menuntas segenap tujuan
adat budaya saling terhubung pesona tekad
hadir dengan kemampuan terbaik mencanda

Hulu Sungai Selatan, 8 Desember 2021



MENCERNA PERLAKUAN KHAS KIAN STATIS
Karya : Akhmad Husaini


Watak asli kenduri ikatan purnama
naluri memenuhi ketulusan taktis
merangkum niat mengembang harap statis
nuansa terkesan ketegasan khas lintas kondisi
tirani kehidupan saling menatap sinis
sapa bahasa tandus manis ritmis

Secepatnya dirasakan penuh perasaan
tahta gemulai retas irama nestapa
kalau itu memang keputusan terbaik
peluang diri hadir godaan seribu rasa
niat tulus ikhlas ihwal sentuhan kental
sempurna rindu menjadi penentuan segalanya
dedikasi tinggi penuh romantis

Mencerna perlakuan khas kian statis
semua akan tahu dengan harapan tumbuh
perihal tentang intim perilaku potensi
terjang purnama kasta menderu
gempita menjual hasrat sandera
terpa angan ikatan sempadan arus kerja

Lindapan argumen derita senarai
lantuan irama tercetus naluri beban
ukuran hujan senarai lamunan
wasiat jumpa waktu terus rentang
menjaga perasaan orang lain terduga
malam menegas optimis selera sadar

Hulu Sungai Selatan, 8 Desember 2021



RINAI TERTANAM BERKEMBANG TERKESIMA
Karya : Akhmad Husaini


Ragam ihwal tatapan jelma kenangan
merasuk tuntas sembilu segenap lamunan
senandung haluan bekal perdaya restu
sentimen jalan akulturasi belaian rindu
kebenaran besar penuh perasaan pantas
berbekal rasa semua dengan mudah

Derai menghunjam terpatri tegas
perjalanan berburu semangat penuh rasa
sapaan penuh gejolak himpunan sangka
merindu kenangan tuntas mengadu
kelam waktu tandas akurat menanti
menguji kemampuan dekapan menyerta
menghunjam ikatan seru tebaran pinta

Rinai tertanam berkembang terkesima
cerita ambisi menyerta gejolak kenduri
lembut perasaan membuai hari menata
sapa hamparan begitu nyata menuntas
pualam hari kehendak penawar lewat
restu upaya kehadiran menata selera

Tentu akan lumrah saja adanya semua itu
berjumpa semua untuk saling dirasa
sangkut paut harapan sepanjangg ritus
nalar upaya ringkih ilusi timpa tepian
derap tuntutan arus makna terbelit elegi
lajur ironi tepian hampa syahdu mendayu

Hulu Sungai Selatan, 23 Desember 2021



REKAH REDUP MALAM PETUAH PENASTI HIKMAH
Karya : Akhmad Husaini


Leluasa jengah firasat lagu merindu
upaya nyata tandas rekah menggebu
penuh obsesi tebaran bakat berjanji
perilaku jengah ambisi ilusi berpadu
berjalan menuang bahasa penuh tegas
sengkarut arus pusara tiada berderai

Naluri mampu hinggap tempias tirani
teruslah akrab umpama saling merona
arus ketegasan terpikat penuh juang
kenduri rasa arah tempias terbentang
semerbak mewangi pesona tingkah
leluasa arus waktu pujaan nurani

Rekah redup malam petuah penasti hikmah
teguh perasaan tak nyaman hadir serta
mengundang lara hati penuh dengan angan
menggantang upaya hadir ingatan baru
pandangan senang mengigau ilusi jelita
kenduri berpadu sepenuh siasat menata
senarai diri deraian ragam ilusi nelangsa

Wajar hadir alasan kenangan senja
selera merona banyak menaklukkan ide
tentang naluri kemesraan watak mendera
senandung upaya penuh ide terurai sandera
ranah empati bawa ambigu memukau wujud
jejak bermakna penuh tentu semakin terjaga

Hulu Sungai Selatan, 22 Desember 2021
AKHMAD HUSAINI


Kumpulan Puisi Merawati May - CINTA DI BALIK KABUT


CINTA DI BALIK KABUT
Karya : Mera Wati SE (Merawati May)

Kepada yang melesatkan panah
menghunjam jiwa
melebur bersatu-padu
menjadi desir pada aliran darah
tentangmu ada di sekujur raga

Tidakkah kau juga merasa
yang berdenyut di liang nyawa
selalu bergolak menyesak
mungkin takkan redam
sebuah pengakuan

Ataukah kau sengaja
membiarkanku menyulam sendiri
helaian rasa menjadi cinta
tapi kau perlahan menjauh
setelah aku benar-benar rindu

Bacalah sekali lagi lukisan di mata
betapa tak ada warna selain cinta
lalu kenali air mata yang jatuh
tak ada kabar darinya kecuali rindu
semua meredup
bara hanya menyala di bawah kabut

Dan semua rindu
aku sendirian yang mengasuh

Bengkulu, 29 Juli 2021



TELAGA SAKSI BISU
Merawati May

Rebah sekabut kesunyian
Ketika sedalam hati terpaut kesedihan
Hingga hujan air mata
Menjadi sekisah berlumur ratapan

Telaga sesaksi bisu perpisahan
Pernah tertutur sejanji setia
Kini menjadi serpih kenangan
Segumpal hati dalam penantian

Seikat bunga bukti ketulusan
Hingga ajal kembali mempersatukan
Sejatinya cinta dalam abadi
Syurga terindah digenggam kebahagiaan

Bogor, 14 Desember 2018



API CINTA
Merawati May

Di pagi yang cerah
Aku lihat secacah senyum, dibalik bibir kelu itu
Namun aku tak mengerti apa dibalik ranum cintamu, tuan

Kenali aku sekali lagi
Bukan dari kata-kata yang kugubah
Tapi bacalah rasa yang berdetak
Di sebalik puisi yang kurangkai
Bukankah semua karenamu, Puan

Tahukah engkau, Tuan
Tak mampu kubaca apapun
Kecuali aksara aroma bunga
Memantik bara cinta yang padam
Engkau laksana matahari

Pejamkan matamu, Puan
Karena dalam gelap aku ada
Lalu rasakan yang detak jantungmu
Betapa aku ada di aliran darahmu
Menjadi atma pada mata cintamu

Bengkulu, 13 Desember 2021



SUARA DI BALIK JERUJI
Merawati May


Puan ....
Pernahkah berpikir di balik pijar itu,
Ada singa lapar yang siap menerkammu
Dan melumati dahagamu.
Dalam belai mesra dan sanjungan kalimat puja,
Atas nama cinta.

Puan ....
janganlah kau terpedaya
Akan rayuan-rayuan binal atas recehanmu.
Ingatlah puan kau mencari recehan atas keringat dan kerinduanmu.
Untuk sepiring nasi.
Kenapa kau memberi singa-singa itu makan
Dengan lahap atas keringatmu
Yang selalu diucapkan atas nama cinta.

Sadarlah puan......
Di balik jeruji itu ada tawa kemenangan atas keringatmu
Ada tawa pesta atas kesalahanmu.
Tubuhmu dilihat semua orang
Karena itulah mereka di balik jeruji-jeruji tajam itu,
Tersimpan tangisan kalian dalam desah napas kalian demi cinta.

Bengkulu, 12 Desember 2020



SINGGASANA HATI
Merawati May


Kekasih..
Kau akan tetap menjadi matahariku
Untuk menyinari perjalanan hidupku
Kehadiranmu tak akan pernah terganti
Meski musim datang silih berganti

Kekasih...
Kau bagiku adalah sumber energi
Menumbuhkan kembali cintaku yang mati
Kini bunga cintaku mekar dan bersemi lagi
Menghiasi setiap sudut ruang hati yang sunyi

Kekasih...
Bila malam jelagamu bagai bulan purnama
Menerangi gelapnya lorong-lorong di jiwa
Auramu pancarkan sejuta pesona
Kecantikanmu laksana bidadari nirwana

Duhai kekasih...
Warnai hariku seperti indahnya pelangi
Tetap terlihat elok seperti kembang melati
Dan semoga jalinan cinta kita tetap abadi
Suatu hari nanti kau kankujadikan permaisuri
Kutahtakan di istana singgasana hati

Jakarta, 11 Desember 2018



AKU INGIN
Merawati May


Aku ingin menulis namamu
Meski dalam sekeping hati
Karena Kau adalah anugrah terindah dariNya

Aku ingin memanggil namamu
Meski lewat bait-bait doaku
Karena kau adalah titipan termahal dariNya

Aku ingin mencintaimu tanpa kata
Seperti awan melingkari angkasa
Seperti matahari memberi sinarnya
Seperti rembulan menerangi kehidupan
Namun aku hanyalah lilin kecil di antara gelapnya malam

Aku ingin menghabiskan waktuku bersamamu
Seperti tasbih yang kusenandungkan dalam hatiku
Meski tak terlihat
Namun kau nyata adaNya.

Bengkulu, 10 Desember 2021



KENANG-KENANGAN
Merawati May


Bagaimana harus kuucapkan pengakuan ini: Aku jatuh cinta
berulangkali pada matamu, danau dalam hutan di negeri ajaib
yang jauh menyelusup dalam ingatan itu. Berabad-abad
yang lalu, kuucapkan selamat tinggal pada apa pun
yang berbau dongeng, atau masa silam. Tetapi cinta,
bukan sebotol coca cola. Atau film Disney;
si sana tokoh apa pun tak pernah mati. Juga bukan Rumi
yang menari. Sebab pada matamu bertemu semua musim,
sejarah, dan sesuatu yang mengingatkan aku
pada suatu hari ketika waktu berhenti, dan kusapa engkau

mesra sekali. Kini, bahkan wajahmu samar kuingat
kembali. Haruskah kuucapkan pengakuan ini: Aku jatuh cinta
berulangkali pada matamu, danau dalam hutan di negeri ajaib
yang jauh menyelusup dalam ingatan itu. Tetapi cinta,
bukan sekotak popok kertas. Atau sayap
sembilan puluh sembilan burung Attar yang terbakar. Cinta,

barangkali, kegagapanku mengecup sepasang alismu

Bengkulu, 10 Desember 2021



KISAH TANPA JEJAK
Merawati May


Pernah aku ragukan, cinta akan abadi
Karna begitu cepat datang
Seperti gelombang menerpa karang ,
Seakan mampu membungkam takdir yang berjalan
Tak ada perpisahan karena semua di dalam genggaman

Dan kini aku sadari, keraguan itu
adalah kenyataan yang datang lebih awal
Engkau tak lagi menemaniku
Merenda hari, meredamkan keresahan

Bias sang waktu yang tak pernah mampu dimengerti
Membawamu jauh meninggalkan semua jejak
Dalam bingkai keletihan
Tak bisa di harap, meskipun hanya di bayangan

Bukan nada kerinduan, yang terbersit
Saat aku mengingatmu dan kisah
Tetapi luapan penyesalan tiada batas
Mengenja cinta bersemi
Dan rasa sayang begitu mudah tercipta
Sedangkan rasa tak mampu menjadi nyata

Tetapi mungkin semua adalah bagian dari ceritera
Langkah perjalanan yang berkerikil tajam
Aku hanya terus berharap
Semoga kisah tanpa jejak
Tak pernah terulang lagi
Di waktu dan masa yang akan datang.

Bengkulu, 09 Desember 2020

Biodata:

Namaku Merawati, aku di lahirkan di MukoMuko, 12 Mei 1978 di sebuah kabupaten provinsi Bengkulu
Aku hanya aktif di fecebook saat pekerjaanku selesai saja. Aku sering ikut antologi bersama dari berbagai grup dan aku aktif dalam menulis di KBM, google. Tulisanku pernah menjadi terbaik di grup pemuisi Malaysia serta masuk di majalah malaysia ( 2021)
Menerbitkan dua buku tunggal dengan judul "Perjalananku" ( 2016) serta " Nasihat Ibu" ( 2021)
Saya tinggal di Jl. Tutwuri 5 Rt. 15 No. 146 Kec. Sungai Serut, Kel Surabaya Kota Bengkulu
Instagram: Merawati_May
Youtube: Merawati May
Facebook: Merawati, SE


MERAWATI MAY

Kumpulan Puisi MS Sang Muham - SALAM SUNYI MALAM NATAL


 
SALAM SUNYI MALAM NATAL
Karya MS Sang Muham


Lonceng gereja berkali kali berdentang
menyingkirkan awan keraguan yang menggantung
tak ada anak anak berlari kesana kemari
halaman gereja sunyi
semua serba di batasi
obsesi menguasai hati nurani

Malam terasa begitu senyap sampai ke ulu hati
ketika lagu natal kumandang menyiram sanubari

Tak perlu mencari siapa biang keladi
rapatkan barisan jaga keluarga perkuat imun diri
saatnya berserah pasrah berpengharapan
waspada dan hati hati dalam setiap tindakan
semua ada waktunya seturut giliran
pasti bencana ini sudah se ijin Tuhan

Sekarang kita merasa terasing di antara sesama
mari bertanya " apa rencana Tuhan di balik semua "

#Billymoonistanaku, Sabtukliwon, Des 25-2021 = 05.30 wib



RINDUKU PENUH
Karya MS Sang Muham


Rinduku penuh tumpah ruah
mengalir dari sanubari terdalam
melambaikan rasa yang kian membuncah
padamu jua sahabat sepermainan
meski raga mulai payah
biarlah kupendam dalam dalam

Tak ada kata mewakili rasa
sebab cinta adalah cinta

Ingin kulangkahkan kaki menyebrangi lautan
akan kubawa sebongkah hati berselimut resah
setelah setengah abad terpendam
kugendong dengan susah payah
karena rindu ini milik kita kawan
aku tak akan pernah menyerah

Mentari sudah condong ke barat jauh
isyaratkan kita bakal berlabuh

#Billymoonistanaku, Seninkliwon, Des 20-2021 = 05.22 wib
MS SANG MUHAM


Kumpulan Puisi NengIcha - KITA TAK SEJALAN


ESOK NANTI
By. NengIcha


Segala rasa telah aku curahkan dalam serajut doa saat lalu
Saat semesta bersuka cita kala pertambahan usia atas dirimu
Saat mentari lima belas November turut menyambut hari bahagiamu

Namun kini engkau memintanya kembali 'tuk aku menyeduh hati
Sekeping hati yang kerap menikmati gerimismu berjatuhan menelaga di pipi
Namun engkau tetap mampu tersenyum bak mentari pagi yang cerah berseri

Esok nanti,
Pagimu begitu cerah di hadapan
Begitu berwarna dengan sejuta kebahagiaan
Kendati kelam kerap menaungimu saat kini
Kendati petir badai kerap menghujani hatimu yang mendamba bahagia ala surgawi

Dan esok nanti,
Tuhan telah menyiapkan untukmu singgasana kemuliaan
Kebahagiaan sejati yang bukan sekadar khayalan
Karena ikhlasmu dan himpunan puing-puing kesabaran

MK. 22112021



KITA TAK SEJALAN
By. Nengicha


Dahulu kita pernah searah
Saling menggenggam tangan sembari kaki melangkah
Di jalur yang sama dengan hati yang sama
Teriring mesra kala surya terjaga pun kala semesta pejamkan mata

Dahulu,
Kita serupa bulan dan bintang
Yang saling melengkapi dengan sejuta keindahan
Serupa mendung dan hujan
Yang hadir bersama dengan membawa sejumput kerinduan

Hanya semua itu terkisah pada musim lalu
Saat hujan mampu basahi gersangnya padang kerinduan
Saat angin mampu menidurkan riuhnya rasa yang kerap berseteru
Yang luruh seketika saat tercumbu manisnya pertemuan

Namun, kini kita tak lagi sejalan
Saling bertolak dalam lajur kehidupan
Engkau memilih jalanmu untuk bahagia
Pun aku memilih jalanku dengan merawat sendiri luka-luka

MK. 11122021



PION MANDIRI
By. NengIcha


Aku ingin menopangkan semestaku ke pundakmu
Namun aku takut engkau tak mampu melakukan semua itu
Meski engkau nian memaksa untuk aku membagi segala kesahku
Tapi aku sangsi atas kemampuanmu

Aku adalah pion paling mandiri
Terhimpun dari serpihan hati yang mati berulang kali
Kerap hancur berkeping hingga tak tersisa
Lebur berbaur dengan udara serupa jelaga

Namun atas belas kasih Tuhanku
Aku selalu mampu bangkit lagi dan lagi
Meski terseok dengan kaki rapuhku
Namun aku masih mampu berdiri dan berusaha meraih kembali mentari

MK. 03122021



TAK PANTAS UNTUKMU
By. NengIcha


Aku menikmati kerinduan padamu dari sini
Aku mengagumimu keindahanmu dari sini
Begitu istimewa dirimu
Begitu sempurna dirimu

Menjauhlah dari aku
Pergilah dari hadapanku
Karena engkau tak layak berada di dekatku
Dan aku tak layak meski hanya berangan tuk bisa dekat denganmu

Aku mencintaimu
Aku mengagumimu
Aku mengistimewakan dirimu
Namun aku terlalu hina untuk ada di dekatmu

MK. 22112021 (06:05 WIB)



AKU SI HINA
By. NengIcha


Entah sekedar harapan palsu atau apa, tapi engkau telah menambahkan nyawa rangkap dalam hidupku

Kakiku yang telah patah puluhan tahun lalu,
Seketika engkau tumbuhkan kaki baru untukku, meski hanya kaki palsu

Aku laksana si lumpuh yang bermimpi ingin mendaki gunung
Kendati sangatlah mustahil, namun mimpi itu terlanjur berpasung dalam relung

Merayap dan merangkak,
Seperti itulah engkau membinaku untuk terus maju dan laju
Dengan penyangga penopang yang engkau rakit untukku
Engkau mendorongku untuk menuntaskan juangku

Tentang takdirku,
Aku sangat tahu Tuhan menyayangi aku
Dan telah menyediakan fasilitas terbaik untuk hidupku

Namun aku hanya makhluk hina yang kerap bermimpi di siang terjaga
Yang menginginkan tempat terbaik kelak di samping-Nya
Salahkah diriku yang selalu memimpikan itu semua?

MK. 22122021
#Aku_Sang_Pemulung

Minggu, 05 Desember 2021

Kumpulan Puisi Endang Misnawaty - HUJAN PAGI


RINTIK MENGGAYUNG RINDU

Hujan melahirkan rindu yang garing
Ketika tiap tetesnya meresap jauh ke dalam hati
Bersama kenangan indah yang selalu membuncah
Terburai
Pasrah
Di sini ada rindu yang begitu indah untukmu
Bersama kenangan kita dulu yang sendu
Ketika ada tetes hujan di antara keningku
Dengan lembut kau sibakkan dengan tatapan matamu yang penuh pesona
Ach....
Semua kembali datang
Menghempang bagai tabir
Aku lelah
Menanti hujan reda
Karena tiap tetesnya ada rindu yang membara
Pergilah...
Hingga tak tinggalkan sisa
Meski cuma gerimis tipis
Karena hujan selalu melahirkan rindu
Hingga hatiku menjadi sendu
Dan lidahku kelu
Meski tanganku menjadi kaku dan tak bisa memelukmu
Tapi rindu terindah hanya untukmu

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
13 April 2017 21:47
Siantar city



HUJAN

Saat hujan melanda
Kusimpan tangisku di dada
Begitu hening
Garing
Sepi
Achh...
Hujan semakin deras
khayalku jadi buyar
Kemana..?
Angin yang berdesir
Belai rambutku hingga terjaga
Dari mimpi indah
Daun daun kering berterbangan
Bawa setiap kisah yang ada
Ada cinta
Ada luka
Dan ada perjuangan
Di sini..
Hujan semakin deras
Sederas air mata karena rindu
Ach ...sudahlah
Hari telah malam
Bintang bintang semua hilang
Bersembunyi di balik awan hitam
Kita hanya bisa bertemu
dalam mimpi semu di kegelapan malam
Bercumbu di terangi kunang kunang
Dan terlelap dengan senyum mengambang

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
17 okt 2018


DI ANTARA HUJAN

Secangkir kopi hitam
Di antara hujan yang begitu deras
Pahit..
Sepahit kopi hitam tanpa gula
Di antara bayangmu yang semu
Memecah khayalku hingga sirna
Ada nada tanpa kata
Mendayu bagai perawan desa yang lugu
Adakah rindumu sedalam rinduku
Yang berbalut cemburu dan prasangka
Hingga pecah menjadi angkara

Secangkir kopi hitam
Di antara hujan yang begitu deras
Menjadi inspirasi indah dalam bayangan semu
Ada senyum di antara tangis yang tertekan
Meski jeritku tak pernah kau dengar
Aku tersiksa di antara hujan deras ini
Karena bayangmu tak mau pergi
Meski kumatikan dengan segores puisi
Hujan semakin deras
Membasahi setiap ranting di pepohonan
Burung burung mencicit kedinginan
Mendamba kehangatan sarang
Di ujung langit cakrawala bersinar indah
ada pelangi yang menari
Di antara rintik hujan yang berkepanjangan
Ach..
Hujan datang lagi
Menghampiri selembar jiwa yang rapuh
Pergilah.
Biarkan aku di sini merenungi kegagalan dengan secangkir kopi pahit
Yang membuai diriku jauh ke alam khayal
di sana ada bahagia menantiku
bersama bayangmu yang hampir pudar

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
3 0kt 2017 17:14
Siantar city

 

GEMERCIK HUJAN DALAM BAYANG MU

Kucari bayang dirimu dalam bulir bulir air hujan yang jatuh berderai indah di halaman
Tetes demi tetes bawa kisah indah tentang cerita kita semalam
Tik tok tik tok jarum jam meningkahi tiap warna denting lagu kerinduan
Di mana bayang wajahmu yang menyelinap dalam mimpi semalam?

Warna jingga semburat di langit penuh awan
Bianglala menari indah di antara langit yang penuh hujan
Di sana senyum indahmu bagai mentari yang sembunyi di antara air hujan
Dingin..!
Mata binalmu menyongsong tiap warna yang memancar dari bianglala penuh warna

Tik tok tik tok jarum jam semakin kencang ketika detik demi detik berlomba mencapai tujuan
Aku masih di sini menantimu dengan setia
Meski warna jingga menggoda dirimu yang penuh makna
Lupakan tentang kisah kita semalam
Yang bernyanyi di antara dentingan gitar
Dan lagu yang semakin sumbang
Toh noktah yang kita lagukan semakin hari semakin tidak beraturan
Dan warna jingga hilang di antara air hujan
Dan senyum indahmu menghantui setiap mimpi indahku di antara malam tak berbintang

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
9 agustus 2017 19;51
Siantar city


HUJAN MELAHIRKAN RINDU

Cari aku di antara tumpukan rindu
Di celah kisi kisi malam yang gelap gulita
Hitam bagai jelaga
Meski bintang berhenti berkerlip
Karena hujan turun begitu derasnya
Suara kodok yang saling bersahutan
Menemani malam yang di guyur hujan
Melenakan tidurku yang bermimpi indah
Tentang dirimu di lautan malam
Duhai....
Berhentilah berharap tentang indahnya cahaya rembulan yang menyinari dunia
Hingga diriku terkapar tak berdaya
Meski cinta dinamakan cinta
Toh akhirnya akan terluka
Menangis bagai bidadari yang rindukan pelangi di akhir penghujan
Duhai...
Cari aku di antara tumbukan rindu
Meski hujan mewarnai langit yang kelabu
Dan bintang sembunyi malu malu
Kelam bagai rinduku yang selalu menderu

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
27Mart 1017 20:45
Siantar city kotaku yang kelabu

 

 

RINAI HUJAN DI LADANG RINDU

Hujan melahirkan rindu yang garing
Pada rumput rumput yang menghampar hijau
Di sana selalu kulihat wajah dan senyummu yang damai
Menghiasi setiap lembar bingkai kertas kumalku
Dan coretan penaku yang hampir usang
Hujan melahirkan rindu yang damai
Pada setiap kata demi kata dalam coretan penaku
Di sana ada rindu rindu yang garing
Pada rumput hijau yang hampir layu karena kemarau panjang
Ada tatapan indah yang penuh cinta dan kasih sayang
Hujan melahirkan rindu yang garing
Pada tatapan matamu yang penuh gairah
Di sana selalu kutemukan kedamaian yang melahirkan ketenangan
Hujan melahirkan rindu untukmu
Yang selalu kusimpan dalam sanubariku
Selalu dan selamanya
Hujan melahirkan beribu kenangan
Pada titik titik derai airnya
Teruslah hujan agar rinduku semakin datang

By Endang Misnawaty
Digubuk tua rumahku
2 maret 2017 19:36
Siantar city kota tercintaku

 

 

RINAI HUJAN MEMBASUH HATI

Disela rintik itu
Kulihat matamu berbinar
Bibirmu tersenyum indah
Aku tersipu,,,,,
Waktu kau tatap mata ini
Seakan dirimu bicara
Tentang cinta dan bahagia
Curahan hujan
Memekarkan kuncup kuncup hati yang lugu
Saat itu,,,,
Kita berpayungkan hati
Sesekali rambut didahiku tersibak
Oleh desir angin yang bertiup lembut
Sesekali kita lewati kembang yang menyemak
Dijalanan sepi...
Yang selalu kita lewati
Jika musim itu tiba
Tapi,,,,
Semua hanya kenangan sepi
Yang tidak pernah bertemu
Selalu dan selamanya
Kenangan ini bersamaku

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 1/11/2014 20:36H


DERAI HUJAN

Derai hujan dimalam yang dingin
Kaburkan bayangmu yang semu
Menepis dikabut tipis
Hingga buat aku meringis
Duhhhh,,,,,,
Dingin malam yang mencekam
Hingga kulupa sudah malam
Duhai hati yang galau..
Jangan biarkan kudelete
Namamu dari hatiku...
Hingga kulupa semua ttg kamu

Oleh : Endang Misnawaty
Siantar,Sumatera Utara


GERIMIS

Gerimis tipis pupuskan langkahku bertemu denganmu
Dalam bayang bayang kelabu
Kau selalu memanggilku
Tersenyum penuh arti yang begitu indah
Senyum yang selalu damaikan hati dan perasaanku
Awan kelabu yang hampir gelap
Sirnakan pandangku untukmu
Gelap dan sangat berawan...
Disini,,,,
Aku berharap
Akankah mentari muncul dibalik mega mendung yang gelap
Sedang biang lala tersenyum manis diujung sana
Berwarna yang sangat kusuka...
Hujan gerimis begini
Kurindu rengkuh hangatmu
Yang menggairahkan alamku
Tapi kutau kau tak mungkin muncul
Karna mendung hitam menghalangi cahayamu...
Sedang biang lala selalu menari dan bernyanyi
Diujung senja yg kelabu
Haruskah kugantungkan harapanku
Disetiap warna yang menggulir mempesona...?
Sedang kau disana
Berharap kan menemuiku
Dalam hangatnya pelukmu,,,,
Dan akupun berharap ada dalam pelukmu
Yang hangat menggairahkan jiwaku
Accchh,,,,,,
Gerimis tipis datang lagi
Selalu dan selalu menghalangi kita untuk bertemu
Bersabarlah....
Mungkin esok kau muncul dengan cahayamu yang mempesona
Dan hangatmu yang menggairahkan jiwa
Mentariku,,,,,
Kurindu kehangatanmu

By Endang Misnawaty
di gubuk tua rumahku
Siantar city 4/12/2014 8:01

 

HUJAN PAGI

Pagi dingin udara dingin
Sedingin hati dan perasaanku
Serasa bagai telah membatu
Rintik gerimis membasahi bumiku
Seperti juga air mataku
Yang mengalir karena pilu
Berderai,,,,
Sakitnya serasa kena sembilu
Pagi dingin udara dingin
Sedingin hati dan perasaanku
Lelah dan menyerah
Apa yang terjadi,,,,terjadilah

By Endang Misnawaty
Digubuk tua rumahku Siantar city kota tercintaku
19 Des 2016 7:28

 

 

HUJAN DI GELAP MALAM

Malamku gelap tanpa cahaya
Rembulan bersembunyi dibalik awan
Sedang bintang terbalut selimut hujan
Hujan rintik kini basahi bumiku
Dingin berbalut rindu yg tak menentu
Ada wajah dibalik bayang bayang rindu
Tersenyum penuh luka menatapku
Disana ada cinta dibalik mata yg sayu
Ada tangis dibalik kenangan yg kelabu
Kasih,,,,,
Aku disini menantimu
Dibalik bayang bayang sendu
Meski ada hujan dimataku
Ada rindu dihatiku
Semua itu untukmu....
Meski hujan deras menghadangku
Kita tetap bisa bertemu....
Dalam goresan puisiku
Meski penaku hampir kering
Tapi lembaran kertas kumalku
Begitu indah melukiskan rindu
Kasih,,,,,
Disini hujan,,,
Seperti hatiku yg merintih perih
Terluka,,,
Aku tak berdaya
Rindu ini begitu menyakitkan
Dibalik gunung kau sembunyikan senyum
Sedang kau tau....
Senyummu adalah lukaku
Yg bercecer karena rindu......

By Endang Misnawaty
Digubuk tua rumahku
Siantar city 19/11/2015 21:00

 

HUJAN DI KEBISUAN

Gemeresik suara hujan,,
Yg menerpa kaca jendela
Seperti lukisan hidup
Bergerak dan mengalir turun
Seperti mata air yang mengalir...

Hujan, ,,,,,,
mengusik kebisuanku
Menguak kesedihanku
Perlahan,,,,,,
Aku memandang keluar jendela
Ada butir air mata membasahi pipiku
Hujan membuatku murung

Hujan,,,,
Adalah air mata perawan lugu
Mengajak aku untuk menangis
Aku tau,,,,,,
Disaat hujan begini
Aku teramat rindu padamu...?

By Endang Misnawaty
Di Gubuk tua rumahku 18/1/2014 19:26
Siantar city

 

 

LIHATLAH SIAPA YANG PERDULI PADAMU

Percayalah,,,,,,,,
Seseorang
yg mampu merasakan kesedihanmu
Dibalik senyummu,,,,,
Yg mampu mengerti pikiranmu
Disaat engkau diam,,,
Yg mampu merasakan kasih sayangmu
Disaat kemarahanmu,,,,
KARENA DIALAH YANG BISA MENGERTI TENTANG DIRIMU,,,,,

Terkadang engkau harus berlari jauh
Agar engkau tau siapa yng akan datang padamu
Terkadang engkau harus berbicara pelan
Agar engkau tau siapa yang masih mendengarkanmu
Terkadang engkau harus melibatkan diri dalam sebuah perbedaan
Agar engkau tau siapa yang akan membelamu
Terkadang engkau harus mencoba mengambil keputusan yg kurang tepat
Agar engkau tau siapa yang akan menunjukkanmu keputusan yg benar
Terkadang engkau harus melepaskan orang yg sangat engkau cintai
AGAR ENGKAU TAU APAKAH DIA AKAN KEMBALI SETIA DISISIMU

Sesungguhnya,,,,,,,,
Ketika kita bersembunyi
Hanyalah untuk ditemukan,,,,,,
Ketika kita berjalan jauh
Hanyalah untuk melihat siapa yang setia mengikuti kita
Ketika kita menangis
Agar kita tau
Siapa yang dengan ikhlas menghapus air mata kita

By ENDANG MISNAWATY
DI gubuk tua rumahku 15-12-2013 01:38
Siantar city

 


YA SUDAHLAH

Ketika ku lemah dlm asa
Kau menjelma dlm bayang duka
Aku tergoda dlm belai yg salah
Dlm derai hujan yg meronta
Aku melangkah tak tentu arah
Dalam dingin yg resah
Ada senyum menggoda
Bertahta dalam hangatnya rengkuh jemarimu
Dalam bidang dadamu
Senyum yang hampir musnah
Tertinggal dalam kisah lama
Jauh, ,,,jauh tertinggal
Yg tersisa hanya kenangan buram masa lalu
Terpercik terhempang
Ya sudahlah....
Saat ini mataku ingin terpejam
Melupakan kisah lama yg penuh lara
Letih bagai petualang dipadang tandus
Ingin kuterlelap dalam mimpi indah
Bersama bayang bayangmu yg hampir sirna

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 15/5/2015 13:19

 

MELATI DIHATIKU

Kasih,,,,,,
Sekarang aku tak punya apa apa lagi
Selain senyum dan hati,,,,,?
Semua keindahan telah pergi
Meninggalkan aku sendiri,,,

Kasih,,,,,
Cinta putih itu kau lemparkan
Lewat senyummu yang mempesona
Dan matamu bercerita cita rasa
Dibalik dadamu yang menggebu gebu

Entah telah berapa tahun kasih
Waktu yang cukup lama buatku
Tapi,,,,,
Melati putih itu tetap berseri
Bahkan semakin indah mewangi
Dibarengi khayalku yang meninggi

Kasih,,,,,,,????
Apakah kau tau
Mataku yang menyimpan resah
Cermin jiwa yang putus asa
Karena khayalku tak kunjung nyata.????

By ENDANG MISNAWATY
Di gubuk tua rumahku 11-12-13 21:15
Siantar city



 

PESONA

Sepasang mata redup redup rembulan
Dijambangan mekar dari rasa
Mempolesi bibir telaga dalam bayang2 cemasnya..
Pesona gairah yg purba,,,,,
Tik tok tik tok,,,,,
Waktu jadi batu dgn jambrut merah darahnya
Bibir bibir luka berdusta
Jari jemari mengeram ganas
Mencekau menentang panas
Dalam pesona ada gairah
Tapi,,,,,cuma selaksa

Warna alam melintas dikepala
Buih buih pesona melebur bersama angin
Dibatas cakrawala,,,,
Adalah batas permainan dunia
Dan kita lupa jadinya,,,,,
Mata dan kaki jadi saksi
Menyelinapkanporos bumi dalam pesona
Ada kepala yang letih,,,,
Diantara kunang kunang seribu warna
Pesona jadi mati karena pasti,,,,

Biar tak kudengar......
Adu pedang dengan pedang
Ranting ranting patah
Sungai berubah merah karena darah
Bumi merah,,,,
Semua terampas,,,,
Tercampak,,,,
Menggelepar,,,,,
Dunia ini bayang bayang hitam,,,
Yang harus kupundak,,,,
Pasrah,,,,
Karena memang telah terjadi....
Karena dunia permainan mereka yang serakah...

By ENDANG MISNAWATY
Di gubuk tua rumahku 24 desember 2013 09:03
Siantar city kotaku

 



KENANGAN ITU

Saat itu,,,,,
Jemari kokohmu menggenggam jemariku,,
Dengan perasaan pedih dan luka
Kucoba tersenyum untukmu
Buat yang terakhir kalinya,,
Tapi,,,,,,
Hujan dihatiku tak mau reda
Lewat bulir mataku,,,
Air itu terus mengalir keluar
Aku tak tau,,,,,?
Haruskah kita berpisah tanpa kata.?????
Kini dukaku lahir,,,,
Saat aku teringat padamu
Achhh,,,,
Terlalu singkat pertemuan itu
Terlalu kejam perpisahan ini
Kau keujung sana,,,,
Dan aku keujung sini
Jalan kita memang berbeda....??
Dan kita harus menjalaninya
Itu semua
Demi perintah orang tua
Cinta tidak selamanya harus bersatu....

By ENDANG MISNAWATY
Di gubuk tua rumahku 11-12-13 21:00
Siantar city
30 tahun yg lalu

 


KAMU
Oleh : Endang Misnawaty


Ingin ku berlari kencang
Bagai kereta menempuh jarak
Cepat.....
Bagai kilat.....
Hingga kuletih dan terengah..
Terkapar dan tak berdaya
Tapi,,,,
Bayangmu secepat kilat mengejarku
Hingga tak berjarak dgn diriku
Aku letih,,,,,
Menghindar dan selalu menghindar
Tapi bayangmu selalu mengejar
Hingga ku tak berdaya...
Jangan hantui aku
Dengan bayang dan cintamu
Kumenyerah, ,,,
Pasrah,,,,
Karena ku sangat lelah
Menghindar dan selalu menghindar
Pergilah,,,,,
Bawa bayangmu bersama angin malam

By Endang Misnawaty
digubuk tua rumahku
Siantar city 13/3/2014 00:04



SIAPA SIH KAMU
Oleh : Endang Misnawaty


Siapa sih kamu....?
Yang telah curi hatiku
Yang buat aku menghayal tentangmu
Yang buat aku selalu ingat dirimu.?
Senyum manismu
Tutur katamu yang lembut
Candamu yg riang selalu buat hatiku tentram
Disisimu,,,,,
Ada ketenangan
Dihatimu,,,,
Ada kenangan
Siapa sih dirimu.???
Buat aku selalu menghayal indah
Hingga kulupa semuanya
Bertahun kau huni hatiku
Menempati relung yang terdalam
Semoga kau jadi kenangan terindah
Dalam hidup dan kehidupanku
Selalu dan selamanya
Jadilah penghuni hatiku
Untuk selamanya....

By Endang Misnawaty digubuk tua rumahku
Siantar city 16/3/2014 23:47

ENDANG MISNAWATY



Kumpulan Puisi Endang Misnawaty - RINDU UNTUKMU

RINDU

Ada rindu di kegelapan malam
Pada syair yang pernah kau dendangkan
Begitu sendu dan mendayu
Hingga aku tersipu malu
Malam kian larut
Bayang wajahmu menggodaku
Senyum manismu begitu teduh
Malam malam begini
Aku rindu suaramu menyapaku
Penuh canda dan tawa ceria
Bisikkan rindu yang kelabu

Masih ada tanya..
Ketika bayangmu tak mau hilang
Senyum manismu begitu tenang
Dan rindu di hatiku selalu datang
Rindu datang lagi
Menggayuti selembar jiwa yang lemah
Menanti rembulan malam yang temaran
Di sana ...
Kulihat bayang wajahmu menatapku
Penuh harap dan kasih sayang
Rindu ini tak mau pergi
Meski telah kutoreh dalam puisi
Di sekembar kertas usang
Namun bayang wajahmu selalu datang
Mengusik setiap angan
Yang tak bisa kuhadang
Di malam yang temaram

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
13 juni 2018 19:48
Siantar city

 


KERINDUAN

Rindu datang lagi
Ketika jarak memisahkan kita
Dan waktu berputar terus berganti
Pada kisah indah kita
Disana ada senyum ada canda dan tawa
Rindu datang lagi
Ketika aku jauh darimu
Ketika cuma mendengar suaramu
Bercerita tentang kisah indah kita
Menyusuri keramaian kota yang begitu bising
Aku seperti kesepian diramai lalu lalang
Semua karena rindu yang datang
Bergejolak bagai bintang yang bertemaran
Menghiasi angkasa luas yang indah
Rindu datang lagi
Ketika ayam ayam sibuk bernyanyi
Semua senandungkan nada cinta yang indah
Bercanda dalam sepinya malam
Berhiasakan bintang yang bergemerlap
Aku disini engkau disana
Adakah senandungkan nada cinta yang indah
Adakah senandungkan nada rindu yang sepi
Sepinya malam bagai tak berbintang
Disana suaramu sendu mendayu
Senandungkan nada cinta dan kerinduan
Rindu datang lagi
Ketika mentari bersinar indah
Disana senyum manismu merekah
Menyambut pagi yang indah
Ku disini engkau disana
Selalu senandungkan nada rindu yang sepi
Bergolak dalam malam yang berhiaskan rembulan
Aku disini dengan rindu terindah
Hanya untukmu dan selalu untukmu

By Endang Misnawaty
Digubuk tua rumahku Siantar city
29 nov 2016. 10:56



AKU RINDU

Aku rindu pada bintang bintang malam
Yang bersinar indah penuh kedamaian
Aku rindu pada rembulan
Yang membiaskan cahayanya yang temaram
Di sana kulihat ada bayang bayang indah penuh kerinduan yang bertabir angin malam
Katakan jika rindumu dan rinduku terhalang angin malam yang selalu berhembus perlahan
Katakan jika rindu yang kurasakan
Meresap indah di hatimu yang terdalam
Di antara bintang dan rembulan yang bersinar indah
Kita bertemu dalam angan
Sudahlah.....
Bintang dan rembulan takkan datang
Hujan dan badai telah porak porandakan semua angan
Meski biang lala takkan muncul di saat malam
Tapi semua sendu penuh keindahan
Karena dinginnya malam telah memeluk ragaku penuh kehangatan
Sudahlah....
Jangan harap ada cahaya bintang dan rembulan
Karena gerimis tipis menari bagai bidadari malam yang jalang
Seolah memeluk ragaku penuh gairah malam
Hingga ku terlena pasrah tanpa daya
Di antara deru hujan yang bertingkah nakal
Sudahlah..
Malam ini kusimpan rinduku yang bergelora dan ku ikat pita merah
Agar esok hari kupersembahkan untukmu dengan senyum indahku yang merekah
Dan mentari pagi yang tersenyum karena tersipu malu

By Endang Misnawaty
di gubuk tua rumahku
8 Mei 2017 20:58
Siantar city kotaku

 

KESEJUKAN RINDU

Ada rindu diderainya hujan gerimis
Meski tersaput kabut tebal
Rindu rindu damaikan hati yang rawan
Meski ada derai air mata yg menetes dipipi
Rindu merawankan hati yang berduka
Ketika ku tak bisa menyapamu
Karena ada benteng yang membentang
Ketika ku tak bisa memelukmu
Karena tanganku berubah jadi kaku
Ketika ku tak bisa senyum padamu
Karena bibirku mendadak jadi kelu
Citra biru..
Jangan rawankan hatiku yang garing.?
Ingin jemariku mengusap wajahmu
Mendadak semua jadi hening..
Ingin kupeluk bayangmu dalam angan
Mendadak angin terbangkan kenangan..
Citra biru...
Sampaikan salam rinduku utknya
Lewat lembaran angin yang berhembus kencang
Agar ku tak penasaran merangkai mimpi indahku
Lewat butiran angin malam
Citra biru kuingin ada dalam angan yg semu
Agar kupendam bahagia dalam mimpi mimpi indah
Citra biru
Aku menyerah kalah
Karna ku tak mampu membayangkan wajahmu yang lugu
Karna bayu samarkan anganku

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 31-5-2014 22:41

 

ADA RINDU

Malam malam begini
Aku rindu menyusuri lorong gelap tanpa lentera
di jalan desa yang penuh cerita cinta
Rembulan malam yang redup seakan malu dan bersembunyi di antara gumpalan awan
Ada riak riak cahaya yang berkerlip di antara seribu bintang yang berkejaran di antara awan di langit kelam
Di jalan yang berbatu
jemarimu erat menggenggam seakan takut kehilangan diriku
Ada cerita indah di antara kita
Menyongsong masa depan yang begitu rumit untuk kita gapai
Di antara kita dan orang tua
Ada jenjang yang harus kita patuhi
Tinggalah kasih
Tinggallah cinta
Di ujung lorong gelap tanpa lentera
Kita berpisah tanpa kata
Dan selalu berjanji akan tetap setia
Dan mengenang cerita cinta kita selamanya
Di lorong gelap tanpa lentera
Selalu ingatkan aku akan cerita kita
Tanpa kata selamat tinggal
Kau susuri mentari tenggelam penuh warna
Dan kususuri mentari terbit dengan ceria
Di sana selalu ada senyumku
Meski kita berpisah tanpa kata
Karena tradisi dan agama
Tapi selalu kulihat senyum indahmu
Di antara indahnya mentari pagi
Dan warna jingga di saat rembulan muncul
Aku rindu saat indah bersamamu
Menyusuri jalan desa penuh debu
Dan jemari tanganmu yang takut kehilangan aku

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
9 agustus 2017 21:10
Siantar citu


KETIKA ADA RINDU
BY Mey


Kasih...
Ketika kau bangun pagi tadi
Ada embun di celah dedaunan hijau
Ada cicit burung yang bernyanyi indah
Dan cahaya mentari pagi yang kemilau di ujung cakrawala tinggi
Ketika mimpi telah usai
Malam berganti pagi yang indah
Saat dirimu menghadapi kenyataan hidup yang keras
Tanpa mimpi mimpi indah yang menghantar tidurmu di gelapnya malam
Saat cicit burung bernyanyi indah menari di setiap dahan yang patah
Di sini rinduku membuncah kenangan indah yang tergores dalam lembaran usang
menjadi kenangan kita semalam
Coretan demi coretan tergubah dalam puisi tak bermakna
Sirna...
Lembaran usang yang kau simpan hanya jadi kenangan
Meski coretan demi coretan mengubah alunan rindu yang mengebu semua kelabu
Meski selembar kertas usang menyimpan seribu kenangan
Musnah...
saat mentari pagi yang bersinar indah tersenyum indah
Menyambut pagi yang dan melenyapkan semua kenangan
Kasih..
Genggam kenangan indah masa lalu dalam memori
dalam goresan puisi usangku
Meski sangat menyakitkan untuk kita ingat bersama
Ketika kita berpisah di persimpangan jalan
menuju arah yang berbeda
Antara mentari yang bersinar indah dan rembulan yang tersenyum dalam nada duka
Di sana kisah kita bercerita

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
29 agustus 2018 07:52
Siantar city

 

RINDU UNTUKMU

Katakan padaku dinegeri mana tak ada rindu
Yang melanglang buana dialam khayalku
Telah kurengkuh bayangmu dalam asa
Menari dalam gelombang cinta yang serakah
Bercumbu dengan derai hujan yg temaran
Duhh,,,,,
Dimana asa yang terhempang
Dikeremangan malam yang jalang
Aku disini dalam penantian panjang
Menantimu dalam kerinduan malam

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 14/5/2015 21:45




RINDU INI UNTUKMU

Ada rindu yang begitu indah untukmu
Di antara mentari senja yang kian redup
Ada burung - burung yang berterbangan di langit senja
Semua menyanyikan lagu cinta yang indah
Kepak sayapnya beriring dengan awan yang berarak
Di sini.....
Ada rindu untukmu
Di antara semilirnya angin senja yang berhembus lembut
Daun - daun kering berterbangan
Bunga bunga mekar dengan indahnya
Kelopak demi kelopak merekah indah
Kupu-kupu berterbangan dengan ria
Seolah tau ada rindu indah untukmu
Di sini....
Aku tersenyum menyambut mentari senja
Yang akan berganti malam yang penuh pesona
Di sana ada mimpi indah dalam tidurku
Berteman bintang-bintang yang berkerlip indah
Dan rembulan malam tersenyum indah untukku
Di sini....
Selalu ada rindu terindah untukmu
Bersama kerlipnya bintang di langit
Dan cahaya rembulan yang temaran
Seakan tau aku sedang rindu padamu

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
5 Feb 2017 18:33


RINDU TERINDAH HANYA UNTUKMU

Ada rindu diantara bintang bintang malam yang berkerlip dihitamnya awan.
Ada tangis yang tertahan karena rindu yang berkepanjangan.
Disini rindu itu terperangkap dalam dinding batu..
Tanpa lentera yang menyala.
Hanya kerlip bintang yang bertabur diangkasa luas...
Semua begitu indah...
Tenang dan penuh kedamaian..
Desiran angin malam begitu lembut menyapa..
Seakan ingin berbaur dengan keindahan
Dan rindu rindu yang begitu garing..
Binatang malam ikut bernyanyi mendendangkan lagu kerinduan..
Rindu rindu yang sakral seolah tak ingin terlupakan..
Rindu seakan nyanyian dewa yang bergelayut ditinggi nya bintang bintang malam.
Bersandar di dinding tebing yang curam.
Rindu yang indah dendangkan arti cinta dan kasih sayang..
Disini ...
Rinduku terpacak untukmu..
Terpaut dalam dinding beku yang dipengapkan..
Terpasung dalam lingkaran cintamu

By Endang Misnawaty
Digubuk tua rumahku
Siantar 13 jan 2017 06.34


RINDU YANG SEPI
Oleh : Endang Misnawaty


Disini ada rindu,,,
Terkubur dalam gua batu
Gelap dan sangat pekat
Dihiasi lentera yg hampir padam
Semua menjadi bayang bayang
Rindu yang indah
Rindu yang sepi
Terkapar dalam gua sunyi
Terkucil dari keramaian
Sepi sendiri....
Dipembaringan ini hanya ada bayangmu
Senyum manismu
Canda tawamu
Dan semua yang terindah dari dirimu
Rindu ini menyakitkan
Merobek dan mencabik
Hatiku hingga berkecai tak berbentuk
Ingin menangis, ,,,
Untuk secuil rindu yg indah
Tapi ku hanya bisa tertawa karena kecewa
Dan terlelap dalam pembaringan tua
Pasrah,,,,,

                            


DISINI ADA RINDU


Mentari yang bersinar indah
Mengingatkan aku pada dirimu yang entah dimana.?
Goresan demi goresan
Aku gubah menjadi syair kerinduan untuk dirimu
Kupacak ditiang penantian yang semakin kokoh
Adakah kau ingat aku.?

Mentari semakin meninggi
Panasnya kian terasa membakar tubuh
Aku yang lemah semakin lemah terbakar panasnya mentari
Disini aku menantimu dengan penantian yang sakral
Dengan doa doa yang terindah untukmu
Doa yang terucap penuh arti dan makna
Dimana kini kamu berada.?

Mentaripun kian tenggelam
Bersembunyi dibalik mega mega indah yang semakin redup
Dimana kan kucari bayangmu
Adakah diujung lautan yang semakin menjauh
Atau diantara derai ombak yang semakin bergemuruh
Atau diantara burung burung camar yang terbang dilautan luas.?
Kini rinduku semakin terhimpit
Oleh rasa sakit yang semakin bergolak
Adakah kau ingat aku.?

Disini,,,,
Aku masih menantimu
Diujung senja yang semakin temaram
Karena cahayanya semakin hilang tersaput awan
Dan suara hatiku kalah oleh ombak yang berdebur indah
Achhhh,,,,,,
Kiranya rindu rindu itu semakin kelabu
Dan akan hilang ditelan gelapnya malam
Karena dirimu tak kunjung datang,,,

By Endang Misnawaty
Digubuk tua rumahku
Siantar city kotaterindahku
31 agustus 2016 10:12

 

RINDU TERINDAH


Dibalik indahnya mentari
Kutemukan senyum indah darimu
Yang mengisi hari hariku yg selalu menantimu
Disana Ada awan yang berkejaran
Saling bercanda menunjukkan cinta
Seperti kita,,,,

Mentari semakin tinggi
Hingga panasnya menghangati
Tapi senyummu tak pernah pergi
Ingin Aku berlari,,,,
Menjauh,,,,,
Tapi semua sia sia
Ternyata aku sudah terlalu tua
Tapi,,,,,
Jemarimu selalu menggenggam jemariku
Memberi semangat untuk setiap ruasnya
Memberi senyuman dikala menyerah
Dan selalu berseru,,,
Bangkitlah untuk indahnya cinta kita
Kita nikmati hangatnya mentari yang indah
Kita pandang rembulan yang bersembunyi dibalik awan
Lalu,,,,,,
Kau memberiku harapan indah
Agar hidup ini tidak pasrah dan menyerah
Kita akan selalu dan bersama
Menapaki setiap bahagia yang ada
Meski itu hanya cerita

By Endang Misnawaty
Digubuk tua rumahku Siantar
8 oktober 2016 12:22


SENANDUNG RINDU

Katakan padaku dunia,,,,
Mengapa rindu begitu menyeruak dalam hatiku.?
Mengetuk setiap relung hati dan nadiku
Hingga ku terusik karena ragu
Menyusup disetiap nadi nadi darahku.?
Katakan padaku dunia,,,,
Mengapa meski ada rindu dalam angan yang melayang jauh
Terbang diangkasa luas yang biru
Berkejaran bagai awan diangkasa luas
Menari dan bernyanyi dengan ceria
Meski rindu tak berbuah rindu
Yang terlelap dalam kegelapan malam
Katakan padaku dunia,,,
Mengapa ada benih cinta yang bergelora dihati
Berdegup bagai anak panah yang melesat jauh
Jauh meresap kerelung hati yang begitu dalam
Hingga tertanam begitu dalam
Katakan padaku dunia,,,,
Saat ini aku sedang bermimpi indah
Merajut indahnya bayang bayang malam
Berkejaran bagai kunang kunang
Berkerlip bagai bintang diangkasa luas
Bersinar bagai rembulan malam yang tersipu malu karena malu
Berdesir bagai angin malam yang berhembus indah
Membelai setiap helai rambutku yang berserakan
Katakan padaku dunia,,,,
Jika saat ini aku sedang bermimpi indah
Bersama bayang bayang malam yang memeluk ragaku
Hingga aku tersipu malu
Dan bergumam aku rindu kamu,!?

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Jumat 21 okt 2016. 18:55
Siantar city kotaku yg indah

 


RINDU BERSELIMUT MIMPI


Dimalam kelam
Diantara bintang gumintang
Dan cahaya bulan yang temaram
Kau hadir dalam mimpi ditidurku yang indah
Dengan senyum manismu
Kau berharap menyapaku dalam rindu yang menggebu
Aku tersenyum dalam mimpiku
Menyambut kehadiranmu yang penuh harap
Diantara gelapnya malam dan cahaya rembulan
Dan bintang bintang yang bertaburan indah
Disini aku tetap menantimu
Dengan harapan indahku
Selalu untukmu,,,,

By Endang Misnawaty
Digubuk tua rumahku
7 juni 2016 5:39
Siantar city kotaku yg indah



TITIP RINDU

Kutitip rindu lewat angin yg menderu
Berdesir bagai sukma yg alpa
Bagai mendekap bayang wajah mu tanpa sukma
Semua akhirnya mati rasa,,,
Ingin menjerit melepas asa
Yang ada hanya putus asa yg nyata
Ohhhh tiada asa tiada harap
Bayang sukmamu hanya melintas
Mencercah dan mencencang luka yg semakin luka
Luka yg parah tanpa berdarah
Menjerit pilu sebut namamu yg terkubur sukma
Hanya air mata yg berlinang disudut hati yang dalam
Senyummu bagai badai yg memporak porandakan
Tubuhku lunglai tanpa daya
Tiada tangis yg tersendat
Semua kandas diujung harapan
Janji suci yg kau ucapkan
Hanya simbol kepalsuan cinta palsu
Disini,,,,,
Aku terpaku sendiri diujung lorong yg sepi
Berharap badai menerbangkan semua harapanku
Agar pupus tanpa bekas yg nyata
Kasih,,,,
Kau hanya fatamorgana bagiku
Yg menina bobokkan harapan yg indah
Hingga hilang akal dan rasaputus asa
Pergilah,,,,
Jalan panjang masih menantimu
Disini aku cuma menanti harapan kosong
Yg akan sirna di ujung harapan indah
Dirimu hanya mimpi disaat tidurku

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city kota tercintaku
Minggu 13 maret 2016 0:11

 

PUISI RINDU

Ketika aku rindu
Bagai Rindu tak bertepi
Ibarat lautan merindukan pantai
Rindu akan debur ombaknya
Rindu ada dalam dekapnya
Rindu menangis dalam peluknya
Sambil bercerita indahnya pelangi
Di ujung dunia
Yg bisa dilihat tanpa digapai
Semua keindahan semu
Kadang aku menangis
Menangis karena rindu
Rindu kepadamu
Rindu itu begitu indah
Rindu terindah hanya untukmu
Yg ada dibalik awan dan mega mendung
Yg begitu indah tapi sgt menyakitkan
Hingga aku harus menangis karena rindu

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
11 januari 2016. 14:37
Siantar city

 

PANCARAN RINDU

Ada rindu dibalik debu
Berselubung asap kelabu
Temaran cahayanya bagai orang buta yg tertatih
Tanpa arah tujuan
Rindu ini untukmu
Tapi bagai mentari yg tersembul malu malu
Dibalik cahaya yg begitu temaram
Wajahmu terukir disana bagai pencuri
Yang telah mencuri hati dan perhatianku
Hingga aku sangat kehilangan
Akan bayang dirimu yg entah dimana
Kusapa pagi ini
Tapi semua tersaput asap tebal
Hingga ku kehilangan arah
Dan jatuh tak berdaya
Rindu yg semakin bergelora
Tapi dirimu entah dimana
Kutitip kementari... Mentari malu
Kutitip ke awan,,,,awan semakin kelabu
Kiranya kutitip bayu yg berdesir
Hingga kurasakan desirannya
Begitu lembut dan menggairahkan
Disini..
Rinduku semakin indah
Itu semua hanya untukmu

By Endang Misnawaty
Digubuk tua rumahku
11 okt 2015 11;01

 


PAGI YANG MERINDU

Kusapa dirimu lewat mentari pagi yg cerah
Secerah senyumku yg hanya untukmu
Bersama desiran angin yg lembut
Kutitipkan rindu terindah utkmu
Ya,,,,,hanya untukmu
Yang menungguku dibalik gunung
Berteman aliran air yg begitu bening
Karena semua rindu ini hanya untukmu

Disini aku berkhayal ttg dirimu
Yang penuh kharisma
Penuh kasih sayang yg begitu tulus untukku

Aku semakin lemah krn rindu
Aku semakin lemah krn kasih sayangmu
Begitu tulus dan ikhlas
Jarak dan waktu yg memisahkan kita
Menjadikan aku semakin lemah
Dengan rindu yg bergelora untukmu

Dibalik gunung kau bersembunyi
Dengan kabut yg begitu tebal
Dan abu abu yg beterbangan disekitarmu
Menjadikan kita semakin jauh
Tapi kuyakin kau akan simpan semua janji kita
Meski aku tak tau dimana kini dirimu berada
Tapi rindu terindah hanya untukmu
Sungguh,,,,,,,,,
Kan kusimpan semua hanya utkmu
Sampai mentari senja hilang dibalik awan gelap
Disana aku akan bertemu dgn dirimu
Dalam mimpi yg indah..

By Endang Misnawaty
Digubuk tua rumahku
3/9/2015 7:09


BAIT RINDU


Katakan padaku dinegeri mana tak ada rindu
Yang melanglang buana dialam khayalku
Telah kurengkuh bayangmu dalam asa
Menari dalam gelombang cinta yang serakah
Bercumbu dengan derai hujan yg temaran
Duhh,,,,,
Dimana asa yang terhempang
Dikeremangan malam yang jalang
Aku disini dalam penantian panjang
Menantimu dalam kerinduan malam

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 14/5/2015 21:45

 

BUNGA RINDU

Kusapa kau dalam angin senja
Semilir rasamu menyejukkan sukma
Aku terbuai dalam hembusan rasa
Ngilu rasa hati mengingatmu yang jauh disana...
Dalam mahligai cinta yang indah
Hay,,,,,rindu yang indah....
Yang porak porandakan hatiku hingga berkecai
Hancur binasa tak bersisa
Luluh lantakkan hingga binasa

Rindu yang indah telah terbawa angin senja
Dalam hembusan nuansa tak berwarna
Berderai hingga musnahkan segalanya
Kini hatiku telah kehilangan semuanya
Rindu dan rasa yang sangat indah
Tinggallah mimpi dan khayalan indah

Bersama angin senja yg berhembus temaran rasa
Aku terhempas tak berdaya
Dalam gelimang asa yang hampir musnah
Duh hatiku yang merana
Memendam rindu yang sangat indah
Untukmu belahan hatiku yang tercinta
Dengar rindu suaramu yang suka marah
Lihat senyummu yg penuh makna
Duh angin senja
Sampaikan rinduku yang terindah
Jangan sampai aku menyerah kalah...

By Endang Misnawaty
di gubuk tua rumahku
19 agustus 1014 19:41
Siantar city kotaku



RINDU YANG INDAH


Ada rindu yang indah untukmu
Rindu yang tiada bertepi
Rindu yang selalu menyertai
Dalam Hidup dan kehidupanku
Disini,,,,
Dihatiku yang sepi
Kau ada dalam kisi kisi hati
Tertanam indah dalam hati
Meski sesekali menyeruak
Namun rindu tak pernah sirna untukmu
Untukmu dan selalu untukmu
Rindu yang indah
Meski kadang hilang terbawa bayu
Namun kembali ke keabadian
Yang tak pernah redup dan sirna
Selalu indah dan sangat indah
Hingga aku harus menangis untuk rindu yang terindah
Yang sulit terwujud oleh waktu
Rindu yang indah...
Hanya ada dalam hati
Tersimpan dalam sanubari
Indah dan terpatri...

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city kotaku 19/9/2014 21:04
Untukmu belahan jiwaku


SENANDUNG RINDU

Kasih,,,,,
Ciptakan suatu tembang sunyi
Tentang diriku,,,,,
Agar kau dapat rasakan kesepianku
Kasih,,,,,
Senandungkan rinduku
Agar kau tau
Betapa rindunya hatiku.
Lagukan nyanyian indahku
Kasih,,,,,,
Tapi jangan kau kira
Air mataku akan tertumpah
Untuk sakitnya duka
Tidak,,,,,!?
Aku akan menangis
Hanya untuk indahnya cinta

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Medio nopember
1/11/2014 20:16


RINDU YANG TERHEMPAS

Ingin kuteriakkan padamu
Betapa kesepian kini tumbuh subur
Menjelajah kisi kisi hatiku
Namun semua bagai beku

Angin malam yg menerjang
Menyerunak bagai hempangan
Menerbangkan rindu yang bergantungan
Senja Terhempas
kelam pasrah dan tak berdaya
lembayung senja yg merona
Menggoda bagai perawan jalang
Bergincu tebal dijalanan
Berjajar bagai tontonan
Malam malam begini,,,
Kurindu seraut wajah sendu milikmu
Yang terhempang bagai batu diterjalnya bukit padas
Dingin,,,,
Sedingin hatiku,,,,
Rindu rindu indah menjadi milikmu
Yang terbungkus dinginnya malam
Sekelam malam yg gelap
Segelap malam yg berawan
Accchhh,,,,
Biarlah malam jadi lain
Tanpa seberkas rindu yang palsu

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 27/11/2014 19:00

 

 

 


SESAAT RINDUKU PADAMU


Saat senja terlena dibuai mimpi
Dikeredupan malam ini
Seribu bayang rindu mencekam dilangit
Langit sukma kering
Bukit curam membentang
Hati yang kelabu telah hancur
Raut wajah muram....
Kasih,,,,,,
Telah kutulis warna emas dalam angan
Kenangan yang terindah diantara kita
Segumpal awan hitam menyelimuti tubuh
Lambaikan rinduku kecakrawala tinggi
Kasih,,,,,
Dengar keluhanku....?
Hanya satu pengharapan dan kesetiaan...!?
Yang kutunggu dipintu hatimu
Kasih,,,,,,
Dengar rinduku
Lewat desiran angin yang berlalu

By Endang Misnawaty
digubuk tua rumahku
Siantar city 29-5-2014 13:45n



SALAM RINDUKU


Selamat malam sayang,,,,,,
Kutitip rinduku lewat angin malam
Meski malam ini mencekam
Tapi penuh dengan keindahan
Suaramu yang merdu, ,,,,,,
mengelitik sanubariku
Senyum manismu, ,,,,,,,
meneduhkan hatiku
Meski kau jauh tapi kau ada disini
Disudut hati yang paling dalam
Tak seorangpun bisa mengusiknya
Selamat malam sayang....
Kutersenyum lewat bayang2 malam
Yang menemani hariku yang kelam
Bersama bayangmu yang temaram
Aku tegar diujung malam
Bersama senyummu....
Hari hari indah kulalui
Bersama bayangmu
Bahagia dalam diri...
Meski kau hadir dalam temaram
Kehadiranmu sungguh berarti
Lewat bisikmu
Rindu rindu begitu berarti
Selamat malam sayang
Hari ini,,,,,
Kuyakin kau menantikan kehadiranku
Lewat bayang bayang mimpi yg semu

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku 10/5/2014
Siantar city 20:33



RINDUKU SEMU


Ada rindu dibalik hati yang rawan
Gelisah bagai perawan,,,,
Rindu yang indah tak tertahan
Dibalik dada yang bergemuruh tak karuan...
Aku disini,,,,
Dengan cinta dan kasih sayang menantimu
Penuh harap yang tak pernah lekang
Aku disini menantimu dengan nafas kasih sayang
Semua ini untukmu....
Rindu yang berkecai
Karena mata semakin jalang
Rindu yang berhambur
Karena bicara yang terlalu lantang...
Aku disini dengan derai yg berhamburan
Menangis,,,,,menjerit dengan suara yg hampir padam
Jemari yang kurindukan
Ternyata hanya cakaran jalang..
Yang merobek dadaku hingga tinggal tulang...
Duhai,,,,,,
Aku yang berharap kasih sayang
Ternyata hanya cacian panjang..
Dimana asaku yang hilang...???
Aku meronta dengan tangan terkekang
Duhai kasih sayang mengapa semakin hilang
Air mata yg berderai ternyata hanya pajangan
Aku disini menangis menantimu
Yang tak pernah pulang
Sedang tangan semakin kerontang
Duhai kasihku yang semakin jalang
Beri aku sedikit cintamu
Setitik,,,,
Sepercik,,,,,
Namun ABADI,,,

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 12-4-2014
Sabtu 19:20
To kau yg tersayang,


RINDU YANG SEPI

Ada rindu dicelah celah sepi,
Sepi yang garing dengan aroma gurun
Terbuai dalan alunan khayal
Sepi disini bagai berkabut...
Dengan daun kering yang hampir gugur
Resah,,,,
Hati yang resah....
Bagai fatamorgana
Rindu yang sepi tanpa tepi
Rindu yang garing tanpa rasa
Disini rinduku terluka
Rindu yang resah tanpa arah
Melangkah,,,,,
Dengan tujuan yang tidak pasti
Mencari jati diri sejati
Hati gelisah menghitung angka
Usiaku sudah diambang batas
Menyerah,,,
Kuharus pasrah
Inilah batas rindu yang tersisa
Rindu rindu yang kelabu
Rindu yang garing,,,,
Berteman sepi yang panjang
Meniti hari yang begitu sepi
Sendiri,,,
Duhai rindu yang sepi
Disini aku selalu menanti
Berteman sepi yang begitu panjang

by Endang Misnawaty
digubuk tua rumahku
Siantar city 27/3/2014 21:16

 


RINDU BERBINAR BINTANG

Udara malam yang mencekam
Bintang yg gemerlap
Rembulan yang bersinar indah
Semua ingatkan ttg dirimu
Ada kasih,,,,
Ada cinta,,,,
Tapi tiada pertemuan.....
Begitu indah nyanyian malam
Burung berkicau
Angin berdesir lembut
Embun dingin yg mencekam
Begitu indah rasa rindu
Berdegup kencang direlung hatiku

Me : Endang Misnawaty
Gubuk tua rumahku
6/3/2014 18:43

 


SENANDUNG RINDU


kasih,,,,,,,,,
ciptakan suatu tembang sepi
tentang diriku,,,,,
agar kau dapat rasakan kesepianku
kasih,,,,,,,
senandungkan rinduku
lagukan dalamnya sepi hatiku
agar kau tau,,,,,,,,
betapa tersiksanya aku
kasih,,,,,,,,,,
tapi jangan kau kira,,,,,
air mataku akan tertumpah
untuk sakitnya duka
tidak,,,,,,,,,
aku hanya menangis
hanya untuk indahnya cinta,,,,,,,

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku 9-12-2013 12:08
Siantar city

ENDANG MISNAWATY


Kumpulan Puisi Endang Misnawaty - ASA YANG SIRNA


RAMADHAN

Selamat tinggl katamu....
Karena besok mentari syawal telah tiba
Dan mentari senja ramadhan akan menyongsong sore nanti
Meski aku menangis
Menghiba untuk kepergianmu
Tapi kau tetap harus pergi dan lama baru kembali
Betapa aku akan merindukanmu
Karena sebulan penuh kita selalu bersama
Bercanda dalam suka dan duka
Merasakan lapar dan haus bersama
Tapi kita tetap bisa melaluinya
Diakhir ramadhan ini
Semoga aku bisa lebih welas asih lagi pada mereka yg kurang beruntung
Aku bisa berbagi bahagia dan sukaku pd mereka
Karena aku belajar penuh padamu
Tentang sakitnya hidup
Tentang sulitnya perjuangan
Tentang indahnya buah dari kesabaran
Semoga aku menjadi orang yg beruntung
Menyongsong kehidupan yg akan datang
Hingga bisa bertemu dgnmu lagi Ramadhan
Dengan penuh ucap syukurku
Pergilah,,,,
Dan kembali lg ditahun depan
Agar kita bisa bersama menikmati karunia
Yang Allah telah berikan

By Endang Misnawaty
di gubuk tua rumahku
Siantar city16/7/2015 6:23

 

DUH GUSTI
.
Aku lelah berkhayal tentang dirinya
Yg menari nari dipelupuk mataku
Dan memanggil namaku dlm tidur lelapku
Aku lelah berlari dlm kejaran bayangannya
Dekat dan semakin dekat
Hingga bersembunyi dilubuk hatiku
Aku lelah tak berdaya
Dalam genggaman kasihnya
Dalam lembut tutur katanya
Duh gusti,,,,,
Telah kusekat lautan lara dalam hatiku
Tapi tergusur kasih sayang yg berlimpah
Hinggaku tertatih berlari tanpa arah
Tapi suara merdu selalu memanggilku kembali
Dengan kelembutannya
Dia balut laraku yg menganga
Hingga perih dan pedih yg kurasa sirna
Kini aku terperangkap dalam lingkaran kasihnya
Hinggaku pasrah dan tak berdaya
Bersimpuh dlm kasih yg semu
Berkhayal dlm duka nestapa yg garing
Duh gusti,,,,
Aku bingung hingga hampir linglung


By Endang Misnawaty
di Gubuk tua rumahku
Siantar city 21/6/2015 22:56

 

YA SUDAHLAH

Ketika ku lemah dlm asa
Kau menjelma dlm bayang duka
Aku tergoda dlm belai yg salah
Dlm derai hujan yg meronta
Aku melangkah tak tentu arah
Dalam dingin yg resah
Ada senyum menggoda
Bertahta dalam hangatnya rengkuh jemarimu
Dalam bidang dadamu
Senyum yang hampir musnah
Tertinggal dalam kisah lama
Jauh, ,,,jauh tertinggal
Yg tersisa hanya kenangan buram masa lalu
Terpercik terhempang
Ya sudahlah....
Saat ini mataku ingin terpejam
Melupakan kisah lama yg penuh lara
Letih bagai petualang dipadang tandus
Ingin kuterlelap dalam mimpi indah
Bersama bayang bayangmu yg hampir sirna

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 15/5/2015 13:19


BUNYI SEMBUNYI


Biarkan kasih ini bersemi setiap waktu
Bersama tembang cinta yg selalu kita dendangkan
Dalam sepinya malam yg gelap
Berteman cahaya bintang dan rembulan yg gemerlap
Karna mereka kan menemani kita dlm sepinya malam
Berteman doa doa malam yang sakral
Agar hatiku dan hatimu
Selalu terpaut dalam doa yang sama

Oleh : Endang Misnawaty


BIARKAN

Biarkan mentari sembunyi dibalik awan
Meski mega mega tetap menghiasinya
Biasnya redup seredup hatiku
Cahayanya temaram segelap Lembayung Senja Di Awan
Duhai,,,,
Mengapa rindu rindu berkecamuk didada
Sedang hati ini duka nestapa
Gelisah dan gulana
Hati gelisah bagai dipenjara
Duhai
Mengapa rindu rindu tak pernah reda
Meski angin mamiri menumpaskannya
Dan gelombang laut menghempas hingga berkecai
Hancur dan binasa
Lantunan semilirnya angin
Bagai kidung yg memelas hati yg berduka
Duhai
Apakah harus kukubur rindu rindu yang indah
Hingga tak berbekas dgn nisan diatasnya
Bertulis dengan kata indah yg lara
Seorang insan yg berduka karena cinta
Bertabur kembang mawar yg beraneka warna
Dengan harumnya yg mempesona
Duhai
Bayangmu selalu mengiring perjalananku
Kasih sayangmu selalu membahagiakan aku
Cintamu membuat aku bagai melayang
Terbang keangkasa luas
Hingga aku bagai bidadari diantara awan
Yang menghiasi cakrawala
Duhai
Disini aku dengan segala rindu
Menanti bayang bayang semu
Yang membahagiakan aku
Hinggaku terlena dipelukan khayal
Mentariku bersinarlah
Hingga kuhangat dgn cahayamu

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 27/1/2014 11:25
Kau yg tersayang
kisaran
larut melipat pagi.....


ASA YANG SIRNA

ketika malam menjelang
Gelap yg temaram hiasi langitku
Tanpa bintang dan rembulan
Kunang kunang berterbangan
Menyinari hatiku yang sedang kelam
Ada rindu yang terpendam
Jauh diujung malam
Rindu rindu yg sirna
Oleh gelapnya malam tanpa bintang
Rembulan bersembunyi dibalik awan hitam
Semua hilang dan temaram
Rindu rindu hilang
Terbang bersama angin yg jalang
Tanpa bekas terbang melayang
Jauh diujung malam
Dimana rindu yang semalam
Mengapa hilang ditengah malam
Aku yang kesepian
Tanpa bintang dan rembulan
Hanya kunang kunang yang berterbangan
Dengan cahaya yang gemerlapan
Disini ada rindu
Terpaku dilubuk hatiku
Dalam dan kelam
Bersemayam diujung malam
Menanti rembulan dan gumintang
Yg bertebaran dilangit kelam
Rindu rindu yang sirna
Telah sirna terbawa angin senja
Duhai,,,,
Hati yang merindu
Jangan biarkan aku tersipu malu
Karna bintangpun telah berlalu
Dan rembulan tersenyum ragu

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 3/2/2015 19:37



RENUNGAN


Ya rob....
Aku hanya sebutir debu diantara hambamu
Yg selalu bersujud mohon ampunan darimu
Semakin aku melanglang buana dibumimu
Semakin aku merasa kerdil dihadapanmu
Aku terbang melayang diangkasamu
Aku menyusuri lautanmu
Dengan hiasan ombak yg bergulung indah
Namun sangat menakutkanku
Ternyata aku sangat kerdil dihadapanmu
Bagai sebutir jarah yang tak berharga
Kapanpun bisa terhempas dibelahan bumimu
Aku makin merasa sangat kerdil ya rob
Meski kulihat keindahan ciptaanmu
Ada langit diatas langit
Ada awan diatas awan
Meski diatas sangat indah
Bercumbu dengan awan putih bagai bidadari
Namun kita tidak menyadari
Ternyata awan hitam telah menanti
Yang siap mengguncang dan menghempas
Mencabik tubuhku tanpa bekas
Aku menyadari betapa kerdilnya aku kini
Diantara semua ciptaanmu ya Rob
Kau tunjukkan kuasamu utk aku nikmati
Kau beri aku rezeki untuk aku nikmati
Tapi semua itu agar kumenyadari
Betapa kerdilnya aku kini
Yang harus selalu tunduk atas kuasamu
Yg harus selalu memohon pertolonganmu
Karena aku semakin menyadari
Betapa kuasamu sungguh agung

Ada langit diatas langit
Yg menyimpan sejuta misteri utk aku renungkan
Betapa hidup ini sungguh rumit
Tapi mesti dijalani...
Alhamdullillah ya Rob
Kesempatan telah kau beri
Untuk aku nikmati dan syukuri

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 14/2/2015 7:01


KETIKA KULELAH


Ketika kulelah....
Kuingin ada didekatmu
Merajut cerita tentang masa depan yang indah
Bernyanyi dengan burung yang bersenandung merdu
Ketika kulelah,,,,
Kuingin rebah dibidangnya dadamu
Mendengarkan senandung degup jantungmu
Membaui aroma tubuhmu
Ketika kulelah,,,,,
Kuingin dirimu bimbing langkahku yg lemah
Menuruni terjalnya dinding jurang yg curam
Dengan jemari tanganmu yg kokoh
Ketika kulelah,,,,,
Kuingin ada disisimu
Memandang cahaya rembulan yg temaram
Menghitung bintang gumintang yg bercahaya
Ketika kulelah,,,,
Kuingin dengar sapa lembutmu
Menyapa diriku yg lunglai tanpa gairah
Hingga tertidur dipangkuanmu
Ketika kulelah,,,,,
Aku seakan ingin berteriak
Menghalau semua yg kubenci
Enyah dari kehidupanku
Ketika kulelah,,,,,
Aku rindu kamu

Yang selalu menggenggam jemariku
Dan menyabarkan aku dan menyemangati aku
Jika semua masalah kan berlalu
Ketika kulelah.....
Ternyata aku sendiri tidur dan bermimpi
Tanpa kau ada disini
Disepinya malam ini...

Endang Misnawaty
di gubuk tua rumahku
Siantar city 22/2/2015 21:03

 

SAHABAT

Selama hidupku,,,,
Aku tidak pernah memusuhi orang lain
Mgkn mereka yg memusuhiku
Mgkn mereka tdk menyukaiku
Karena pandangan kami berbeda.
Krn aku tau siapa diriku
Dan apa tujuan hidupku
Jika aku tak suka
Aku yg menghindar dari mereka
Tanpa melontarkan sumpah serapah
Bagiku
Seorang sahabat lebih baik
Dari seribu sahabat yg mementingkan diri sendiri
Dan merugikan org lain.
Selamat pagi sahabat terbaikku
Semoga allah memberikan
Kehidupan yg lbh baik kpd kita semua..
Salam sayang untukmu selalu
I LOVE YOU FULL

Oleh : Endang Misnawaty


DUKAKU

 

Ingin kubawa luka hati
Jauh diujung negeri
Agar rindu rindu lepas membuncah
Bertebaran diatas awan putih
Bernyanyi, ,,,
Bagai kidung yg tentramkan hati...
Jiwa yg nestapa...
Terluka karena lara
Tangan kasihmu
Telah hujamkan laraku
Pedih,,,
Perih,,,,
Meski lambaian rindu
Selalu memanggilku
Semua telah sirna
Bagai hempasan lara
Rindu rindu menyapaku
Tapi semua telah berlalu
Sepi yang garing..
Telah bekukan hati yg luka
Tinggal lah kasih
Tinggal lah sayang
Izinkan kupergi kenegeri seberang
Mungkin,,,
Luka hati bisa terobati
Dengan semilirnya awan yang terbentang
Tinggallah kasih,,,,
Tinggallah sayang,,,
Meski hati terpaut rindu
Tapi luka semakin parah..
Ahhh,,,,,,
Rindu rindu yg menggebu
Mengapa tak mau berlalu

 

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 5/1/2015 18:29

 

 

 

DENGARLAH

 

ada kata yg tak bisa terucapkan
Ada kasih yang tak bisa terluahkan
Ada cinta yang tak bisa tersampaikan
Semua berkecamuk didadaku
Menghujam ulu hatiku
Hingga ku menggelepar karena pilu
Dengarlah,,,


Jika aku sayang kamu
Dengarlah,,,,
jika aku mencintaimu
Tapi semua hanya bisa dalam khayalku
Begitu perih...
Begitu pedih,,,
Semua mencercah ulu hatiku
Hingga ku menangis pilu,,,
Dengarlah....
Jika kasih tak terluahkan
Namun dia tetap terjaga
Tersimpan dilubuk hatiku yg terdalam
Selalu tersimpan rapi
Hanya untukmu
Dan selalu untukmu
Dengarlah...
Jika aku selalu cemburu
Pada burung yg bernyanyi merdu
Bercerita tentang perjalanan cinta
Yg selalu seiring sejalan
Tanpa tangis dan kepiluan..
Dengarlah
Akukan selalu merengkuhmu
Dalam malam kelam
Meski hanya dalam khayalan...

 

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
4/1/2015 15:02
Kudedikasikan utk kkku tersayang Tia Wan

 

 

 

 

KIDUNG MANIS UNTUKMU

 

Jika kita memang saling mecinta,,,,
Mengapa harus ada luka diantara kita berdua
Ku ingin selalu ada dlm dekap hangatmu
Menghabiskan hari hari indahku
Bersama tertawa ceria
Bersama menghabiskan duka lara
Hatimu satu...
Hatiku juga satu
Tapi mengapa tak saling berpadu...
Hari hari sepi tanpamu
Tanpa senyum manismu
Semua bagai garing
Seperti mengembara dinegeri asing
Kurindu senyum manismu
Kurindu sapa mesramu
Yang sirna dibawa angin senja
Yang pupus dihempas gelombang badai
Pagi ini
Ada rindu yang terindah untukmu
Yaaaa,,,,
Hanya untukmu
Selalu dan selamanya kan kusimpan
Selalu hanya untukmu
Karna hatiku hanya satu
Itu cuma untukmu...

 

By Endang Misnawaty
di gubuk tua rumahku
4/1/2015 11:38

 

 

DISINI

Disini aku selalu menantimu
Dalam gelapnya lorong tanpa lampu
Semua begitu sepi
Bagai hidup tanpa mimpi
Malam malam begini
Aku rindu seraut wajah milikmu
Aku rindu sesungging senyum manismu
Semua dimana...?
Hilang tanpa arah
Hilang tanpa tujuan
Bahkan kau telah bawa hatiku
Bawa cinta dan kasih sayangku...
Hingga ku kehilangan semuanya
Tolong,,,,
Bawa kembali cinta dan kasih sayangku
Jangan sembunyikan hatiku
Direlung hatimu,,
Karna kuakan kesepian tanpanya.

By Endang Misnawaty
di gubuk tua rumahku
2/12/2014 16:59
Siantar city


RAGAM NYA BERSAHABAT


Kalau mau MENIPU kok tanggung kali ya.??
Ditelpon ga diangkat,,,,di sms ga dijawab..
Janji cuma seminggu utk biaya berobat
Sudah sebulan lebih ga ada kabarnya
Diajak ketemu ga mau utk minta penjelasan..
Apa mmg tipenya suka menipu orang ya....??
Soalnya ada juga yg sudah ketipu
Padahal yg ditipunya orgnya susah pula itu....
Bicaranya selalu menyudutkan orang lain
Seolah dirinya yg paling hebat,,,,
Ohhhhh,,,,,
Sahabatku sayang,,,,,
Rendahnya nilai persahabatanmu
Ditolong dalam kesusahan
Tapi tak berterima kasih pd yg menolongmu
Pesanku untukmu,,,,
Kembalikanlah pada tangan yang sudah memberi kedalam tanganmu
Aku jadi malu krn sdh memberi refensi pd orang yg menolongmu...
Maaf edisi kesal karena merasa dibohongi sahabat sendiri.
Kpd Admin,,,jgn dimasukkan ke Blog ya...?
Krn ini bukan puisi hanya menyalurkan kekesalan saja.



KUTAU

Hati bisa bicara tanpa kata
Dan sayang tetaplah sayang
Walau tak terucap dengan kata...
Tapi,,,,
Bila satu rasa itu melimpah ruah
Tak salah bukan...?
Jika kubisikkan pelan..
AKU SAYANG KAMU,,,,,,,,

By Endang Misnawaty
di gubuk tua rumahku
Siantar city kotaku
21 agustus 2014 12:11


KU INGIN


Ketika kulelah.....
Ku ingin rebah dibahumu
Agar semua lelahku sirna dalam degup jantungmu..
Ketika kubersedih,,,,,,,
Kuingin ada dalam pelukmu
Agar semua kesedihan membaur dalam dirimu
Ketika kumenangis,,,,,,
Kuingin jari jemarimu mengusap air mataku
Agar semua kesedihan sirna ditelapak tanganmu
Ketika aku merindu.....
Kuingin kau ada disampingku
Agar jiwaku tenang dan damai
Ketika aku marah.....
Kuingin engkau sabarkan aku
Agar emosi yang membakar sirna jadi salju
Ketika aku ragu,,,,,,,
Kuingin kau genggam tanganku
Agar kudamai dalam dekap tanganmu
Menatapmu dalam kedamaian
Melihat senyummu dalam keresahan
Semua begitu indah dalam hidupku
Ahhhh.....
Kiranya semua hanya khayal semata
Karena dirimu tak kunjung nyata

By Endang Misnawaty
di gubuk tua rumahku yg indah
Siantar city kotaku 23 agustus 2014 20:27

ENDANG MISNAWATY