UNTUK MENCARI PUISI-PUISIMU CUKUP KETIK NAMAMU DI KOLOM "SEARCH" LALU "ENTER" MAKA SELURUH PUISIMU AKAN TAMPIL DI SINI

Jumat, 20 Maret 2009

SAKURA DALAM PELUKAN


Ya
sedari tadi aku
menatapmu
yang duduk kaku
dengan
pipimu
yang pucat dibasahi
air mata

M
engapa..........
ka
u masih..........
Akh.........
tidak usah kau
ingat masa yang silam

Sama halnya meremas
air limau pada luka yang dalam
Sadarlah
akan keadaan
yang membawamu begini
Sadarlah akan jerit
hatimu sendiri

Kau menggigit bibir
Kemudian kau
menarik nafas
panjang
Sepasang mata
berkilau selagi menatap
lurus kemataku
Ada segalur penyesalan
dimatamu

Tetapi kau ingin
berteriak lantang

Namun yang keluar
hanya rintihan sayup -
sayup

Ya
ingin mati saja
Tapi jiwamu
memerintahkan jangan
Jiwa itu pernah
hampir sekarat karena cinta

Cobalah akan
membangkitkan jiwa
itu kembali
Untuk hidup, sayang

Tetap tabah
Namun biar ba
gaimana
pun cinta ya
ng memilukan
itu tidak juga mau padam


Aku mendekap tanganmu
Dengan menekan
tangan itu kedadaku

Aku akan membantumu, sayang
Aku akan tetap setia

membuka tabir yang menyelimutimu

Ada setangkup rasa damai dan bangga

Tetapi kau tidak dapat menguraikan
apa yang kau banggakan................


Renungan
Ruang Pekerja Seni
By : AHMED EL HASBY
E-mail : med4rt@yahoo.co.id
http://ruangpekerjaseni.blogspot.com



CINTA tidak menyadari kedalamannya dan terasa pada saat perpisahan pun tiba. Dan saat tangan laki - laki menyentuh tangan seorang perempuan mereka berdua telah menyentuh hati keabadian.
( Khahlil Gibran )


MENIKAH
adalah mengumpulkan beragam pemyakit.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar