UNTUK MENCARI PUISI-PUISIMU CUKUP KETIK NAMAMU DI KOLOM "SEARCH" LALU "ENTER" MAKA SELURUH PUISIMU AKAN TAMPIL DI SINI

Senin, 20 September 2021

KUPERSUNTING CINTA DI RANJANG MALAM BERDAWAI



Apakah harus kupersunting cinta
Ketika dalam keremangan malam
membinasakanku disaat pertarungan
sunyi senyap kian mencekam

Apakah cinta harus diperdebatkan
ketika ranting- ranting tua mulai keropos
ketika tulang belulang kering kerontang
di sampiri masa memutih zaman

Apakah harus kudamaikan jiwa ternoda
pada kiambang cinta berkasih sutera
ketika resah menghantar tidur di malam
petahana impian rajuk asmara

Sering aku bias di kincah kota kediaman
pada pagi gemercik riak menata mentari
di hias sejuk taman bersimpuh pelangi
bagaikan rumput daun menghijau dan
gemercik air embun bening kebasahan

Sering aku lupa ketika senja sudah menghabiskan separuh usiaku,
senantiasa menghantar kembali pulang dipersimpangan alur kota berkepanjangan

Kini waktu mengkikis malam berkelang
ketiadaan cinta merubuhkan saraf asmara
yang sekian lama tak dipersunting oleh penghias kelambu sutera gemuruh malam
gejolak raga lentikan jemari istana ranjang berdawai

By : Julinar sinaga
Album puisi #BidaraJingga
JSBJ /021020/130921,JakTim



Tidak ada komentar:

Posting Komentar