UNTUK MENCARI PUISI-PUISIMU CUKUP KETIK NAMAMU DI KOLOM "SEARCH" LALU "ENTER" MAKA SELURUH PUISIMU AKAN TAMPIL DI SINI

Kamis, 11 Juli 2019

Kumpulan Puisi Hidayat Almansuri - IMAJI DI PINGGIR TELAGA



IMAJI DI PINGGIR TELAGA


Ku pasrahkan segala hidup
dalam ketetapan-NYA

Ku biarkan semua
berjalan apa adanya
bagai air yang mengalir

Di sini
di telaga jernih ini
ku biarkan imaji bermain
mengikuti alurnya

Ku sambung tali-tali nalar
yang keluar dari dalam benak

Berharap `tuk jadi rangkaian bayang
dalam imajinasi penuh cerita
setulus jiwa

#Kediri 10 juli 2019



BELENGGU SENJA

Terduduk ku
di tepian waktu
saksikan
Sang penerang alam
menuju peraduan

Senja begitu mengikat
bagai rantai besi
yang tak bisa
'tuk ku putuskan
begitu kuat
membelenggu langkah
merajam asa jiwa

Burung-burung pun terbang
kepakkan sayap
menuju sarang
ber istirahat menyambut malam

Aku yang sendiri
tak tahu kemana
kan ku langkahkan kaki ini

#Kediri 07 juli 2019




LELAKI TERPASUNG ASA 

" Lelaki ...

Terpasung ...

Asa ...

Bergetar percikan goresan demi goresan pena Syair ku ...

Menetes namun serasa tak pernah tergoresan dilembar putih penyaksi kisah nan membisu...

Bisikan serasa memanggil dari puncak gunung ...

Sang pujangga mengaum senada irama kerunduan...

Haaiii ...

Sang surya ...

Daku datang menagih sebuah janji masa kemarin ... ..yang terselip
diantara
jejeran pohon menjulang
dan rimbun semak belukar

gigil tubuhku
tertusuk angin dingin

mengapa
tak kau coba
tuk menghangatkannya

mengapa kau biarkan aku terpasung sepi

lupakah kau
akan janji
yang dulu pernah
terucap disini
.... Menindak penuntun arah telapak kaki berpijak ...

Kibasan sayap tubuh ini belum menguncup ...

Tergenang serpihan lembab butiran cairan embun gemerlap sunyi ...

Tegap dadaku tanpa penompah batang cemara ...

Srigala gurun melolong menyambut bayang-bayang sosok penikam kerinduan..

Hentakan Halilintar tak mungkin mundur dalam setapak ..

Masih menancap kokoh layaknya akar penghisap kesegaran semangat baru..

Datangku tanpa terpesan ..

Hilangku pasti kan hadir bila terpanggil ..

Sambaranku menggelegar pemberi khabar gembira ..
Aku pastikan
kau kan mendengar suaranya

sebab burung-burung
tak kan pernah diam
dengan nyanyian puja

juga awan-awan kan menari
mengiringi
gemuruh suara yang kuciptakan

oh..lihatlah
aku masih disini
hingga kan ku dapati
suatu kata pasti
penenang hati Tak perlu ada campuran seribu lengan nakal bercampur cairan debu ..

Besar harapan mengiringi swara janji kemarin ..

Sudahlah ..

Maya pada menanti kisah Legenda pendobrak masa silam ..

" Lelaki Terpasung Asa "

Kembali terlahir bersama seutas kertas putih buah coretan tinta Sang pujangga ..

Setiap seorang insan berpijak melintasi garis Titik Nol ..

Kembali berputar melingkari rotasi Titik Nol ..

Ucapkan pada seluruh negeri ..

Tanpa sang pujangga kisah Aksara asmara tergantung diantara mimpi

#kediri,05 juli 2019
Bersama keluarga Ketoprak Majalaya



KIDUNG HATI RIZAL

Dengarlah wahai bidadari
suara murni dari jiwaku
yang ku ungkapkan
hanya untukmu

Akulah Rizal
yang hadir mengetuk
pintu bahagiamu

Ingatlah selalu akan diriku
dan jangan pernah
lewatkan hari-hari mu
tanpa aku
karena aku pun kan serahkan hidupku padamu

Jangan pernah melamun
tanpa memikirkanku
karena aku pun juga
kan selalu memikirkanmu

Jangan pernah terlena
dalam tidurmu
tanpa memimpikan ku
karena aku kan selalu setia
tuk hadir dan menemanimu
merangkai impian indah kita

#04 Juli 2019



PEREMPUAN PEMUJA RINDU

Duduk sendiri
memandang angkasa kosong
berharap kau jumpai
se ekor merpati terbang
yang kan datang
tuk sampaikan salam rindu padamu

Namun
tak jua hadir
Sang pembawa berita rindu itu
hingga kau langkahkan kaki menuju tepian
telaga sunyi
coba tuk bertanya
tentang rindu
tapi telaga pun membisu
dan hanya tampakkan
bayangan dirimu
tanpa bisa menyambut rindumu

Kau selusuri
taman-taman cinta penuh bunga
berharap kau temui Sang kumbang kelana
yang kan bercerita
tentang rindu
tapi Sang Kumbang hanya menatapmu lalu pergi
tinggalkan tanya di hati

Kau pun teriakkan
tentang rindu
di depan mulut goa
dan hanya pantulan suara kau dapati
tanpa jawaban penyejuk hati

Kini..kau tertunduk sendiri
dalam penantian rindu sepi
tanpa jawaban pasti

#Kediri 03 juli 2019



TERKURUNG KABUT

Kucoba tuk tetap tenang
walau kabut gelap ini
telah menghitamkan
lautku yang biru

Ku lapangkan hati
bagai layar yang terkembang
di tengah kapal ini
Harapan di hatiku
kulukiskan penuh warna
secerah kilauan warna kainnya

Tak kuhiraukan
walau mungkin sang hujan
kan menyirami tubuhku

Karena ku yakin
derasnya air hujan ini
tak kan membanjiri
luasnya lautanku

#Kediri,2 Juli 2019



HUJAN PENYESALAN

Kubulatkan lagi tekad jiwa
kala ku saksikan
mentari cintaku yang meredup
tertutup oleh angkuhnya
awan-awan hitam
yang tercipta
dari ribuan janji-janji palsu mu yang menguap

Berjuta impian cinta
kini tiada lagi berharga
dan hanya menjadi
sebuah cerita
dari sejarah perjalanan
cinta

Sikapmu yang tak pernah dewasa
selalu menganggap semua
hanya gurauan canda
yang tanpa kau sadari
ada sekeping hati
yang telah kau lukai

Kesadaran kau coba tegakkan
ketika petir kenyataan
menyambar ke egoisanmu
hingga hancur berkeping-keping

Dan saat semua telah berlalu
kurasa kau pasti tau
atas sikapku padamu

Kau sadari
tak mungkin cinta sejati
kan mencoba
tuk menyakiti hati

Kini ku saksikan
hujan penyesalan
yang kau hadirkan
dari kebekuan jiwamu
yang telah mencair

#Kediri,01 juli 2019



BIDADARI CINTAKU

Bukan tanpa alasan
ku memilihmu
sebagai tambatan
segala rasaku

Meski ku akui
banyak yang lain
tuk jadi pilihan

Namun
ku tetapkan hati
tuk melabuhkan cinta
hanya padamu

Duhai wanitaku
bidadari cintaku
tenangkanlah
resah jiwa
dengan lembut senyummu

Karena hanya itu
yang bisa meneduhkanku
dari panasnya nafsu
yang membelenggu

Dan tetaplah disini menemaniku
jangan pernah pergi
dan menjauh dariku

Hingga nanti sang waktu
yang kan menghadirkan
takdir indah dari-NYA

#Kediri 29 juni 2019



DI TENGAH BADAI

Matahari yang menyengat
serasa membakar kepalaku
membuatku pusing
dan tak bisa
memandang jelas

Angin yang bertiup kencang
begitu dahsyatnya
membuat lautan bergelombang
dan berombak besar
menciptakan badai

Ku bertanya pada diri
haruskah
tetap bertahan disini
dengan harapan hidup
yang tak pasti

Tidak
aku tak boleh menanti
ku harus segera pergi
demi cita-cita hidup
yang belum terpenuhi

Ku harus bergegas
demi tujuan hidup
yang masih menunggu
di ujung dunia sana

#Kediri,28 juni 2019



MENTARI

Mentari yang tersenyum
sinarnya perlahan mulai hangatkan badan

Disambut
ribuan burung
yang bernyanyi riang
di ujung dahan
dengan merdunya

Sepoi angin
yang berhembus
bagai belaian tangan
para bidadari surga
membuat mata terpejam
dan enggan
tuk memandang dunia

Aku disini
menyaksikan cerita alam ini
sambil berharap selalu
datangnya keajaiban
dari
Sang Penguasa Alam

Semoga kehidupan
kan tercipta damai
se damai cerita alam
yang tersuguh padaku
hari ini

#Hidayat
26 juni 2019



KU INGIN


Ku ingin
bersama angin
yang berhembus

Agar kau bisa merasakan
akan keberadaanku

Kuingin bersama bulan
yang sedang purnama
di kala malam

Agar kau bisa
puas memandangku
walaupun
dari kejauhan tempatmu

Kuingin bersama mentari esok pagi

Agar ku bisa
menghangatkan jiwamu
hingga tak gelisah selalu

Kuingin
kau selalu bahagia
atas keberadaanku

Hingga
ku bisa merasakan
manfaat
dari kehadiranku
dalam hidupmu

#Kediri,20 juni 2019



TENTANG RASA

Kau
yang selalu bertanya
tentang rasa
di dalam hatiku

Semoga kau bisa memahami
akan kata jiwa

walau mungkin
sedikit lirih terdengar

Rasa hatiku
yang kau sebut cinta
dan selalu kau tunggu
dari waktu ke waktu

Ketahuilah bahwa
jika cinta kau ibaratkan bulan
maka rasaku
adalah purnama yang bersinar

Jika cinta kau ibaratkan laut
maka rasaku
bagaikan gelombang yang selalu bergejolak dan tak pernah diam

Jika cinta kau ibaratkan angin
maka rasaku
bagai semilir angin yang berhembus tenang
dan mendamaikan

Itulah rasaku
yang kan selalu ada untukmu

#Kediri,19 juni 2019



SALAM BULAN BINTANG


Bulan
yang mengambang
diantara tumpukan awan
seakan tersenyum tanpa arti kepadaku

Menampak nyata
bersama gemerlap
para bintang
yang becanda ria

Semua memandang
penuh arti padaku
membuka memori
dalam sanubari

Seolah mereka berkata
akan semua hal
yang pernah kulakukan
dimasa silamku

Perlahan terdengar
di telinga
membuat debar tak menentu
didalam dada ku

Oh..sungguh
aku tak kuasa
tuk coba mengacuhkan
semua kenangan
di masa silam ku

#Hidayat
Kraksaan,11 juni 2019



MENYAMBUT CERIA PAGI


Aku bisa saja
tetap rebah dan menutup mata
menikmati sisa-sisa keindahan mimpi

Namun hati berontak
karena tugas harian
sudah menanti di depan mata

Aku bisa saja
menutup mentari
dengan selimut hayalan
agar malamku
lebih panjang di angan-angan

Namun ku tak bisa
melihat tumbuhan sekitar layu
karena tak bisa mendapatkan
energi kehidupan
dari sang penerang alam...

Biarlah semua ceria
menyambut sapa sang surya
dan mengisi hari indah
dengan berjuta asa bahagia

#Hidayat
Kraksaan,08 juni 2019



RINDU DI MALAM SEPI


Berdiri di sudut malam
Menatap langit bertabur bintang
Dalam purnama terang
Penuh keindahan

Dalam kerlip cahaya
Nampak senyum mu
Di tengah sinar nya bulan
Di malam bersahaja

Andaikan semua nyata
Betapa hati ku bahagia
Kan kembali ku bisikkan
Kata hati yang dulu tertahan

Namun suara burung yang berlalu
Seakan menertawakan ku
Yang masih setia selalu
Merindukan kehadiran mu

#Kediri,22/07/19



MEMORI DI TANAH KENANGAN


Datang kembali di sini
Tempat penuh memori
Tanah kelahiran diri
Tercinta sepenuh hati

Berada di sini
Di rumah keluarga ini
Membangkitkan memori
Seakan ku kembali
Ke masa dulu lagi

Masih ku ingat
Gaya manja serta kenakalan masa kecil
Yang selalu ku lakukan

Masih terasa aroma tanah halaman
Yang selalu ku buat mainan saat hujan

Serta aroma dedaunan pohon
Yang selalu ku panjati dari dahan ke dahan
Tanpa pedulikan omelan
Demi sebuah kesenangan

Aku tersenyum mengingat semuanya
Namun datang tanya
Mengapa sekarang berbeda

Apakah pembangunan membuat tanah dan dedaunan tak lagi ber aroma...?
#Proling,28/07/19



MENGURUNG CAHAYA


Sepintas lalu
Para burung pergi
Bergembira mengisi hari
Sambil menari dan bernyanyi
Hingga ke senja nanti

Hembus angin yang menyapa bumi
Mengajak awan berlari
Menyambut asa pagi
Memutari matahari

Seakan tanpa gairah
Kabut bumi pun pasrah
Membiarkan diri tertarik searah
Pada tiup angin yang menjajah

Mengurung cahaya
Soroti mayapada terbuka
Dari gelapnya masa
Agar alam raya
Terlihat lebih nyata

#Kediri,22/07/2019



DI BAWAH LENGKUNG LANGIT

Ku tatap awan jingga
Di lengkung langit sana
Dari atas sampan
Yang ku kayuh perlahan

Semburat sinarnya
Mewarnai air sungai
Di mana aku berada kini

Geliat kepulannya
Begitu sangatlah nyata
Melukis cakrawala dunia
Dengan indahnya

Aku di sini
Di bawah lengkung langit ini
Terpaku sendiri
Mengagumi karya alami
Kuasa Ilahi Robbi

#Kediri,21 juli 2019



TAKLUK DI HADAPAN MU

Aku
Sanggup taklukkan angin yang berhembus
Di alam luas

Aku
Sanggup taklukkan ombak yang ganas
Di lautan lepas

Aku
Sanggup taklukkan gunung tertinggi
Yang mencakar langit

Aku
Sanggup taklukkan hewan terbuas
Yang paling beringas

Tapi
Aku takluk di hadapanmu

Takluk pada tenang nya senyum mu

Takluk pada sejuk nya
wajah mu

Karena
Ku melihat diri ku
Di tatap mata mu
Ku melihat diri ku
Di dalam diri mu

#Hidayat
Kediri,18 juli 2019



LORONG BERBUNGA

Setapak berliku
di dalam hutan
hadir diantara apitan pepohonan rindang

Ku lalui dengan pasti
sambil melihat kanan kiri
mengagumi kuasa Ilahi
akan alam ini

Daunnya yang berguguran
beraneka ragam
bagai pelangi
di atas langit senja

Hening suasana
menambah kesunyian jiwa
makin terasa syahdu nya
saat berada
di dalam lorong berbunga

#Kediri,17 juli 2019

Tidak ada komentar:

Posting Komentar