UNTUK MENCARI PUISI-PUISIMU CUKUP KETIK NAMAMU DI KOLOM "SEARCH" LALU "ENTER" MAKA SELURUH PUISIMU AKAN TAMPIL DI SINI

Rabu, 08 April 2020

Kumpulan Puisi Penyanjung Sunyi - BIARKAN AKU SENDIRI



BIARKAN AKU SENDIRI

Memburu angin
Berharap terpeluk
Semilir hadir
Lesap meliuk

Indah angan
Luka menghujam
Bersenandung merdu
Pilu terdengar

Bersama melangkah
Sendiri memikul
Pahit memahat
Manis isapan

Biarkan aku
Sendiri memaknai
Nikmat sunyi
Mengurai hening

Berdiskusi jiwa
Melantunkan doa
Memecah malam
Tanpa penghalang

Berlalulah pendusta
Bawa serta
Usah sisakan
Serpihan lara

Penyanjung Sunyi
07042020



TANPA SKENARIO


Tak mampu berlalu
Selalu tertuju padamu
Riuh seruan kalbu
Memangil pesona syahdu

Jiwa lalai terbelai
Emosi saling melambai
Berdesakan menuntun badai
Punah sudah damai

Waktu menunggu pilu
Terpaku bisu ambigu
Kerinduan membayang kelabu
Mengisi aksara rancu

Engkau durjana cinta
Asmara berselimut dusta
Atau akukah sesungguhnya
Pencipta rangkaian luka

Entah ...
Kisah meluah
Tanpa skenario indah
Berjalan sendiri tanpa arah

Penyanjung Sunyi
07042020



SALAHKU

meninggalkan cintamu
bersembunyi dibalik sunyi
sementara rindu membiru
mewarnai kanvas hati

kian dalam menghujam
semakin jauh kutinggalkan
salahku melukai hingga lebam
mengejar sunyi sebagai pilihan

purna ikatan asmara
terkunci pada kasih sejati
bukan kata bersama
cukup doa termiliki

penyanjung sunyi
ngs, 27 maret 2020



TELAH KUPEJAMKAN SEMUA CINTA YANG GEMERLAPAN


Tak mampu membuka mata
Bagi cinta luka
Biarkan hati rebah
Pada semua resah

Gemerlapan cahaya asmara
Pesona menyilaukan sesaat
Memukau melemahkan jiwa
Singgah sekejap ... lewat

Telah kupejamkan semua
Cinta yang gemerlapan
Kugandeng setia kesunyian
Bersujud berserah pada-Nya

Penyanjung Sunyi
10 April 2020



MASIHKAH BERTANYA


tentang seberapa sabar
bagaimana kabar
tenang berikhtiar
lupakan terbiar

masih terucap semua
setelah apa tercipta
berapa windu mendera
berkelahi melawan dusta

bangga mengukir pilu
memajang pada dinding kelabu
tersaksikan setiap waktu
menikam jantung tiada jemu

masihkah bertanya
perlukah ada jawabnya
sunyi akan lebih sempurna
tanpa sekelebat bayang hampa

berlalu saja
sisakan remahan duka
bekal menunggu senja
hingga detik terakhir, haribaanNya

penyanjung sunyi
08 april 2020



BUKAN AKU


Berlari mengejar emosi
Berteriak mengundang elegi
Bersembunyi di balik mimpi
Lalu luluh pada janji basi

Merajuk merayu berpeluh dusta
Meraung menerkam asmara
Menghiba mengemis cinta
Hanya untuk mendapatkanmu pujangga

Kuku rindu runcing mencakar
Tikaman pilu berdarah segar
Tak akan membuatku terkapar
Lihatlah, aku tetap tegar

Meski cinta mengikat kalbu
Tak mau berlaku dungu
Menunggu sesuatu ambigu
Bukan aku .... begitu

Penyanjung Sunyi
Ngs, 22 April 2020



CECERAN REMAH LUKA


Usah ratapi anarki
Abai tikaman belati
Berlalu memeluk janji
Tinggalkan kepingan hati

Pergi saja sejauh keinginan
Kita tersisa serpihan
Kupunguti sekuat melakukan
Merenda arti ketulusan

Biarkan aku tenang
Menjahit kisah usang
Menyatu berbingkai kenang
Meski perih membayang

Ceceran remah luka
Teraniaya kungkungan dusta
Lepas terberai mengudara
Terkumpul pun tak bermakna

Penyanjung Sunyi
Ngs, 16 04 2020


#EMiMa

Usah merajut rindu, bila laku selalu meragu. Lebih baik berlalu mendekap pilu. Bila bersama, hanyalah menyimpan bara dalam sekam. Mengais cemburu berkobar memberangus kedamaian.

Penyanjung Sunyi
08 April 2020


Tidak ada komentar:

Posting Komentar