UNTUK MENCARI PUISI-PUISIMU CUKUP KETIK NAMAMU DI KOLOM "SEARCH" LALU "ENTER" MAKA SELURUH PUISIMU AKAN TAMPIL DI SINI

Sabtu, 19 Maret 2022

Kumpulan Puisi Uwa Kijoen - INI PERJALANAN

 



Sajak Uwa Kijoen :
KEMBALI MENGEJA NAMA KITA


berceritalah, ungkap dirimu, sambil merebahkan lelah di ranjang kayu milik kita

lantas, mengalirlah tumpukan cerita dan peristiwa, seperti peluru yang dimuntahkan, tiada jeda selain anggukan dan gelengan kepala melengkapi riwayat

malam pun, kian rapuh
lewat daun tua, ada rembulan yang mulai pucat cahayanya
: aku kembali mengeja
nama kita.

Kadipaten, 05032022



INI PERJALANAN - kepada diri sendiri

bukankah, jarak dan waktu telah kita bekukan?

demikian ucapmu saat purnama pucat menghiasi cakrawala, kemudian lembar
demi lembar catatan pun, kita remas karena besok menanti tulisan berikutnya.

telah kita remaskan, waktu dan jarak.

Karya : Uwa Kijoen
Kadipaten, 22112021



sajak Uwa Kijoen
SECANGKIR KOPI


aku tawarkan secangkir kopi, pada subuh tadi
karena dingin nyaris
memenuhi setiap pori
engkau pun, meraup kehangatan itu,
dua tegukan menghantarkan hangat
pada pelukan jemarimu

biarkan embun itu, kelak akan luruh saat mentari memanjakan bumi, ujarmu seperti gaung memenuhi ruang

maka, mengalirlah kehangatan, ketika memujiMu, Ya Rabb

Kadipaten, 14032022



sajak Uwa Kijoen
LAGU RINDU


hampir setiap saat
aku lantunkan lagu
rindu yang kian beku
langit pun senandungkan
sendu.

kadipaten, 150320220414




sajak Uwa Kijoen
JELAGA


langit seperti memuntahkan
jelaga, ada misteri
kamu menghilang dalam
separuh perjalanan

: kapan berlabuh, sebelum
ombak menelannya.

kadipaten, 23042022
UWA KIJOEN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar