UNTUK MENCARI PUISI-PUISIMU CUKUP KETIK NAMAMU DI KOLOM "SEARCH" LALU "ENTER" MAKA SELURUH PUISIMU AKAN TAMPIL DI SINI

Jumat, 27 September 2013

AIR MATA GERSANG

Kehendak itu terjadi lagi
duri meninju pucuk
menjejak akar
padahal daunnya sudah menggugur

kehendak itu sudah merekah
untaikan iramairama elegi
menaburi langit koma
dengan bebunga kamboja wangi

kehendak mematah--mati
lalu meludahi sekuat hati
hingga pusara disirami air seni
sisa nafas tak diberi saksi

kehendak di atas kehendak
air mata di atas air mata
kemarau di atas kemarau
tangan di atas tangan

titik tangis yang kini tersisa
: pasti milik Tuhan.

Oleh : Alex Tanjung
Selatan Jakarta,
23092013.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar