Kamis, 18 Juli 2013

TEKA TEKI KEHIDUPAN

Pagi kembali hadirkan teka teki
begitu banyak narasi menanti tuk dipahami

Masih saja meragu diujung usia
tercecer kesempatan tak sempat disapa

Menatap jauh keserambi jiwa ; kemarau disana
padahal ritual , segala mantera pungkas dicoba

Lelah diperolok olok angkara murka
terjerembab,tersungkur melata lata laiknya orang buta

Duh , Gusti Pangeran Welas Asih,
seringkali aku suujon bahkan irihati atas Kasih MU,
mengapa aku cuma begini sedangkan dia sangat begitu
haruskah Kita bertengkar lagi dan aku ingkar nyali ?

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
(JT) Pondok bambu istanaku, Sabtu 13 Julty 2013/08:40wib.
Jakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar