Minggu, 28 April 2013

TIRAI DUSTA

Kau pasti berkolusi dengan malam,
saat melukis dusta ditirai gulita,
sempurna

Jika aku tak bersuara,
jangan terjemahkan sepertinya aku dungu,
tak tau apa-apa,
lahirku dua windu sebelummu,
lakonmu, sisa terompahku
klise

Sudah, mulailah menata lelaku seturut bibir berkata
apa adanya..

Oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham.-
(J)Pondok bambu istanaku, Selasa 23 April 2013. 20:51 wib.-
Jakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar