Rabu, 16 November 2011

KECUNDANG KERNA ASMARA


Seperti debu tertiup angin.
Bagai buih terhempas gelombang samudra.
Begitu percintaan dirasakan.
Dan sepi ini mengusik kerinduan.
Tangis ini telah menjadi simpulan.
Harapan tenggelam bersama airmata.
Didalam keresahan ini tertumpah sajak gundah.
Berakhir kecundang diparuh zaman.

By : zarif
surabaya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar