. JENDELA PUISI: PERJALANAN CINTA
RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Sabtu, 26 Maret 2016

PERJALANAN CINTA


Saat Aku melupakan jatuh cinta, berarti aku telah lupa cara menjatuhkan airmata. Kebahagiaan, mungkin bisa dimulai dari sana
Aku suka memandang lilin milik pedagang kaki lima, ketika listrik tiba-tiba padam. Seperti meniru nyala kunang-kunang.
Di syairnya senja itu, dabir meniadakan namamu; was-was betul, gamang rindu terbaca garang cemburu.
Kita pernah sama sama lupa, tentang segala yang belum sempat kita jamah, tentang cinta yang bergetar di dada.
Pagi :ini aku melihat semut-semut mengerubuti secangkir kopi, dan menyisakan rasa pahitnya untuk kunikmati, sendiri.
: Aku seperti sedang melakukan perjalanan terhangat dalam hidupku, ketika di tengah dingin hujan,aku merindukan kau sentuh tanganku perlahan.... ada sepasang kekasih yang menyalakan unggun api, di dalam sunyi. dan bisa kurasakan kehangatannya, menyentuh dadaku. tadi aku rasakan : hujan jatuh ke punggungku, dan seorang yang menggenggam payung, tapi tak berusaha melebarkannya untukku, ia membiarkan hujan membasahi sekujur tubuhku yg kedinginan.... sedingin hatimu..

Oleh : Nur Aini Natakusuma

Tidak ada komentar:

Posting Komentar